Menyerah Menghadapi Pembeli Nakal di Tokopedia, Karena Selalu Dilindungi Tim Resolusi

Saya berjualan produk lampu LED mobil di Tokopedia. Beberapa produk yang saya jual adalah produk yang UMUM (banyak orang menjual barang yang sama persis). Seperti pada umumnya lampu, produk yang kami jual juga ada umur pakai.

Dari awal berjualan kami selalu menjalankan kewajiban sebagai penjual. Semua barang dites sebelum dikirim, untuk memastikan tidak ada barang cacat. Proses pengetesan hingga packing barang pun direkam CCTV dan ada dokumentasi berupa foto juga. Selain itu, di paket yang kami kirim sudah kami cantumkan peringatan supaya pada saat pembukaan paket dan pengecekan barang, pembeli membuat video. Karena komplain tidak akan diterima tanpa video unboxing.

Pada tanggal 29 Agustus 2021 saya menerima komplain atas pesanan dengan nomor: INV/20210827/MPL/1535649358. Pembeli mengatakan bahwa lampu sekarang kondisinya ada yang tidak menyala. Dari awal komplain kami sudah langsung mengirimkan video CCTV pengecekan barang sampai packing tanpa jeda, foto barang sebelum dibungkus dan foto tampak luar paket. Kemudian kami meminta bukti video unboxing dari pembeli.

Pihak pembeli tidak memberikan video unboxing yang diminta. Pembeli hanya mengirim video yang menunjukkan lampu sudah dalam kondisi mati. Kemudian Andrea dari tim resolusi Tokopedia langsung memutuskan menyetujui permintaan pengembalian barang. Konyolnya lagi, dalam keputusan tersebut Kak Andrea dari Tim Resolusi Tokopedia, menuliskan : โ€œKe depannya kami harap Penjual bisa cek kondisi barang sebelum dikirimkan kepada Pembeli agar kendala serupa tidak terulang lagi.โ€.

Ya ampun, itu saya sudah tes dan ada bukti video CCTV-nya yang sudah saya kirimkan juga! Ini sangat jelas membuktikan bahwa Tim Resolusi Tokopedia tidak pernah melihat bukti dari penjual, hanya menekan kami para penjual menanggung rugi.

Video kami jelas dari tes sampai paking tidak ada jeda atau terputus. Sementara video dari pembeli bukan dari awal buka paket. Hanya video tes lampu yang diberi dialog: “Ini barangnya ya. Ini belum dipake baru mau dipasang“.

Permintaan video unboxing tidak diacuhkan oleh pembeli dan Tim Resolusi Tokopedia. Barang yang kami jual tidak ada nomor identitas unik seperti handphone yang punya nomor IMEI. Tanpa video unboxing bagaimana tim Tokopedia bisa memutuskan bahwa barang yang rusak itu benar barang yang kami kirim tanggal 27 Agustus 2021? Bukan barang yang dibeli di toko lain ataupun barang yang dibeli sebelum tanggal 27?ย Tanpa video unboxing, bagaimana membuktikan bahwa barang rusak bukan karena kesalahan pemasangan dari pembeli? Ada banyak hal yang bisa menyebabkan lampu korslet dan mati.

Tidak adil apabila kami harus menanggung kerugian, karena pembeli yang melakukan kesalahan pemasangan yang mengakibatkan lampu menjadi rusak. Video unboxing itu penting bagi kami, makanya kami menuliskan di paketnya: WAJIB VIDEO UNBOXING, agar bisa dibuktikan apakah barang DoA (damage on arrival) atau kesalahan instalasi pembeli yang kurang paham, atau sebab lain.

Apakah maksudnya tim resolusi Tokopedia tidak memerlukan bukti dalam mengambil keputusan? Apakah prinsipnya penjual yang selalu salah? Jadi perlindungan kami sebagai penjual apa?

  1. Apabila memang video CCTV penjual tidak dianggap sebagai bukti, tolong ditulis dengan jelas dalam aturan Tokopedia. Supaya kami sebagai penjual semua tahu dan tidak perlu repot-repot merekam proses tes dan packing barang.
  2. Apabila tulisan di paket wajib Video Unboxing juga tidak diacuhkan kami pun tidak perlu repot-repot menuliskan di setiap paket kami.

