Tokopedia Membiarkan Penjual Menjual Barang Palsu di Platformnya?

Awalnya saya membeli obat herbal melalui Tokopedia. Penjual mengirimkan produk yang tidak sesuai dengan foto iklannya. Saya mengajukan komplain untuk retur dan meminta uang saya kembali, tetapi penjual memberikan alamat yang tidak jelas dan tanpa disertai nomor kontak.

Kemudian saya meminta bantuan Tokopedia Care untuk mencari solusi dari kasus ini. Saya melampirkan bukti-bukti bahwa barang yang saya terima itu palsu. Foto iklan produk menunjukkan ada tulisan emboss “Jian Care” pada botolnya, sedangkan yang saya terima tidak ada. Saya juga memberikan bukti screenshot official store di Tokopedia bahwa produk yang tidak ada tulisan emboss-nya itu palsu.

Tim Tokopedia kemudian meminta saya untuk menghubungi penjual agar meminta alamat yang jelas dan meminta saya untuk berkoordinasi dengan ekspedisi. Mereka tetap menyarankan saya mengirim paket retur tersebut. Saya mencoba menghubungi penjual, tetapi dia tidak memberikan alamat yang jelas.

Saya sudah menyampaikan bahwa tidak mungkin ekspedisi menerima alamat paket seperti itu. Hanya akan membuang-buang uang ongkir saja. Saya juga sudah menyampaikan kepada tim Tokopedia Care agar kasus saya tidak diselesaikan secara otomatis oleh sistem penanggalan mereka untuk mengirim retur barang tersebut.

Namun tetap saja tim Tokopedia Care lepas tanggung jawab terhadap kasus saya. Dengan alasan sistem sudah menyelesaikan kasusnya, saya diminta untuk menghubungi sendiri penjual untuk refund uang saya. Jadi, terhadap kasus penjual yang menjual produk palsu, Tokopedia memberikan tempat bagi mereka untuk berjualan produk palsunya.

Sardi
Cirebon, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

29 komentar untuk “Tokopedia Membiarkan Penjual Menjual Barang Palsu di Platformnya?

      • 10 Juli 2025 - (12:34 WIB)
        Permalink

        Semua e ecomerce mendukung penjual brng palsu seperti pu2k, obat2an, elektronik. Dari feedback pembeli ketika memberikan rating sedikit dan respon negatif sehrusny pihak bersngkutan bisa melakukan investigasi. Be2rp toko sya mncoba melaporkan ke cs tpi tdk ad respon. Knp dibiarkan krn aplikasi menikmati pajak dri penjualan palsu tsb wlaupun bnyk feedback negatif.

        • 10 Juli 2025 - (21:07 WIB)
          Permalink

          Kalo urusan barang bajakan shopee paling banyak Dan tidak Ada penindakan loh.

          • 11 Juli 2025 - (17:05 WIB)
            Permalink

            Bener. Shopee juaranya. Bahkan banyak penipu yg status nya star seller. Shopee tutup mata meski dilaporkan puluhan kali pun. Mungkin buat mereka yg penting bisa potong komisi dari tiap penjualan.

    • 10 Juli 2025 - (09:54 WIB)
      Permalink

      Ya memang banyak barang palsu, sepatu, kaos, pupuk, obat dll. Karena tidak mungkin toped memverifikasi jutaan produk satu persatu untuk memastikan keasliannya. Satu satunya cara ya kita sebagai pembeli yg harus berhati hati, memastikan keaslian produk dengan menanyakan detail terlebih dahulu. Jika tidak sesuai maka bisa dilaporkan sebagai penipuan. Daripada refund, saya sendiri lebih memilih memberi rating bintang satu dan melaporkannya ke pihak marketplace beserta semua bukti penipuan, agar tokonya ditutup dan dia tidak bisa menipu orang lebih banyak. Pernah ada toko sudah 3 tahun berjalan akhirnya tutup karena laporan penipuan yg saya buat.

  • 9 Juli 2025 - (15:56 WIB)
    Permalink

    Saya juga korban penipuan dari akun penjual di TokopediaPembelian minyak goreng 1 dus tapi barang dikirim cuma berupa sepotong paket berukuran kecil.Tokopedia membiarkan akun penjual penipu dan tidak bisa mengambil langkah tegas untuk melindungi konsumen

    0
    2
  • 9 Juli 2025 - (20:50 WIB)
    Permalink

    Saya pernah 2 kali ngembalikan barang ke seller. Setelah komplain, pihak tokopedia memberikan petunjuk
    1.merapikan kembali paket yg dibuks
    2 kurir paket akan datang pada hari kesepakatan pangambilan paket
    3. Selesai, paket dikirim balik dan uang saya balik
    Gak ada sepeser duit yg saya keluarkan lagi krn kata toped ada asuransi pengiriman
    Pada Kasus diatas kok penjual diminta kirim alamat ya..kan pada paket alamat buyer dan seller sdh terecord di paket tsb.Meskipun ada kode kode khusus yg hanya bisa dibaca oleh paket kurir

