Barang Pecah Saat Dikirim via J&T Cargo, Klaim Asuransi Ditolak karena Alasan “Packing Tidak Standar”

Salam untuk Media Konsumen, saya Limda Wijayana dari Semarang. Pada tanggal 22 November 2025, saya menjual kaca belakang truk Dyna melalui marketplace Facebook dan berhasil terjual untuk dikirim ke Lamongan, Jawa Timur.

Pengiriman menggunakan J&T Cargo di outlet Fatmawati, Semarang. Nomor resi pengiriman adalah 201257052308, dengan berat kaca hanya 2,3 Kg, tetapi saya membayar ongkos kirim untuk 11 Kg (karena peraturan minimal pengiriman via J&T Cargo). Saya berharap paket saya akan sampai dengan selamat melalui J&T Cargo.

Pada tanggal 24 November 2025, paket sampai ke pembeli. Namun pembeli komplain karena kondisi paket yang diterima hancur berantakan, bahkan patah (ada video unboxing penerimaan paket). Saya segera mengajukan komplain kepada admin J&T Cargo tempat saya mengirim barang, tetapi langsung dijawab bahwa klaim asuransi tidak bisa diproses karena packing tidak memenuhi standar.

Jika memang packing saya di awal tidak memenuhi standar, mengapa proses pengiriman dan biaya asuransi tetap dilanjutkan? Awalnya, pegawai cargo menyarankan agar saya menggunakan packing kayu, tetapi saya merasa kaca tersebut cukup tebal dan ada keterangan bahwa barang tersebut adalah barang pecah belah (diberi label fragile juga) oleh pegawainya. Saya yakin barang akan aman sampai tujuan dengan packing kardus tebal, karena perlakuan terhadap paket berisi kaca tentu berbeda dengan paket yang berisi baju atau barang yang tidak mudah pecah.

Saya sangat menyesalkan dengan penanganan J&T Cargo terhadap kendala paket, yang sangat lambat dalam memberikan respons dan hampir tidak ada solusi. Masalahnya hanya dilempar kesana kemari tanpa ada penyelesaian. Lalu, untuk apa membayar biaya pengiriman yang mahal dan asuransi jika ketika ada masalah dengan paket, tidak ada tanggung jawab sama sekali? Pegawai outlet pertama memberikan solusi untuk mengganti biaya pengiriman paket, tetapi hingga saat ini tidak ada kelanjutan dari hal tersebut.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Media Konsumen yang telah bersedia memuat keluhan saya. Saya berharap J&T Cargo dapat lebih responsif terhadap keluhan pelanggan. Pelanggan telah mempercayakan pengiriman paket kepada J&T Cargo, jadi jika paket tidak sampai dengan selamat, seharusnya ada tanggung jawab. Entah berapa persen dari harga barang yang bisa diberikan untuk mengobati kekecewaan konsumen.

Limda Wijayana
Semarang, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

17 komentar untuk “Barang Pecah Saat Dikirim via J&T Cargo, Klaim Asuransi Ditolak karena Alasan “Packing Tidak Standar”

  • 1 Desember 2025 - (11:08 WIB)
    Permalink

    “Awalnya, pegawai cargo menyarankan agar saya menggunakan packing kayu, tetapi saya merasa kaca tersebut cukup tebal dan ada keterangan bahwa barang tersebut adalah barang pecah belah (diberi label fragile juga) oleh pegawainya.”

    Itu sudah benar karyawannya mengarahkan untuk packing kayu, sticker fragile kadang juga ditempe ke mainan atau barang2 yng bukan fragile sepengalaman saya belanja di marketplace.

    • 1 Desember 2025 - (20:08 WIB)
      Permalink

      sebelum dikirim saya kasih note ke pegawai JNT nya “aman ya mas, karena isinya kaca”, katanya Insyaallah aman karena sudah dilabel fragille dan ada keterangan isinya kaca, sampai alamat ternyata hancur lebuurrr.. nyesek sih.. jadi pengalaman ternyata asuransi tidak menjamin barang kita kembali misal rusak atau hancur 😃😃

      1
      1
  • 1 Desember 2025 - (17:55 WIB)
    Permalink

    Turut berduka, utk pengiriman kaca atau bahan rentan pecah itu WAJIB PAKING KAYU + ASURANSI, cuma kendala ny ada

    ASU = KLAIM HILANG, proses awal pd saat transaksi ada Invoice/nota asli
    PAKING KAYU = KLAIM KERUSAKAN

    2point itu 1pkt tidak bisa di pilih cuma 1, utk kategori barang yg WAJIB

    Klo mw bagus jgn pake CARGO tp ke REG klo cargo mah barang besar-besar semua

    Wassalam
    Semoga cepet ada solusi
    Biasanya klaim ny di TOLAK atau cuma di ganti 10x ongkir REG

