Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Drama Retur TV di Agres Tekno Shopee Mall 15 Mei 202615 Mei 2026 Nurul 2 Komentar Alasan pengembalian, Barang Elektronik, Belanja barang elektronik, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Estimasi waktu, Garansi pengembalian barang, Hisense, Jual beli online, Kebijakan pengembalian barang, kerusakan produk, Konfirmasi terima barang, Marketplace, pengembalian barang, Pengembalian dana, Produk cacat, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Shopee, Shopee Mall, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, TV Hisense Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Buat teman-teman yang mau beli TV di Shopee Mall, baca ini dulu! Saya menulis surat ini untuk mendokumentasikan pengalaman buruk saya dalam proses penyelesaian pengembalian barang cacat dengan penjual Agres Tekno (PT Agres Info Teknologi) di platform Shopee. Pada 27 April 2026, saya menerima unit Smart TV Hisense E4H (Nomor Pesanan: 260423K48NQPSV). Saat saya unboxing sore harinya, ada kejanggalan awal karena unit langsung booting saat disambungkan ke daya tanpa remot atau menekan tombol fisik. Malam harinya saat akan digunakan, muncul indikasi kerusakan sistem berat berupa Factory Debug Mode (Logo M) disertai bluescreen, sehingga saya langsung mengajukan pengembalian pada malam hari yang sama. Setelah menunggu proses pengiriman oleh jasa ekspedisi, barang retur telah diterima oleh Agres Tekno (PT Agres Info Teknologi) pada 4 Mei 2026 pukul 16:04 WIB. Namun pada batas waktu terakhir (6 Mei 2026), Agres Tekno (PT Agres Info Teknologi) baru mengajukan banding dengan alasan memerlukan waktu tambahan untuk verifikasi unit. Padahal barang tersebut sudah berada di tangan mereka selama hampir 48 jam. Agres Tekno (PT Agres Info Teknologi) sebagai perusahaan yang memiliki SDM jauh lebih ahli dan berpengalaman, justru membutuhkan waktu verifikasi yang jauh lebih lama dibandingkan saya sebagai konsumen biasa. Saya telah menjalankan seluruh prosedur dan SOP yang ditetapkan platform dengan baik, mulai dari ketepatan waktu, kelengkapan dokumen, hingga bukti kerusakan. Namun sebaliknya, Agres Tekno (PT Agres Info Teknologi) maupun Shopee sebagai badan hukum besar yang memiliki tim legal dan SDM kompeten, justru mengabaikan SLA dan SOP yang mereka buat sendiri. Lebih mengecewakan lagi, Shopee memberikan perpanjangan waktu validasi hingga 10 Mei 2026. Namun Shopee sendiri baru memberi respons di forum diskusi pukul 10.58 tanggal 8 Mei 2026 (43 jam lebih 5 menit dari banding yang diajukan). Bahkan hingga saat surat ini dibuat (lebih dari 103 jam), Agres Tekno belum juga menyampaikan satu pun bukti atau hasil verifikasi. Shopee pun membiarkan proses ini berlarut-larut tanpa memberikan kepastian. Kalau Shopee benar-benar menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), ini seharusnya bukan sekadar teks mati di laporan tahunan mereka saja. Dalam kasus saya ini, Shopee dengan jelas mengabaikan hak konsumen. Salah satu pilar utama GCG adalah perlindungan pemangku kepentingan (stakeholder protection), termasuk konsumen. Ini menunjukkan bahwa komitmen GCG Shopee masih sebatas catatan di kertas dalam kasus nyata. Terima kasih. Nurul Hidayah Kab. Batang, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
NurulPenulis artikel16 Mei 2026 - (10:05 WIB)Permalink Yaps ada pengalaman yang sama ? Login untuk Membalas