Shopee Menolak Banding dan Menyetujui Pengembalian Dana, Padahal Sudah Ada Kesepakatan dengan Pembeli Barang Tidak Akan Dikembalikan

Sebelumnya, terima kasih kepada Media Konsumen yang sudah memberi saya kesempatan dan ruang untuk mengekspresikan perasaan saya.

Kasus saya dimulai pada tanggal 12 September 2025, di mana username Khanza01galery yang juga merupakan toko dengan status Star+ melakukan checkout (CO) case 3D Rubber Cute Rilakkuma Pink untuk tipe Oppo A96. Setelah saya cek di gudang Tiongkok (barang pre-order dari sana), pihak gudang Tiongkok mengatakan bahwa Oppo A96 versi global (versi Indonesia) kosong dan yang tersedia hanya Oppo A96 China version.

Kami kemudian menghubungi pembeli melalui chat dan menjelaskan bahwa pesanan pembeli kosong serta meminta pembeli mengajukan pembatalan. Namun anehnya, pembeli bukannya mengajukan pembatalan, malah meminta saya memesan dan mengirimkan case Oppo A96 China version, serta bertanya apakah case tersebut akan cocok dengan Oppo A96 versi global.

Kami sudah menjelaskan bahwa case tersebut tidak mungkin cocok karena perbedaan dimensi yang cukup besar di antara keduanya. Kami juga melampirkan screenshot perbedaan dimensi kedua produk melalui chat. Namun setelah itu, pembeli berulang kali menyatakan bahwa case Oppo A96 China version akan cocok di handphone-nya.

Kami yang masih ragu akhirnya meminta kesepakatan kepada pembeli bahwa jika nanti case terbukti tidak cocok, mohon untuk tidak diretur. Pembeli pun menyepakati dan menyatakan tidak akan melakukan retur.

Pembeli melakukan dua kali checkout karena barang tiba lebih lama. Checkout kedua dilakukan pada tanggal 20 November 2025. Kami mengirim pesanan pada tanggal 21 November 2025 menggunakan kurir Anter Aja Economy dengan nomor resi 11002931705197. Pesanan tiba pada tanggal 29 November 2025.

Pada tanggal 30 November 2025, pembeli mengajukan pengembalian. Tanpa ada peninjauan terlebih dahulu, pihak Shopee langsung mengeluarkan nomor resi pengembalian kepada pembeli. Saya sebagai penjual sangat terkejut, karena sejak awal sudah ada kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Kami kemudian menghubungi pembeli melalui chat untuk menanyakan alasan pengembalian sekaligus mengingatkan kembali kesepakatan di awal. Namun pembeli menyatakan alasan pengembalian karena case tersebut tidak cocok dengan handphone-nya. Tidak sampai di situ, pembeli juga mendadak “amnesia” dengan mengatakan bahwa kami yang menyebutkan case Oppo A96 China version akan cocok dengan handphone-nya, dan melupakan kesepakatan untuk tidak melakukan retur.

Akhirnya, dana dikembalikan pada tanggal 1 Desember 2025 dengan pengiriman retur menggunakan kurir SPX Express dengan nomor resi ID257900960860P. Saat customer service yang kami hubungi, mereka sempat keceplosan mengira kami sebagai pembeli yang menanyakan dana pengembalian.

Padahal customer service yang saya hubungi sebelumnya mengelak dan menyatakan bahwa dana belum dikembalikan oleh Shopee. Mereka juga menenangkan saya dengan menyarankan untuk mengajukan banding saat paket diterima, dan dengan bukti kesepakatan sebelumnya seharusnya banding saya disetujui.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pengajuan pengembalian yang lolos tanpa peninjauan, ketika sudah masuk ekspedisi, dana akan langsung dicairkan ke pembeli oleh pihak Shopee, tanpa memedulikan apakah penjual sudah menerima barang atau belum. Ini merupakan salah satu sistem Shopee yang sangat merugikan para penjual.

Pada tanggal 11 Desember 2025, kami menerima paket retur tersebut dan saya langsung mengajukan banding dengan menyertakan video unboxing saat paket kami terima, video packing saat kami mengirim barang, bukti chat kesepakatan di awal, serta bukti chat pembeli yang bersikeras meminta barang dikirim karena opini pribadinya bahwa barang akan cocok.

Pada tanggal 12 Desember 2025, Shopee menolak banding saya dengan alasan pengembalian sesuai S&K, di mana pembeli berhak mengembalikan barang sesuai kondisi awal. Alasan pengajuan pembeli adalah produk salah ukuran atau warna. Shopee hanya memberikan kompensasi sebesar Rp5.000, yang kemudian dipotong Rp350, sehingga total yang saya terima hanya Rp4.650. Saya kemudian membuat tiket pelaporan dengan kode pelaporan 1999354375849287767.

Sebagai penjual, saya sangat kecewa karena sejak awal saya sudah optimis banding akan disetujui. Dalam pelaporan tersebut, sebanyak tiga kali Shopee menyatakan banding ditolak dengan alasan sesuai S&K pengembalian dan hanya memberikan kompensasi sebesar Rp5.000.

Terdapat dua kali panggilan dari nomor 1500702. Dua kali pihak Shopee menghubungi kami, tetapi sebelum sempat kami angkat, panggilan sudah diakhiri. Hal ini terkesan bahwa pihak Shopee enggan benar-benar menghubungi kami.

Saya mohon pertanggungjawaban Shopee, karena produk ini tidak dapat kami jual kembali. Tidak etis rasanya menolak banding dan mengembalikan dana, padahal sudah ada kesepakatan di awal antara penjual dan pembeli. Terlebih, barang yang dikembalikan juga tidak dapat kami jual lagi.

Peran Shopee seharusnya menjembatani antara penjual dan pembeli, bukan justru merugikan penjual dan membela pembeli. Jika pembeli merasa dirugikan, hal tersebut merupakan akibat dari keputusannya sendiri.

Salam hormat,

Dessy
Makassar

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

93 komentar untuk “Shopee Menolak Banding dan Menyetujui Pengembalian Dana, Padahal Sudah Ada Kesepakatan dengan Pembeli Barang Tidak Akan Dikembalikan

  • 25 Desember 2025 - (04:55 WIB)
    Permalink

    Kalau saya baca chatnya, justru tidak ada konfirmasi konsumen untuk berjanji tidak akan meretur apa pun kondisinya.

    Coba dibaca lagi deh, konsumen bilang , “Kalau sesuai kaya gini gak mungkin diretur kak.”
    “Kalau datangnya tidak sesuai type, baru diretur kak.”