  • 9 Juli 2025 - (21:36 WIB)
    Permalink

    Saya sudah menyampaikan bahwa tidak mungkin ekspedisi menerima alamat paket seperti itu.

    kasus ini adalah contoh manusia yg sok tahu

    TS nya sotoy, diminta kembalikan, ya kembalikan produknya, ga perlu debat soal alamat yg menurut ente tidak akan diterima oleh ekspedisi

    Tugas ente itu cuma menyerahkan produk ke ekspedisi disertai nomer resi

    buang2 ongkir?
    lawak ini TSnya 😂

  • 9 Juli 2025 - (22:08 WIB)
    Permalink

    Sebentar sebentar
    ini buyer beli produk setengah dari harga official lalu berharap itu asli / original ? WTF
    Too good too be true
    Padahal tau official resmi harga sekian, dan di official jg udh di tuliskan HATI HATI BARANG PALSU !! ehhhhhhh dia memperlihatkan kejeniusan nya dan berharap dpt barang ori dan murah ? Koq ga curiga sama sekali ya

    Terlebih lagi profile toko seller adalah elektronik.. tiba2 jual obt herbal… Jauh bener 😂😂😂😂

    • 10 Juli 2025 - (06:08 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf ada screenshot profil toko lain yg terupload ke redaksi, bukan toko jayakarta audio yg dimaksud, tp toko xiocheng herbal. Dan memang kesalahan saya tidak menggunakan asuransi sehingga tidak ada pilihan expedisi yg pick up gratis, melainkan sy harus antar sendiri ke expedisi nya. Sy sudah menanyakan ke tim tokopedia care expedisi apa yg bisa dipakai untuk mengirim dgn alama yg diberikan penjual, tp tidak dinyatakan secara jelas nama expedisi nya. Krn sy sudah menanyakan ke jne dgn alamat tsb itu ditolak diterima

  • 10 Juli 2025 - (00:33 WIB)
    Permalink

    Itu Alamat Udah Jelas ID wherehouse penjual /gudang tokped(tiktok)… Pembelinya aja yang males kirim..

    Mungkin maunya
    Dana kembali barangya.. terserah gitu ya?

    Jadi smartbuyer gan..
    Belanja online tidak sesuai ya kembalikan gitu aja repot..

    • 10 Juli 2025 - (21:47 WIB)
      Permalink

      Memang bukan smart buyer toh,orang harga nya aja jauh dari yg ori kok dia berharap beli yg ori harganya miring hahaha ,, udah minta return dikasih alamat return malah ngegas kemana mana wkwkwkwk ,, ****** emang hahaha

  • 10 Juli 2025 - (06:12 WIB)
    Permalink

    Emang kirim balik kena ongkir? Perasaan tinggal tempel resi.

    Setelah sy cek tokonya kebanyakan manipulasi itu ulasan. Dr nama²nya keliatan.

    Sebenarnya kasihan tp gmn ya, kebanyakan korban² gini org pelit…maunya yg murah yg harga aslinya aja ud beda banget.

    Pikirannya tuh dipakai. Ad toko yg ud pasti malah milih toko ga jelas cuman karena murah.

    Minimal minta fotoin barang/videokan jika tak mau kasih ya ga usah pesan.

    Cek juga pengirimannya bisa instant ga, klo ga bisa ya cek lg lebih detail.

    Harga klo ud ga wajar tuh ya curiga harusnya.

    • 10 Juli 2025 - (14:49 WIB)
      Permalink

      Idih ada manusia gini, kalau gk membantu mulut jangan kemana mana, enteng bener anda, atau mungkin anda ini pemain juga ya

      • 10 Juli 2025 - (16:29 WIB)
        Permalink

        Anda mungkin yg main… saya ngasih tau bener kok dibilang enteng, takut ketauan kali ya anda?

        saya baca keluhan, kebanyakan yg ketipu itu karena harga murah. Klo ad info yg ketipu saya coba cek toko²nya kebanyakan ga jelas.

        Sekarang kasus yg ini dia sendiri aja ud tau harga aslinya beda jauh kok ga curiga.

        Balikin barang juga ada petunjuknya malah dia ribet sendiri.

        Tau imbasnya ga? Org yg jualan benar jd dicurigain biar kata pny kredibilitas yg jelas.

    • 14 Juli 2025 - (23:31 WIB)
      Permalink

      Catatan: Pembaruan kebijakan ini berlaku untuk produk yang dipesan melalui Tokopedia.

