Keluhan Surat Pembaca Kecewa dengan Pesanan yang Menggunakan Kurir Rekomendasi Tokopedia 13 Maret 202513 Maret 2025 Herry 13 Komentar Belanja barang elektronik, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, ID Express, Kurir, Kurir Rekomendasi Tokopedia, Layanan kurir, Marketplace, Retur paket, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman barang pesanan, Status kiriman paket kurir, Tokopedia, Tokopedia Care Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada 3 Maret 2025, saya memesan 1 unit tablet Android merek S*msung di Tokopedia. Setelah checkout menggunakan kurir rekomendasi Tokopedia, saat saya melacak posisi paket, terjadi beberapa kali pengiriman tertunda. Posisi seller di Jakarta, sedangkan saya berada di Singkawang. Kemudian, hari ini, 11 Maret 2025 (sebelumnya saya juga sudah beberapa kali menghubungi customer service Tokopedia), saya menghubungi customer service ID Express (ekspedisi yang ditunjuk kurir rekomendasi Tokopedia). Mereka mengatakan bahwa paket saya terindikasi berisi barang berbahaya, sehingga status paket dikembalikan tanpa saya terima. Itu pun setelah saya terus-menerus mengajukan komplain ke customer service Tokopedia dan pihak ID Express (saya masih menunggu perkembangan status paket yang sejak 7 Maret 2025 kembali tertunda untuk kesekian kalinya). Betapa mengecewakannya! Saat saya tanyakan, jika benar barang tersebut terindikasi berbahaya, mengapa bisa lolos sortir di Jakarta? Sedangkan posisi terakhir paket sudah di Pontianak. Pihak ID Express hanya bisa menjawab bahwa mereka memiliki keterbatasan informasi dan malah menyarankan saya menghubungi pihak seller, yang jelas-jelas mengirim barang berupa tablet Android, tetapi pihak kurir menyebutnya berbahaya. Logikanya, jika benar berbahaya, dari awal barang tersebut tidak akan lolos di bandara Jakarta. Seolah-olah mereka menyalahkan pihak seller. Saya tidak tahu apakah ini kesalahan Tokopedia, ekspedisi, atau bahkan seller (tetapi saya yakin seller official ini tidak mungkin mengirim barang berbahaya). Yang pasti, saya sangat kecewa dengan kurir rekomendasi Tokopedia dalam kasus ini, terutama pihak ID Express. Poin utama kekecewaan saya adalah mereka mengklaim barang terindikasi berbahaya tetapi bisa lolos sortir di Jakarta, dan paket pesanan harus dikembalikan ke seller. Waktu saya juga terkuras karena saya membutuhkan barang ini untuk pekerjaan saya dalam waktu dekat. Intinya, saya sangat tidak puas dengan tanggapan dari pihak ekspedisi ini. Herry Singkawang, Kalimantan Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob13 Maret 2025 - (14:20 WIB)Permalink Ini ada yang ngerti permasalahannya apa? Maksudnya kalau pake Kurir Rekomendasi yang gacha, dan dapetnya ID Express, mereka ngak bakal mau kirim hp, tablet, dan apa pun dengan baterei lithium-ion? Gila juga. 2 Login untuk Membalas
Abo Cah14 Maret 2025 - (09:31 WIB)Permalink orang2 di idexpress sudah tidak cocok disebut botol, lbh cocok disebut ***** kasus spt ini merugikan penjual dan pembeli 2 Login untuk Membalas
HerryPenulis artikel14 Maret 2025 - (11:18 WIB)Permalink Setuju, ternyata banyak juga kasus mereka setelah saya searching2 di forum2 lain. Kapok saya, gak lagi2 mau pake ekspedisi ini. Login untuk Membalas
tobias_boon14 Maret 2025 - (09:57 WIB)Permalink Karena aturan dari Air Flight, mungkin lagi ketat karena ada kejadian powerbank meledak di kabin. Kalau luar kota, cari yang ekonomi saja tapi agak lama karena lewat jalur laut Login untuk Membalas
HerryPenulis artikel14 Maret 2025 - (10:02 WIB)Permalink Selama ini pake kurir lain aman2 saja, setelah saya baca2 di forum lain memang ID Express ini kocak, banyak dramanya. Secara logika juga kalau takut meledak kenapa bandara jakarta bisa lolos sortir sampai paket bisa dikirim ke pontianak lewat jalur udara, sedangkan kalau sudah sampai pontianak selanjutnya pengiriman ke singkawang kan lewat jalur darat. 1 Login untuk Membalas
Tjahya14 Maret 2025 - (11:01 WIB)Permalink Salah seler juga kurir abal dipake buat kirim tablet mungkin gak paham sistem toped kali sy aktifin jnt/jne syukur setiap order dpt kurir itu Login untuk Membalas
