Keluhan Surat Pembaca Penarikan Saldo Refund Tokopedia Senilai Rp22.753.614 Tak Kunjung Masuk Rekening 4 September 2025 Purwanto 32 Komentar Alasan pembatalan, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, Marketplace, Pembatalan otomatis, Pembatalan pesanan, Penarikan Dana, Penarikan dana tertahan, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Tokopedia, Refund, Saldo Tertahan, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Tokopedia, Tokopedia Care, Transaksi Pending, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya telah menjadi pengguna setia Tokopedia sejak tahun 2010, sebelumnya saya aktif di forum Kaskus. Kaskus masih menggunakan sistem rekber Yohan Piggybank, sementara Tokopedia muncul untuk memfasilitasi jual beli online di Indonesia. Terkadang saya berperan sebagai penjual, tetapi lebih sering sebagai pembeli. Pada hari Sabtu tanggal 30 Agustus 2025, saya melakukan pembelian barang besar senilai Rp22.753.614. Awalnya, transaksi berjalan dengan lancar. Namun, tiba-tiba seller membatalkan transaksi dengan alasan volume tidak sesuai menurut JNE Kargo. Saya menerima keputusan tersebut dan transaksi dibatalkan. Dana saya pun kembali ke Saldo Tokopedia. Karena seller telah menginformasikan bahwa volume tidak sesuai, saya merasa tidak bisa melanjutkan transaksi untuk membeli barang tersebut. Oleh karena itu, saya menarik saldo refund ke rekening yang biasa saya gunakan untuk jual beli. Saya berinisiatif untuk menghubungi Tokopedia Care guna membatalkan penarikan saldo yang telah saya lakukan, tetapi hanya dijawab oleh bot. Ternyata, penarikan saya mengalami Hold and Review. Saya memahami hal ini, karena permintaan pembatalan penarikan saldo tidak bisa dilakukan kecuali dengan mengirimkan foto KTP dan screenshot rekening bank. Tokopedia Care kemudian membuka tiket pengaduan dengan nomor ID: 2025083007151200430, namun tidak ada komunikasi lebih lanjut dari agen Tokopedia Care. Hingga pukul 19.22 WIB, saya menerima pesan yang meminta saya untuk mengirimkan dokumen tersebut. Setelah saya kirimkan, status yang awalnya sedang di-review berubah menjadi sedang diproses. Namun hingga saat ini, saya belum menerima tanggapan dari Tokopedia. Akhirnya, saya membuka 5 tiket tambahan untuk mendapatkan jawaban dari Tokopedia dengan meminta agar menunggu sesuai waktu pencairan yang ditentukan. Namun, setelah itu, tidak ada tanggapan lagi, meskipun saya sudah meminta untuk menutup 5 tiket tersebut agar bisa fokus pada satu tiket saja. Sambil menunggu uang masuk, saya melakukan transaksi lagi dengan melunasi tagihan di Tokopedia dan membeli barang yang sama dari penjual sebelumnya menggunakan uang saya yang lain. Namun, transaksi tersebut kembali dibatalkan. Hal ini terjadi karena penjual tidak berhasil mengubah berat dimensi barang. Saya kemudian membeli barang yang sama dari penjual lain menggunakan saldo Tokopedia akibat pembatalan tersebut. Pembelian berjalan lancar, tetapi ketika saya ingin menarik uang dengan harapan uang sebelumnya bisa masuk ke rekening, saya mengalami masalah sebagai berikut: Saya menduga mungkin karena penarikan saldo sebelumnya belum selesai, sehingga saya tidak bisa melakukan penarikan. Saya kembali menghubungi Tokopedia Care, tetapi tetap tidak ada tanggapan yang memuaskan. Menghubungi melalui IG dan Twitter hanya mendapatkan komentar spam dari penipu. Saya mohon agar Tokopedia dapat memberikan tanggapan dan meneruskan uang saya ke rekening yang saya tuju agar saya bisa melanjutkan transaksi yang belum selesai. Saya berharap Tokopedia, yang pernah meraih penghargaan Best Direct Response Campaign, dapat memberikan respons terhadap surat pembaca saya ini. Azahar Purwanto Samarinda, Kalimantan Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Abo Cah4 September 2025 - (12:18 WIB)Permalink langsung lapor OJK, ini sudah banyak sekali keluhan soal “penahanan” dana oleh tokopedia tiktod dana2 yg masuk itu akan ditahan selama mungkin oleh tokopedia, mungkin uangnya diputerin dulu ke paylater dan modal toko, sudah macam perusahaan dengan praktek ponzi ini si tokopedia 4 1 Login untuk Membalas
