Tagihan Kuota Smartfren yang Tidak Wajar dan Berulang Setiap Bulan

Sebelumnya, saya tidak mempermasalahkan jumlah kerugian yang dibebankan oleh Smartfren kepada pelanggan, tetapi ini terjadi hampir setiap bulan dan sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Pada kejadian terakhir, mengenai penggunaan kuota Unlimited saya di bulan September, yang ditagihkan di bulan Oktober dengan jatuh tempo pada tanggal 21 Oktober 2025.

Awalnya, saya terkejut ketika melihat ada perubahan tagihan di aplikasi, dari Rp49 ribu sekian menjadi Rp52 ribu sekian. Saya kemudian menghubungi CS, dan mereka mengakui adanya kesalahan serta meminta saya untuk bersabar hingga billing keluar. Keesokan harinya, saya menerima SMS yang menyatakan bahwa permasalahan telah selesai dengan hasil bahwa saya dianggap bersalah, karena menggunakan data internet di luar langganan kuota saya.

Setelah itu, pada tanggal 09 Oktober 2025, saya membuka email dan menemukan lampiran billing. Di halaman kedua, terdapat rincian penggunaan data pada jam-jam di mana saya masih tercover kuota bulanan, dan itu ditagihkan kepada saya di luar biaya langganan saya. Ini sebenarnya sudah terjadi hampir setiap bulan.

Ini rinciannya saya lampirkan :

30 Sep 2025 15:45:30 DATA 228864 118.18
30 Sep 2025 15:45:30 DATA 2406 740.00
30 Sep 2025 15:45:45 DATA 20993 352.73
30 Sep 2025 15:48:29 DATA 464543 80.00
30 Sep 2025 15:48:31 DATA 41271 130.91
30 Sep 2025 16:46:14 DATA 7653 98.18
30 Sep 2025 17:06:29 DATA 32 60.00
30 Sep 2025 17:11:16 DATA 18215 392.73
30 Sep 2025 17:38:06 DATA 0 1.82
30 Sep 2025 21:43:49 DATA 40584 236.36
30 Sep 2025 22:34:00 DATA 144042 158.18
30 Sep 2025 22:38:33 DATA 7 14.55
30 Sep 2025 22:39:33 DATA 15821 585.45
30 Sep 2025 22:39:52 DATA 65 120.00
30 Sep 2025 22:39:55 DATA 2 5.45
SubTotal Layanan Akses Data /Data Access Service 3,094.55

Nah, langganan kuota saya berakhir pada tanggal 30 September 2025, pukul 23 kurang sedikit, sesuai permintaan saya melalui customer service di 888. Sebodoh-bodohnya orang, jika membaca data di atas, pasti akan menemukan kejanggalan. Saya juga sudah menanyakan hal ini kepada Adam, customer service di 888. Namun, seperti biasa, pihak Smartfren seolah menutup mata terhadap masalah ini.

Bisa dibayangkan berapa juta pelanggan Smartfren yang diperlakukan tidak adil seperti ini, sehingga berapa banyak karyawan Smartfren yang mendapatkan uang haram dari pemasukan semacam ini. Seperti yang saya sampaikan di awal surat, ini bukan hanya masalah nominal yang dibebankan kepada saya, tetapi ini sudah terjadi berulang kali oleh pihak Smartfren. Pesan saya, bertobatlah!!!!

Aprianto
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Tagihan Kuota Smartfren yang Tidak Wajar dan Berulang Setiap Bulan”

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Sehubungan dengan keluhan yang disampaikan Bapak Apri Anto melalui kolom Surat Pembaca di Media Konsumen.com,...
Baca selengkapnya

10 komentar untuk “Tagihan Kuota Smartfren yang Tidak Wajar dan Berulang Setiap Bulan

  • 11 Oktober 2025 - (13:52 WIB)
    Permalink

    Lbh baik hindari oprator suka tipu liat pkt di apk menjijikan dah mahal msh dibagi kuota chat, lokal, malem ini beli pkt apa beli asuransi banyak bgt syarat. Wkwkk

    2
    1
    • 11 Oktober 2025 - (17:23 WIB)
      Permalink

      Lagi cari nmr pengganti, sejatinya saya jarang pakai kuotanya karena dirumah pakai wifi. Sebulan paling terpakai 10% kuotanya, butuh nmr nya tp layanan SMARTFREN ini MENJIJIKKAN.

    • 13 Oktober 2025 - (05:10 WIB)
      Permalink

      Semua operator hampir seperti itu. Paket Pasca Bayar Smartfrend saya pilih dan saya sudah lebih dari 3 tahun aman saja.
      Perbulan sekitar 100 ribuan bagi pekerja seperti saya udah tahu beres. Internet, nonton you tobe dan instagram sampai batre low bat juga masih lancar terutama daerah perkotaan.
      Klo mau murah, ada selisih segitu dipermasalahkan menurutku ga perlu, telkomsel dan xl lebih mahal. Jika kita sudah mapan, ambil Pasca Bayar saja. Pasca Bayar itu pengeluaran perbulan ga akan tekor, tapi sudah terorganisir.