    Jadi meskipun anda banding, sudah pasti akan ditolak Shopee, karena anda tidak memiliki bukti perjanjian untuk tidak meretur jika salah type.

    2
    4
    • 25 Desember 2025 - (09:22 WIB)
      Permalink

      Yang datang kan sesuai tipe Oppo A96 China kecuali yang datang beda tipe. Coba dibaca lgi. Jdi salah tipe di mana? Itu nyata2 diretur karena tidak cocok masuk ke hpnya kan saya sudah jlskan di awal sama pembeli. Pembeli yg ngeyel sama janji tdak retur

      4
      1
      • 25 Desember 2025 - (09:47 WIB)
        Permalink

        Anda tidak salah, konsumennya yang ngeyel. Saat anda memastikan, nanti tidak cocok, kakak rugi. Konsumen hanya menjawab insyaallah bisa kak.

        Tidak mengatakan secara terang benderang, berjanji tidak akan meretur jika ternyata tidak cocok .

        Ini celah konsumen untuk mengelak, sehingga shopee pun sudah pasti menolak banding Anda.

        • 25 Desember 2025 - (09:53 WIB)
          Permalink

          Ada kak pembeli chat gini: Klau sesuai kyak gini gak mngkin kak di
          retur. Klau dtangnya tdak sesuai type baru di retur kak.

          Ini sudah masuk kesepatakan ya kak. Kecuali kami kirim salah tipe kami legowo diretur. Ini sesuai tipe. Kan di awal juga kami bilang tidak cocok pas kami chat pembeli malah tuduh penjual blg cocok. Itu saja sudah fitnah saya kak. Memang pembeli yang ingkar kesepakatan, krna dri awal kami sdh tdk mau proses brg ini maunya cancel tpi pembeli yg ngotot dikirimkan. Ini mah dasar team shopee kecolongan sdh balikin dana jdi banding sy ditolak. Alasan banding sj disetujui krna bebas pengembalian sementara alasan pembeli tdk cocok.

          4
          1
          • 27 Desember 2025 - (10:17 WIB)
            Permalink

            Saya sebagai penjual sering mengalami hal seperti ini (pembeli yg ngeyel dan nakal). Cara paling aman adalah menolak :gak bisa kak! atau gak cocok!. Kalau gak mau cancel terpaksa saya cancel. Karena yang terjadi saat banding adalah 50:50. ribet juga saat terima barang komplain (kita lupa tidak video-kan unboxing barang tersebut) Kondisi barang, kemasan sudah rusak.. tinggal barang saja dibungkus plastik biasa. Bukti foto tidak cukup untuk Banding. Akhirnya sebagai pelajaran.. saat ada kembalian / komplain lagi, saya video-kan unboxing paket tersebut, plus foto sesuai rujukan kondisi barang sebelum dikirim defaultnya seperti ini dan yg kita terima seperti ini (bukti video) dan berhasil menang Banding. Itu juga kondisi kalau pesanan lagi sedikit. Kalau order banyak..gak sempat video2kan produk komplainan..

    • 27 Desember 2025 - (07:34 WIB)
      Permalink

      Kalau saran saya anda log out aja kalau memang kecewa dari shopee biar anda gak kena masalah ini lagi dikemudian hari. Kalau kita mau berjualan disatu tempat ya kita ikut aturannya kalau merasa aturannya gak beres ya log out aja.

      1
      3
      • 27 Desember 2025 - (11:36 WIB)
        Permalink

        Kalau sy sarankan jg Anda yg log out di sini trus log in sama ibu2 di FB. Sy tulis surat cari tanggung jwb Shopee & tanggung jwb pembeli sama sharing pengalaman sy.

        Otaknya dipakai jgn dikit2 suruh log out apalagi penjualnya itu penjual jujur tdk nipu2. Sy rugi sy dikhiananti kok mau log out yang ada BERSUARA. Jdi org sebelum ngetik dipikir dlu.

        3
        1
  • 25 Desember 2025 - (10:11 WIB)
    Permalink

    Yang kira2 buyer ribet mending cancel sendiri, gausah nyuruh buyer cancel. Udah pasti ga cocok minta dikirim, cari penyakit. Apalagi sistem marketplace sekarang memenangkan pembeli.

    • 25 Desember 2025 - (10:16 WIB)
      Permalink

      Iya kak awalnya rencana gitu. Cuma kami jdi bimbang krna pembeli mau dikirim brg itu meski tdk cocok. Makanya kami buat kesepakatan kalau tdk cocok jgn diretur buat jaga2 kalau beneran diretur. Ternyata percuma Shopee tetap menangkan pembeli, heran jg fungsi banding buat apa kalau gitu.

      Sy kira pembeli tdk bakal aneh2 krna pembeli sndiri kan jg penjual Shopee mana jual alquran, memang lidah tdk bertulang tdk bsa dipegang. Ini jg jdi pljaran buat sy.

      4
      1
    • 27 Desember 2025 - (16:22 WIB)
      Permalink

      Setuju banget ada bbrp yg ribet mending cancel aja lalu suruh pesan lagi sesuai barang aja karna resiko repot kalau kaya gini

  • 25 Desember 2025 - (10:53 WIB)
    Permalink

    Pelajaran yg bisa diambil adalah : tidak perlu menawarkan kesepakatan apabila produk tidak ada, sudah jelas produk berbeda ya tidak akan cocok

    produk tidak ada, ya tolak pesanan, pembeli malah menawarkan produk yg sudah jelas tidak akan cocok

    kesimpulan : penjualnya dodol pembelinya juga dodol
    penjualnya tidak mau kena poin penalti
    pembelinya, yah senang2 saja, istilahnya diberi untuk mencoba produknya dulu

    kalau mau beli sepatu ukuran 40, penjualnya malah nawarin ukuran 39 atau 41, yg ngelawak siapa?

    penjual : kami kirim ukuran 39/41 yah kak, tapi kalau ga cocok ga bisa kembali yah
    pembeli : ok, kirim gan!
    gitu ga cocok, kembalikan! 😜

    4
    4
    • 25 Desember 2025 - (11:08 WIB)
      Permalink

      Dibaca baik2 dodol, kami tdk prnah menawarkan kesepakatan selain tdk cocok jgn retur. Sy jg sdh blg cancel sj tdk menawarkan alternatif. Pembeli senang2 ya kalau sy malu sampai dimuat di sini disertai bukti sy sebagai pembeli blg tdk akan retur mana status sy star seller penjual alquran lgi

      4
      1
      • 25 Desember 2025 - (12:00 WIB)
        Permalink

        Hrsnya langsung cancel saat produk tidak ada. Kakak jg tau kalau dimensi berbeda jd saat pembeli bilang cocok itu hanya asumsinya aja. Gak ada jaminan pembelinya gak akan retur kalau produknya ternyata tidak cocok (yg sbnrnya kakak jg tau kalo gak akan cocok) karna dia sekali lg hanya berasumsi kalau itu akan cocok. Udh gt, ternyata yg pake produknya itu temannya, makin amsyong lah.

