Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Beli HP Second di Shopee, Paket Datang Isinya Kosong, Klaim Ditolak meski Ada Bukti Video Unboxing 25 Agustus 2026 Tri Darmayanti 3 Komentar Alasan penolakan, barang bekas, Belanja barang elektronik, Belanja Online, Bukti Terima, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, HP Second, Isi paket kosong, Kebijakan pengembalian barang, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Shopee, Shopee Express, Shopee SPX, SOP, SPX, SPX Express, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Perkenalkan, nama saya Yanti. Pada tanggal 7 Agustus 2026, saya membeli HP Oppo A3s second di toko All In dengan nomor pesanan 260807PUPUF4C4 dan nomor resi SPXID069757420648 (SPX). Paket sampai ke alamat saya pada tanggal 13 Agustus 2026. Sejak awal datang, saya sudah curiga karena paket sangat enteng. Saya pun bersiap dengan melakukan video unboxing untuk jaga-jaga kalau dugaan saya benar. Saat saya buka, benar saja, isi paket kosong, hanya bubble wrap bekas. Untungnya, saya sempat membuat video unboxing karena sejak awal paket terasa ringan. Video unboxing bisa dilihat di link berikut: Pada hari itu juga, saya langsung komplain ke Shopee dan diminta melengkapi bukti-bukti. Saya sudah melengkapi semuanya sesuai yang diminta tim Shopee. Tanggal 14 Agustus 2026, saya diminta melampirkan bukti tambahan lagi dan langsung saya penuhi. Tidak berselang lama, tim Shopee membalas di diskusi pengembalian bahwa pengajuan saya ditolak karena bukti tidak valid. Padahal, semua yang saya kirim adalah bukti yang saya terima, mulai dari resi yang masih menempel sempurna sampai bentuk dus yang sama. Niat beli hp buat ibu, malah gak ada isinya. Melalui surat terbuka ini, saya harap Shopee lebih bijak lagi menangani komplain saya dan mengembalikan uang saya. Terima kasih. Tri Darmayanti Kab. Bangka Tengah, Bangka Belitung Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Yadi Cell25 Agustus 2026 - (19:30 WIB)Permalink Sangat disayangkan eksekusi video unboxing-nya kurang optimal, di mana sudut kamera tidak menampilkan keutuhan kotak secara menyeluruh sejak awal paket dibuka. Ketika sebuah klaim bernilai besar diajukan, celah kecil pada kualitas video otomatis akan mempersulit posisi pembeli dalam sistem resolusi. Mengingat ada indikasi kecurigaan awal dari berat paket yang enteng, pembuatan video yang jernih dan detail dari segala sisi adalah tameng utama kita sebagai konsumen. Semoga kasus ini bisa menjadi evaluasi bersama, baik bagi konsumen dalam memperkuat bukti, maupun bagi platform dalam meninjau ulang sistem logistik mereka. 2 Login untuk Membalas
madman26 Agustus 2026 - (02:48 WIB)Permalink Jarak pengambilan video unboxing terlalu dekat. Bagian bawah boks tidak disorot dan di bagian akhir video tampak kelopak bawah dus sudah tidak rapat (sedangkan di foto masih rapat dan rapi). Supaya tidak repot melakukan unboxing, minta bantuan orang lain untuk pegang ponsel atau gunakan alat bantu (tripod, ganjal ponsel di atas meja, dsb). 1 Login untuk Membalas
Eko26 Agustus 2026 - (07:14 WIB)Permalink Kalau komen ki mbok yo dipikir ndisekk.. . kalo misalnya minim etika gausah komentar malah keliatan bego nya.. Jadi kalo misalnya komen make otak dikit.. keliatan banget suka komen negatif di keluhan orang lain kek gak diajari sopan santun sama orang tuanya. 1 4 Login untuk Membalas