Kebobolan Akun Lazada Senilai 12 Juta

Pada bulan Juli 2020, kami melakukan transaksi pembelian di Lazada dengan nominal Rp4.299.000 dan Rp8.091.250 di toko Vitality Motion Shop. Tetapi hingga batas waktu, barang pun tidak dikirimkan. Sehingga dibatalkan otomatis oleh pihak Lazada. Dan nominal tersebut dikembalikan melalui bentuk voucher senilai nominal yang dibatalkan.

Begitu voucher masuk ke akun Lazada kami, dibobol karena ada yang menggunakan voucher tersebut untuk melakukan transaksi untuk membeli voucher e-pluang.

Melaporkan ke CS Lazada, disarankan untuk mereset password. Lalu ada nomor yang menghubungi untuk mengkonfirmasi melakukan penarikan voucher ke rekening. Karena sebelumnya akun kami belum tercantum rekening, maka kami mendaftarkan rekening untuk akun Lazada.

Pada proses tersebut, ada nomor WhatsApp yang mengaku dari pihak Lazada untuk membantu proses pencairan voucher ke rekening. Bukti chat terlampir di bawah. Mengapa kami memberikan pin verifikasi karena nomor WhatsApp tersebut dapat menyebutkan kode pesanan kami yang dibatalkan sehingga kami menganggap bahwa itu dari pihak Lazada.

Begitu kami sadar bahwa ada kesalahan memberikan pin verifikasi, maka kami mengganti password Lazada dan password akun BCA yang berkaitan langsung. Setelah diganti, ada yang menggunakan voucher ganti rugi tersebut senilai 12 juta untuk membeli voucher e-pluang yang akan dikirimkan ke email alexwijaya999@gmail.com.

Menghubungi CS untuk melakukan hold proses tersebut karena itu bukan akun kami, tapi jawabannya hanya tunggu investigasi selanjutnya, padahal ada jeda 3 sampai 4 jam dari awal ditransaksikan sampai voucher e-pluang dikirimkan.

Dan sampai saat ini pun uang senilai 12 juta tersebut tidak kembali masuk ke akun kami. Sampai akhirnya pihak Lazada menghubungi kami dan hanya menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa membantu proses pengembalian.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa akun itu masih bisa masuk padahal kami sudah melakukan pergantian password dan kenapa bisa kirim voucher ke beda email, padahal ada syarat jika transaksi e-pluang email harus sama antara akun dan penerima voucher.

Dan kita sudah melapor polisi juga, tapi belum ada perkembangan sama sekali. Dan sekarang kami sudah tidak bisa masuk ke akun. Pada saat akan memasukkan kode OTP, tulisannya akun telah dikunci.

Jonathan Louis
Yogyakarta, DIY

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan dari Lazada Perihal: Surat Pembaca “Kebobolan Akun Lazada Senilai 12 Juta”

Redaksi yang terhormat, Menanggapi surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 5 Juli 2023 berjudul โ€œKebobolan Akun Lazada Senilai 12...
Baca Selengkapnya

34 komentar untuk “Kebobolan Akun Lazada Senilai 12 Juta

    • 5 Juli 2023 - (20:37 WIB)
      Permalink

      Dr polisi aja gak ada perkembangan..jika langsung pengadilan biayanya gak sesuai

      • 6 Juli 2023 - (06:52 WIB)
        Permalink

        IMHO. Justru lgsg pengadilan biaya lbh murah. Gugatan dgn tuntutan immateriil di bawah 500jt bisa ajukan GS (gugatan sederhana) biaya perkara biasanya kisaran 300-500rb rupiah. Anda akan menerima putusan dlm 25 hari sejak sidang pertama.

      • 9 Juli 2023 - (02:41 WIB)
        Permalink

        Bos lazada kok refund dalam bentuk voucher?? Biasa saya lazada refund lgs masuk ke saldo trus kita bisa cairkan ke rekening kita yg terdaftar dan terverifikasi.