        • 25 Desember 2025 - (16:38 WIB)
          Permalink

          Iya benar kak jdi pljaran jg buat sy lain kali sy mau cancel sj. Ini yg pakai anaknya kak wktu sy chat knp diretur wkwk. Sy sempat ledek katax teman knp jdi anak tapi tdk dibls2.

          Itu sy blg tdk akan cocok tdk prnah blg cocok & sy tdk prnah meyakinkan bakal cocok. Itu memang asumsi pribadi pembeli ya kak. Maklum sy baru prtama jualan bru jg kena retur gini pdhl brg yg dikirim sesuai. Ini sebenarnya salah pembeli ingkar janji & salah team shopee krna pas pengajuan retur tdk ditinjau andai ditinjau psti tdk bakal lolos kak.

          2
          1
  • 25 Desember 2025 - (11:56 WIB)
    Permalink

    Kami kemudian menghubungi pembeli melalui chat dan menjelaskan bahwa pesanan pembeli kosong serta meminta pembeli mengajukan pembatalan.

    kalau kosong, langsung pencet tombol tolak, ga perlu chat2 pembeli minta batalin, dodol

    punya etika bisnis lah, ga perlu ngemis minta pembeli yg batalin hanya demi menyelamatkan poin penalti, ente yg salah ente yg batalinlah, ini kok malah nawarin produk yg sudah jelas beda ukuran dengan deal tidak boleh dikembalikan

    5
    4
    • 25 Desember 2025 - (12:04 WIB)
      Permalink

      Betul. Semoga TS jadikan ini sebagai pelajaran agar jgn pernah mengirimkan produk yg tidak sesuai walau pembeli blg gak akan retur. Karna retur di ecommerce skrg terlalu mudah, alasan berubah pikiran bahkan gak bs ditolak penjual. Mending nambah ‘pembatalan oleh seller’ daripada rugi waktu, rugi tenaga, rugi packingan.

      2
      2
    • 25 Desember 2025 - (16:41 WIB)
      Permalink

      Trus sy salah di mana? Kalau produk tdk ready itu salah kami?

      Gudang sy di Tiongkok bukan di rumh dodol.

      4
      2
      • 25 Desember 2025 - (18:06 WIB)
        Permalink

        “ sy salah di mana? Kalau produk tdk ready itu salah kami?”

        Lu pajang di etalase tp produk gk ready lu bilang bukan salah lu? Wkwkwk

        2
        3
        • 25 Desember 2025 - (18:07 WIB)
          Permalink

          Lah lihat itu produk PO bukan produk ready. Masa tidak bisa membaca sih atau tdk tau apa itu PO?

          4
          1
          • 25 Desember 2025 - (18:17 WIB)
            Permalink

            Lah PO atau ready bukan itu masalahnya. Urusan lu dgn supplier lu bukan urusan pembeli. Urusan pembeli itu dgn lu doang.

            3
            4
          • 25 Desember 2025 - (18:19 WIB)
            Permalink

            Terus knp? Jgn ngeles deh lain dibhs lain dijwb. Bedain po dan ready sj tdk bsa mau ajak org debat

            4
            1
          • 25 Desember 2025 - (19:08 WIB)
            Permalink

            lah mau po mau engga, khan ente yg tahu kalo ptoduk ternyata tidak ada, ya pencet tombol tolak, BUKAN malah nawarin yg lain

            2
            4
      • 27 Desember 2025 - (16:43 WIB)
        Permalink

        Kan tujuan awal sis tulis di forum pembaca u/ menerima masukkan & informasi ke pihak shoppe atas kerugian yg d alami jadi menurut saya ada baiknya mencerna tulisan2 bukan jadinya saling baku hantam balas komentar karna ga akan selesaikan masalah.

        Dulu juga saya pernah punya online shop di jaman JD.id ada pembeli pesan minyak kutus2 dengan posisi yg banyak 5 kardus buat sumbangan. Pas TLP supplier bilangnya kosong terus saya batalkan malah si buyer omong knp d batalin kak ga apa2 minyak lain asal serupa soalnya buat sumbangan Krn harga kk paling murah dia omong.

        Sy bilang KL mau pesan yg lain boleh cek out aja lagi karna barang yg berbeda ga mau saya kirim resikonya di saya sebagai penjual apalagi pihak online shop pasti bakal pilih pembeli buat banding Krn mikir penjual KL terima ya bertahan. Ya anggap aja sebagai pelajaran tapi kalau masih merasa belom ada jalan keluar coba aja lapor ke YLKI sebagai penjual yg merasa di rugikan sama pihak online shop. Ya walau mungkin kecil di respon. Semoga semakin sukses tokonya.

        • 27 Desember 2025 - (18:48 WIB)
          Permalink

          Tujuan sy tulis buat dpt hak sy bukan buat dpt komen aneh2 yg asal ceplos sj. Itu kakak baca yg kasih masukan atau serangan? Yg kasih masukan ada, sy bls baik2 sy blg terima kasih. Yg kasih serangan sy blslah dgn sesuai cara dia komen dia ngomong kasar, blg seller dodol sy jg bls. Intinya perlakukanlah org lain dgn baik sebagaimana setiap org mau diperlakukan baik. Tdk bsa membantu diam, tdk perlu komen asal2 semakin menunjukkan kebodohan.

          Itu surat sy tdk dibaca2 baik seenakx blg sy sengaja krim brg beda, permasalahkan knp stok kosong, knp gudang sy di Tiongkok, urusan brg PO urusan sy dgn supplier, tdk paham beda brg ready & PO tpi mau debat.

          Noted kak walaupun sy bru dengar pelaporan lewat YLKI. Sdh ada dri Shopee pemberian voucher kpd sy. Btw thanks atas doa, berbagi cerita & sarannya. Kakak jg sukses selalu

  • 25 Desember 2025 - (16:40 WIB)
    Permalink

    Lah dodol tdk punya etika bisnis itu kami hubungi baik2 jlskan produk tdk ready silakan cancel agar dana balik. Kalau tidak punya sy bodoh amat tdk usah jujur kirim yg tipe China yg sdh psti tdk cocok. Bodoh jgn dipelihara tdk malu komen di sini & dibaca bnyk org?