      Mulai 21 Juli 2025, pembeli kini dapat memilih alasan “Tidak Lagi diperlukan” saat mengajukan pengembalian untuk pembelian yang memenuhi syarat di Tokopedia.
      Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman berbelanja pembeli dan memastikan konsistensi kebijakan pengembalian di seluruh platform.

  • 10 Juli 2025 - (07:08 WIB)
    Permalink

    Pembeli katrok ya gni ,pgen ory hrga murh kena tipu nyalahin yg jual .. pmbli smart itu tak ksih info: 1. Bli di official // 2. Jgn trgiur hrga murh dgn hrga aslinya… lu bli mistery box 100k ,jgn2 ngarep ipone 15 pro..hahahahaha

    • 10 Juli 2025 - (07:43 WIB)
      Permalink

      Maaf gan ikut berkomentar. Saya juga korban barang palsu di Tokopedia. Singkat cerita, saya membeli Shock belakang Toyota Yaris (3x order dan itu palsu semua). Harganya lumayanlah ya. Ketika datang, sy sudah curiga itu barang palsu dan ketika sy cek ternyata barang udh palsu, rusak lagi. Selanjutnya, sy tidak klik “selesai” tapi saya klik “komplain”. Saya terangkan kasusnya dan saya mau mengembalikan produk dan uang saya kembali. Setelah di acc penjual, selanjutnya sy pilih cara pengembalian barang (tanpa perlu tanya alamat ke penjual). Selanjutnya barang sy bawa ke ekspedisi (sesuai rekomendasi tokped) dan sy cm diminta barcode yg ada di aplikasi. Ya udh barang terkirim dan 2 hari selanjutnya uang saya kembali.

  • 10 Juli 2025 - (09:03 WIB)
    Permalink

    Ya begitulah banyak macam tipe pembeli

    Beli harga murah kok minta ori, helloooo
    Kira2 atuh boss 😌😌

    Seolah-olah jd korban padahal memang kesalahan sendiri sudah tau harga nya tidak masuk akal masih dibeli

    Kalo harga lebih murah 1 – 5 ribu sih masih masuk akal, dan jelas mengakui tau harga aslinya di official store eh masih aja beli di toko yg posting harga miring 😮‍💨,
    Cape deehhhh..

  • 10 Juli 2025 - (09:18 WIB)
    Permalink

    Ada toko yang berani pake label Phillips, logo phillips, jual produk dengan package semua Phillip, tp kl d google, phillips ga pernah keluarin produk tersebut (semisal, semua model hand held vacuum) dan harganya pun yah 200rb an.. TAPI DIBIARKAN BERKELIARAN sma toped/shopee.. lol..

  • 10 Juli 2025 - (10:49 WIB)
    Permalink

    Udah banyak yang kasih masukan ke TS semoga dibaca dan bisa lebih cermat kalau mau belanja online

  • 10 Juli 2025 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Penjual seperti ini memang meresahkan khususnya untuk pembeli baru, pembeli yang tidak tahu apa tentang e-commerce, dll.
    Juga pastinya merugikan penjual lainnya yang belum official store tetapi memang menjual barang original. Ruginya? Di cap jelek, barang palsu, dll.

  • 10 Juli 2025 - (13:05 WIB)
    Permalink

    Halahh itu toko yg punya orang dalam tokped sendiri ..kasusnya sama dgn shopee yg orang dalamnya juga rame2 buka toko dgn produk palsu. Makanya komplain sampai beruban di shopee nggak bakal ditanggapi karena itu toko yang kelola orang dalam mereka sendiri

  • 11 Juli 2025 - (07:49 WIB)
    Permalink

    Sepertinya orderan yg di terima ts sudah klik terima ,baru kemudian komplen .
    Kalo kaya gitu sudah susah minta pertanggungjawaban seller .kalo mau return barang ikutin alurnya pasti gampang, ajukan pengembalian,tunggu di review ,nnti tinggal pilih ekspedisi mana yg mau di tuju tanpa perlu minta alamat seller lagi . Tokped mau nolongin gimana ?dana udah di lepaskan ke seller masa suruh nombokin kesalahan pembeli

  • 11 Juli 2025 - (09:49 WIB)
    Permalink

    Kak, uda dari beberapa bulan, penipuan di tokopedia marak. cek aja ig tokopediacare kak… saya pun kena penipuannya sebelum lebaran dan sudah post disini. ada komen dari buzzer, membela yg bayar mereka sebagai buzzer, tapi ada juga yg mensupport karena memahami pake logika..

 Apa Komentar Anda?

Ada 29 komentar sampai saat ini..

Tokopedia Membiarkan Penjual Menjual Barang Palsu di Platformnya?

oleh Sardi Suryadi dibaca dalam: 1 menit
29