Terus sekarang apa yang harus kami lakukan lagi, untuk memproteksi kami dari buyer nakal?

Febriyanti
Indramayu, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Jualan online di Tokopedia:
[Total:295    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

51 komentar untuk “Menyerah Menghadapi Pembeli Nakal di Tokopedia, Karena Selalu Dilindungi Tim Resolusi

  • 1 September 2021 - (10:24 WIB)
    Permalink

    Ngeri sekali tokopedia. apa gunanya ada tim resolusi? apa tidak membaca dari awal dan asal balas saja.

    26
    4
    • 1 September 2021 - (10:58 WIB)
      Permalink

      Makanya gan kalau jualan itu pas upload produk centang itu tanda WAJIB ASURANSI, jd misal jualan rusak mati dll di jalan/akibat ekspedisi bakal diganti ma asuransi, tinggal ajukan claim ke asuransi saat ada komplen di pusat resolusi

      11
      19
      • 1 September 2021 - (12:22 WIB)
        Permalink

        semua barang kami wajib asuransi kok gan. yg jadi masalah bukan asuransi nya, tapi respon dari tokopedia yg lgsg memutuskan pembeli benar tanpa bukti yg jelas. sedangkan bukti kami jelas,
        kami sudah mengetes barang, paking barang seaman mungkin dan modal cctv juga, dan menuliskan peringatan wajib unboxing dipaketnya.
        kami sudah membuktikan kami kirim barang kondisi baik, sedangkan pembeli tidak bisa membuktikan bahwa brg sudah rusak dari awal buka paket.

        34
        4
        • 1 September 2021 - (19:23 WIB)
          Permalink

          saya pernah jg gan pembeli komplain waktu itu beli tanaman.
          pngiriman ke jawatimur. smua packing kayu & sticker fragile.
          dia komplain minta kembalikan uang karna tanaman hancur lebur dr fotonya. jelas ini ulah ekspedisi yg tidak aware dg paket nya.
          lalu saya jelaskan ke pusat resolusi bahwa paket dkirim dengan aman packing sesuai sop, saya kirim foto packing tanpa video. lalu saya tulis perjelas “anda kan sudah pakai asuransi, silahkan claim ke tokopedia pihak tokopedia akan mengganti uang anda, ini bukan salah saya sebagai seller. tokopedia hrs ganti uang costumer saya”
          lalu saya berhasil menang gan. tokped ganti uang nya ke costumer.
          yg pntg kita lgsg lawan gan. galakin aja udh. gass .

          16
          1
        • 1 September 2021 - (22:56 WIB)
          Permalink

          Saya tidak belanja di Tokopedia tapi sebagai pembeli, saya ingin bertanya soalnya dari tadi Anda selalu ada bukti CCTV, apakah detail model, nomor, seri dan angka yg tertera di barang tersebut persis sama dengan yg dikirim ? Anda juga jika mempertahankan argumen seperti di atas apakah bisa dibuktikan, saya hanya penasaran soalnya saya juga pernah ketemu penjual nakal yg tidak mau tanggung jawab. Tks ๐Ÿ™

          11
          12
    • 1 September 2021 - (19:28 WIB)
      Permalink

      @tokopedia mana tanggapan mu? Hallo.. sudah banyak seller dan buyer yg rugi karna kelakuan admin pusat resolusi, sdm nya suruh sekolah lagi aja.

      18
      1
  • 1 September 2021 - (10:39 WIB)
    Permalink

    Apakah saya boleh tahu pihak pelaku usaha nya dengan jelas? Saya ingin mencoba mengangkat kasus ini sebagai skripsi saya. Dengan meneliti perlindungan hukum bagi pelaku usaha. Apabila anda setuju, dapat email saya jlouise454@gmail.com Saya juga akan memberikan ininsial kepada para pihak dalam kasus ini di skripsi saya (agar mencegah pencemaran nama baik seseorang)

    9
    24
  • 1 September 2021 - (10:45 WIB)
    Permalink

    Saya ancam aja pembelinya, jangan belanja di toko saya lagi setelah merugi.
    (Kalau jadi saya)