    3
    2
    • 25 Desember 2025 - (19:20 WIB)
      Permalink

      lalu kenapa bukan ente yg batalin dengan pencet tombol tolak, pilih “produk habis/kosong?

      silakan kemukakan alasannya : ketika produk tidak ada, kenapa bukan ente yg batalin dan malah menyuruh pembeli yg batalin pesanannya

      silakan warga MK yg baca lihat kelakuan orang/penjual ini, kalo belanja si toko TS, tidak akan pernah ditolak walau barang tidak ada, TAPI malah pembeli yg disuruh batalin pesanannya

      2
      2
      • 25 Desember 2025 - (19:42 WIB)
        Permalink

        Kenapa jg harus toko? Banyak kok toko minta pembeli yg cancel. Salahnya di mana? Yg salah itu mengajak transaksi di luar Shopee atau nipu kirim brg.

        Trus kpn sy tawarin brg lain? Sy blg kosong suruh cancel itu artinya menawarkan brg ya? Ya ampun selain tdk tahu apa itu brg PO tdk tau jg apa itu penawaran. Sy blg kosong bukan suruh ganti brg. Itu dibaca surat sy jgn hnya tau hate komen hidup anda knp? Bermasalah? Jgn lampiaskan ke org lain dong kasihan amat

        3
        1
        • 27 Desember 2025 - (00:25 WIB)
          Permalink

          Penjual akan memaksa pembeli untuk cancel meskipun stok dari penjual yang kosong, biasa lah mereka gak mau kena hukuman dan pembeli terpancing jadi stok mau kosong atau tidak tetap bisa di pilih, urusan stok belakangan? Kocak emang

          2
          3
          • 27 Desember 2025 - (00:32 WIB)
            Permalink

            Maksudnya gmna? Ini permasalahkan sy minta pembeli cancel? Kan gpp sy minta baik2 jg tdk memaksa cuma pembeli yg ngeyel tdk mau cancel mau dipesankan yg versi China. Kalau kyk gitu psti ikut mau pembeli ini pembeli yg mau bukan sy.

            Btw rugi pembeli cancel apa? Tdk ada kan tdk kena penalti knp jg mau dipermasalahin perihal itu. Selagi bisa bantu penjual & tdk merugikan pembeli itu sndiri, sy rasa sah2 sj

            Trus perihal stok kosong bsa dipilih mksdx gmna? Sy tdk menyuruh pembeli memilih brg kosong diganti brg tdk kosong. Dibaca lgi sy ngomong brg yg kakak pesan kosong di gudang, silakan ajukan pembatalan agar dana kakak bsa balik.

            Trus harap dicermati ini brg po China bukan brg ready siap kirim jdi tdk kocak sama sekali. Tahu kan apa itu po bukan brg ready.

            3
            1
  • 26 Desember 2025 - (22:50 WIB)
    Permalink

    Hal yg agan alami jg pernah saya alami,cmn memang msh Belum saya upload disini,bukti Ada semua memang saya simpan buat complain ke depannya,kronologis saya mengirimkan brg berupa carbu motor ke buyer dikirimkan Baru,buyer mendadak complain tdk Ada unboxing,Dan brg sampai ke saya kurirnya saya suruh melihat unboxing saya,ternyata carbunya sdh bau Bensin,Dan pihak buyer dikembalikan Dananya,memang team complain lapak orange skrg lebih pro ke buyer,padahal seller kena pot gede msknya ke lapak orange,sekilas info itu tentang case saya,benar soal cs memang kek gitu lapak orange lempar melempar Dan tdk Ada ujungnya,saya jg seller sdh 9thn disana msh diperlakukan kek Gini gan

    • 26 Desember 2025 - (23:00 WIB)
      Permalink

      Upload sj kak. Biar penjual2 yg lain lebih aware dan senang krna sharing pengalaman. Kecuali si Abo Cah di ats, kayakx pembeli sih yg hobi retur2 ngerugiin penjual sama penyakit hati wkwk.

      Jdi kakak sempat banding jg kak di Shopee?

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (00:01 WIB)
    Permalink

    WAKAKAKAKAK GIMANA BISA SAMA SIH !!
    Oppo A76 / A96 sama 1ukuran dengan Realme 9i
    Sama persis
    Oppo A76 / A96 / 9i = 6.59inc

    SEDANGKAN
    Oppo A96 ( China ) = 6.43inc ( sama kaya ukuran reno 4 4f 5 5f 6 )
    Ini masuk ke indonesia dengan nama Oppo Reno 7z 5G
    Dari bentuk kamera aja udh berbeda !! Sama dari mana ??

    Sy juga jualan acc hp, sering nemu pembeli yang salah beli. Kl ada yang beli dan nanya, sy jelaskan. Jika tetap ngeyel
    Contoh beli ny case redmi note 11 4G – 6.4in
    Lalu beli antigores ny redmi note 11 Pro 5G – 6.6in

    Di dalam paket sy ksh surat cinta keterangan tipe dan perbedaan nya 😂😂
    Sebenar nya memang salah buyer tapi seller nya udh tau itu salah, kenapa tetap di lanjutin 😂😂😂

    1
    3
    • 27 Desember 2025 - (03:39 WIB)
      Permalink

      Yg bilang sama bukan saya ya PEMBELI yg ngomong. Sudah baca chat sy baik2 sy sudah suruh cancel pembeli yg mohon2 dipesankan krna bakal cocok. Ya gmna dong? Kan tgs penjual layani & nurutin pembeli, salah sy di mana? Sy tdk nipu, sy jujur ngomong tdk cocok. Sy cuma bantu pembelinya krna mau sekali case model itu cuma buat hpnya kosong kan itu atas permintaan pembeli. Makanya dibuat KESEPAKATAN. Yg salah ya pembelinya ingkar janji, bukan sy🫡

      Kakak jlskan pas dalam paket sy jlskan lgsg di chat pas tgl order pesanan msk. Lbh bgs krna memang sy tdk cuma cari cuan mengutamakan kepuasan & agar kedua belah pihak tdk ada yg dirugikan. Kalau sy mau jahat bodoh amat sy kirim yg versi China yg seperti sy jlskan di chat tdk cocok.

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (00:29 WIB)
    Permalink

    Barang po di kirim dari china, gudang di cina 🤔 anda jualan di Indonesia 😌., ribet banget gudang ente di cina kejauhan.

    3
    3
    • 27 Desember 2025 - (03:35 WIB)
      Permalink

      Lah memang knp ada larangan? Selagi gudang bukan di neraka ya bsa2 sj. Ribet itu hanya kata org yg mau instan kayak situ. Pembelinya sndiri yg cari case China yg tdk dijual di Indo gmna?

