Ingin Menyenangkan Istri, Malah Terjerat Pinjol

Pada tanggal 3 Mei 2024, saya melakukan transaksi di merchant Tokopedia, pembayaran dengan BRIVA melalui Kredivo sebesar Rp13.346.600. Meskipun transaksi dinyatakan berhasil di aplikasi Kredivo, tetapi status di Tokopedia masih menunggu pembayaran.

Dikarenakan ingin mengubah alamat pengiriman, akhirnya saya cancel pesanan dan ingin memesan ulang. Status di Tokopedia dibatalkan, dan saya telah mengkonfirmasi kepada Customer Service (CS) Tokopedia bahwa tidak ada dana masuk ke Tokopedia. Namun tetap saja ada tagihan di Kredivo.

Saya berusaha mengkonfirmasi kepada CS Kredivo. Mereka menyatakan bahwa saya harus menunggu 1×24 jam, dan jika transaksi memang gagal, dana akan dikembalikan. Namun setelah lebih dari 1×24 jam, saya masih ditagih oleh pihak Kredivo. Setiap kali saya menghubungi CS Kredivo melalui obrolan atau email, mereka menjawab secara sistematis dan berbelit-belit, hanya menyuruh untuk menunggu tanpa memberikan solusi yang jelas.

Melalui surat ini, saya mohon pihak Kredivo untuk menghapus tagihan saya sebesar Rp13.346.600. ID Transaksi: 560310000.

Wahyu Nur Hidayat
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Ingin Menyenangkan Istri, Malah Terjerat Pinjol”

Sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf atas pengalaman tidak menyenangkan yang telah Bapak Wahyu Nur Hidayat sampaikan di website Mediakonsumen.com tanggal...
Baca Selengkapnya

14 komentar untuk “Ingin Menyenangkan Istri, Malah Terjerat Pinjol

  • 7 Mei 2024 - (10:42 WIB)
    Permalink

    Pengalaman ke depannya
    Apabila hendak ambil opsi cicilan, pilihlah Kartu Kredit

    Karena bunga nya jauh lebih terjangkau serta kalau ada masalah lebih enak penyelesaiannya

    9
    1
    • 7 Mei 2024 - (11:29 WIB)
      Permalink

      Biasanya yg pake Kredivo, Home Credit sampe pinjol, ya golongan yg tidak tembus apply KK. Udah ngga heran. Ya hak” mereka sih… Beda kalangan beda prioritas… Ada yg gaji 50jt utk mo pny anak 1 aja mikir panjang, tp yg gaji UMR bs anak 2-3.

      9
      1
  • 7 Mei 2024 - (13:34 WIB)
    Permalink

    Skr logika aja.Klu mereka punya uang buat apa hutang pake kartu kredit.Skr klu mereka punya kartu kredit buat apa mereka bayar pake paylater yg bunga gede.jgn di anggap semua ekonomi org itu sama.Terima kasih kakaknya udah mau share masalah di sini.jdi kedepan nya kita bisa hati2 dan lebih cerdas dr pengalaman2 yg di bagikan.

    6
    1
    • 7 Mei 2024 - (17:15 WIB)
      Permalink

      Nah anda salah.. Ada yang menggunakan KK itu krn ada beberapa hal hal yang di tawarkan dengan menarik seperti utk KrisFlayer, yang kalau poin terkumpul bisa ditukarkan tiket pesawat dan berbagai hal lainnya, makan gratis di lounge bandara, dan masih banyak lainnya , selain itu bagi yang pintar memutar uang dan ide kreatif, Dana dalam KK bisa dipake untuk modal usaha.. So pemikiran anda soal kl punya uang kenapa hrs utang atau dgn kata lain pake kartu kredit itu mencerminkan anda sama sekali kagak ngerti ttg penggunaan Kartu Kredit.

      8
      1
    • 8 Mei 2024 - (10:51 WIB)
      Permalink

      Betul apa yang dikatakan @Sinz.
      Saya sendiri jujur selalu berbelanja (diusahakan) selalu dgn kartu kredit, dan bukan karena tidak ada uang, baik pembelanjaan online yang cuma puluhan ribu doang dan offline jg kalau merchatnya tidak mengsyaratkan minimal pembelian. Ada banyak benefit kalau tahu cara menggunakan kartu kredit, ada cashback, poin dll. Sekarang saja bahkan cashback terkumpul di merchat langganan sudah mau 1jt, kan lumayan itu kalau digunakan untuk belanja bisa gratis.

    • 9 Mei 2024 - (08:41 WIB)
      Permalink

      Makan ribamu, bukan tempat mu disini.kalau kamu orang suci, pergilah ke hutan berkumpul dgn mereka yang tidak kenal riba.

      • 13 Mei 2024 - (09:33 WIB)
        Permalink

        ngomong apa sih bang.

        orang beropini suka-suka mereka.

        kalau tidak mau berbeda pendapat, sebaiknya abang pergi ke korea utara, cina, atau rusia. filosofi negaranya lebih cocok dengan abang.

  • 7 Mei 2024 - (18:32 WIB)
    Permalink

    Bener, orang miskin mikirnya gimana jgn berhutang. Tp the real org kaya, lebih memilih berhutang utk bisnis, muterin duit org laen.

    3
    1
  • 7 Mei 2024 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Beli barang 13jutaan,balikin uang 17jutaan alias kena 4,2jutaan…bunga kredivo emang gede sih 2,6% an.Kredivo itu sistem servernya sama kayak BRI Ceria,error disaat pemrosesan transaksi.

  • 8 Mei 2024 - (10:56 WIB)
    Permalink

    saya transaksi sekali bpake divo nominal 14 jt cicil 12 bulan .kena 18 jtaan kalau gak salah tapi tinggal 2x cicilan .habis itu mau saya tutup akun divo .bunga selangit .,

  • 8 Mei 2024 - (16:33 WIB)
    Permalink

    Pak Wahyu coba lihat saldonya di akun saldo tokopedia , biasanya di refund kesana,, baru ajukan withdrawal ke rekening pribadi bapak

    • 8 Mei 2024 - (20:51 WIB)
      Permalink

      Nah iya. Apalagi bapak Wahyu nya bilang cuma mau ganti alamat jadi ya tinggal belanja lagi hhe

 Apa Komentar Anda mengenai Kredivo?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Ingin Menyenangkan Istri, Malah Terjerat Pinjol

oleh Wayne dibaca dalam: 1 menit
14