    3
    8
    • 1 September 2021 - (19:30 WIB)
      Permalink

      kalau dishopee jika seller/cstmer tidak memberikan syarat yg diminta otomatis kalah.
      dulu customer sya komplain (pembeli nakal). lalu saya n pihak shopee minta di videokan bagian barang yg cacat/rusak . saya sdh tantangin si pembeli klo emg rusak tunjukin videonya trs dikirim balik barang nya.. sampe batas waktu dia ga ngrim jg. emg kurang ajar tu org. mau bikin reputasi toko jd jelek. akhirnya lgsg sya blok.

      7
      1
      • 1 September 2021 - (20:39 WIB)
        Permalink

        Betul ka. Klu di sopi dan bukalapak lebih fair, lebih ada SOP / guidance nya.
        1.Seller punya cctv, buyer tidak punya video unboxing = seller win
        2.Seller tidak punya cctv, buyer punya video unboxing= buyer win
        3. Seller punya CCTV ,buyer punya video unboxing= lanjut adu fakta
        4.Seller ga punya cctv, buyer juga ga punya video unboxing= lanjut adu bacot ๐Ÿ˜‚

        Makanya sopi pengguna paling banyak, tapi tim resolusi nya gak banyak dapet surat cinta di media konsumen.

        13
        1
      • 2 September 2021 - (00:42 WIB)
        Permalink

        Elo sok kritis tp tidak bijak… Knp bukti video penjual pd saat test & packing barang lo pertanyakan, sementara pembeli yg sama sekali tidak bisa ksh bukti pd saat unboxing tidak lo permasalahkan?. Bijak ga lo…?
        Aturan umum berlaku bahwa pelapor (spt: korban penipuan, korban fitnah, termasuk org yg mengajukan komplein) wajib memberikan bukti otentik sejelasl mungkin. Demikian pembeli yg ngajuin komplein buktinya jg hrs otentik dan jelas, dlm kasus ini pembeli buktinya ga jelas tp memang tokopedia sll bela pembeli. Ini si efge tdk punya empati makanya asal ngeplak doang…

        4
        1
        • 2 September 2021 - (06:55 WIB)
          Permalink

          tlg dibaca baik2 mas. pembeli tidak bisa tunjukan bukti brg yg dikomplain. tapi hanya ajukan komplain tanpa bukti.
          anda blg tdk ada empati? jls2 shopee minta bukti ke pembeli tpi tidak digubris. haduhh

        • 3 September 2021 - (06:49 WIB)
          Permalink

          Anda ngaco. Di Tokopedia tidak ada ketentuan harus bikin video unboxing. Kalau anda tidak setuju ya jangan mau jualan di Tokopedia. Anda pikir buyer ga ada kerjaan apa diminta unboxing cuma demi garansi. Apalagi barang yang agan jual itu bukan barang yang mudah dites sama buyer. Anda pikir mudah apa pasang barang begituan. Ya kalau ada yang bisa diminta bantuan buat merekam, nah kalau ga ada? Barang anda termasuk mudah rusak. Jangan cuma memastikan nyala di tempat ada saja. Karena masih ada kurir yang tidak mungkin handle barang anda dengan sangat hati-hati. Jadi pastikan packing juga benar2 aman. Jangan cuma bisa nyalahin orang lain. Lagian banyak cara untuk memastikan barang anda tidak diakalin orang tanpa harus pake yang namanya IMEI. Anda bisa pake stiker garansi, cara ini banyak dipake produk. Bahkan bisa juga pake tulis tangan dengan spidol.

  • 1 September 2021 - (11:06 WIB)
    Permalink

    Sama gan, tokopedia g jelas…
    Padahal diawal kami sebagai penjual sudah kasih warning, ketentuan toko, bahwa paket HARUS VIDEO UNBOXING. Eeh malah tokopedia yg minta kami kasih liat cctv, bagaimana dg penjual yg masih merangkak dan blm punya cctv?? Kalau ada ratusan penjual masa video satu2. Alangkah baiknya donk kalu minta video unboxing ke pembeli. Karena apasih susahnya video unboxing, 1konsumen 1video unboxing.

