Keluhan Surat Pembaca Beli Drone Rp13 Juta Bermasalah, Dana Tertahan dan Akses CS Shopee Diblokir 6 April 2026 Rudy Pradana 4 Komentar Belanja barang elektronik, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Jual beli online, Kebijakan pengembalian barang, Marketplace, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin menyampaikan keluhan untuk kedua kalinya terkait pengalaman buruk saya bertransaksi di Shopee. Sebelumnya, saya juga pernah menulis keluhan yang dapat dibaca di tautan berikut: Masalah Pengembalian Barang ke Penjual di Shopee Namun sangat disayangkan, kejadian serupa kembali terulang dengan nominal kerugian yang jauh lebih besar, mencapai hingga Rp10.000.000. Kronologi kejadian: Pada tanggal 18 Maret 2026, saya membeli sebuah drone di toko Doran Gadget Store dengan harga Rp13.499.000. Saat barang diterima, kondisi drone sudah bermasalah, yaitu GPS tidak akurat. Saya kemudian menghubungi pihak penjual dan hanya disarankan untuk melakukan kalibrasi. Saya mengikuti saran tersebut, namun setelah kalibrasi dilakukan, drone tetap mengalami error. Bahkan saat dilakukan uji terbang singkat, drone langsung mengalami crash. Karena tidak ingin merugikan pihak penjual, saya memperbaiki kerusakan akibat crash tersebut menggunakan biaya pribadi. Setelah itu, saya kembali menghubungi seller untuk meminta bantuan klaim garansi, termasuk garansi DJI Care, mengingat sebelumnya seller menyatakan bisa membantu proses tersebut. Namun seller meminta data log penerbangan untuk analisis, dan hingga saat ini tidak ada kejelasan sama sekali, hanya diminta menunggu tanpa kepastian. Padahal, sejak awal produk sudah bermasalah, dan crash terjadi setelah mengikuti arahan dari pihak seller. Upaya penyelesaian melalui Shopee: Karena tidak ada solusi dari seller, saya mengajukan banding melalui Shopee: Banding pertama: Ditolak, meskipun saya sudah melampirkan bukti. Banding kedua: Saya diminta menambah bukti, namun malah diarahkan menggunakan device lain, yang menurut saya tidak relevan mengingat ini produk mahal. Banding ketiga: Kembali ditolak dengan alasan harus menghubungi seller, padahal saya sudah berulang kali menghubungi seller tanpa respons yang jelas. Melalui telepon, pihak customer service Shopee bahkan sempat menyampaikan bahwa dana seharusnya sudah dilepas. Hal ini sangat saya sesalkan, karena jelas produk yang saya terima bermasalah. Saya kembali diarahkan untuk menghubungi seller, dan dijanjikan bahwa dalam waktu 1×24 jam dana akan di-refund. Namun kenyataannya, setelah melewati waktu tersebut, tidak ada refund sama sekali. Bahkan saya harus marah terlebih dahulu agar mendapat respons. Lebih parah lagi, setelah proses konfirmasi, paket pengembalian saya sejak tanggal 1 April tidak juga diambil oleh pihak terkait hingga saat ini. Setiap hari saya menghubungi customer service Shopee, namun jawaban yang diberikan selalu berbelit-belit dan tidak memberikan solusi nyata. Dan setiap hari saya selalu minta follow up tentang penjemputan barang. Pembatasan akun dan akses customer service: Yang paling mengejutkan, di tengah proses sengketa ini, akun saya justru dibatasi dengan alasan menjual produk yang tidak sesuai syarat. Padahal produk yang saya jual sudah lama ada di akun saya dan tidak pernah bermasalah sebelumnya. Tidak hanya itu, akses saya ke layanan live chat customer service juga diblokir. Setiap kali saya mencoba menghubungi customer service melalui akun saya, permintaan live chat saya diblokir, selalu dengan keterangan melayani pelanggan lain, padahal jika memakai akun baru live chat langsung terhubung. Namun saat saya mencoba menggunakan akun berbeda untuk menghubungi customer service dengan kasus yang sama (baik terkait akun maupun pembelian), justru langsung ditanggapi tanpa kendala. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan perlakuan Shopee terhadap penggunanya. Saya merasa sangat dirugikan, baik secara materi maupun waktu. Kejadian ini menunjukkan lemahnya perlindungan konsumen di platform Shopee, serta kurangnya tanggung jawab dari pihak seller. Saya berharap pihak Shopee dapat: Menyelesaikan kasus ini secara adil. Memberikan kejelasan terkait dana saya. Tidak mempersulit konsumen yang sudah jelas dirugikan. Memberikan penjelasan terkait pembatasan akun dan pemblokiran akses customer service. Terima kasih. Rudy Pradana Sidoarjo, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Sinz6 April 2026 - (11:28 WIB)Permalink Jadi sebenarnya Bapak ini pembeli atau penjual ??? Login untuk Membalas
Rudy PradanaPenulis artikel6 April 2026 - (13:17 WIB)Permalink saya seller receh jualan produk di gital pak. tetapi sejak kejadian saya ambil barang yang bermasalah ini akun saya tiba-tiba di batasi yang sebelum nya tidak ada kendala dan bayak juga yang menjual produk serupa. yang di mana kita tidak akan bisa belanja, seperti kasus sebelum nya uang tidak kembali dan hanya di kasih kupon untuk belanja, dan sekarang akun saya di nonaktifkan, misal di kasih kupon untuk ganti rugipun bakalan hangus, sampai sekarang chat saya di blokir oleh cs dan tidak bisa followup terkait masalah ini Login untuk Membalas
Vika8 April 2026 - (08:12 WIB)Permalink Kalau dari awal sudah ada masalah dengan barangnya kenapa ga langsung ajukan pengembalian aja ke seller. kalopun ada cacat produksi harusnya seller bisa claim ke distributor/ DJI nya. Login untuk Membalas
Rudy PradanaPenulis artikel8 April 2026 - (17:34 WIB)Permalink memang awal nya saya g mau refund karena kasihan barang da di buka, bantu lah claim garansi dan jika ada biaya tambahan saya pakai uang pribadi ( sesuai chat atau ss di atas ) . tetapi sampai detik ini seller muter2 katanya cuma di bantu follow up dan paket saya pun sampai sekarang tidak di pickup oleh spx. jadi sebelum lebaran sampai sekarang ngambang Login untuk Membalas