Keluhan Surat Pembaca Shopee Tidak Sesuai dengan Klaim yang Menyatakan Akan Melindungi Pembeli dari Paket Bermasalah 27 Desember 2025 Christifano 19 Komentar Alasan penolakan, Bukti pengiriman, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Isi paket kosong, Marketplace, Pengajuan banding, Pengembalian dana, Refund, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Video packing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya berbelanja di Shopee, tepatnya di toko Verba Official Store. Saya membeli gel sebanyak 3 pcs, namun yang datang hanyalah kardus kosong tanpa produk. Saya mengajukan retur dan penjual menyetujui, tetapi penjual tiba-tiba mengajukan banding dan pengajuan saya ditolak oleh tim mediasi Shopee, yang akhirnya mengakibatkan saya dirugikan sebesar Rp386.700. Penjual juga tidak mau merespons dengan baik saat saya meminta pengembalian dana yang sudah dicairkan oleh Shopee. Sebagai pembeli, saya dirugikan, dan sampai sekarang penjual tidak mau menanggapi. Uang saya tidak dikembalikan. Saya sudah meminta tim Shopee untuk mengajukan pengembalian dana, namun tim mediasi menolak bukti-bukti yang saya lampirkan, padahal bukti tersebut sudah sesuai ketentuan, yaitu: Video unboxing penuh Foto barang yang saya terima, yaitu hanya kardus kosong Bukti chat dengan penjual Bukti foto paket saat kurir mengirim ke rumah Penolakan oleh tim mediasi Shopee terjadi sebanyak tiga kali. Saya juga mengajukan banding berkali-kali, hingga tujuh kali, namun tim mediasi Shopee tetap tidak mau menerima atau memberikan solusi, sehingga merugikan saya sebagai customer. Tim mediasi Shopee terkesan lebih memihak penjual yang justru menguntungkan Shopee ketimbang pembeli. Mungkin tim mediasi Shopee tidak membutuhkan customer dalam platform Shopee, sehingga lebih memihak penjual yang salah dan tidak bertanggung jawab. Kerugian saya mencapai Rp386.700, dan hingga saat ini saya belum menerima respons yang baik dari Shopee maupun penjual. Dana akhirnya dilepaskan kepada penjual, dan sekarang penjual tidak mau merespons atau membalas permintaan pertanggungjawaban saya. Pengalaman berbelanja di Shopee ini sangat tidak menyenangkan dan akhirnya saya alami sendiri. Shopee tidak bertanggung jawab dan tidak sesuai dengan klaim yang menyatakan melindungi pembeli dari paket bermasalah. Sekarang saya tidak akan berbelanja lagi di Shopee. Shopee sangat merugikan, tidak ada tanggung jawab, bahkan penjual yang tidak baik pun dilindungi. Reza Kediri, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Shin Chan27 Desember 2025 - (17:33 WIB)Permalink “saya lupa tidak memperlihatkan bagian bawah kardus produk”. Yah ini sudah fatal dan Anda mengakuinya sendiri. 3 2 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (17:47 WIB)Permalink Itu dalam keadaan terburu buru dan bukan berarti unboxing tanpa memperlihatkan kardus produk bawah tidak sah lagian di unboxing juga terlihat jelas sisi” Kardus produk nya bahkan di vidio unboxing sangat jelas 2 3 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (19:36 WIB)Permalink Bapak /ibu shin Chan Pernyataan Anda terlalu menyederhanakan masalah dan tidak melihat konteks secara utuh. Fokus persoalan bukan sekadar lupa atau tidak memperlihatkan satu sisi kardus, melainkan kegagalan sistem perlindungan pembeli Shopee secara keseluruhan. Dalam transaksi ini: Penjual tidak merespons sama sekali setelah dana dicairkan, sehingga tidak ada itikad baik. Barang yang dibeli tidak diterima, terlepas dari detail visual yang Anda soroti. Shopee tetap mencairkan dana ke penjual tanpa memastikan kewajiban penjual terpenuhi. Proses mediasi ditutup sepihak tanpa solusi adil, meskipun bukti telah disampaikan berulang kali. Menyebut hal ini “fatal” hanya dari satu sudut pandang mengabaikan fakta bahwa pembeli telah dirugikan secara nyata. Jika memang Shopee mengklaim melindungi pembeli, maka perlindungan itu tidak boleh gugur hanya karena alasan teknis, sementara kewajiban utama penjual tidak dipenuhi. Masalah utama di sini adalah lepas tanggung jawab platform dan penjual, bukan sekadar soal sudut pengambilan gambar. 2 7 Login untuk Membalas