    Tolong jg tokped pinter dikit adminnya, selalu memberatkan penjual. Sayasebagai penjual jg kesel ma keputusan Tokped!!!!

    10
    1
    • 2 September 2021 - (00:44 WIB)
      Permalink

      Viralkan aja ke semua seller tokopedia biar penjual angkat kaki dr sana… Hijrah ke shopee, lazada, bukalapak….

      2
      1
  • 1 September 2021 - (11:44 WIB)
    Permalink

    Wkwk ga adil bangetttt. kalau pembeli cuma modal video barang rusak sih keterlaluan, Rusak bisa karena ekspedisi, bisa karena pembeli, paling fair ya unboxing , apalagi disisi penjual sudah menuliskan wajib unboxing di paket nya, dan punya rekaman cctv juga.

    semisal nih, Mainan anak gw tuh dari beli paling cuma 1- 2 hari uda rusak karena di banting atau dipretelin, atau apalah, enak dong bisa komplain ke pusat resolusi ngaku2 terima nya emang gitu.. Wkwkk..

    11
  • 1 September 2021 - (12:15 WIB)
    Permalink

    Tolong tokopedia untuk mereview hal ini, agar banding terasa adil kedua belah pihak, pada nantinya banyak platform lain seperti bukalapak, shoopee, lazada, utnuk berjualan menjadi pilihan karena keluhan2 pedagangnya,

    Tanpa seller, toped bukan apa2. Bgitu puka sebaliknya.

    Smoga hal ini bisa menjadi sinergi yang terus mengalami perbaikan.

    Kalau gk baik2 ya siap2 runtuh

  • 1 September 2021 - (12:41 WIB)
    Permalink

    Buat kebijakan toko kak saran saya seperti pasal pasal dari kebijakan tokopedia.
    Misal kebijakan pengembalian produk
    1. WAJIB video UNBOXING
    2. Untuk barang pecah belah harap melakukan foto saat paket diterima dari pihak ekspedisi

    Kurang lebih bisa ditambahkan sendiri

    4
    7
    • 1 September 2021 - (22:24 WIB)
      Permalink

      sebenarnya ini kesalahan ada di pihak timvresolusi tokopedia yg tdk bs netral dan membantu penyelesaiannya
      soal pembeli nakal pastilah ada,dan soal penjual yg nakal jg da,cm pihak tokopedia tdk netral dan tdk solutif jadinya penjual/pembeli yg jujur yg dirugikan,sebenarnya ni bs dibw keranah hukum pidana/perdata,soalnya sbg pihak yg brtanggungjawab,tokopedia terlihat lepas tangan dan memberi solusi yg tdk balance,jadi berhati2lah dan bijak transaksi di emarket kyk itu

  • 1 September 2021 - (13:37 WIB)
    Permalink

    Untuk Admin Tokped, klo lu gak becus jdi Admin mending lu ganti profesi lo dehh jdi apa kek, masa iyaa Seller mulu yang slalu di salahkan.. sebuah Team Resolusi itu harus benar2 bijak dalam mengambil keputusan jangan berat sebelah.. percuma ada team resolusi klo gtu.. PAYAH TOKOPEDIA

  • 1 September 2021 - (13:50 WIB)
    Permalink

    Gak ussah jual online, selesai. jika jual ya resiko ketemu pembeli nakal seperti saya, boleh tau nama toko anda? saya mau beli dan mencoba untuk komplain juga, thx info cara nakal seperti itu.

    1
    34
  • 1 September 2021 - (13:56 WIB)
    Permalink

    Tutup aja toko di Tokopedia, ngapain jualan di Tokopedia jika rugi ditipu pembeli. Atau sebaiknya jangan jualan barang yang gampang dimanipulasil, seperti produk lampu.

    Penipu ada dimana-mana, tidak cuma penjual yang menipu pembeli, pembeli juga banyak yang jadi penipu.

    10
  • 1 September 2021 - (15:57 WIB)
    Permalink

    Diramaikan saja gan, komplain juga ke media cetak. Biasanya kalau sudah muncul di media cetak yg menjawab atasannya karena malu, bukan lagi admin2 Tokopedia yg berotak kosongan.