HerryPenulis artikel14 Maret 2025 - (11:13 WIB)Permalink Info dari seller klo pake kurir rekomendasi bakal kena id express, malah disarankan next time jgn pake lagi. Tapi harusnya dinonaktifkan juga ya dari pihak seller klo uda mengetahui kurir 1 ini bermasalah. Untungnya seller juga kooperatif utk membantu follow up kasus ini ke pihak toped. Login untuk Membalas
Bob14 Maret 2025 - (11:22 WIB)Permalink >Tapi harusnya dinonaktifkan juga Ngak bisa. Kurir Rekomendasi dipaksa nyala sama Tokopedia. Dan ngak bisa matiin ID Express doang dari Kurir Rekomendasi. Login untuk Membalas
HerryPenulis artikel14 Maret 2025 - (11:25 WIB)Permalink Oh begitu, gacha artinya kurir rekomendasinya, mending pake reguler lebih aman bisa pilih ekspedisi. Ini baru pertama kalinya juga saya pake kurir rekomendasi Login untuk Membalas
Hamdan15 Maret 2025 - (14:12 WIB)Permalink Emang sialan Tokopedia, apalagi kurir rekomendasinya burik. Gue aja pesen dari tanggal 6 sampe sekarang engga sampe-sampe, sampai komplain. Jawabannya di suruh nunggu dan nunggu, barang sedang dalam pengiriman ke pembeli pas di lacak, sampe sekarang kaga sampe-sampe. Nginep terus di gudang J&T, sampe gue di diskusi sama live chatnya berkata kasar. Jawabannya sama suruh nunggu, nunggu sampai kapan Tokopedia sialan. Apalagi itu barang pecah, lcd hape. Mana punya orang lagi tolol emang Tokopedia, masa gue suruh tuh orang yang beli lcd buat hapenya. Pake hape tanpa lcd **** Tokopedia. Login untuk Membalas
Naori15 Maret 2025 - (19:22 WIB)Permalink Kurir di Tokopedia sampah semua ..saya penjual merasa dirugikan…padahal baru saja dinaikkan tarif gratis ongkir yg dibebankan ke penjual…parahnya sudah jelas2 JNE dan kurir rekomendasi dimatikan..tapi masih saja pas order ada JNE…biang kerok semua ini adalah system’ Tokopedia yg sekarang dikuasai orang2 korup yang ingin keuntungan semata .tanpa memperhatikan sengsara penjual dan kekecewaan pembeli.. Tokopedia sekarang sampah… system’ nya sampah semua… dulu sengaja merubah kategori yg ditetapkan penjual . sekarang seenak jidatnya ngatur expedisi yg jelas sudah dimatikan penjual..yang ga ngotak lagi masa… ongkir yg dibayarkan pembeli tidak gratis..malah penjual dibebankan ongkir lebih tinggi dari yg dibayarkan pembeli..jelas itu korup..saya tanya pembeli ternyata pembeli tidak dapat gratis ongkir…dan screenshot invoice nya Memeng tidak ada..tapi jelas penjual dipotong gratis ongkir melebihi pembayaran ongkir oleh pembeli..semoga oknum2 korup ini segera terungkap.. 1 Login untuk Membalas
Hamdan16 Maret 2025 - (09:08 WIB)Permalink Memang kak, lagian kalau ada potongan ongkir juga palingan cuma 5 ribu udah maksimal. Terus sisanya pembeli yang bayar dan aneh bin ajaibnya sisa yang kita bayar sebenernya itu harga ongkir fullnya bahkan bisa melebihi harga ongkir full di ekspedisinya. Karena saya pernah mengalami itu jelas sekali, masih lebih baik shopee. Walaupun memang harga barang lebih mahal di bandingkan Tokopedia. Kalau di akumulasikan dari harga barang + ongkir lebih murah shopee. Bahkan barang besarpun bisa 0 Rupiah, ngirimnya jauh pula. telat dapet voucher, Bisa pilih ekspedisi yang kita mau walaupun gratis ongkir. faktanya yang gue alami. Login untuk Membalas
DHS28 September 2025 - (07:23 WIB)Permalink sepertinya mau di Tokopedia mau di shopee sama saja masalah kurir ini, kami dulu tergabung di first logistic, menjadi mitranya untuk kirim2 semua kiriman marketplace dan e-commerce yang kerjasama dengan first logistic, kami dituntut clear floor (tidak ada kiriman mengendap), karena sangat berpengaruh pada bayaran yang akan kami terima. di lapangan kami sering menerima tugas mendeliver kiriman eks multi kurir yang gagal antar, sehingga driver2 kami sering ngomel2, ini mah kiriman sampah, kami nanti yang disemprot penerima paket “lambat banget sih” “ga usah bikin ekspedisi, kalau ga sanggup” “tau ga barangnya udah ga manfaat, udah telat” dll, sebetulnya ekspedisi sebesar apapun kendalanya adalah SDM. pernah salah satu SDM kami tergiur dengan isi kirimannya (gadget) dan memanipulasi status kiriman, bahwa kiriman berbahaya mengandung baterai. setelah itu kabur, ngelamar lagi tempat lain, begitu lagi. memang sejauh ini yang benar2 amanah belum ada Login untuk Membalas