      Mikir dong sebelum komen.

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (00:30 WIB)
    Permalink

    Kak, maaf oot, punya gudang di China itu gimana ceritanya, bukannya sudah dilarang cross border di Shopee? Terus kok bisa pembeli order 20 Nov dikirim 21 Nov dg AnterAja, katanya barang di China, apakah AnterAja beroperasi di China? Kalo dihitung barang diterima 30 Nov, itu lama sekali, sudah kayak jaman dulu beli di toko LN di Shopee.

    • 27 Desember 2025 - (03:42 WIB)
      Permalink

      Yg dilarang pemerintah & Shopee toko lokasi Tiongkok kan? Makanya bnyk seller Shopee Tiongkok diblokir Shopee Indo. Sy lokasi pengiriman Indonesia jdi sah2 sj. Memang estimasi brg Tiongkok-Indo itu 1-3 bln kalau red line.

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (01:36 WIB)
    Permalink

    Makluminn aja, ini Indonesia biasanya banyak yg kurang ngerti tapi serbu terus jadi mending cancel aja. Saya sendiri buyer bukan penjual. kalau saya bilang dan ngeyel gitu, udah tangggung jawab saya sendiri karena pihak toko sudah terang terangan dan jujur kasih informasi kalau tidak akan cocok. Saya sendiri pernah beli Nvidia versi KW dan penjual jujur dan spek sesuai dengan harga murahnya, dan saya terima karena memang sudah persetujuan.

    3
    1
    • 27 Desember 2025 - (03:46 WIB)
      Permalink

      Iya kak makasih ini jdi pembelajaran jg buat sy ke dpnx yg tdk psti cancel sj. Bgs klau kemarin pembeli sy kyk kakak. Sy jg beli brg dan seller sdh jlskan sy se7 misal memang tdk sesuai ekspetasi [kyk kasus sy pembeli yakin cocok pdhl tdk] sy legowo krna yg blg cocok sy, penjual sdh jlskan tdk bakal cocok. Di mana sy jg sdh janji tdk bakal retur psti sy tepati. Ini kan etiket, sy juga punya toko masa sy buat nama toko sndiri jelek krna opini sy yg salah.

      Sygx sy tdk expect si pembeli case hp ini bsa macam binatang gini. Krna sy lihat jg pembeli itu star+ juga jualan alquaran jdi pertimbangan tdk bakal aneh krna sy dan pembeli jg sdh buat kesepakatan di awal.

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (03:32 WIB)
    Permalink

    ” yang penting jangan salah kamera itu sulit kk” berarti tidak pas kakak. Kok maksa kirim?? Minta pengajuan retur d batalin?? Lah aneh aneh ae. Iku HAK e pembeli.

    0
    3
    • 27 Desember 2025 - (03:47 WIB)
      Permalink

      Lah yg blg cocok siapa? Pembeli. Itu yg maksa jg pembeli.

      Ada kesepakatan baca kak astaga. Masa iya sdh sepakat diingkarin. Ini kan yg mau pembelinya sy mah mau cancel pembeli yg ngotot minta kirim krna bakal cocok

      3
      1
      • 27 Desember 2025 - (08:11 WIB)
        Permalink

        Lah saya sendiri membaca pembelinya saja kek bimbang gt. Gak ada kata mohon atau minta tolong. Sudah jelas jelas kamera beda dimensi beda . Maksa kirim lalu nyalahin shopee di kira sepihak. Ya jelas pembelinya minta retur jika tidak pas. Buat apa di pakai kalau gak ada HPny. Lain kali jangan maksa atau ngepasin lg kak. Jualan memang mengejar untung tp tidak perlu sampai di usahakan. Sebisanya seadanya saja.

        1
        3
        • 27 Desember 2025 - (11:28 WIB)
          Permalink

          Lah Anda beneran baca? Yakin? Kalau Anda beneran baca ya tahu bukan saya yg maksa wkwkwk sy suruh cancel jlskan tdk bakal cocok. Yg bimbang mah saya saking ragunya sy blg gini lgi “kalau tdk cocok kaka rugi🥹” pembeli bls insyallah cocok. Psti cocok yakin wkwk bimbang dri mana. Kalau mau serang sy ya jujur sj sy tdk apa2in anda kenal jg tdk

          2
          1
  • 27 Desember 2025 - (03:43 WIB)
    Permalink

    Saya pribadi sih, ga mao kirim. Kl dia ngotot minta kirim, buatin link nya yang A96 veri china

    Jadi ada pengembalian begini, ga bakal kalah 😂😂😂
    Melayani iya, kepuasaan pembeli iya tp ga harus di dikte sama org bego 😂😂
    Sama aja kaya buyer beli tipe A96 A76 tapi dia tulis di catatan nya untuk tipw Reno 10, wwkakaka u tetap kirim ? Yang ngikutin catatan buyer apa ngikutin judul ?

    1
    1
    • 27 Desember 2025 - (03:49 WIB)
      Permalink

      Sudah kakak. Itu di SS sya di atas bagian variasi Oppo A96 China ver. Silakan scroll ke atas.

      Itu juga sy kalah sama team Shopee krna katax sdh sesuai S.K bebas pengembalian pdhl alasan pembli produk salah ukura, warna😂

      3
      1
    • 27 Desember 2025 - (03:52 WIB)
      Permalink

      Sy jg awalx tdk mau kirim cuma pembeli mohon2 minta dikirim😂 sy kasihan jdi bantu walaupun hati ini tdk tenang makax sy chat minta kesepakatan jgn diretur. Cuma si pembeli ini sdh amnesia trus ingkar janji egois banget pokokx.

      Ya itu kalau ada catatan gitu sy chat pembeli sy jlskan dan tanya maunya apa klau ribet ya tdk usah protes. Cuma kan kasus sy tdk ada catatan ini itu. Ini sdh jls dan ini murni mau pembeli dipesankan.

      3
      1
  • 27 Desember 2025 - (03:56 WIB)
    Permalink

    Kesepakatan apaan by chat ? Ga kuat
    Suru order aja gampang
    Buat judul sesuai dengan tipe case nya
    Suru dia co di sana, kl retur cukup katakan sudah sesuai judul dan tipe yang pesan !
    Lagian case custom memang buyer nya rese2
    Udh di custom, eh ga jadi
    Wakakaka gw jualan yang warna aja banyak retur dan salah tipe, apalagi custom gini, drakor tiap hari

  • 27 Desember 2025 - (04:13 WIB)
    Permalink

    Jdi kalau tdk lewat chat mau lewat mana kak? Itu pembelian pertama sy minta batalin dibatalin trus sy ganti variasi jdi A96 China ver=> Pembeli CO varian ini. Itu ada ss sy lengkap dri variasi & alasan banding seperti yg kakak blg sdh sesuai yg dikirim tetap kalah.