PurwantoPenulis artikel4 September 2025 - (12:58 WIB)Permalink Saya masih menunggu respon dari Tokopedia, jika tidak ada respon apa boleh buat. Ketika saya cek, Saldo refund tidak bagian dari pembeli melainkan dari penjual. Ada kemungkinan sistemnya membaca saldo refund ini bagian dari hasil jual beli dan memerlukan waktu 6 hari untuk pencairan. Terhitung sudah enam hari dari tgl 30 Agustus kemarin. 3 Login untuk Membalas
Jhon6 September 2025 - (12:01 WIB)Permalink Maaf pak Purwanto.. Kalau boleh saya tahu sudah berapa lama bapak menggunakan Layanan Tokopedia.? Login untuk Membalas
hada6 September 2025 - (16:29 WIB)Permalink Dana yang tertahan cukup besar, puluhan juta? Kalau hanya dijawab bot berkali kali , segera buat pelaporan aja ke Ojk Login untuk Membalas
imam6 September 2025 - (22:42 WIB)Permalink Apakah pak purwanto sdh menghubungi pusat resolusi di tokopedia? Krn itu bukan bot melainkan live agent yg akan membantu kita menyelesaikan refund Login untuk Membalas
Ajat9 September 2025 - (16:04 WIB)Permalink Setahu Saya e-Wallet yg sudah terverifikasi KTP sekalipun hanya bisa menampung maksimal saldo 20jt dgn transaksi perbulan maksimal 40jt. Jadi jika pengembalian dananya lebih dari 20jt ke Gopay (eWallet), akan terkendala. Seharusnya pihak CS Tokped mengarahkan agar Sdra/i memberikan nomor rekening yang sesuai dgn data akun untuk pengembalian dananya. Login untuk Membalas
Lil2 Oktober 2025 - (20:44 WIB)Permalink Sekarang nasib saldo gimana pak? Apakah sudah kembali? Login untuk Membalas
Enggar27 Oktober 2025 - (07:32 WIB)Permalink sudah masuk belom gan saya 3 minggu belom masuk kalo udah masuk solusinya gimana Login untuk Membalas
Budi6 September 2025 - (12:08 WIB)Permalink Memang sekarang tokopedia tambah berantakan,saya sudah meninggalkanya beberapa bulan lalu,karena semakin tidak aman banyak penipunya. 1 Login untuk Membalas
Akun4 September 2025 - (21:03 WIB)Permalink Males berurusan sama toped gak di urusin 2 1 Login untuk Membalas
Buyung4 September 2025 - (22:51 WIB)Permalink Semenjak di pegang alih oleh tiktokshop jadi berantakan tokopedia ancur bot semua 2 1 Login untuk Membalas
Dedy5 September 2025 - (06:43 WIB)Permalink Dari dulu juga Tokopedia sdh bnyk keluhan di MK ente kmn aja? Dari dulu bukannya berbenah, eh sekarang aja para buzzernya sibuk nyalahin tiktok. 2 2 Login untuk Membalas
Buyung5 September 2025 - (09:10 WIB)Permalink Ente yg buzzer, g pemakain tokped dari dlu, dan tiktok, sebelum tokped di ambil alih tokped sangat bagus tidak seperti sekarang, g juga dlu pakai tiktokshop semenjak tahun ini kebijakan tiktokshop gak ada yang masuk akal dan imbas tokped ganti bot bukan cs orang asli jadi ancur tokped nya, g pindah lah beralih ke shopee yang masih di layani oleh cs orang asli agar jika ada kendala bisa di bantu di tangani dengan bijak 2 Login untuk Membalas
Hendra7 September 2025 - (11:27 WIB)Permalink Bener lbh parah dr jaman dl toped, pencairan dana aja lama & musti tgg jeda dl Login untuk Membalas
Cahya5 September 2025 - (19:57 WIB)Permalink cepet2 email laporOJk , email yang banyak , jadi OJk langsung hubungi pihak toped Login untuk Membalas
PurwantoPenulis artikel6 September 2025 - (00:00 WIB)Permalink OJK sesuai dengan kewenangan dan tugasnya, OJK mengawasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana pensiun, modal ventura, lembaga keuangan mikro, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya. OJK tidak mengawasi platform e-commerce. BPKN_RI menerima laporan berkaitan dengan e-commerce. Saya telah melaporkan permasalahan yang sedang saya hadapi ke BPKN_RI. 1 Login untuk Membalas
