Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Uang 9 Juta Rupiah Hilang di Superbank, Setelah Sebelumnya Ada Notifikasi untuk Mengabaikan Login Mencurigakan 14 Februari 202619 Februari 2026 Start 14 Komentar akses ilegal, Akun Pengguna, Bank Digital, Cashless Payment, Customer complaint handling, Customer Service, Digital Banking, Gudang Voucher, Keamanan akun, Keamanan rekening bank, Laporan Kepolisian, Merchant QRIS, Notifikasi aplikasi, One Time Password, OTP, Payment Gateway, Pembobolan akun, Pembobolan rekening bank, Pencucian Uang, Pengajuan banding, Penyalahgunaan akun, Personal Identification Number, Push Notification, QR code standar pembayaran nasional, QR payment, QRIS, Rekening bank, Rekening Tabungan, rekening tabungan digital, Saldo Hilang, Saldo terpotong, sanggahan transaksi, Sistem keamanan, Validasi Pembayaran, Verifikasi Pembayaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 02 Februari 2026, saldo tabungan di rekening saya di Superbank yang berjumlah Rp9.000.000 (sembilan juta rupiah) hilang sepenuhnya akibat transaksi yang tidak pernah saya lakukan dan tidak saya kenali. Dengan keterangan pembayaran ke “SMJ”, yang hingga saat ini saya tidak tahu dan tidak pernah memberikan persetujuan untuk transaksi tersebut. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 29 Januari 2026, saya menerima notifikasi tentang percobaan login oleh pihak lain ke akun saya (jamnya saya tidak ingat dengan pasti). Namun pada hari yang sama, pukul 17.20 WIB, saya menerima notifikasi lanjutan yang meminta agar pemberitahuan sebelumnya diabaikan, sehingga saya berasumsi bahwa akun saya telah kembali aman dan tidak ada akses ilegal yang berhasil. Pada tanggal 05 Februari 2026 malam, sekitar pukul 23.00 WIB, saya membuka aplikasi Superbank dan menemukan bahwa saldo utama saya telah hilang sepenuhnya. Dalam keadaan terkejut dan panik, saya segera memeriksa rekening bank lain milik saya, dan hasilnya aman serta tidak ada masalah. Ini adalah notif pemberitahuan jika notif sebelumnya (ada yg mencoba masuk ke akun saya) diabaikan saja. (Notif yg ini gak sempat saya SC sebelum rekening saya saya bekukan) Ini adalah bukti transaksi pembayaran ke SMJ (apa itu SMJ?!) Kemudian saya menghubungi Customer Service Superbank dan mendapatkan nomor laporan pengaduan: 260205-001997. Namun pihak bank menganggap kasus ini selesai secara sepihak, padahal uang saya belum dikembalikan. Saya hanya diinformasikan bahwa transaksi tersebut adalah untuk pembayaran QRIS, yang tidak saya lakukan. Saya pun mengajukan banding karena saya tidak terima atas hal yang bukan saya lakukan, yang berarti ada orang lain yang mengakses akun saya. Saya mempertanyakan keamanan Superbank sebagai bank digital. Mohon segera ditindaklanjuti, karena ini benar-benar merugikan nasabah! Sungguh, saya sangat menyesal telah mempercayakan uang saya untuk ditabung di Superbank. Sebagai nasabah baru, hanya dalam beberapa bulan saya sudah mengalami kejadian seperti ini. Benar-benar sangat mengecewakan keamanan Superbank ini! Per tanggal 13 Februari 2026 kemarin, saya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi (bukti terlampir). Ivana Probolinggo, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Munzir Akbarwan14 Februari 2026 - (20:43 WIB)Permalink Menganggap remeh notifikasi padahal sdh ada percobaan login. Malah dikibulin”Pemberitahuan sebelumnya di abaikan.” Nggak di baca full itu notifikasi. Kalau anda sendiri yg melakukan login entah diperangkat baru, atau login ulang setalah di uninstal wajar anda abaikan saja. tapi bagaimana dg orang lain? Padahal sdh jelas2 orang lain krna HP ditangan anda. 2 Login untuk Membalas
Reka15 Februari 2026 - (08:07 WIB)Permalink Serem, saya otw pindahin sebagian Dana Dari super bank ke bank digital lain dahulu,sementara belum ada tanggapan/langkah kongkrit Dari superbank 1 Login untuk Membalas
madman15 Februari 2026 - (11:18 WIB)Permalink Jika ada percobaan login tapi bukan dilakukan oleh anda, apa harus diabaikan? Dalam situasi seperti itu, segera aktifkan semua fitur keamanan yang tersedia di aplikasi bank misalnya 2FA, OTP via email, dan login dengan sidik jari. Setelah itu ganti password atau pin akun. Saran: jangan install aplikasi keuangan di ponsel harga di bawah 3 juta. 2 1 Login untuk Membalas
Andra16 Februari 2026 - (14:15 WIB)Permalink menarik ini…emangnya kenapa bang dengan HP di bawah 3 juta? harga segitu juga udah bagus kok spek nya, apalagi pake brand2 yg ternama juga.. Login untuk Membalas
Betsy17 Februari 2026 - (09:07 WIB)Permalink Hape apa tuh…? Saya 1 jutaan, semua app finance banking aman2 saja sudah 5 tahunan. Login untuk Membalas
Su25 Februari 2026 - (14:03 WIB)Permalink HP saya 1jutaan tp saldo di smua e-walet & bbrp bank selama ini ga pernah ada masalah sih om… Login untuk Membalas
eRyodan15 Februari 2026 - (13:26 WIB)Permalink Ditunggu klarifikasi superbank khususnya log yang menyatakan transaksi terjadi diperangkat pengguna yang sah Login untuk Membalas
anddzaky15 Februari 2026 - (15:41 WIB)Permalink Apa ada klik link phising APK .. Login untuk Membalas
StartPenulis artikel17 Februari 2026 - (01:09 WIB)Permalink Tidak kak, tetapi pada saat jam tersebut seingat saya HP saya dalam kondisi tiba” panas sekali sehingga saya memutuskan merestart hp saya. Login untuk Membalas
Niels16 Februari 2026 - (10:40 WIB)Permalink Ini kok dari superbank ga nanggapin yah? Login untuk Membalas
Betsy17 Februari 2026 - (09:09 WIB)Permalink Sabar, lagi long weekend libur imlek awal puasa. Bagian yg teknis lebih dalam kemungkinan libur atau masih proses eskalasi Login untuk Membalas
Yuniya18 Februari 2026 - (14:57 WIB)Permalink Saya coba ngulik menu pembayaran superbank, ini apps sebetulnya minim fitur, cuma transfer (antar bank) serta pembayaran QRIS. klo capture penulis, sepertinya ini transaksi QRIS 9 juta di Gudang Voucer, Ternyata bahaya sekali. memang transaksi QRIS ada batasannya yakni 10juta pertransaksi, dan sekitar 30juta per hari. Kami menunggu tanggapan superbank 2 Login untuk Membalas
Jakob19 Februari 2026 - (11:35 WIB)Permalink Gudang Voucher itu sudah tempat penipuan dan pembobolan rekening. Di Aplikasi Gojek, Grab, banyak driver kena juga. Indikasi pelaku orang dalam Negara ini. Masa tidak bisa terlacak itu aliran dana. Ya karena tahu siapa pemain itu. 🤭 Login untuk Membalas