Paket Saya Pecah, SiCepat Lepas Tangan

Saya adalah penjual di Shopee dan seorang pembeli membeli produk berupa Salad Spinner yang ternyata pecah.
Nomor resi pengiriman SiCepat: 004470743305.

Otomatis, pembeli melakukan retur dan mengirimkannya kembali kepada saya, disertai pesan WA dari SiCepat yang menyatakan bahwa paket tersebut rusak, bla bla bla.. Seperti yang terlihat di screenshot.

Kemudian, saya memeriksa di Shopee mengenai standar pengemasan yang seharusnya. Saya mendapatkan jawaban melalui artikel berikut.

Setelah saya cek, pengemasan saya sudah sesuai dengan ketentuan tersebut, yaitu menggunakan bubble wrap, lakban, dan box (kardus).

Selanjutnya, saya mengajukan komplain lagi ke Shopee untuk mengklaim kepada ekspedisi. Namun tetap dijawab bahwa pengemasan tidak sesuai standar (seolah hanya mengulang pernyataan dari SiCepat).

Saya pun bertanya kepada CS SiCepat dan mereka menjawab bahwa batas klaim hanya 2×24 jam sejak tanggal 8 Juli 2025 (yaitu saat pembeli menerima paket). Sementara itu, pembeli mengembalikan paket pada tanggal 14 Juli 2025 dan saya baru menerimanya pada tanggal 17 Juli 2025.

Bagaimana mungkin saya bisa mengklaim jika barangnya baru saya terima pada tanggal 17 Juli 2025?? Dan juga jelas merupakan kesalahan dari pihak ekspedisi yang menyebabkan barang tersebut pecah, padahal sudah dibungkus dengan bubble wrap, dimasukkan ke dalam kardus, dilengkapi stiker unboxing, stiker fragile, dan ditutup dengan plastik hitam.

Lalu, apa yang dimaksud dengan “pengemasan harus menggunakan inner bubble wrap, box inner, plastik polybag outer, tanpa dilengkapi box outer“? Apa maksudnya box outer? Apakah paketnya juga harus bisa terbang sendiri ke pembeli?

Chandra Johanes
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

22 komentar untuk “Paket Saya Pecah, SiCepat Lepas Tangan

  • 28 Juli 2025 - (10:11 WIB)
    Permalink

    ente pakai asuransi, asuransi shopee itu duidnya diterima shopee, tidak ada urusan dengan sicepat, semua asuransi MP itu yg terima uang itu MP nya, asuransi MP itu asuransi tersendiri jadi yg harus dikejar adalah pihak MP nya, bila pihak MP beralasan soal pihak ekspedisi artinya mereka mau “cuci tangan”

    shame on Shopee

      • 28 Juli 2025 - (13:47 WIB)
        Permalink

        MarketPlace = tokped, tiktod, sopiii, lazada, blih2, dsb

        dalam kasus ini kalo ente pakai asuransi, uang asuransi itu ditelan sopii jd sopii yg terima uang asuransinya, entah mereka kerjasama dengan siapa utk asuransinya, yg jelas utk sopii, asuransi itu tanggungan sopi sebab mereka yg terima uangnya

        dalam hak tokped pun, asutansi itu masuk kantong tokped dan mereka kerjasama dengan tokio ato apalah, jd yg menanggung itu tokped

        bedakan dengan asuransi yg masuk kantong ekspedisi

        kalo belanja di MP itu asuransi itu tanggungjawab MP, urusan MP dengan ekspedisi itu bukan urusan pembeli ato penjual, yg pembeli dan penjual tahu adalah uang asuransi diterima oleh pihak MP, maka yg tanggungjawab adalah MP, urusan MP jika uang asuransi diberikan ke pihak ekspedisi atau tidak

        jadi poinnya adalah pembeli dan penjual tidak pernah dan tidak perlu tahu itu uang asuransi kemana, yg pembeli atau oenjual tahi adalah uang asuransi masuk ke kantong MP

      • 28 Juli 2025 - (13:58 WIB)
        Permalink

        jadi intinya jangan pernah mau dikadalin sopiii dengan menunjuk ekspedisi

        sumber dr mbah google:

        Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai kerjasama asuransi Shopee:

        PT Asuransi Umum SeaInsure: Bekerja sama dengan Shopee untuk menyediakan Proteksi Kerusakan+ pada Situs/Aplikasi Shopee dan Asuransi Pengiriman Shopee.