Nicolas26 Januari 2026 - (21:00 WIB)Permalink Tidak memperlihatkan semua sisi = sama aja kayak ga ada video unboxing. Ga kepake tuh video nya. perlindungan untuk konsumen pun tetap mengikuti prosedur. Ga bisa seenak nya. Kalau tanpa aturan, ya boncos banyak yg ngaku-ngaku terima paket kosong. Sedangkan paket kosong itu yg nakal bisa dari penjual, kurir ekpedisi, dan pembeli itu sendiri. Hmm. 1 Login untuk Membalas
eRyodan27 Desember 2025 - (18:13 WIB)Permalink Kalo menurut situ barang penting pasti unboxing dgn benar kalo alasan lain jelas tdk diterima karna adm harus berdasarkan bukti bkn asumsi 4 2 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (19:16 WIB)Permalink Karena anda tidak tau posisi saya waktu itu mau ke Surabaya dan kalo anda jadi customer minta tangung jawab barang hilang ke penjual nya apa anda juga tidak akan merespon dengan baik 2 4 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (19:17 WIB)Permalink Maksut nya jika anda menjadi penjual apa anda juga tidak akan merespon customer anda jika customer anda meminta tangung jawab karena produk tidak ada oleh kenakalan oknum… 2 3 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (19:33 WIB)Permalink Saya menyatakan keberatan keras dan kekecewaan mendalam atas tindakan penjual di platform Shopee yang secara sengaja mengabaikan tanggung jawabnya setelah dana transaksi dicairkan ke toko penjual. Setelah menerima dana, penjual menghilang, tidak merespons pesan, tidak memberikan kejelasan solusi , dan tidak menyerahkan produk yang telah saya bayar lunas. Ini merupakan bentuk kelalaian serius dan indikasi penipuan terhadap konsumen. Yang lebih memprihatinkan, Shopee sebagai penyedia platform justru lepas tangan dan gagal menjalankan kewajibannya dalam memberikan perlindungan kepada pembeli. Shopee membiarkan penjual bermasalah tetap beroperasi, tanpa memberikan solusi yang adil, sehingga saya sebagai konsumen menanggung kerugian penuh atas kegagalan sistem dan pengawasan Shopee sendiri. Selain itu, tim mediasi Shopee menunjukkan sikap yang tidak profesional dan tidak beretika. Keluhan saya dipotong, tidak didengarkan secara menyeluruh, bahkan pembicaraan ditutup secara sepihak tanpa solusi apa pun. Sikap ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga mencerminkan ketidakpedulian terhadap hak konsumen dan mencederai kepercayaan publik terhadap Shopee sebagai platform e-commerce besar. Saya menilai bahwa dalam kasus ini: Penjual telah melanggar kewajiban dan etika perdagangan Shopee telah gagal total dalam melindungi konsumen Proses mediasi bersifat formalitas, tidak objektif, dan merugikan pembeli 2 4 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel27 Desember 2025 - (19:40 WIB)Permalink Bapak / ibu eRyodan Saya paham pentingnya unboxing sebagai bukti, dan saya tidak menyangkal hal tersebut. Namun perlu diluruskan, bukti dalam sengketa konsumen tidak hanya terbatas pada satu aspek teknis unboxing. Dalam kasus ini, faktanya: Barang yang dibeli tidak diterima oleh pembeli. Penjual tidak merespons sama sekali setelah dana dicairkan, yang