Shopee Menuduh Pengguna Curang Tanpa Bisa Merinci Pelanggarannya

Sebelumnya saya berterima kasih kepada pihak Media Konsumen yang selama ini berkali-kali memuat surat pembaca saya sehingga bisa menyelesaikan komplain yang sudah mentok di jalur reguler.

Saya adalah seorang pelanggan Shopee dengan kategori akun Shopee Platinum selama bertahun-tahun. Selama bertahun-tahun saya melakukan pembelian berbagai macam barang di Shopee dari makanan, perkakas rumah tangga, pakaian, tas, power tools, bayar tagihan, handphone, aksesori handphone, dan lain-lain. Pengeluaran saya dalam setahun untuk belanja di Shopee berkisar belasan juta hingga puluhan juta rupiah. Selama ini saya tidak pernah mengalami pembatalan sistem oleh Shopee.

Keanehan terjadi pada tanggal 8 Agustus 2026, saya melakukan 2 kali checkout, yakni:

  1. Pembelian pelembab dan masa aktif kartu, dengan nomor pesanan: 260808QVWMCVRG dan 260808QVWMCVRF, menggunakan voucher promo diskon dan gratis ongkir.
  2. Pembelian 1 buah obeng seharga Rp13.100, dengan menggunakan voucher promo diskon Rp5.000 dan gratis ongkir dengan nomor pesanan: 260808QW123JGT.

Untuk pembelian nomor 1 saya tidak mengalami kendala. Namun untuk transaksi kedua, pesanan saya dibatalkan secara otomatis dengan alasan “Terdeteksi melakukan aktivitas tidak wajar”. Setelah saya buka laporan lewat live chat dengan nomor laporan: 2085792913402847256, saya hanya mendapat jawaban secara umum (tidak spesifik) tentang pelanggaran akun saya (jawaban copy paste dari CS). Dari CS ditulis:

  • Terdeteksi terlibat dalam aktivitas mencurigakan melakukan tindakan tidak sesuai dengan syarat layanan Shopee atas penggunaan promo Shopee.
  • Pengguna memiliki beberapa akun aktif. Dalam hal ini, seluruh transaksi yang dilakukan oleh beberapa akun aktif tersebut dianggap dilakukan oleh 1 (satu) pengguna.

Adapun saya pribadi hanya memiliki 1 akun aktif atas nama saya yang terverifikasi KTP. Di dalam rumah saya, ibu saya juga mempunyai akun Shopee/ShopeePay Plus yang terverifikasi KTP di perangkat yang berbeda, sehingga kategorinya adalah akun asli, bukan akun bodong/anonim.

Apakah di Shopee hanya memperbolehkan 1 rumah hanya boleh punya 1 akun? Bagaimana bila di dalam 1 rumah ada 10 anggota keluarga, apakah mereka harus barengan rame-rame cuma pakai 1 akun Shopee?

Setelah itu saya telepon ke CS Prioritas lewat aplikasi dan tersambung dengan CS Mir***. Saya sempat menanyakan apakah karena dalam 1 rumah ada ibu kandung saya juga punya akun Shopee/ShopeePay Plus (terverifikasi KTP), apakah dalam 1 rumah cuma 1 anggota keluarga yang boleh memiliki akun? Akun saya dan ibu pun berbeda perangkat. CS mengatakan bahwa bila pola pembeliannya sama akan terakumulasi, tapi kalau beda tidak akan terakumulasi.

Saya tanyakan pula malam itu saya membeli pelembap dengan voucher diskon namun tidak terbatalkan. CS bilang bahwa penyebabnya adalah pembelian berlebihan atas suatu produk/kategori produk akan menyebabkan terbatalkan sistem. Dalam hal ini pembelian obeng saya terbatalkan karena saya melakukan pembelian berlebihan terhadap kategori barang sejenis obeng, sedangkan karena saya tidak banyak/sering beli produk perawatan/kecantikan maka pesanan dengan voucher tidak terbatalkan.

Tahun 2026 ini saya merasa tidak banyak melakukan pembelian kategori obeng/perkakas rumah tangga. Saya melakukan hanya beberapa kali pembelian cat tembok, cat anti bocor, obeng untuk pemakaian pribadi/renovasi rumah pribadi. Lalu di mana berlebihannya? Akun ibu saya pun jarang beli barang sejenis obeng/perkakas rumah tangga. Apakah berarti akun saya ke depannya tidak boleh melakukan pembelian kategori perkakas rumah tangga seperti obeng, cat, dan lain-lain dengan voucher diskon Shopee?

Saya minta diberi rincian berlebihannya di mana. Kalau pun memang saya ada kesalahan, saya siap dikoreksi asalkan pihak Shopee memberi penjelasan, bukan sekadar percaya 100% dengan sistem tanpa sanggup memberikan penjelasan rinci kepada konsumen. Saya harap Shopee jangan sewenang-wenang menuduh pelanggan tanpa bisa menunjukkan rincian buktinya.

Apakah mungkin saya pelanggan setia Shopee bertahun-tahun dengan transaksi belasan juta hingga puluhan juta per tahun dan tidak pernah bermasalah selama ini lalu melakukan kecurangan cuma demi voucher diskon lima ribu rupiah? Saya sama sekali tidak mempermasalahkan masalah voucher yang dibatalkan, tapi semena-menanya Shopee terhadap penggunanya sendiri. Ke depannya secara random Shopee bisa melakukan hal yang sama tanpa bisa menunjukkan bukti apa pun.

Christianto
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Shopee Menuduh Pengguna Curang Tanpa Bisa Merinci Pelanggarannya

oleh chris777 dibaca dalam: 2 menit
0