  • 1 September 2021 - (17:01 WIB)
    Permalink

    Hai kak, untuk kakak ketika mendapatkan komplain jangan langsung terima komplain yah kak. Alangkah baiknya kakak TOLAK jika memang produk kakak sebelum kirim BAGUS. kemudian lampirkan bukti” seperti yang kakak laporkan maka bisa diganti oleh ekspedisi terkait. Tapi disini saya tekankan jika kakak menerima komplain maka bukti yang sangat kuat adalah 1. Foto produk(sebelum dan sesudah packing), 2. Video produk (sebelum dan sesudah packing), 3. Screen recorder video dengan bukti ini semua kakak pasti menang. Dan hal ini yang selalu saya lakukan ketika FIGHT, semoga membantu

  • 1 September 2021 - (18:18 WIB)
    Permalink

    sebenarnya tim resolusi tokped ini juga bingung. sebenarnya yang nakal itu pihak yang mana.
    hahaha

    1
    10
  • 1 September 2021 - (19:05 WIB)
    Permalink

    Penjual dan pembeli sama sama rugi di Tokopedia . Udah banyak orang komplain mengenai pelayanan Tokopedia , nomor telpon cust service saja tidak ada . Sangat kaku sekali pelayanan Tokopedia . Tokopedia lahir di Indonesia tapi tidak bisa melayani masyarakat Indonesia dengan baik dan tata krama pelayanan tidak mencerminkan budaya sopan santun . Pengalaman saya pun sebagai pembeli maupun saya sebagai penjual di Tokopedia sangat ketar ketir sekali . Karena kedepannya tidak akan ada jaminan apakah nasib berada di ujung kerugian bila sikap Tokopedia yang tidak mau berubah lebih humanis . Saat ini apa yang bisa di banggakan oleh Tokopedia . Tokopedia itu hanya perantara saja antara penjual dan pembeli , kalau ada kerugian di pihak penjual maupun pembeli dengan santai Pihak Tokopedia hanya melayani dengan cara kaku melalui chat box . Karena nilai pelayanan tidak begitu dipikirkan oleh Tokopedia yang kini sudah menjadi perusahaan besar . Semoga ada balasan yang pas untuk tingkah dan kelakuan pihak Tokopedia , roda itu berputar akhlak dan perbuatan ada balasan . Jangan sampai semakin banyak di biarkan orang sakit hati belanja maupun berjualan melalui Tokopedia

    5
    1
  • 1 September 2021 - (19:18 WIB)
    Permalink

    Orang kerja di Tokopedia itu udah enak . Gaji bulanan fasilitas kantor lengkap . Lokasi kantor strategis bisa bangga kerja di sana . Tapi pelayanan ke masyarakat paling tengil . Apakah perlu di contoh pelayanan perusahaan ini ? Kalau pembeli maupun penjual rugi emang urusan Tokopedia . Masa bodo lah …loe yang rugi … toped mah cuma media perantara aja . Yang penting toped masih bisa berdiri dan masih banyak yang suka sama toped . Kita doakan saja semoga makin banyak yang insyaf bekerja di Tokopedia . Posisi kerja enak itu ngak seumur hidup , selama ini mereka masih bisa merasakan hidup yang enak . Tokopedia memang dipenuhi orang pintar dan pendidikan tinggi belum tentu kalau di suruh dagang mereka pada becus .

    4
    1
  • 1 September 2021 - (19:21 WIB)
    Permalink

    Kalau otak pintar , barang penjual di kirim ke Tokopedia terlebih dahulu baru di kirim ke konsumen . Adil kan ? Karena memang toped itu hanya ngurusin yang gampang gampang aja . Ngak punya hati nurani menjadi perusahaan idola . Hanya mau gampang saja dapat suntikkan dana jadi gede kepala . Stop aja pakai Tokopedia selama seminggu biar tahu rasa itu tokopedia