menunjukkan tidak adanya itikad baik. Shopee tetap mencairkan dana ke penjual, meskipun kewajiban penjual belum dipenuhi. Proses mediasi ditutup tanpa solusi adil, meskipun bukti pendukung lain telah disampaikan. Menjadikan unboxing sebagai satu-satunya penentu, sementara kerugian nyata pembeli diabaikan, justru menggeser tanggung jawab dari penjual dan platform ke pembeli. Perlindungan konsumen seharusnya berdasarkan keseluruhan fakta dan kronologis, bukan asumsi bahwa pembeli selalu berada di pihak yang salah hanya karena alasan administratif 2 4 Login untuk Membalas
Adian28 Desember 2025 - (06:56 WIB)Permalink Shopee memang merugikan kak sekarang..banyak kasus nya tim mediasi shopee lebih memihak ke penjual yang nakal mungkin yang penting menguntungkan perusahaan dan pembeli yang jujur di kesampingkan.. 3 3 Login untuk Membalas
Alot28 Desember 2025 - (07:02 WIB)Permalink Yupz ini kasus sm kyk q kak…bedanya pny ku ada brangnya tpi barangnya sdh tk layak pakai & tnp merk, kecewa bgt sm pihak penjual & shopee…dan saking kecewanya udh gk mau pakai q aplikasi yg namanya SHOPEE…kapok bgt udh 3x ini ngalami hal yg sama 2 2 Login untuk Membalas
Amanda28 Desember 2025 - (09:09 WIB)Permalink kak kejadiannya hampir sama, sama yg sy alami sekarang.bedanya BRG yg sy terima lebih banyak yg pecah dr pada yg utuh trs sy mengajukan pengembalian sekrng sdh dlm tahap peninjauan shopee.sdh 4 hari tp shopee big akan melakukan investigasi kepada pihak expedisi smpai tgl 30. Sekarang banyak penjual tidak bertanggung jawab dan perlindungan di shopee ke konsumen nya sangat sulit bahkan mungkin tidak ada..🥲 1 1 Login untuk Membalas
Agata28 Desember 2025 - (09:25 WIB)Permalink Katanya marketplace nomor satu dengan perlindungan pembeli. nyatanya pembeli yang dirugikan malah dipersulit. Penjual bermasalah dibiarkan. pembeli disuruh ikhlas. Kalau sudah begini. Shopee lebih mirip perantara lepas tangan daripada platform yang peduli konsumen.. 1 2 Login untuk Membalas
Dovin28 Desember 2025 - (09:29 WIB)Permalink Dalam kasus ini. Shopee gagal total menjalankan perannya. Uang pembeli aman di sistem, tapi malah dicairkan ke penjual bermasalah tanpa memastikan barang diterima. Setelah itu? CS berputar-putar. keputusan final sepihak, dan pembeli dikorbankan. Di mana letak perlindungan pembelinya?? 1 1 Login untuk Membalas
neny28 Desember 2025 - (09:35 WIB)Permalink Perlindungan pembeli Shopee cuma berlaku di iklan… Begitu ada masalah nyata. pembeli dibiarkan rugi. penjual dilindungi, dan Shopee lepas tanggung jawab.🙂 1 1 Login untuk Membalas
Muhammad28 Desember 2025 - (09:48 WIB)Permalink Klaim “Shopee Melindungi Pembeli” hanya slogan. Ketika paket bermasalah dan pembeli dirugikan, Shopee memilih tutup mata dan membiarkan penjual bermasalah lolos tanpa sanksi. Pengalaman ini membuktikan bahwa sistem perlindungan Shopee tidak berpihak pada konsumen.. . Apalagi tim mediasi kadang pelayanan nya kurang baik ke pembeli tidak bisa menjadi penengah yang baik dalam kasus. Tidak ada solusi sama sekali… Apalagi kalau penjual sampai tidak ada tangung jawab itu parah sih.. Jelas” Beli nya pakai uang pribadi barang tidak ada masih tetap di ambil sama penjual nya dan tidak ada pengiriman ulang barang yang hilang tadi..dan pembeli yang jujur sangat tidak di hargai.. 1 1 Login untuk Membalas