        silakan tanya mbah google utk asuransi lainnya

        poinnya sudah jelas khan, pihak ekspedisi itu cm bisa ganti 10x lipat dr ongkir yg mereka terima
        itu pun masuk kantong sopii dulu baru ke pembeli/penjual

        belanja di MP, pakai asuransi, yg tanggung MP, ga perlu tahu soal penggantian ekspedisi, itu cm alasan saja supaya tidak bayar claim, malah bisa double ini sopii dapatnya, dr ekspedisi dpt penggantian, dr asuransi yg kerjasama pun dapat sebab sudah kewajiban ekspedisi bayar 10x lipat ongkir bila barang hilang!/ rusak, dan culasnya adalah pasti ditagihkan juga ke asuransi yg bekerjasama

        kalo sopii baca dan mau denied, silakan tunjukkan semua detail laporan soal asuransi buktikan ente tidak melakukan spt yg ane tuduhkan, silakan buka laporan keuangan ente, kita mahluk2 MK bersedia mengauditnya

        note : jangan sampe ketangkep lagi melakukan kecurangan yah, ente udah pernah ketangkep dan divonis bersalah atas tindakan culas ente mengenai monopoli kurir

    • 29 Juli 2025 - (20:03 WIB)
      Permalink

      Paling ribet dan susah klo klaim k sicepat. Saya aja gak pernah bisa. Sejak saat itu sampe kapanpun gk akan pake silelet lg.

      Klo saya liat dri foto ny itu gk mmenuhi syarat klaim k sicepat. Sicepat tuh minimal tebal bubble ny 5cm dalam dan luar. Dan kardus ny pun harus kardus bagus, bukan kardus potongan kyk gtu.

  • 28 Juli 2025 - (10:16 WIB)
    Permalink

    Walaupun memang sudah menggunakan petunjuk shopee, harus menggunakan bubble warp, lakban dan kardus.
    tapi kalau saya liat dari foto yang ada memang betul pengemasan tidak sesuai standar.
    buble warp sedikit, kardusnya custom, ditambah barangnya rentan.
    —-
    Selain dari itu sistem komplainnya juga harus dikoreksi tuh, gak masuk akal kalau dihitungnya dari tanggal 8.

    • 28 Juli 2025 - (12:59 WIB)
      Permalink

      Ya memang hari apes tidak ada di kalender kak.
      Dan itu pengiriman juga sesama surabaya lho.
      Saya kirim luar pulau yang jauh2 dengan packingan sama persis tidak ada masalah kok.
      Kalau dibilang tidak standard oleh SiCepat dan Shopee, toh di tabel itu sudah memenuhi semua.
      Kecuali diterangkan bubble harus ketebalan 10 centemeter lah, atau kardus harus sekokoh besi baja lah, kan tidak.
      Makanya itu yang saya kejar adalah batas komplain yg hanya 2×24 jam itu.

  • 28 Juli 2025 - (12:04 WIB)
    Permalink

    Bubblewrap di video kok keliatannya warna hitam aja dan tipis. Tapi di foto kok jadi bubble wrap putih tebal…….apa beda bubblewrap ketika kembali dari pembeli

    • 28 Juli 2025 - (13:01 WIB)
      Permalink

      Iya yang pas kirim warna hitam, dikembalikan pembeli warna putih.
      Itu sudah tebal kak yang warna hitam (pas dikirim ke pembeli).
      Hanya memang di video bisa terlihat tipis.

  • 28 Juli 2025 - (20:35 WIB)
    Permalink

    Ada kalanya memang penjual ngasih Bubblewrap itu apa adanya (tipis), Saya sebagai pembeli sering mengalami dan akhirnya paket rusak/pecah.

    • 29 Juli 2025 - (11:01 WIB)
      Permalink

      Setebal2nya bubble wrap kalau perlakuannya dibanting ya sama aja kak.
      Walaupun packing kayu/besi baja kalau dibanting dalamnya pasti rusak.

  • 29 Juli 2025 - (01:56 WIB)
    Permalink

    Klo ane baca dari awal sampe akhir cerita. Ini ke salahan dari pihak si cepat nya. yg tidak masuk akal nya. Masa iaa batas klaim 2 hari sejak di Terima pembeli. Sedangkan pembeli aja komplain ke market place dan barang di kembalikan ke seller 3 hari kemudian. Jelas ini di sengaja agar tidak bisa komplain. Dengan kebijakan / peraturan yg tidak masuk akal. Buat yg lain saran kedepan nya jngan pake expedisi sicepat lah. Itu expedisi taik. Gw juga sebagai seller gw non aktif kan itu expedisi sicepat.