    3
    2
  • 1 September 2021 - (20:32 WIB)
    Permalink

    Semoga mendapat ganti rejeki di kemudian hari, sbg buyer bukan reseller tokped, shopee juga, saya lebih suka belanja online, krn di sini harga offline lebih mahal banget + belum tentu ada, lebih sering belanja power tool, saya sering video in wktu unboxing,ya krn emang dari segi harganya mahal,takut ketipu/item rusak, juga biar adil kalo item yg saya terima rusak pasti saya komplain kalo fine dan sesuai pasti saya b5, sejauh ini belum pernah dpt item bermasalah, ataupun dispute, saya yakin pun seller pasti pengen amanah dan laku laris dagangannya, kalo smp buyer nya gitu kan susah juga kalo dispute auto dimenangin ke buyer. Semoga pusat resolusi tsb diperbaiki, krn tanpa adanya seller dan buyer ga akan pernah terjadi transaksi, rugi deh e commercenya.

  • 1 September 2021 - (20:39 WIB)
    Permalink

    Sebenarnya solusinya mudah. Sebelum dikirim, kasih label segel yg menunjukan ciri lampu itu betul barang yg Seller kirim (kasih nama toko Seller, nama pembeli, tanggal order).

    Kl setelah dicek videonya, ternyata lampu yg mati itu betul barang dg label segel yg Seller kirim, maka Seller wajib mengganti/retur (selama tdk ada bekas kerusakan kr jatuh, dsb).

    • 2 September 2021 - (19:25 WIB)
      Permalink

      Bener. Saya pernah seperti ini. Barang saya, saya tandain. Pernah ada pembeli yg komplain, pas saya cek ga ada tandanya, dia malu banget.

  • 1 September 2021 - (20:46 WIB)
    Permalink

    Kurang ngerti c kalo jd penjual…
    Tp sebagai pembeli memang tokped lebih oke dr shoope
    Setiap saya ad komplain di tanggap dengan baik..
    Cm memang Krng tau kl sebagai penjual ya..

    1
    1
  • 1 September 2021 - (21:21 WIB)
    Permalink

    Pengalaman saya beberapa kali dapet komplain pembeli memang menemukan pembeli yg nakal (menukar barang rusak, merekayasa video unboxing), ada juga rusak akibat pengiriman, tapi selalu dimenangkan atau dapet klaim asuransi karena saya kasih bukti2 nya

  • 1 September 2021 - (22:19 WIB)
    Permalink

    Sepertinya memang cs nya gak mau repot dan gak mau tau ya. Saya dulu pernah tuh dapat komplain, tapi karena saya punya bukti kuat foto dan video packing, sedangkan pembeli hanya foto produk rusak, tanpa video unboxing ( walaupun sudah diminta untuk buat video unboxing ). Team resolusi tokopedia meminta video jelas dari pembeli, sedangkan pembeli marah”, menyalahkan dan menekan penjual. Akhirnya kami chat ke cs tokopedia dan mengingatkan bahwa pembeli menggunakan asuransi, barulah cs tokped mau repot” menguruskan klaim asuransi pembeli.

  • 1 September 2021 - (22:20 WIB)
    Permalink

    Pusing bacanya. Krn itu sy berhenti jadi seller d tokopedia.. Makin mahal jg biaya merchantnya.. Beli jg hanya saat promo, krn makin berat jadi seller nya..

  • 2 September 2021 - (01:09 WIB)
    Permalink

    Aku juga pengguna tokped, jd .id, lazada, shoope dll
    Klo tokped misal ada keluhan ntah seller atau pembeli selagi ada sanggahan sih bacotan ttep lanjut
    Klo d BL, shoope tak ada bukti auto kalah
    Lazada juga gtu
    Itu yg ku alami…

  • 2 September 2021 - (02:54 WIB)
    Permalink

    Team Resolusi Toped berisi staf staf dan admin dungu yg bodoh dalam bekerja sehingga banyak merugikan seller, kalau semua seller mogok, aku yakin tim dungunya yg jualan cilok online

  • 2 September 2021 - (05:44 WIB)
    Permalink

    Ya memang begitu jual d marketplace yg mereka tau hanya untung,reseller ny udh nanggung biaya admin, biaya kerusakan,belom lg kalo buyer nipu,yg jadi heran gw Shopee lazada punya orng china tp berjaya d negri Indonesia, goblok2
    Ada artikel kekayan pemilik Shopee bsa sama 276 triliiun,

  • 2 September 2021 - (07:19 WIB)
    Permalink

    Kelemahan konsumen adalah lupa atau malas ambil video unboxing. tapi penjual harusnya punya hak menolak kalau ternyata yang dikembalikan telah ditukar.
    saya lebih happy belanja di Tokopedia, saya member platinum. alternatif kedua shopee, terakhir Lazada. Bukalapak telah saya tinggalkan. sukses terus buat para penjual.