Jose29 Desember 2025 - (20:54 WIB)Permalink Kalau dilihat kakak lupa untuk menyalahkan salah satu pihak yang seharusnya ikut bertanggung jawab, yaitu jasa kirimnya. Sebenarnya mungkin bukan kesalahan penjual karena kakak menulis bila bawah kardus segelnya tidak rapi sekali. Ini indikasi paket kakak sudah dibuka dan modus pencurian produk oleh oknum jasa pengirimannya kak. Jadi kita jangan terlalu percaya bila kurir dan orang-orang di jasa pengiriman semuanya pasti jujur karena yang pegang paket kakak waktu dikirim tidak hanya satu orang saja. Apalagi pengiriman beda kota pasti melewati banyak gudang / pusat sortir dan pasti dipegang oleh banyak orang yang berbeda juga. Dan bila penjual banding dan memiliki bukti yang kuat, tentu banding penjual akan menang dan disetujui oleh marketplace. Lalu marketplace akan meminta bukti yang lebih kuat lagi ke pembeli. Dari tanggapan admin CSnya mengatakan bila bukti dari kakak tidak sesuai dengan ketentuan, disini saya tidak bisa menilai karena saya tidak bisa melihat bukti video dari kakak itu seperti apa. Lalu perlu dipahami bahwa tidak semua pembeli itu jujur juga kak, ada oknum pembeli yang menipu seller itu juga banyak. Jadi tidak bisa menyalahkan marketplace sepenuhnya bila marketplace meminta bukti lebih ke pembeli. Karena marketplace juga memiliki kewajiban untuk melindungi penjual dari pembeli nakal dan oknum kurir nakal, tidak hanya melindungi pembeli dari penjual nakal dan oknum kurir nakal saja. Bila kakak mampu memberikan bukti lebih dan menang banding, marketplace baru akan minta bukti ke jasa kirim, mulai dari kurir yang pick up paket kakak dari seller, ke driver yang bawa paket kakak ke pusat sortir, sampai ke kurir yang anter paket kakak ke alamat kakak. Jadi sebenarnya yang paling dibela sama marketplace itu jasa kirim, lalu pembeli, dan yang terakhir baru penjual. Dan bobroknya lagi, barang barang yang hilang atau dicuri di pengiriman itu banyak lho yang ditimbun salah satu gudang di Jawa kak. Ada satu gudang yang sesekali open house dan lelang barang dengan harga yang sangat murah yang ngakunya sih barang “Gagal Kirim” ke pembeli tapi anehnya barang gagal kirim tersebut kok tidak dikembalikan ke penjual (alias hilang dicuri). Sementara banyak seller yang cerita kalau barang hilang dan menang banding, itupun juga tidak diganti 100% oleh marketplace, misal harga 180 ribu cuman diganti 35 ribu saja sama marketplace. Jadi kalau kasus paket kosong ini, yang dirugikan tidak cuman konsumen, tapi seller dan kurir yang jujur juga kena imbasnya. Sementara marketplacenya mau oranye, hijau, hitam, apa biru mah gak peduli yang penting cuan haha hihi doang. Apalagi marketplace oranye punya jasa kirim sendiri lagi. Inilah bobroknya dunia peronline-an 🙁 2 Login untuk Membalas
ChristifanoPenulis artikel29 Desember 2025 - (22:20 WIB)Permalink Benar kak. Saya juga sudah cape dalam mengajukan banding seperti nya shopee juga melindungi jasa kirim nya juga karena memang itu milik shopee.. Dan sekarang saya rugi… Do’ain aja kak semoga rezeki ku makin banyak 🙏🥲 Login untuk Membalas
Abo Cah31 Desember 2025 - (11:24 WIB)Permalink Penjual juga tidak mau merespons dengan baik saat saya meminta pengembalian dana yang sudah dicairkan oleh Shopee. Sebagai pembeli, saya dirugikan, dan sampai sekarang penjual tidak mau menanggapi. Uang saya tidak dikembalikan. pernyataan ente ini menunjukkan kalo ente memvonis penjual mengirimkan dus kosong ente punya bukti penjual hanya mengirim dus kosong? …… seperti nya shopee juga melindungi jasa kirim nya juga karena memang itu milik shopee…. ente sudah tahu ada pihak lain yg seharusnya diperiksa juga, tetapi karena komlain dan bandingnya gagal, lalu ente seenaknya meminta pengembalian dana dr penjual? dengan dalih seharusnya melindungi konsumen dari paket bermasalah, lalu ente seenaknya vonis penjual yg PASTI SALAH? what a JOKE! Login untuk Membalas