rudy6 September 2025 - (01:24 WIB)Permalink Tokped emang parah sekarang setelah gabung sama tiktok,repund saldo 9 hari baru bisa tarik ….gila namanya gk masuk akal….bisnis apa gitu,sebentar lg pasti hancur tokped Login untuk Membalas
blue6 September 2025 - (07:05 WIB)Permalink Intinya masyarakat wajib tinggalkan Tokopedia 3 Login untuk Membalas
Reny7 September 2025 - (00:09 WIB)Permalink Setujuu..sdh bnyak makan korban..sprti.saya yg baru saja kena tipu.. Login untuk Membalas
Berita6 September 2025 - (09:08 WIB)Permalink Kedepannya baik gak belanja di Tokoped lagi pak. Itu tokped kayaknya mau dimatiin ama toktok. Jadi kalau mau belanja makan belanja di toktok langsung atau mending ke marketplace lain kayak shopee. Shopee masih bisa menemui CS manusia saat melakukan komplain Login untuk Membalas
Ferry6 September 2025 - (11:36 WIB)Permalink Izin nanya buat @TS Beli barang apa dengan ukurang 1.2mX1mX0.8m Dengan berat sampa 160kg ? Mesin pabrik ? Kl mesin pabrik begitu, jelas JNE CARGO ga mao ambil 😓 160kg, kurir jne nganter ny pake mobil box dan yang turunin ga cukup 1 org 😓 1 Login untuk Membalas
Singgih6 September 2025 - (19:30 WIB)Permalink saya juga member tokped lebih dari 10tahun. dulu aku anggap paling reliable dan profesional. cs paling gercep kalo urusan cari solusi. mungkin bener sejak di akuisisi TT orientasi bisnisnya udah brubah, cs full bot ga ada lagi manusianya. jadi serem karna utk case2 tertentu emang butuh manusia buat menilai secara lebih fair, ga melulu semua di pasrahin ama bot. jadi cukup tau lah, mau gak mau loyalitas ke toped ga akan seperti dulu lagi. Login untuk Membalas
iwan6 September 2025 - (22:28 WIB)Permalink Alhamdulillah sih sy pernah beli mobil via Tokopedia waktu thn 2024, 250jt nilainya & Alhamdulillah aman. Kalo sekarang kyknya mikir2 dah, susah call center nya. Login untuk Membalas
Reny6 September 2025 - (23:58 WIB)Permalink Saya barusan order brg dan sudah transfer..karna disitu tdk ada via cod..tp pesanan dibtalkan otomatis sm penjual..dan uang saya masuk ke top up pulsa yg saya tdk knl..saya komplain topedcare yg jwb bot..tdk ada penyelesaian sm sekali..uang saya hilang begitu saja..trs gmn nih solusinya toped..knp bnyak penipuan kejahatan.. Login untuk Membalas
Tomy7 September 2025 - (09:25 WIB)Permalink Sejak Toped bekerja sm toktok, kaga jelas cs sllu robot brpa kax barang q hilang pengriman, laporan cs sllu bot yg jwb banyak kejadian2 yg tdk mengenakan, merintis dr 2020 bln kmrn dh q akhiri penjulan q di Toped, Login untuk Membalas
Irfan7 September 2025 - (12:51 WIB)Permalink Dari pihak Seller banyak lagi yg saldonya ketahan sampe 2 minggu segala. Belum persen fee tokopedia yang tambah besar. Jeleknya lagi tampilan aplikasi untuk seller yg gak friendly. Sejak gabung ke Tiktok jadi tambah ngaco. Login untuk Membalas
rds7 September 2025 - (20:08 WIB)Permalink Sy udah menghapus toped Dr daftar. Terakhir Sy transaksi di toped dengan nilai kecil untuk menguji sistemnya yg katanya bermasalah. Tapi begitu Sy cekout mau bayar malah transaksi Sy tidak dikenal. Aneh. Sy ini pelanggan toped sejak 2009. Baru kali ini ngaconya bikin ketawa. Akhirnya Sy uninstall ganti toko Oren. Malah disitu sy mendapatken sistem yg bagus asal kita bs teliti. Saran Sy kalo mau transaksi dengan nilai besar, nyari yg deket saja n tanyaken ke penjual ada toko offline nya ngga. itu lebih aman. Login untuk Membalas
Joko19 September 2025 - (07:54 WIB)Permalink WKWKW kasian…. masih saja ada yang beli barang di tokopedia. Padahal karyawannya pada di PHK, cari saja beritanya banyak. Tokopedia itu sudah ditutup sejak dibeli tiktok. Sengaja dibikin bangkrut sama tiktok, Karyawannya sudah gak ada pada di PHK!!! Percuma lapor ke tokopedia care gak bakal di gubris,yang jawab AI semua. Sudah ikhlasin saja uangmu, habis habisin tenaga saja. UNINSTALL saja aplikasi tokopedia. Tokopedia sekarang jadi sarang PENIPU. Mending belanja di toko oren atau yang lainnya masih bisa di percaya!!!! Login untuk Membalas