Tanggapan Tanggapan perihal “Sudah 4 Kali Ganti Kartu karena Kebocoran Data, Saya Kena Tipu Rp4,9 Juta Lewat SMS Tukar Poin Mengatasnamakan UOB” 30 Juli 202630 Juli 2026 Redaksi 2 Komentar Bank UOB Indonesia, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, CVC kartu kredit, CVV kartu kredit, Data nasabah, Fraud, Fraud Kartu Kredit, Investigasi transaksi, Kartu Kredit Bank UOB, Kartu Kredit UOB, Keamanan kartu kredit, keamanan siber, kebocoran data, Modus Penipuan, Nomor telepon pengguna, OJK, One Time Password, OTP, pembobolan kartu kredit, Pencucian Uang, Pengembalian dana, Penipuan, Phishing, Rayan Plus, sanggahan transaksi, Sanggahan Transaksi Kartu Kredit, SMS penipuan, Transaksi Tidak Dikenali, UOB Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google No. 26/SK/CBRC/4500 Jakarta, 28 Juli 2026 Kepada Yth., Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Perihal: Penjelasan atas Sanggahan Transaksi terkait SMS Penukaran Poin Dengan hormat, Terima kasih atas perhatian mediakonsumen.com kepada PT Bank UOB Indonesia melalui surat pembaca yang disampaikan oleh Ibu Minarti dengan judul “Sudah 4 Kali Ganti Kartu karena Kebocoran Data, Saya Kena Tipu Rp4,9 Juta Lewat SMS Tukar Poin Mengatasnamakan UOB” tertanggal 22 Juli 2026. Menanggapi surat pembaca tersebut, dengan ini kami informasikan bahwa kami telah menyampaikan penjelasan kepada Ibu Minarti terkait dengan keluhan yang beliau alami. Kami sangat menghargai setiap keluhan yang disampaikan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi peningkatan kualitas layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Bank UOB Indonesia Jessy Catharina Sigar Consumer Business Risk & Control Head Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.
Sun31 Juli 2026 - (08:27 WIB)Permalink Penjelasannya bagaimana, coba diberikan juga kepada masyarakat umum, calon nasabah, nasabah lainnya, dan pembaca mediakonsumen di sini. Paling tidak kita jadi mengerti apakah kebocoran dari UOB atau principal Visa/Mastercard/jaringan lain atau bagaimana? Karena kejadian berulang setiap tahun, ada saja dari bank mana pun. Prinsip tata kelola bank UOB apakah tidak dijalankan dengan baik? Lalu apa saja basa-basi langkah pengamanan, kan biasanya sudah ada tuh template dari bank? Login untuk Membalas
Serviandhika Permana2 Agustus 2026 - (10:48 WIB)Permalink Mangkanya bray pake bca! Otp otp kagak lewat sms lagi tapi langsung ke mybca. Kagak bisa kena sms masking kayak di uob. Login untuk Membalas