Barang Pecah tapi Klaim Ditolak, Penjual Shopee Rugi Meski Sudah Gunakan Asuransi

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada tim redaksi Media Konsumen yang telah memuat surat keluhan kami ini. Terima kasih sudah menjadi wadah bagi kami yang mendapat perlakuan tidak adil.

Langsung saja kami bagikan pengalaman yang kami alami yang sangat mengecewakan. Kami adalah penjual di Shopee dengan akun username esaclockofficial dan telah cukup lama berjualan di Shopee. Berikut kronologi kejadian yang kami alami:

Pada tanggal 28 Juli 2025, pembeli melakukan pemesanan produk jam dinding dengan nomor pesanan: 250728A9DJ3U5T. Nomor resi Anteraja: 11002290187236. Terlampir screenshot bukti pesanan.

Pada tanggal yang sama, yaitu 28 Juli 2025, kami mengirimkan barang sesuai dengan pesanan pembeli, menggunakan bubble wrap di bagian dalam sebelum dimasukkan ke dalam inner box jam. Selanjutnya, boks jam tersebut juga kami lapisi dengan bubble wrap hingga 3 lapis, dan di bagian luar kami tambahkan gabus styrofoam dengan ketebalan 1-2 cm. Kemudian, di luarnya terdapat corrugated carton polybag dengan ketebalan 1-2 cm dan stiker fragile agar kurir lebih berhati-hati.

Sebelum dibungkus, staf kami juga mengangkat jam tersebut di depan kamera untuk membuktikan bahwa barang tersebut TIDAK pecah dan dalam kondisi baik sebelum dikirim. Video pengemasan dan bukti bahwa barang tidak pecah sebelum pengiriman dapat diakses di link berikut:

Pada tanggal 30 Juli 2025, pembeli menerima barang dan mengajukan pengembalian tanpa bukti apapun, bahkan tidak ada video unboxing. Berikut adalah screenshot alasan dari pembeli. Pembeli hanya menyertakan 1 foto dengan barang yang sudah pecah tanpa bukti video unboxing lainnya.

Kami kemudian mengajukan banding. Namun banding kami ditolak dengan alasan tidak sesuai dengan peraturan jasa kirim. Padahal, kemasan kami sudah sangat aman, bahkan melebihi rekomendasi dari jasa kirim, karena kami menambahkan gabus styrofoam. Sementara itu, pembeli yang tidak memiliki bukti yang valid dan jelas, bisa dengan mudah mengajukan pengembalian barang dan langsung diterima oleh Shopee. Apakah ini adil?

Yang lebih parah, kami telah mendaftarkan produk kami dalam program Asuransi dari Shopee sendiri. Berikut adalah bukti bahwa produk kami sudah terdaftar dalam program asuransi:

Kami jadi heran, apakah program ini memang hanya sekadar gimmick marketing? Karena kenyataannya, kami sudah mendaftarkan produk ke program asuransi dengan biaya yang telah kami bayar. Namun ketika terjadi insiden barang pecah seperti ini, Shopee seolah lepas tangan dan tidak bertanggung jawab.

Ivan Adi Susanto
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

15 komentar untuk “Barang Pecah tapi Klaim Ditolak, Penjual Shopee Rugi Meski Sudah Gunakan Asuransi

  • 2 November 2025 - (17:03 WIB)
    Permalink

    Yang menolak klaim dari pihak ekspedisi nya kak, kalau anteraja, j&t case seperti ini pasti di tolak walaupun packing sudah berlapis lapis, saya perna kejadian serupa barang patah setelah di telusuri pihak ekspedisi yang menolak klaim

    2
    1
  • 2 November 2025 - (19:59 WIB)
    Permalink

    Kalo ga suka aturan shopee, tinggal ga usah jualan di shopee .. nebeng jualan, tapi bikin ribet…

    1
    73
  • 3 November 2025 - (08:22 WIB)
    Permalink

    Semenjak dipaksa gratong eco kualitas kurir makin turun gak mau ganti barang rusak karna dibayar murah mending dulu bisa ganti Reg

  • 3 November 2025 - (09:32 WIB)
    Permalink

    Dari dulu saya udah ga pakek kurir anteraja, entah itu ngirim atau terima kiriman. Yg ngiirim aja sifatnya bad. Awal² doank bagus makin kesini duh entahlah.

  • 3 November 2025 - (11:09 WIB)
    Permalink

    Ya asuransi mah cuma nambah2 biaya aja..mending lgsung onspot aja belinya..shoppee sy aja da del akun..asuramsi cm acesoris.pas klaim.nol

  • 3 November 2025 - (11:43 WIB)
    Permalink

    Kalo saya mah gak mau beli barang rentan rusak di perjalanan seperti jam dinding dan bola lampu..memang di Online sepertinya lebih murah, tapi resiko juga jadi pertimbangan..beli barang yang aman² aja…

  • 3 November 2025 - (17:10 WIB)
    Permalink

    Gw pernah kerja dipusat sortir kosambi

    Kesalahan ada pada mandor gudang,
    Yg pengen buru2,
    Karyawan terpaksa main lempar2 barang, ga peduli itu barang mudah pecah, atau barang cair,

    Mereka ogah ganti rugi, emang medit bosnya, karyawan pun pada dipecat setelah target tercapai,

    Saran sih, klo barang mudah pecah, paketnya dilapisi kotak kayu atau apapun itu yg bodinya keras,, biar tahan bantingan para pekerja lepas

    • 4 November 2025 - (05:15 WIB)
      Permalink

      Kebanyakan shope konyolnya sekarang . Pembeli benar2 di manjakan. Tanpa video unbox cm modal foto . Udah bisa keelar hidup penjual kalau tidak ada bukti video jelas waktu pengiriman. Harusada bukti resi dann barang. Misal ada 1rb paket. Hp nya mungkin udah meledak memorinya. Hehe. Ngelawak skrg maarketplace. Tp shope masih twrbaik ketimbang mp lainnya.. Saran matikan anteraja. Beberapa kali kerap ilang rusak . Saya udah hampir 5x kenak anteraja begifu. Mending aktifkan pos. Pos the best. Dr tanfgung jawab dan kecepatann

  • 4 November 2025 - (10:53 WIB)
    Permalink

    Enak dah bisnis marketplace gak bisa didemo kayak aplikasi ojol… 🤣. Yang didemo aja masih tetap apalagi yang sulit untuk didemo.. 🤣

  • 5 November 2025 - (09:39 WIB)
    Permalink

    Kami ingin menginformasikan bahwa per Tanggal 05/11/2025, dana pengganti sudah diganti oleh Tim Shopee. Sehingga masalah ini kami anggap selesai. Terima Kasih.

 Apa Komentar Anda?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Barang Pecah tapi Klaim Ditolak, Penjual Shopee Rugi Meski Sudah Gunak…

oleh Esa dibaca dalam: 2 menit
15