Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Shopee Selalu Membela Pembeli walau Seller di Posisi yang Benar 3 Desember 20253 Desember 2025 Wiktiyan 7 Komentar Alasan pengembalian, Bukti pengiriman, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Jualan Online, Kebijakan pengembalian barang, Marketplace, Mediasi Konsumen, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Shopee, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Selamat sore Tim Redaksi Mediakonsumen.com. Izinkan saya menulis kekesalan dengan sistem pengembalian Shopee yang konyol. Singkat cerita, saya sebagai seller menerima pesanan (251124M058ANPP) speaker subwoofer, di link: https://shopee.co.id/product/60394911/7875393088/. Produk saya memiliki 2 variasi pilihan: variasi CS10 stok ready dan CS10X stok kosong. Pembeli memilih CS10 dan kami sudah kirim sesuai pesanan, yaitu CS10. Setelah barang sampai di pembeli, pembeli mengajukan pengembalian dan otomatis disetujui oleh sistem Shopee. Jika barang yang saya kirim rusak saat pengiriman atau kami salah kirim tipe, kami menerima apabila pembeli mengajukan pengembalian, toh kami ikut program asuransi pengiriman. Tapi dalam kasus ini, saya sebagai seller berada di posisi yang benar, namun sistem Shopee masih membela pembeli. Hahaha… konyol sekali. Semua bukti dokumen saya upload di sini: Tolong Tim Redaksi Media Konsumen untuk mengangkat masalah ini, agar Shopee bisa berbenah. Wiktiyan Semarang, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman3 Desember 2025 - (13:00 WIB)Permalink Mungkin pembeli dapat program khusus “Garansi Bebas Pengembalian” dimana suka-suka dia kalau berubah pikiran. Program ini pernah bikin heboh dan ditentang banyak seller. Selama seller online nggak kompak dan nggak punya paguyuban kayak ojol, ya terima nasib di bully terooos. 4 Login untuk Membalas
G Joko4 Desember 2025 - (16:24 WIB)Permalink Share pengalaman saja, sebagai seller pernah alami 3 kasus. pertama kalah, kedua dan ketiga menang. kalau dari shopee memang sistemnya otomatis direturn. barang sampai kembali ke seller kita bisa banding. untuk kasus pertama, saya tidak ada bukti foto / video tes barang dan foto / video packing. hal ini buat pengalaman saja. Pentingnya bukti tes barang dan packing sebelum dikirim. Kasus kedua dan ketiga komplain dengan alasan bebeda saya banding dengan menunjukkan bukti semua menang. Jangan lupa juga video unboxing barang return. Ini juga menguatkan bukti kita. semoga bisa membantu. Login untuk Membalas
KANIME4 Desember 2025 - (19:56 WIB)Permalink Tinggal ajukan banding jika merasa sudah kirim sesuai pesanan Kalo bukti yang dikirim sesuai syarat & ketentuan pasti banding disetujui Login untuk Membalas
Alvian6 Desember 2025 - (14:10 WIB)Permalink Sudah gak heran dengan manajemen shopee, gak usah dengan seller. Driver shopeefood disiksa setengah mati, ongkir murah dan jika konsumen komplain barang atau makanan gak diterima, maka driver yang menggantikan barang dan makanan itu, meskipun sdh diantar dan ada foto buktinya. Jika ada order fiktif sulit sekali diganti oleh shopee. Makanan harus diberi ke panti asuhan atau dibuang tong sampah. Meskipun sudah difoto tetap saja kerugian driver gak diganti. 2 Login untuk Membalas
jo en6 Desember 2025 - (20:35 WIB)Permalink Tidak menampik kasus diatas, saya sebagai buyer shpe sering di buat seller kirim tidk sesuai pesanan, dan itu sungguh mengecewakan dan buang waktu, seperti nya pihak shope harus berikan kompensasi selain pengembalian dana pd buyer, tidak cukup hanya retur saja Login untuk Membalas
Rachmat7 Desember 2025 - (19:38 WIB)Permalink Shopee TIDAK SELALU bela pembeli. Saya pernah order pembayaran CoD. Malam status DIKEMAS resi udah keluar. Paginya status berubah jadi DIBATALKAN seller karena sudah sold-out. Saya order lagi beda seller pembayaran CoD. Ketika status DIKEMAS saya batalkan. Tetap dikirim oleh seller dan saya tolak. Dan sekarang akun saya TIDAK BISA order dengan pembayaran CoD. Login untuk Membalas
rayn10 Desember 2025 - (08:23 WIB)Permalink Memang benar seharusnya kita ada paguyuban atau payung hukum yang mengatur regulasi tentang pembelanjaan online atau marketplace jadi baik penjual maupun pembeli tidak ada yang dirugikan dengan kebijakan yang dibuat oleh marketplace . Khususnya penjual yang banyak dirugikan dengan banyak sekali kebijakan yang saya rasa memberatkan penjual dan malah menguntungkan pihak marketplace sendiri terutama toko orange. Semoga pemerintah mendengar keluh kesah ini .. 1 Login untuk Membalas