    • 29 Juli 2025 - (11:00 WIB)
      Permalink

      Betul kak.
      Memang sengaja supaya ga bisa klaim.
      Padahal bukti video sudah jelas dan pihak Shopee malah menyangkal seperti membela ekspedisi.

      • 30 Juli 2025 - (08:20 WIB)
        Permalink

        Klaim 2×24 jam sengaja dibuat utk menghindari klaim yg jelas² nggak akan bisa dikejar oleh si penjual. Nah si lelet juga tentunya ssh bekerjasama dg si sofie utk sama² mengamankan diri. Jadi yg rugi dlm hal ini pasti si penjual

  • 29 Juli 2025 - (08:12 WIB)
    Permalink

    Haha itu cm akal2an dr expedisi si cepot aja spy lepas dr tanggung jawab utk penggantian barang…expedisi kere yg ngga ada modal buat ganti barang yg rusak…

    • 29 Juli 2025 - (10:58 WIB)
      Permalink

      Nah itu kak. Masa cuma diberi waktu 2×24 jam dari terima barang. Memang sengaja supaya ga bisa klaim.

  • 29 Juli 2025 - (09:14 WIB)
    Permalink

    Pelajaran buat seller,
    Apapun kalimat yang kau tulis soal deskripsi mengenai ketentuan retur
    Nyatanya yang menentukan bisa tidaknya retur adalah marketplace
    Kewajiban packing layak adalah kewajiban seller jadi jika di etalase toko online menyedikan bublle atau packing tambahan dan dibeli oleh calon pembeli, maka beruntung karena barangyl yg seharusnya menjadi kewajiban pavkingmu namun dibayar pembeli

    • 29 Juli 2025 - (10:55 WIB)
      Permalink

      Nah itu, packing sudah layak, sudah memenuhi kritetia masih disangkal sama Shopee.
      Padahal videonya sudah jelas ada bubble, kardus, lakban.

  • 29 Juli 2025 - (09:25 WIB)
    Permalink

    Jangan pernah kirim barang yang mudah pecah pakai ekspedisi dalam negeri.
    saya sering lihat bagaimana penanganan paket di stasiun. dilempar. biar cepat. karena terbatas waktu. nggak peduli ada label “handle with care” atau nggak. asuransi atau nggak. bagi mereka, semua paket itu sama. kuat seperti batu bata.
    apakah petugas saat itu tau ada yang pecah? ya mereka tau. tapi “biarin. salah sendiri kenapa packing nggak kuat”.
    Saran saya, kalau mau pakai jasa kirim dalam negeri, pastikan barang bisa aman jika dijatuhkan dari ketinggian 3 meter.

    • 29 Juli 2025 - (10:56 WIB)
      Permalink

      Nah itu. Packing harus dilapis besi baja, bubble wrap setebal 30 centimeter, kalau bisa paketnya bisa terbang sendiri nyampe ke pembeli.

  • 29 Juli 2025 - (22:59 WIB)
    Permalink

    Kalau belanja di Shopee ataupun Tokopedia, saya memgindari menggunakan Sicepat.
    Karena sudah 2 kali barang belanja saya pecah walaupun pakai label “Fragile”.

    Beli Nescafe Gold sudah dibuble warp tetap saja gelas nescafenya pecah. Ditambah karyawan nestle yg packing asal2 masuk kotak saja. Tokopedia sama aja, tidak membantu walaupun jelas2 itu salah Sicepat dan Nestle.

  • 3 Agustus 2025 - (15:18 WIB)
    Permalink

    Barang pecahbelah harusnya pakai outerbox/packing kayu.
    Expedisi hanya akan menanggung 10x dari biaya pengiriman jika pengiriman diasuransikan.
    Kalau seller jualan barang pecahbelah dan tidak memperketat packing cuman pakai kardus ataupun dengan bahan yg elastis utk packing sama halnya cari masalah.
    Jadi be smart seller

 Apa Komentar Anda?

Ada 22 komentar sampai saat ini..

Paket Saya Pecah, SiCepat Lepas Tangan

oleh Chandra Johanes dibaca dalam: 1 menit
22