Keluhan Surat Pembaca Kecewa Garansi “Pasti Ori” Tokopedia: Toko Terbukti Scammer dan Ditutup Permanen, tapi Refund Ditolak Alasan Sistem 6 Hari 3 Maret 20263 Maret 2026 Rakha 2 Komentar Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, Deskripsi produk, dispute, e-Commerce, Garansi, Indikasi Fraud, Jaminan Pasti Ori Tokopedia, Kebijakan pengembalian barang, Kompensasi kerugian, Kondisi produk tidak sesuai informasi, Kosmetik, Marketplace, Pengembalian dana, Produk Palsu, Pusat Resolusi Tokopedia, Refund, Scam, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tokopedia, Tokopedia Care Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. Redaksi Media Konsumen dan Manajemen Tokopedia, Melalui surat ini, saya ingin menyuarakan kekecewaan yang sangat mendalam terhadap sistem perlindungan konsumen Tokopedia yang justru terkesan melindungi seller penipu dengan berlindung di balik dalih “batas waktu komplain 6 hari”. Pada tanggal 12 Februari 2026, saya melakukan pembelian produk perawatan kulit di Tokopedia dari toko berstatus Mall dengan nama SKIN1004 Official Shop. Pembayaran saya lakukan menggunakan DANA. Nomor pesanan/invoice saya adalah: 582569523203114795. Alasan utama saya berani bertransaksi adalah karena adanya jaminan label “Pasti Ori” dari Tokopedia. Namun, barang yang saya terima terbukti 100% palsu. Buktinya sangat jelas: serum berbau kimia menyengat (padahal produk asli fragrance-free), kualitas botol dan pipet berbeda jauh, dan cetakan label buram serta bernoda tinta kotor. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan kulit konsumen. Refrensi dengan product yang saya beli di toko sociolla Refrensi dengan product yang saya beli di toko Hal yang paling ironis dan menjadi bukti telak penipuan ini adalah: sistem Tokopedia sendiri saat ini telah menutup permanen toko tersebut dengan banner merah bertuliskan “Toko ditutup permanen karena pelanggaran”. Namun, ketika saya melaporkan kasus penipuan kriminal ini ke Tokopedia Care, laporan saya terus-menerus ditutup sepihak oleh sistem/CS dengan balasan template: “pesanan sudah lewat batas waktu 6 hari kalender dan dana sudah diteruskan ke penjual”. Toko telah ditutup Review jelek pada toko “Mall” yang memiliki “Pasti Ori” Pertanyaan saya untuk Manajemen dan Tim Legal Tokopedia: Jika platform kalian sendiri sudah mengakui, menindak, dan memblokir toko tersebut sebagai penipu/pelanggar, mengapa kalian masih bersikeras memakai dalih “sistem otomatis 6 hari” untuk menyerahkan uang saya kepada penipu tersebut? Sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, alasan batas waktu 6 hari yang menghalangi hak ganti rugi konsumen atas kasus penipuan (penjualan barang palsu/berbahaya) adalah bentuk klausula baku yang batal demi hukum (Pasal 18). Tokopedia juga telah gagal memenuhi janji iklan “Pasti Ori” yang memicu kewajiban ganti rugi (Pasal 19). Saya menuntut iktikad baik dari Tim Eskalasi/Resolusi Tokopedia untuk tidak merespons dengan bot atau template CS Level 1, melainkan segera melakukan proses refund manual ke akun DANA saya. Bukti-bukti foto barang palsu dan screenshot toko yang sudah kalian tutup permanen telah saya siapkan dan lampirkan. Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah berkenan memuat keluhan ini. Semoga tidak ada lagi konsumen yang menjadi korban seller nakal yang berlindung di balik sistem otomatis platform. Hormat saya, Muhammad Rakha Kota Malang, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bob3 Maret 2026 - (23:56 WIB)Permalink Kerjaan orang dalam. Biasa lah paling cari duit sebelum dipecat, sebelum Tokopedia ditutup permanen. Mustinya sih kalo Tokopedia TikTok Shop peduli, bisa dilacak siapa biang keroknya. Cuma paling sengaja dibiarin, biar orang makin males belanja di Tokopedia. Jadi TikTok Shop bisa tutup Tokopedia permanen dengan dalih udah ngak laku. Toko official store (skincare) di Tokped ada beberapa yang mencurigakan. Dan masih belum ditutup walaupun udah banyak yang review jelek dan lapor. Ada yang heboh di sosmed juga. Cuma yah sekali lagi, Tokopedia TikTok Shop ngak peduli. Musti liat2 review juga. Kaya ini kan walaupun ada label “Mall”, kelihatan mencurigakan, dari nilai rating, jumlah review, dll. 1 Login untuk Membalas
RakhaPenulis artikel4 Maret 2026 - (02:07 WIB)Permalink Kebetulan beberapa hari setelah pesanan sampai baru banyak yang review bintang 1 mas. Jadinya saya mana tau. Awalnya dari toko (lama bukanya, review awalnya, dll) sangat legit tapi ternyata yang datang palsu Login untuk Membalas