TikTok Shop Tokopedia Membebankan Biaya kepada Penjual Padahal Pembeli yang Mau Retur, Barang Retur yang Rusak Tidak Diganti!

Saya adalah pemilik toko Phoenix Lim di TikTok Shop by Tokopedia dan ingin berbagi pengalaman berjualan di platform ini.

Saya merasa kecewa dengan kinerja marketplace TikTok Shop by Tokopedia (TST) dalam menangani salah satu retur saya ini. Bahkan saya sempat meminta admin Komunitas Keluarga TTS untuk menyelidiki karena terkesan seperti settingan yang melibatkan orang dalam untuk merugikan saya!

Berawal dari tanggal 23 Juli 2026 pukul 21.10.46, toko saya tiba-tiba mendapatkan pesanan instan gula premium sebanyak 18 kg. Memang keadaan pasar waktu itu gula premium mendadak hilang. Keesokan harinya pagi pukul 09.00 saya pun bergegas untuk mengirimkan sisa stok saya sebanyak 8 kg kepada pembeli. Kupikir ini pasti lagi butuh barang. Saya ada menyampaikan kepada kurirnya bahwa inilah yang tersedia sekarang. Kebetulan pula fitur mengubah pesanan yang bisa digunakan pagi itu tidak bisa digunakan.

Rupanya pembeli ini tidak butuh barang dan terkesan hanya mencari kesalahan toko saya saja dengan langsung mengajukan retur tanpa berdiskusi dulu dengan saya. Adalah lumrah stok tidak tersedia, apalagi di saat barang menghilang dari pasar.

Parahnya pembeli ini menolak ketika saya mau mengembalikan dana barang yang tidak tersedia tersebut sesuai rencana awal saya. Padahal dia belinya dapat diskon, tetapi dia tidak mau dana yang dikembalikan itu didiskon atau sejumlah yang dia bayarkan. Dia maunya saya membayar seharga barang sebelum diskon. Berarti dia maunya saya rugi. Apa gak dipikirnya bahwa kita penjual harus bayar biaya-biaya kepada marketplace lagi??! Memang agak rakus pembeli ini. Alhasil daripada rugi, saya bilang ya bagusan dikembalikan aja barang saya.

Masalahnya saya malah dibebankan biaya sebesar Rp166.892 yang walaupun disesuaikan sebesar Rp117.000 dan Rp16.000, masih membebani sebesar Rp33.892. Masalahnya bertambah karena barang returan saya ada yang rusak. Sialnya lagi pembeli entah kebetulan atau sengaja mengembalikan barang lewat J&T yang sangat sulit bersedia bertanggung jawab mengganti kerugian barang returan saya yang rusak.

Waktu terima returan langsung kelihatan ada gula yang berceceran dari dalam kotak. Langsung saya videokan. Dan benar aja sewaktu video unboxing saya menemukan 1 bungkus bocor. Saya sudah mengirimkan dengan aman kepada pembeli lewat instan dengan kardus. Ini terbukti dari video unboxing pembeli. Adalah tanggung jawab pembeli dan logistik untuk mengembalikan barang saya tanpa kerusakan!

Setelah saya diminta menunggu untuk waktu yang sangat lama, akhirnya mendapat jawaban klasik dari J&T yang berkelit dengan menyalahkan kemasan. Lha, saya kirimkan aman sampai ke pembeli. Seharusnya J&T juga mengharuskan pembeli untuk bubble wrap jika tidak mau menanggung risiko terjadi kerusakan waktu pengiriman.

Lucunya saya malah sempat mendapatkan chat WhatsApp dari admin J&T yang kebingungan melakukan investigasi! Sudah saya bantu kuncinya waktu menerima paket dari pembeli itu antara sudah terjadi kerusakan atau belum aja. Lha, ujung-ujungnya kerugian saya tidak diganti. Padahal kalau diganti saya anggap masalah ini selesai. Tetapi J&T lebih memilih tidak mengganti kerugian saya yang puluhan ribu itu dan masuk media massa!

Setelah mendapatkan keputusan bahwa kerugian saya tidak diganti, maka saya pun memutuskan memuat kasus ini di Media Konsumen.

Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah memuat surat pembaca ini. Semoga pengalaman saya bisa menjadi pelajaran bagi penjual lain.

Halim
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

TikTok Shop Tokopedia Membebankan Biaya kepada Penjual Padahal Pembeli…

oleh Phoenix Lim dibaca dalam: 2 menit
0