Keluhan Surat Pembaca Customer yang Cancel Sebelum Pickup tapi Driver jadi Korban! 6 September 20256 September 2025 Mata-Dewa-Fx 3 Komentar account suspension, Akun Pengguna, Alasan pembatalan, aturan internal, Bukti pelanggaran, Driver Grab, Driver online, Grab, Grab Bike, GrabBike, Ojek Online, Pembatalan pesanan, Pemulihan Akun, Pengajuan banding, Penonaktifan akun, SOP, Standard Operating Procedures, Suspend Akun, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi, Transportasi online, tuduhan pelanggaran, Verifikasi, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih saya ucapkan kepada Media Konsumen, yang sudah meng-up keluhan saya sebelumnya terhadap tidak adilnya Grab kepada saya sebagai driver Grab terkait pelaporan CS yang tidak benar. Akun saya sudah bisa aktif kembali setelah saya langsung ke kantor GDC Depok (setelah 2 hari kerja menghadap). Nama: Regi Biantoro Nopol: B 4**6 ECJ Namun saya sangat tidak menyangka juga, untuk bisa aktif lagi saya diharuskan membuat pernyataan mengakui bahwa saya benar melakukan kesalahan tersebut. Kalau tidak membuat surat pernyataan maka akun tidak bisa aktif, dengan isi pernyataan tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama dan apabila mengulangi maka akan diputus kemitraan. Sebulan kemudian, tepatnya tanggal 25 Agustus 2025, saya mendapatkan orderan dengan jarak jemput 2 km lebih dan antar kisaran 2 km juga. Belajar dari pengalaman sebelumnya, ketika ada orderan masuk saya dengan cepat langsung mengirimkan chat konfirmasi ke customer untuk segera menjemput dengan langsung memberi data motor saya, baik jenis motor maupun nopol yang sesuai dengan identitas yang terdaftar. Ketika jalan jemput belum sampai 100 meter, ada chat masuk seperti ini: Driver: Mohon menunggu saya langsung OTW jemput dengan motor sesuai aplikasi, nopol B 4**6 ECJ, NMAX warna hitam. Customer: NMAX yang motor gede ya, Pak? Driver: Betul, mohon ditunggu. Customer Maaf, Pak. Saya maunya motor yang kecil. Driver: (saya belum sempat mengirim balasan karena sedang mengetik). Tiba-tiba orderan sudah di-cancel oleh customer . Dalam hati saya berpikir mungkin belum rezeki, lalu saya lanjut mencari orderan sambil jalan arah pulang. Alhamdulillah tidak dapat orderan lagi sampai rumah dan saya langsung off bid untuk istirahat. Pagi-pagi jam 5 subuh, saya shock ketika melihat notifikasi aplikasi: “Putus Mitra.” Langsung saya coba melakukan banding saat itu via aplikasi dan siangnya saya langsung menelpon Grab Center untuk menanyakan terkait surat banding saya yang katanya akan diproses maksimal 14 hari kerja. Sambil menunggu kabar, saya juga coba up di grup resmi Paman Grab (status tertunda menunggu accept/persetujuan admin). Besoknya, tanggal 27, saya selalu cek aplikasi maupun email namun masih belum mendapatkan informasi. Tanggal 28 saya kembali shock saat saya coba mencari grup “Sahabat Grab Jakarta”, ternyata sudah tidak ada. Artinya saya sudah dikeluarkan dari grup resmi Paman Grab tanpa mendapatkan bantuan informasi apa pun. Saya lalu langsung menelpon kembali Grab Center untuk menanyakan kelanjutan proses banding. Namun jawaban support center hanya menyuruh menunggu. Di situ saya juga menanyakan terkait sisa saldo dari hasil keringat halal serta susah payah saya. Ternyata, meskipun benar putus mitra, saldo saya tidak bisa kembali alias hangus. Saya di Grab terhitung sudah 7 tahun sejak 2018 angkatan Wiladatika Cibubur. Skor bintang aplikasi 5, selama ini saya bekerja dengan profesional dan ribuan orang sudah saya antarkan dengan selamat. Inikah balasan Grab ke driver? Fitnah tanpa bukti. Customer yang cancel sebelum pickup tapi driver jadi korban. Kendaraan sesuai aplikasi tetap dianggap beda kendaraan. Saldo hasil keringat di akun hilang tanpa adanya reimburse. Semua bukti percakapan ada di Grab Chat dan tolong dicek. Regi Biantoro Depok, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob6 September 2025 - (13:01 WIB)Permalink Namanya juga penjajahan modern. Saya sih benar2 curiga kalau driver sudah kebanyakan, makanya dicari2 dan sangat mudah putus mitra. Madesu. 1 41 Login untuk Membalas
Arief6 September 2025 - (15:06 WIB)Permalink Mitra tuh harusnya grab lebih mementingkan / membela kan driver dong drpd customer..itu kan driver pegawaimu..lu dapat cuan dari driver bukan dr customer ..coba kalau 1 jam saja tidak usah lama lama.. seluruh driver grab se-Indonesia mogok kerja..berapa juta rupiah keruginya .. seharusnya kalau ada kejadian gini grab memeriksa dengan teliti bukan langsung suspend saja atas dasar laporan dari Customer.. 1 1 Login untuk Membalas
Mata-Dewa-FxPenulis artikel6 September 2025 - (17:17 WIB)Permalink Ini yg perlu di demo kayaknya.. Login untuk Membalas