Keluhan Surat Pembaca Akun Bank Neo Commerce Saya Diblokir Tanpa Alasan, Nomor Laporan Sudah Berganti 6 Kali tapi Masalah Belum Beres 9 September 2026 Agus Haryono Beri komentar Akun Dibekukan, Akun Pengguna, Akun terblokir, Alasan pemblokiran, Bank Digital, Bank Neo Commerce, BNC, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Dana Tertahan, Digital Banking, gagal login, Keamanan akun, Keamanan rekening bank, Mobile Banking, pemblokiran akun, Pembukaan blokir, Penarikan dana tertahan, Rekening bank, Rekening Tabungan, Sistem bermasalah, Transparansi Informasi, Verifikasi, verifikasi biometrik, Verifikasi Data, Verifikasi Wajah, Video Call Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Salam sejahtera kepada seluruh pembaca di Media Konsumen, Sebelumnya, terima kasih kepada Media Konsumen yang telah memberikan wadah kepada saya untuk menyampaikan keluhan secara publik atas peristiwa yang menimpa saya. Kepada yang terhormat Bank Neo Commerce, Saya ingin menyampaikan keluhan terkait pembekuan akun Bank Neo Commerce yang saya alami. Pemblokiran ini terjadi tanpa adanya pemberitahuan maupun alasan yang jelas. Kronologi Permasalahan 19 Agustus 2026: Rekening Bank Neo saya tiba-tiba diblokir tanpa alasan jelas dan tanpa konfirmasi. Sebelumnya, pada pagi hari saya mencoba masuk ke akun pakai sidik jari dan tiba-tiba minta verifikasi muka, setelah verifikasi muka muncul pop up error jaringan bermasalah, hal yang sama terjadi lagi untuk kedua kalinya. Ketiga kalinya muncul pop up “rekening anda terblokir hubungi 1500190”. Di hari yang sama, saya pun langsung menghubungi layanan pelanggan Bank Neo Commerce di nomor 1500190 dan diminta untuk mengirimkan tangkapan layar (screenshot) pemberitahuan pemblokiran akun serta foto KTP melalui email. Semua persyaratan tersebut sudah saya kirimkan dengan lengkap, tanpa ada syarat yang terlewati dan diterima dengan nomor laporan: 202608191168. 20 Agustus 2026: Ada email masuk menyatakan laporan saya nomor: 202608191168 ditutup dan ditindaklanjuti dengan nomor baru: 202608191172. 21 Agustus 2026 pukul 15.51 WIB: Pihak Bank Neo menghubungi saya dan meminta untuk video call verifikasi keesokan harinya (Sabtu tanggal 22 Agustus 2026) pukul 10.00 WIB. Keesokan harinya, saya telah menunggu, namun tidak ada telepon yang masuk ke WhatsApp pribadi saya sama sekali. 24–26 Agustus 2026: Saya mem-follow up pengaduan saya di nomor: 202608191172 melalui telepon dan email. Jawaban dari customer service NEO selalu sama yaitu “ditunggu saja dan masih dalam antrian dan ditangani tim terkait.” 28 Agustus 2026: Paginya ada email masuk (03.06 WIB) dari pihak Neo Bank menutup laporan saya 202608191172 dengan alasan sudah menghubungi saya lewat nomor 021 30811491, namun panggilan tidak tersambung dan belum ada tanggapan. Padahal nomor tersebut (021 30811491) tidak pernah menghubungi saya sama sekali. Kalaupun panggilan tersebut terjadi, tentunya akan ada riwayat panggilan tidak terjawab di handphone saya, faktanya tidak ada sama sekali dan saya sudah mem-follow up laporan saya setiap hari melalui telepon dan email. Namun, pihak dari NEO terus meminta saya membuat laporan baru, tapi saya balas dengan tegas menolak membuat laporan baru karena laporan saya di nomor 202608191172 belum ada penyelesaian yang jelas. Pada hari yang sama setelah email masuk, saya telepon ke call center Bank Neo (1500190) dan dijanjikan customer service tim terkait akan video call pukul 10.00 WIB. Namun faktanya tidak telepon lagi, jadi pukul 14.00 saya berinisiatif menanyakan perkembangan laporan saya dan janji video call dari NEO Bank. Pihak customer service meminta saya menunggu hingga batas waktu pukul 17.00 atau hari Senin tanggal 31 Agustus 2026 akan dihubungi pukul 10.00–11.30. 29 Agustus 2026: Ada email masuk (12.36 WIB) dari CS Neo Bank menyatakan nomor laporan: 202608282020 ditutup dan dilanjutkan ke nomor laporan: 202608280547 (catatan: saya tidak membuat laporan baru, tiba-tiba muncul laporan: 202608282020). 31 Agustus 2026: Ada email masuk (10.27 WIB) dari CS Neo Bank menyatakan nomor laporan: 202608280547 ditutup dan diteruskan ke nomor laporan: 202608310901. Janji dari CS yang mengatakan akan menelepon di jam 10.00–11.30 WIB di hari Senin tanggal 31 Agustus 2026 tak kunjung masuk dan tidak ada telepon yang menghubungi nomor WhatsApp pribadi saya, padahal saya sudah tunggu di jam tersebut. Pukul 13.57 WIB masuk lagi email dari CS Neo Bank menyatakan hal yang sama. 31 Agustus 2026 pukul 17.40 WIB: CS Neo Bank (+6289518208816) melakukan panggilan video call ke nomor WhatsApp pribadi saya dan memverifikasi data dan transaksi. 1 September 2026: Ada email masuk (15.00 WIB) dari CS Neo Bank menyatakan nomor 202608310901 ditutup dan dilanjutkan ke nomor pelaporan 202608280547 (balik lagi ke nomor laporan 547 berdasarkan email tanggal 31). 3 September 2026: Ada email masuk (14.01 WIB) dari CS Neo Bank menyatakan menutup nomor laporan 202608280547 dilanjutkan ke 202609031792. Pukul 14.55 WIB menyatakan hal yang sama. Kondisi ini membuat saya sangat khawatir dan tertekan, karena dana di dalam akun tersebut tidak sedikit (sekitar 12 juta lebih). Saya juga mengalami kerugian waktu dan materi karena selama ini saya telah menghabiskan hampir Rp200.000 hanya untuk menelepon layanan pelanggan tanpa hasil yang memuaskan. Apalagi dana tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari saya dan untuk usaha saya. Saya merasa dirugikan karena tidak adanya transparansi dan kejelasan dari pihak Bank NEO dalam menangani kasus ini. Saya berharap pihak Bank NEO segera memberikan penjelasan dan menyelesaikan permasalahan ini secepatnya, serta mengembalikan hak saya untuk mengakses dana pribadi saya. Selain itu, saya juga memohon kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menindaklanjuti kasus ini, karena setelah saya mencari informasi, ternyata sudah banyak pengguna lain yang mengalami hal serupa — akun tiba-tiba dibekukan tanpa alasan yang jelas dan dana tertahan begitu saja. Ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua orang, tetapi sudah menjadi keluhan yang cukup sering muncul. Demikian laporan ini saya sampaikan dengan harapan agar pihak terkait menindaklanjuti keluhan saya secara serius. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Agus Haryono Pontianak, Kalimantan Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.