  • 2 September 2021 - (10:20 WIB)
    Permalink

    Saya jg seller dan tokopedia bbrp kali saya tolak komplain.. sbnry yang paling sering saya tolak adalah kalo ga ad bukti pembukaan paket sih.. tergantung konsumen jg.. komplain nya kalo jelas dan rusak saat pengiriman itu kesalah expedisi dimana asuransi yang harus menanggung.. kita bs menolak.. tp kalo paket baik” saja biasanya kita terima komplain nya.. tp ga jarang jg produk yg kita terima bukan barang jualan kita.. harus video jg kita saat unboxing

  • 2 September 2021 - (12:21 WIB)
    Permalink

    video unboxing dkk bukanlah aturan tertulis di tokopedia…aturan tersebut adalah buatan sales sendiri sehinga tidak kuat secara hukum pun pasti kalah.. apakah dilapak sales ditulis barang akan ditest sebelum dikirim, dan bila sampai rusak tidak bergaransi/bertangung jawab? jika tidak ada maka emang seller sudah kalah. ada baiknya setiap pengujian seller video dan kirim ke wa pembeli lgsg sebelom dikirim berikut serial number dkk untuk kedepannya dan tambahkan kata2 tadi di keterangan (barang tidak bergaransi dan sudah di test sebelum dikirim video bukti test akan dikirim ke no pembeli) .

    1
    3
  • 2 September 2021 - (15:12 WIB)
    Permalink

    Kalo barang umum apalagi harganya mahal harus kasih tanda hologram toko atau apalah biar tidak dimanfaatin buyer nakal, mengenai syarat harus ada video unboxing itu tdk mutlak tetep adm toped yg nentuin dipusres.

    2
    1
  • 2 September 2021 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Tokopedianya ga bener nih. pembelinya ga diminta video unboxing pdhal itu sudah jelas ada stikernya..
    Pembeli nya bisa saja curang menukar barang miliknya yg rusak dan diklaim barangnya situ.
    pdhal video unboxing penting tuh bisa jadi bukti apakah barang memang rusak dari awal atau bukan hasil “Trik”

    minta investigasi ulang itu, kirim link media konsumen ini biar di baca kecerobohan disputenya.

  • 3 September 2021 - (15:27 WIB)
    Permalink

    ini bagaimana pihak resolusi tokped apakah belum ada tanggapan nya.. panik mereka

  • 5 September 2021 - (12:06 WIB)
    Permalink

    Saran untuk tokped, tim resolusi nya harus nya yang kompeten, yang penting bisa berlogika dengan baik Tim resolusi yang menangani komplain nya pun harus orang yg paham akan barang, semisal nih: menangani komplain part komputer atau otomotif ya tim resolusi nya yg paham tentang hal tersebut, jadi tidak gagal
    paham akan masalah yg di kendalakan.
    Karena beda barang harus nya beda penanganan resolusi, semisal barang yg habis pakai, barang yg membutuhkan keahlian ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ช, atau barang yg mudah rusak di perjalanan, barang-barang tsb hrs nya lebih di wajibkan ada nya video unboxing.

    Seller belum tentu profit margin nya besar, Sekali โ€˜๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ชโ€™ buyer nakal, seller dengan profit margin kecil harus menjual berkali-kali lagi baru bisa nutup kerugian nya.Belum ada resiko barang rusak di jalan juga, yg mana di shopee ga ada asuransi.

 Apa Komentar Anda mengenai Jualan online di Tokopedia?

Ada 51 komentar sampai saat ini..

Menyerah Menghadapi Pembeli Nakal di Tokopedia, Karena Selalu Dilindunโ€ฆ

oleh rr dibaca dalam: 2 menit
51