    • 1 Desember 2025 - (20:05 WIB)
      Permalink

      akhirnya diganti cuma ganti ongkir saja kak, padahal harga barang 1 juta, hiks.. ya sudah saya terima karena memang salah saya tidak packing kayu, tp kacanya tebal loh, misal gak dibanting atau diinjak gak mungkin sehancur itu, kayaknya jadi pengalaman gak bakalan pakai JNT cargo lagi kedepannya

  • 2 Desember 2025 - (04:25 WIB)
    Permalink

    Udah bener barang pecah belah wajib di packing kayu.
    Barang cargo itu bawanya pake truk. Potensi ditumpuk keatas kena beban berat. Yah ytta aja kalo orang gudang kerjanya gmn.

    • 2 Desember 2025 - (05:02 WIB)
      Permalink

      iya jd pelajaran dan pengalaman buruk buat saya ke depannya.. pokoknya kapok pakai JNT cargo, bisa jadi misal paket kita gak sampai atau hilang pelayanan komplainnya juga dilempar kesana kemari..

  • 2 Desember 2025 - (05:57 WIB)
    Permalink

    Jangankan kaca kak. Saya kemaren beli top table berbahan sintered stone tebal 2cm, dengan ukuran dimensi 140cm*80cm, aja pecah berhamburan pake J&T Cargo. Padahal sudah packing kayu dan label fragile.

    • 2 Desember 2025 - (15:23 WIB)
      Permalink

      ya begitulah, padahal pakai asuransi loh 🥹, dan hanya diganti kembali ongkos kirimnya saja (1x ongkir) itu saja mgkn pakai uang pribadi admin yang pertama proses pesanan saya, padahal harapan saya investigasinya tu bagaimana barang saya pecah hancur lebur padahal sudah dikasih keterangan isi kaca dan label fragille, entah penanganan komplain kok buruk begitu, bikin kapok

  • 2 Desember 2025 - (08:45 WIB)
    Permalink

    Mau cargo/Reg nama barang besar dibanting saat bongkar muat pengalaman beli dipan pake Reg Spx besi bengkok harus dilas ulang

  • 2 Desember 2025 - (10:00 WIB)
    Permalink

    Klo barang sangat rapuh dan besar sebaik nya memang packing kayu, mo di tulis fragile ato peringatan apa pun se gede gaban di paket gak bakal di baca sama kuli yg bongkar muat mereka lah yg sering bikin rusak bahkan hancur paket, kerja nya kasar maen lempar maen gencet bahkan di injek biar barang muat padet di box truk pengangkut, saya pernah liat tumpukan puluhan paket helm di salah 1 cabang utama j&t hampir seluruh nya kemasan nya bonyok hancur gak berbentuk lgi.

  • 2 Desember 2025 - (10:52 WIB)
    Permalink

    Sudah tahu Cargo itu berisi barang berat SAMPAI PAKET YG BERATNYA RATUSAN KILO (rawan tertintih dan menindih paketmu), kenapa gak PACKING KAYU, harga ongkir setara 11kg kenapa gak PACKING sangat tebal, walau bisa kertas dibanyakin atau bubble Wrap ditebalin.
    Disini kalau Saya menilai sebagai Konsumen juga sering ketemu Penjual gak hati hati, ANDA MMG YANG SALAH…!

    • 2 Desember 2025 - (15:26 WIB)
      Permalink

      kenapa admin pertama mau proses dan bilang Insyaalah aman? bahkan dikasih tambahan biaya asuransi

      • 2 Desember 2025 - (17:24 WIB)
        Permalink

        Sebagai Seller Anda seharusnya Awas, gak bisa patokan kata kata Admin saja, apalagi bahan kaca, kargo bermuatan berat, beresiko.
        Intinya barang seperti itu (kaca), wajib packing kayu atau kalau tidak packing kayu, packing yang sangat tebal, kalau bisa tebal 20cm lebih, itupun kalau Saya tetap akan ragu, saya lebih rekomend packing kayu, toh sisa volume masih ada, cari/buat aja payu sendiri dari kayu bekas.
        INTINYA barang kaca kalau gak packing tebal, BERESIKO..!
        Dilihat dari foto packingan diatas, sangat tipis, jangan mentang mentang ada asuransi lalu bisa packing seadanya?.. Agak lucu…

  • 6 Desember 2025 - (15:09 WIB)
    Permalink

    Asuransi tidak jaminan. Bagi saya kalau expedisi tsb bagus tanpa asuransi ya bagus pelayanan nya.

 Apa Komentar Anda?

Ada 17 komentar sampai saat ini..

Barang Pecah Saat Dikirim via J&T Cargo, Klaim Asuransi Ditolak k…

oleh limda wijayana dibaca dalam: 1 menit
17