        • 9 Juli 2023 - (06:02 WIB)
          Permalink

          Mana saya tau kalau itu .harusnya yg jawab pihak lazada..yg jelas dikasus saya dalam bentuk voucher..dan tidak bisa dicairkan bisanya dibelanjakan lagi

    • 7 Juli 2023 - (14:21 WIB)
      Permalink

      Entah itu penipuan ataw kelalaian pengguna,,, yahhh berharap sih ada pertanggungjawaban atas keringanan dari pihak lazada.
      Istri saya pernah juga kena tipu di akun lazada (orang bilang kebodohan pemilik akun) tapi bagi saya itu penipuan.
      Setelah lapor ke lazada, tanggapannya yaaaa seperti itu *CUMA PERMOHONAN MAAF*
      dan saya di arahkan ke pihak ATOME karena istri saya menggunakan Lazada pay later.
      Setelah laporan ke ATOME, saya di pinta utk buat surat kejadian, surat pernyataan dan surat keterangan, pakai materai.
      Dan setelah itu, setiap kali saya email ke ATOME, jawabannya pasti sama ( laporan anda sedang dalam proses harap sabar menunggu hasilnya) , setiap 2 hari sekali saya email, pasti itu jawabannya, dan setelah 20 hari, ada yg wa saya mengatasnamakan lazada dan menagih pembayaran yg sudah terlambat 20 hari.
      KACAW KAN

      • 7 Juli 2023 - (16:47 WIB)
        Permalink

        Iya gan..yg ditakutkan itu permainan oknum..kejadian begini banyak dilazzada gak cuma saya..trus perkembangan gmana gan?

    • 7 Juli 2023 - (16:52 WIB)
      Permalink

      Iya gan ..saya berbagi kisah aja biar buat pengalaman dan supaya yg laen juga GK kena beginian..masalah uang kalau balik ya bagus..kalau gak yaudah gpp..setidaknya ada tanggung jawab dr lazadanya aja .jangan cuma minta maaf doang

  • 5 Juli 2023 - (22:59 WIB)
    Permalink

    Kasian… Kenapa yg Komen Cetus2 banget. Orang kena Musibah mbo ya di bantu sebisanya. yah Semoga LAZADA bisa Memperbaiki Sistem nya.

    • 6 Juli 2023 - (10:33 WIB)
      Permalink

      Terima kasih..sebenernya yg pingin ada kejelasan aja..lapor polisi sampe skarang gak ada perkembangan.lapor Lazada cuma jawaban minta maaf.sedangkan sebelumnya sudah minta ditahan tidak dilakukan dan kenapa transaksi pake uang tp dikembalikan bentuk voucher..dan sebelum otp itu penipu bisa tau data data lengkap saya dan kode voucher pun dia bisa sebut angka dengan benar

      • 6 Juli 2023 - (22:10 WIB)
        Permalink

        Untuk sma tetap WASPADA jgn pernah memberikan kode OTP or kode verifikasi kepada siapapun, kl di sms, whatapp, email ada kode OTP or verifikasi tolong dihapus saja, jd kita tdk punya rekam jejak kode RAHASIA…namanya kejahatan pasti ada aja akal yg dipakai contoh pk hipno jarak jauh.

    • 6 Juli 2023 - (17:55 WIB)
      Permalink

      Mengingat jumlah drmikian. Pengalaman saya belanja paling aman di tokopedia. Waktu itu saya belanja hape sebesar 8 juta dari penjual. Begitu saya melakukan pembayaran. Tiba2 akun tokopedia saya di logout oleh sistem tokopedia secara otomatis dan transaksi dibatalkan dan langsung pihak tokopedia menghubungi saya. Dari pengalaman ini. Tokopedia paling aman dgn sistem mereka. Salut ama tokopedia. Dan kalau di marketplace lain saya selalu menggunakan cod untuk menghindari hal2 begini.

  • 6 Juli 2023 - (01:24 WIB)
    Permalink

    Saya bantu up saja, sempga dari pihak polisi bisa turun tangan, apalagi kasusnya sudah lama dan keteledoran dari penulis.

    2
    1
  • 6 Juli 2023 - (05:45 WIB)
    Permalink

    awal kesalahan seperti nya dari sini “ada nomor WhatsApp yang mengaku dari pihak Lazada untuk membantu proses pencairan voucher ke rekening”
    secara sadar dan sah memberikan pin verifikasi apalah apalah itu. semoga ada keajaiban dan tindaklanjut dari pihak terkait.