      • 13 Oktober 2025 - (14:48 WIB)
        Permalink

        Lah saya ini pascabayar sdh lbh dr 3th dan ini sdh berulang kejadiannya..ada tagihan lebih yg harus dibayar diluar paket padahal paket pascabayar saya masih ada.

        Kl tagihan wajar sih saya diam aja, ini kam sdh lbh dr sekali terjadi.

  • 11 Oktober 2025 - (15:06 WIB)
    Permalink

    Seperti biasanya setiap ada ketidakcocokan penggunaan Smartfren selalu konfirmasi by phone atau sms tp isinya membenarkan ketidakcocokan itu dan tetap menagihkan ke pelanggan.

    • 13 Oktober 2025 - (22:26 WIB)
      Permalink

      Kayaknya semua operator sama deh, gak bisa migrasi dari pasca ke Pra.

  • 15 Oktober 2025 - (03:39 WIB)
    Permalink

    Saya juga pelanggan SF, memang betul tidak hanya anda yang merasakan, 4 bulan ini kuota 100 GB (25GB + 75GB lokal) saya bandingkan dengan kuota 15GB operator lain, durasi sama 1 bulan ternyata yang 100 GB hanya mesisakan 10GB an ditanggal akhir, padahal secara rasional 100 GB tentunya lebih banyak ketimbang yang hanya 15GB. Namun nyatanya sebagai pelanggan yang hampir 6 tahun kita dipaksa lebih membutuhkan “nomornya” ketimbang paket datanya dengan embel-embel SF XL satu jaringan. Saat ini kuota 100GB masih saya pakai sebab tidak ada pilihan lain, untuk HP lain saya lebih memilih paket 3 yang kini diakuisisi oleh Ooredoo, NB nomor 3 saya juga nomor lama, paket 3 sebenarnya dulu sama saja dengan SF namun karena jaringan Indosat kini lebih stabil dan saya rasa tidak “menguap” segila jaringan SF yang kini berada di XL.

    • 15 Oktober 2025 - (04:20 WIB)
      Permalink

      Ya sama pak, sya pakai Smartfren blm 5th sering mengalami yang begini. Setelah cari tau katanya kuota pembulatan makanya cepat habis.

      Sy lebih perlu ke nomornya dr pada kuotanya karena lbh banyak pakai wifi ketimbang kuota makanya sdh setahunan ini saya hanya palai kuota yang bisa bayar di minimum payment aja tp ya gt Smartfren keterlaluan aturannya yg selalu merugikan konsumen.

      Sy tadinya males komplain karena jawabannya sama, makanya ini sekali² masukan media konsumen aja biar semua orang tau kebobrokan Smartfren

  • 16 Oktober 2025 - (17:44 WIB)
    Permalink

    UPDATE EMAIL DARI SMARTFREN tdk sesuai bagian yg telp saya dan mengakui kejanggalan penggunanan data jam 15 tapi masih nyantol sampai jam 23. Pada dasarnya saya perlu pengakuan kesalahan smartfren tp selama bertahun² dan berkali² tetap pelanggan yang disalahkan.

    Cuplikan email teraihir sbg jawaban dr surat saya di media konsumen:

    …………
    Terima kasih atas pertanyaan dan masukan yang Bapak sampaikan terkait penggunaan internet pada tagihan bulan Oktober 2025 melalui Media Konsumen

    Berdasarkan pengecekan kami, berikut kami sampaikan penjelasan terkait tagihan internet Bapak di bulan Oktober 2025:
    1. Pemakaian yang tercatat dalam tagihan cetak bulan Oktober 2025 merupakan pemakaian waktu awal akses internet yang dilakukan melalui perangkat Bapak.
    2. Pada saat paket internet dinonaktifkan 30 September 2025 pukul 22:58:29, sesi akses internet di perangkat Bapak masih berlangsung.
    3. Karena sesi internet di perangkat bapak masih berjalan setelah paket internet berakhir, maka koneksi internet pada waktu tersebut otomatis dikenakan tarif normal (tanpa paket internet), yaitu dengan total nominal secara keseluruhan sebesar Rp 3.094,55.
    4. Sebagai wujud apresiasi kami atas kesetiaan Bapak menggunakan layanan Smartfren, kami sudah melakukan penyesuaian pada tagihan bapak di bulan Oktober 2025 sebesar Rp 3.094,55 dan nominal penyesuaian tersebut akan muncul pada cetak tagihan bulan November 2025
    5. Untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari, kami menyarankan agar Bapak tetap memiliki paket internet aktif, sehingga apabila koneksi internet di perangkat bapak masih berjalan, pemakaian tetap terhitung dalam paket dan tidak terkena tarif reguler.

    Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Kami memahami sekiranya penjelasan yang disampaikan ini belum sepenuhnya memenuhi harapan Bapak. Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami.

    …………..

    Mengakui keslaahan suatu yang HARAM bagi smartfren

 Apa Komentar Anda?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Tagihan Kuota Smartfren yang Tidak Wajar dan Berulang Setiap Bulan

oleh Apri Anto dibaca dalam: 1 menit
10