Kebijakan Aneh Shopee, Membela Pembeli yang Salah

Shopee kembali membuat kebijakan baru yang sangat merugikan seller, terutama dalam kasus permohonan penghapusan penilaian dari pembeli yang sembarangan. Kali ini, toko saya yang menjadi korban akibat kesalahan si pembeli.

Kasus ini bermula ketika saya menerima pesanan dengan nomor: 2412051JKTBQ7V. Setelah paket dikirim, si pembeli mengajukan pengembalian dana dengan alasan tidak menerima barang. Padahal, barang tidak sampai ke pembeli karena dia berada di Palembang, sementara paket dikirim ke Bandung. Ini jelas kesalahan si pembeli sendiri. Berikut bukti chat dari pembeli:

Singkat cerita, ternyata si pemilik akun menjadi korban penipuan yang menjanjikan pencairan dana Shopee SPayLater oleh penipu yang memberikan link toko kami. Pengajuan pengembalian dana pun sudah ditolak oleh Shopee. Namun, si pembeli tetap memberikan penilaian bintang satu kepada toko saya, atas kesalahan yang dia lakukan sendiri.

Sebagai seller, tentu saya tidak terima dengan penilaian satu bintang tersebut. Saya sudah mengirimkan paket sesuai pesanan si pembeli, dan kesalahan terjadi di pihak mereka. Saya pun mengajukan banding ke CS Shopee untuk menghapus penilaian yang tidak bertanggung jawab ini, tetapi jawaban yang saya terima justru mengecewakan:

Saya sebagai seller merasa sangat kecewa dengan kebijakan ini. Selama ini, saya selalu berusaha menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada pembeli, sehingga toko saya berhasil mendapatkan lebih dari 10 ribu penilaian bintang lima. Menurut saya, kebijakan ini tidak adil, karena banyak pembeli yang sembarangan memberikan penilaian buruk, meskipun seller sudah memberikan pelayanan terbaik.

Selain itu, kebijakan ini juga bisa disalahgunakan oleh toko saingan yang ingin menjatuhkan reputasi toko lain. Pernah suatu kali, ada pembeli yang memberikan bintang satu tanpa alasan jelas dan tanpa menyertakan video unboxing. Setelah ditelusuri, ternyata pembeli tersebut adalah pemilik toko saingan yang sengaja membeli produk kami.

Saya meminta Shopee untuk mengevaluasi kembali kebijakan ini dan menghapus penilaian yang tidak adil tersebut. Semoga ke depannya, Shopee bisa lebih bijak dalam membuat kebijakan dan memberikan solusi yang lebih baik melalui CS Shopee ketika terjadi masalah.

Alexander Ivan
Bandung, Jawa Barat


Update (12 Februari 2025): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan klarifikasi dan apresiasi atas tanggapan dari pihak Shopee sebagai berikut:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

4 komentar untuk “Kebijakan Aneh Shopee, Membela Pembeli yang Salah

  • 9 Februari 2025 - (22:30 WIB)
    Permalink

    Emang aneh kebijakan baru ini kak.
    Saya sebagai seller di shopee juga gak habis pikir buat penghapusan penilaian buruk harus dengan persetujuan pembeli?
    Emang masuk akal?
    Kalau pembeli dasar nya memang sengaja mau ngasih bintang 1 atau 2 entah karena kesalahan dia sendiri/saingan toko/atau emang kurang kerjaan mau ngerusak reputasi toko, mana mau ngasih persetujuan? Aneh kan?

    Apalagi pembeli yang dari chat kadang blokir kita. jangankan persetujuan, kirim pesan pun gak bisa?

    Kebijakan kok gak masuk akal. Tambah parah memang. Semoga Shopee segera merubah kebijakan aneh yang satu ini.

  • 10 Februari 2025 - (12:04 WIB)
    Permalink

    setiap kebijakan pasti ada celah nya, ga mungkin ga, karena berhadapan dengan manusia..
    lalu saran untuk kebijakan soal ulasan itu gimana?
    yang punya toko bisa hapus sendiri?
    itu lebih kacau lagi

    • 10 Februari 2025 - (13:25 WIB)
      Permalink

      Ngak ada yang bilang toko musti bisa suka2 hapus sendiri. Kan memang ada fitur untuk laporkan ulasan yang ngak sesuai aturan. Kalau memang ngak boleh dihapus, yah CS tinggal kasih penjelasan yang baik. Penjelasan ulasan hapus musti disetujui pembeli cuma mengada2 saja. Mereka bisa kok hapus tanpa pembeli ok-in.

      Apalagi di kasus ini transaksi ngak jelas, yang katanya pembeli korban penipuan. Penipu yang salah, kenapa toko yang kena imbasnya? Sangat ngak adil kan?

  • 10 Februari 2025 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Sbg seler/buyer tdk mempersalahkan rate semacam itu tinggal dicounter dgn balasan yg sesuai kenyataan, yg biasa diliat buyer itu ulasan negatif yg beserta gambar dan detail tulisan panjang

 Apa Komentar Anda?

Ada 4 komentar sampai saat ini..

Kebijakan Aneh Shopee, Membela Pembeli yang Salah

oleh Wijaya dibaca dalam: 1 menit
4