    Ini jg sistem Shopee masih kurang utk penjual hrusx brg po/custom tdk bisa dibalikin kecuali rusak/salah kirim varian. Selama masih ada pilihan bebas pengembalian bakal kalah kak sebagai seller biar bukti sekuat apa pun.

    Kakak jg penjual kan? Dri komen kakak jg kena bnyk pengembalian jdi pengembalian brg custom kakak yg memang kakak/pembeli?

    3
    1
  • 27 Desember 2025 - (04:25 WIB)
    Permalink

    Lah lu juga sebagai penjual hanya mikirin laku,
    Udah yakin tidak sama kenapa lu lanjut transaksinya? heran
    Apalagi lu lanjut sama pembeli yang mungkin sdm nya rendah.
    Banyak toko juga kalo gak yakin, langsung tolak, ini sudah yakin malah terima. Haduh

  • 27 Desember 2025 - (04:29 WIB)
    Permalink

    Kata siapa sy mikirin laku? Baca chat saya. Sya suruh lgsg cancel biar dana pembeli balik kalau mau laku sy chat gini: ready a96 China ver mau ganti itu sj kak? Mirip model kamera jdi bakal cocok ini kan sy tdk ngomong gitu. Pembeli yg minta dipesankan sdh sy jlskan jg tdk bakal cocok kalau kejar laku ya sy tdk mau jlskan. Itu dibaca baik2csebelum komen tdk jls tuduh sy yg bukan2.

    Itu sy mau nolak pembeli mohon2 masa iya sy mau nolak, kan status pembeli sy lihat star+ sy kira bakal cerdas & bijaksana sampai se7 buat kesepakatan taux bocil amnesia.

    3
    1
  • 27 Desember 2025 - (10:13 WIB)
    Permalink

    Saya sebagai seller shopee kalau kondisi kayak gini apalagi bukan barang sendiri mending cancel aja by seller dgn alasan barang kosong. Kalo proses cancel by seller karna barang kosong mah gak kena penalty poin. Yg kena penalty kalo barang kagak dikirim dan kemudian cancel by sistem. Sebagai oembeli di shopee untuk barang murah itu gampang banget kembaliinnya. Barang retur bgitu diinput kurir duit langsung balik

  • 27 Desember 2025 - (11:42 WIB)
    Permalink

    Saya tidak tahu kak kalau brg kosong tdk kena penalti sama cs jg tdk ada dijlsin. Tpi makasih infonya.

    Itu sama sy jg mau cancel kak cuma pembeli yg tdk mau? Sy hrus gmna masa sy tolak pembeli yg mohon2 dikirim versi China. Ini sy tdk maksa pembeli malah yg maksa sy. Sy niat bantu krna kasihan pembeli mau sekali case model gitu. Sy jg lihat status pembeli star + penjual alquaran sy kira tdk bakal aneh2 ternyats buyer bocil egois yg hatinya ringan sekali buat rugiin org.

    Iya kak benar memang kalau brg murah lgsg kembali dana di ekspedisi. Sy kira bsa ditahan krna sy lgsg telp cs di hari pengajuan pembeli msk. Cs sndiri yg bohongin sy dana pembeli bakal cair bgtu paket sampai di sana nyatax cair tgl 1 bukan tgl 11 pas paket sampai

    2
    1
  • 27 Desember 2025 - (12:24 WIB)
    Permalink

    Dalam kasus seperti ini, walaupun mbaknya punya bukti chat kalau saya jadi perantara shopee juga pasti akan memenangkan pembeli. Karena barang yang mbak kirim memang sudah tidak sesuai, dan Mbak tahu itu tapi tetap mengirimkan barang.

    Bukti chat, pada dasarnya gak ada kekuatan hukum sama sekali. Dan sesuai syarat dan ketentuan shopee, jika barang yg dikirim terbukti tidak sesuai dengan etalase maka pembeli berhak mengajukan return dan pasti akan disetujui shopee. Mengapa? Screenshoot chat Mbak aja sudah memberatkan Mbaknya karena melalui chat itu, pihak shopee jadi tahu dengan jelas kalau barang yang dikirim tidak sesuai dengan produk di etalase.

    Jadikan pelajaran bersama, lain kali ditolak saja kalau ada permintaan pembeli seperti ini. Karena sesuai aturan shopee, sebagai penjual jika anda terbukti mengirimkan barang yang tidak sesuai sudah pasti pihak pembelilah yang akan menang. Sekian, terimakasih atas sharing pengalamannya.

  • 27 Desember 2025 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Kak ini dibaca tdk surat sy? Sy kirim brg tdk sesuai? Itu sesuai pembeli co a96 china ver sy kirim a96 china ver tdk sesuai di mana ya? Coba kakak jlskan sy penasaran ats dasar apa kakak ngomong gitu.

    Kalau tdk sesuai brg yg sy kirim sy yg tanggung ongkir. Ini ongkir tdk dibebankan. Alasan ditolak Shopee jg bukan tdk kirim brg sesuai alasan sesuai syarat bebas pengembalian artinya produk tdk rusak & tdk salah kirim

    • 29 Desember 2025 - (16:28 WIB)
      Permalink

      Anda masih bertanya UU? Anda tidak sadar dan nalar pikir anda tidak mampu memahami bahwa saya berusaha menjelaskan menggunakan analogi UU? Saya jelaskan lagi yah.

      Shopee memiliki kebijakan yang harus dipatuhi pengguna. Setiap pengguna yang mendaftar di shopee wajib mematuhi kebijakan ini. Anda tidak bisa membuat aturan yang melanggar kebijakan shopee.

      Sama seperti UU Negara Indonesia. Anda sebagai WNI wajib patuh dengan UU, anda bisa buat aturan sendiri, tapi tetap hirarki UU yang paling tinggi.

      Lapak anda tidak menjelaskan custom. Anda mengelabui, menyamarkan, bahkan anda baru paham istilah custom setelah membaca aturan dari link yang saya berikan.

      Anda merasa benar dan cerdas tapi kemampuan anda memahami masalah ada ada di tingkat bawah.

      Ini adalah contoh nyata efek Dunning-Krugger. Ketidak mampuan mencerna karena merasa paling tahu dan pandai, padahal nyatanya kebalikannya.