    4
    1
    • 6 Juli 2023 - (10:22 WIB)
      Permalink

      Ente benarrr, semua dikasih ke entu maling “HANYA” gara2 tau kode pelaporan, yahh ane doain aje yg baek2 dah buat TSnye.. ๐Ÿ˜…

      1
      1
      • 6 Juli 2023 - (10:28 WIB)
        Permalink

        Bukan kode pelaporan pak..pembobolan tau no transaksi detail karena itu saya beli barang banyak sekali..dan disaat akun dibobol saya sudah ganti password cuma selang beberapa lama ganti password dipakai untuk transaksi epluang..dan jarak antara transaksi sampe berhasil ada 2-3 jam sudah lapor terus untuk ditahan tp jawaban dr Lazada disuruh nunggu 2/3 hari kerja

        • 6 Juli 2023 - (10:30 WIB)
          Permalink

          Barusan ditelpon dengan alasan Lazada tidak pernah ditelpon nomer pribadi..lha sebelumnya malah saya di wa sama orang Lazada buat memberitahukan bahwa uang yang ditahan sudah bisa ditarik(beda kasus dengan ini)

          • 6 Juli 2023 - (10:56 WIB)
            Permalink

            Lazada ga boleh begitu, kalau Uang harus kembali uang. Kalau voucher berharap Anda belanja lagi dong. Baru ini Saya dengar orang belanja di Marketplace pakai Uang di pulangkan Voucher Aneh. Memang kalau belanja di Lazada Hati2. Mending Pakai Cod barang datang baru Bayar. Karena di Lazada kalau di batalkan Penjual. Ribet pemulangan Dana nya. Kenapa ? Di Lazada Tidak Ada yg namanya Saldo Dompet buyer. Jadi kalau batal pulangnya ke akun Awal.atau pakau Voucher kaya teman kita yg kena Musibah. Jadi Ribet. Beda kalau yg Lain kaya Shopee, ada Shopee Pay. Jadi Saran Kalau belanja di Lazada mending Pakai COD Aja. dan Jangan sekali2 Kasih kode OTP mau dia dari LAZADA nya Langsung. Karna dari semua karyawan Lazada ada aja yg ga Jujur. Moga2 Teman Kita yg Kena Musibah ini di berikan Rezki dari jalan Lain. Buat ini semua Pelajaran bagi. Teman2 yg Baca . Terimakasih ๐Ÿ™ buat bagi2 Cerita nya Semoga ini menjadi Ladang Amal dan membantu Teman2 yg Lain agar Tidak seperti ini. ๐Ÿ™

        • 6 Juli 2023 - (13:29 WIB)
          Permalink

          Tp kasus ente nih udh lama juga yah, 3 tahun ternyata ๐Ÿ˜ฐ, ampe nih hari masih belum ada kejelasan jg??.. parah juga yah.. ๐Ÿ˜

  • 6 Juli 2023 - (11:01 WIB)
    Permalink

    Iya benar..yg dimaksud adalah uang kembali ke voucher dan kenapa orang tau sampe detail nomer voucher dan nominal..apakah boleh berasumsi permainan orang dalam??.dan seperti saya bilang saya aja sempet ditelp Lazada dengan nomer pribadi kog..masalah uang kembali apa gak itu saya anggap bonus saja

    • 6 Juli 2023 - (20:31 WIB)
      Permalink

      Bukan orang dalam pak. Tapi penipu yang berkedok penjual. Penipu ini membuka toko hanya untuk membobol akun orang lain. Perlu di ingat, Ketika bapak mengatakan bapak membeli produk di seller yang mana sellernya gk kirim kirim barang yang kakak pesan sehingga orderan akhirnya jadi batal secara system. Maka si seller inilah yang telah menipu kakak. Coba di ingat penipu ini tau orderan yang batal yang mana ? di toko mana ordernya ? Kalau orderan yang di sebut penipu itu, beli ya di toko si A maka bisa dipastikan toko si A inilah penipunya yang menipu kakak, seller bisa tau orderan yanq masuk dan yang batal. Maka orang yang menipu kakak adalah penjual yang tidak mengirimkan orderan kakak. Dalam waktu singkat si seller akan menghubungi kakak dengan mengaku ngaku sebagai pihak dari lazada. Seller si penipu ini bisa tau orderan kakak yang mana yang tidak di kirim dengan no invoice produks apa yang di pesan jumlah produk total belanja dsb. Jadi bukan orang dalam ya kak. Tapi penipu yang berkedok penjual. Lain kali lebih berhati hati lagi ketika membeli produk dari seller manapun ya kak