  • 27 Desember 2025 - (13:59 WIB)
    Permalink

    1. Tidak diperkenankan meminta pembatalan ke pembeli, apapun alasannya. Kalau barang kosong, maka tanggung jawab penjual mengelola stok lapak. Tidak ada hubungannya PO atau bukan PO. Minta pembatalan ke pembeli bisa dikenakan penalti kalau dilaporkan ke Shopee, karena ini pelanggaran.
    2. Aturan/kebijakan Shopee memiliki hirarki lebih tinggi daripada aturan yang dibuat sendiri oleh penjual atau pembeli. Kesepakatan yang dibuat antara penjual dan pembeli, tetap dinaungi oleh kebijakan Shopee. Pembeli yang melakukan return artinya berubah pikiran. Dan ini sesuai dengan kebijakan shopee, sehingga return tsb sah.

    2
    2
  • 27 Desember 2025 - (14:07 WIB)
    Permalink

    Selama ada kesepakata ya tdk apa2 krna kesepakatan persetujuan 2 belah pihak.

    1. Tdk diperkenankan meminta pembatalan ke pembeli? Kalau pembeli mau ya gpp tdk mau ya tgu hri PO dana balik. Pembeli mau dana segera balik knp jg mau tgu2 lama mending batalin sndiri. Selagi bukan ajak transaksi di luar shopee sy rasa sah2 sj. Mungkin anda yg prnah bermasalah krna minta pembeli batal. Itu sy minta pembeli btl pesanan pertama buat ganti pesanan kedua utk ganti varian jdi a96 China ver pembeli welcome2 sj. Ya adalah kak PO itu bukan brg ready apalagi dikirim dri Tiongkok. Pembeli yg pesan brg Po sdh tahu konsekuensi brg lama sampai & kemungkinan tdk ready. Kalau tdk mau ya pesan yg ready siap kirim sj.

    2. Gak jg tuh. Bnyk kok masalah di Shopee diselesaikan lewat chat selama kedua pihak capai kesepakatan tdk akan bermasalah. Kecuali kasus brg warna merah kosong diganti kuning penjual chat tdk dpt blsan trus main asal kirim kuning dibalikkin ya tdk masalah tdk ada kesepakatan. Itu gunanya chat dijadikan bukti.

    Anda blg sesuai kebijakan dri mana? Baca surat sy tdk? Alasan pengembalian sdh ulg2 sy ulg di komen di surat itu alasan pembeli salah ukuran, wrna, dll sementara Shopee se7 krna sdh kecolongan balikin dana 1 Des, dgn alasan sesuai S.k bebas pengembalian. Sebelum komen sok cerdas baca dan hayati surat sy baik2 dlu

    2
    1
  • 27 Desember 2025 - (14:37 WIB)
    Permalink

    Betul, selama ada kesepakatan tidak apa-apa. Dan juga sah buat Shopee menjalankan sesuai kebijakan platform. Sudah jelas pembeli anda berubah pikiran. Dan itu sesuai kebijakan shopee. Anda sendiri mengambil resiko, dengan tidak menolak order, kemudian saat ada masalah komplen ke media konsumen. Pemahamannya anda tentang PO pun salah. Silakan pelajari kebijakan Shopee.

    1
    2
    • 27 Desember 2025 - (14:42 WIB)
      Permalink

      Nah itu kakak akui. Shopee sdh tdk berhak ikut campur kalau pembeli-penjual sdh ada kesepakatan. Ini kan salah Shopee tdk tinjau dan main keluarkan resi.

      Kebijakan platform yg mana? Yg memenangkan pembeli & merugikan penjual? Ini kan sy rugi krna shopee & pembeli. Itu brg po custom tdk bsa dijual kembali & tdk msk syrat bebas pengembalian. Kakak pikir deh masa brg tdk bsa dijual bebas dikembalikan ya tdk bsa. Jatuhnya sama kyk kategori produk makanan kau itu tdk enak sdh dibeli ya tdk bsa dikembalikan. Trus pemahaman salah po di mana itu brg tdk ready & estimasi 30 hri lbh. Bukannya kakak yg salah pemahaman? Coba search dlu

      2
      1
    • 27 Desember 2025 - (14:43 WIB)
      Permalink

      Ini kak sy bantu carikan PO di Shopee adalah singkatan dari Pre Order, yaitu sistem pemesanan di mana pembeli membayar di awal untuk produk yang belum tersedia (belum ready stock), dan penjual akan memproses serta mengirimkannya setelah jangka waktu tertentu (biasanya 3-30 hari kerja), seringkali untuk produk custom, impor, atau yang membutuhkan waktu produksi/persiapan lebih lama. 

      • 27 Desember 2025 - (14:47 WIB)
        Permalink

        Sesuai sama yg sy ngomong coba diriset dlu sebelum komen blg sy tdk paham brg PO. Itu sy jualan brg PO bukan prtama di kasus ini sj. Sdh bnyk jdi sy paham. Kalian yg ngomong brg tdk ready lah, stok knp kosong lah, permasalahin gudang sy ya bermasalah trus komen asal2

        1
        1
  • 27 Desember 2025 - (18:25 WIB)
    Permalink

    Belum ready stok. Belum = akan ready. Bukan artinya seenaknya anda minta batalkan karena stok kosong.
    Analogi anda tinggal di Indonesia, maka semua aturan akan mengacu ke UU yang berlaku. Anda tidak bisa membuat aturan sendiri yang menyeleweng dari UU. Jadi alasan pembeli meretur itu sah, karena sesuai kebijakan shopee. Anda mau gugat UU ya silakan saja. Tapi kalau anda bilang Shopee salah, itu ngawur. Karena kebijakan platform adalah UU yang sah. Anda saat beegabung menjadi member Shopee maka anda wajib path dengan ketentuan Shopee. Kok nggak paham-paham ya ini.

    1
    2
    • 27 Desember 2025 - (18:30 WIB)
      Permalink

      Lah kata siapa belum itu sudah pasti ready? Anda yg tdk paham2 po sj tdk paham sok mau jlskan UU.

      Ini kasus sy bukan bhs brg kosong bhs knp banding ditolak & pengembalian pembeli di-acc. Itu kan inti kasus ini tpi anda ini mutar2 di masalah cancel & stok kosong? Itu kontesks jauh bgt dri surat. Lihat itu brg kosong pembeli tdk marah malah minta dipesankan brg yg cocok itu yg Anda serang ada tuh username dia toko gampang Anda chat jgn2 kakak ini sih pembeli lgi. Dri tdi berusaha mau jatuhkan sy aneh deh pakai sok singgung UU skrg. Selama sdh ada kesepakatan, brg dikirim cocok, kesalahan sepenuhnya pada pembeli dan Shopee itu mutklak.

      2
      1
    • 27 Desember 2025 - (18:32 WIB)
      Permalink

      Coba sini jlskan UU yg dimaksud jlskan jg knp brg PO itu sdh psti ready? Itu sdh sy copastkan dri google masih mau ngeles2 jg kakak ini macam pembeli case hp sy. Curiga org yg sama.

      1
      1
    • 27 Desember 2025 - (18:36 WIB)
      Permalink

      Kecuali kasus sy brg kosong trus tanpa info pembeli sy kirim a96 ver China tanpa konfir & buat kesepakatan dlu sama pembeli ya sy salah. Sy siap misalkan diretur. Ini tdk kok aneh banget anda. Bawa2 UU, suruh sy gugat apaan, sama aturan Shopee tpi tdk pahan sma sekali. Yg pantas digugat itu pembeli mengingkari kesepakatan. Heran sy sok cerdas tpi macam tong kosong nyaring bunyi.

      Itu deh kak krna Anda sepertinya paham sekali aturan Shopee jlskan deh knp Shopee se7 banding dgn alasan bebas pengembalian pdhl alasan pembeli jls produk salah ukuran, warna.

      2
      1
      • 28 Desember 2025 - (07:02 WIB)
        Permalink

        Toko anda apa sih namanya? Coba displill biar dibanned rame2. Jualan kok bikin aturan sendiri, sudah gitu ngeyel. Seller kaya gini, baperan, wajib dihindari.

        • 28 Desember 2025 - (12:05 WIB)
          Permalink

          Lah mau banned toko org aneh. Lain ditanya lain dijwb. Disuruh jelasin UU sama alasan pengembalian diterima malah mau banned toko org aneh. Inilah jawaban org yg hnya sok cerdas tpi kosong. Jlslah bikin aturancsendiri ini brg custom tdk bsa jual kembali masa iya dikembalikan setelah dibuat kesepakatan etika luh di mana? Satu spesies dgn si pembeli yg pnting rugiin seller tdk mau tahu konsekuensi dri permintaannya sendiri. Anda yg hrusnya dibanned biar tdk ada seller yg dirugikan sama pembeli suka retur kyk anda, sok cerdas sama aturan giliran diminta jlskan tdk bsa. Aneh

          2
          1
          • 28 Desember 2025 - (13:55 WIB)
            Permalink

            Kebijakan pembatalan. Penjual akan dikenakan sanksi jika membatalkan pesanan. Tidak dijelaskan spesifik Normal atau Pre order. Sehingga sangat jelas aturan ini menaungi Normal dan Pre order.

            https://seller.shopee.co.id/edu/article/12622/Tentang-Pembatalan-Pesanan

            Kebijakan Pre-Order. Tidak ada spesifik menjelaskan dapat dibatalkan jika stok kosong. Sehingga sangat jelas kebijakan pembatalan akan mengikuti aturan Pembatalan di atas.

            Kebijakan garansi bebas pengembalian barang. Sah untuk pembeli berubah pikiran selama barang yang dikembalikan sesuai asli, tidak ada yang kurang. Janji di chat adalah janji awal, tapi sesuai kebijakan shopee, pembeli berhak mengembalikan barang dengan kondisi awal.

            https://help.shopee.co.id/portal/4/article/140657

            Saya tadinya malas memberikan link. Tapi anda minta, ini saya berikan. Silakan pelajari dan pahami kembali posisi kasus anda. Klaim anda semua salah. Pun jika Shopee memberikan kompensasi (yang sering dilakukan) itu bukan artinya Shopee salah, tapi memberikan kelonggaran di kasus anda.

          • 28 Desember 2025 - (13:59 WIB)
            Permalink

            Dan anda sendiri menyamarkan Pembatalan dengan kata “P4mb4t4l4n”. Ini artinya anda paham bahwa meminta pembeli membatalkan dilarang.
            Pembeli kalau paham, dapat melaporkan anda lewat fitur pelaporan dan anda pasti akan dikenakan penalty Shopee.

        • 28 Desember 2025 - (14:02 WIB)
          Permalink

          Apa hubungannya lagi dengan kata pembatalan? Mau disamarkan atau tdk urusan dgn anda apa? Kembali ke konteks masalah dri tdi jwbannya asbun terus. Hanya tahu cari2 kesalahan org. Definisi Anda memang org sok cerdas kosong tdk malu komen di sini?

          2
          2
        • 28 Desember 2025 - (15:03 WIB)
          Permalink

          Lah kasih artikel baca jg dong. Itu jls kategori: Handphone & AksesorisSemua produk kecuali:

          ●          Sim card

          ●          Produk custom (contoh: custom warna di luar katalog dan bordir nama)

          Ini sy kasus custom tdk bsa dibalikkin seprti sy blg. Makax kalau tdk paham aturan diam. Lbh paham sy makax dibuat kesepakatan krna ini produk kustom tdk bsa dijual kembali. Bijalah jdi org. Apanya bebas pengembalian bikin aturan sndiri itu Anda.

          Mana UU sy mau lihat.

          • 29 Desember 2025 - (12:26 WIB)
            Permalink

            Ini lapak anda bukan? Tidak ada sama sekali dijelaskan produk custom. Kebanyakan alasan, banyak omong, tapi tidak paham aturan. Seller seperti ini wajib dihindari.

            https://id.shp.ee/Wb4D8y8

    • 29 Desember 2025 - (12:39 WIB)
      Permalink

      Lah custom lah req dri tipe yg tdk kami jual & tdk dipakai di Indonesia namax apa? Masa gitu sj tdk tau? Mau sy jlskan lgi? Brg atas permintaan pribadu pembeli di luar katalog ya customlah. Banyak omong itu Anda sendiri tdk cerdas sok2 mau nasehati org. Giliran fakta custom tdk bsa diretur kicep.

      Anda yg hrus dihindari info username sini. Sy jujur jlskan tdk cocok sy itu Seller JUJUR. yg langka di Shopee aneh deh.

      UU mana nih sy penasaran dri tdi ngeles terus

  • 27 Desember 2025 - (22:23 WIB)
    Permalink

    Yg jadi patokan itu adalah syarat dan ketentuan yang ditetapkan shopee.
    Kalau ketentuan atau perjanjian lain yang di tentukan penjual atau pembeli, namun berlawanan dengan ketentuan shopee kemungkinan akan diabaikan oleh shopee.

 Apa Komentar Anda?

Ada 93 komentar sampai saat ini..

Shopee Menolak Banding dan Menyetujui Pengembalian Dana, Padahal Sudah…

oleh Dessy dibaca dalam: 3 menit
93