      • 7 Juli 2023 - (08:05 WIB)
        Permalink

        Iya ini masuk akal juga..iya gan..cuma pingin tau respon Lazada karena yg sebelum diupload disini mereka cuma minta maaf doang..dan blokir akun pun terlambat beberapa hari setelah dibobol br diblokir..padahal bisa ketika lapor langsung diblokir karena jelas jelas ada bukti sudah diserahkan semua

    • 6 Juli 2023 - (21:11 WIB)
      Permalink

      Biasanya lazada mengembalikan uang lsg dikredit ke rek akun kita. Uang kembali utuh termasuk ongkir. Tdk termasuk potongan voucher.
      uang tersebut memang tidak bisa ditunaikan atau di tranfer ke rek Bank. Tapi bisa digunakan kembali utk berbelanja di lazada. sesuai sisa saldo atau dibawahnya. Jadi tdk bisa melebihi saldo dan membayar kekurangannya…
      klo kasus dikembalikan dlm bentuk voucher malah saya baru tau.
      biasanya voucher kita membelinya terlebih dahulu baru digunakan berbelanja…atau klo ada even khusus bisa dapat geratis voucher.

      • 7 Juli 2023 - (08:07 WIB)
        Permalink

        Nah di kasus saya dikembalikan dalam bentuk voucher sesuai dengan nilai transaksi..nah penipu bisa menyebutkan no voucher padahal itu harusnya yg tau cuma saya..makanya saya percaya. Dan Lazada bilang gak ada pihak Lazada yg menghubungi dengan no pribadi..padahal dikasus saya yg laen jelas jelas Lazada konfirmasi menggunakan no hp pribadi

  • 7 Juli 2023 - (02:03 WIB)
    Permalink

    Padahal dari dulu, mau pihak Lazada kek. Jika ada yang minta pin. Jangan dikasih.

    Iklan pin itu dimana2 ko bisa gak tau gitu loh. Pin itu rahasia, kalau ada yang minta pin OTP mau keluarga sendiri pun ya itu PENIPU namanya.

    • 7 Juli 2023 - (16:50 WIB)
      Permalink

      Iya gan..saya cuma berbagi bair yg laen juga bisa lebih hati hati..dan setau saya kejadian begini gak cuma saya..ada banyak yg ngalamin

    • 8 Juli 2023 - (14:16 WIB)
      Permalink

      Betul. Tanggapan Lazada pun penekanan pada pemberian OTP ke pihak lain.
      Ibarat kata nitip kode kunci digital rumah mu ke orang tak dikenal lalu ke luar kota.
      Semua penipu juga ngaku sebagai ini dan itu.

  • 7 Juli 2023 - (13:54 WIB)
    Permalink

    sy sbg programmer bs dgn mudah menyatakan bahwa ini murni kesalahan user! Sudah selalu diinformasikan, jangan pernah memberikan pin/password/kode dan sebagainya ke siapapun! meskipun itu staff/boss dari penyedia layanan tersebut! Jangankan kode trnsaksi, CS bank itu bahkan tau nama No KK dan nama ibu kandung kita, tapi apakah kita akan memberitahukan PIN Atm kita ke CS? bodoh sekali kalo iya.. Pejabat yg digaji rakyat aja bisa maling, apalgi cuma staff yg digaja perusahaan..

    • 7 Juli 2023 - (16:49 WIB)
      Permalink

      Yg dimaksud saya bukan cuma kode transaksi pak..sedetail kode voucher(gabungan angka dan huruf) yg harusnya cuma saya yg tau dia bisa sebutkan termasuk jumlah uang detail..berarti kan diduga ada oknum dari marketplace tersebut..

 Apa Komentar Anda?

Ada 34 komentar sampai saat ini..

Kebobolan Akun Lazada Senilai 12 Juta

oleh JONATHAN LOUIS dibaca dalam: 1 menit
34