Mempertanyakan Keadilan, Saat Akun Shopee SPayLater Dibobol Sebesar 4,5 Juta Rupiah

Kejadian ini bermula pada tanggal 5 Juni 2021. Saya mendapatkan email dari tim Shopee yang menyatakan bahwa ada perubahan akun alamat email, yang akan digunakan untuk login pada aplikasi Shopee. Padahal saya tidak pernah melakukan perubahan akun. Otomatis akun Shopee saya tidak bisa dibuka pada saat itu.

Kemudian saya langsung kirim email ke Shopee, yang isinya pemberitahuan bahwa akun saya telah di-hack dan tidak bisa dibuka. Setelah saya infokan ke email Shopee, pihak Shopee meminta data-data dan kronologi kejadiannya mengenai informasi yang terjadi.

Keesokannya pada tanggal 6 Juni 2021, saya mendapat balasan email dari pihak Shopee, dengan CS yang bernama Zend. Pihak Shopee menyatakan bahwa akun saya telah dibekukan untuk sementara, dengan alasan keamanan.

Beberapa jam kemudian (pada hari yang sama) masuk email yang menyatakan akun saya telah kembali normal, dan meminta saya untuk memverifikasi alamat email. Pada tanggal 7 Juni 2021, saya pun telah memverifikasinya.

Saya pikir akun saya telah aman, tapi ternyata saya salah. Saya sangat shock, pada saat buka akun saya tanggal 9 Juni 2021, limit Shopee SPayLater saya yang sebesar 4.5 juta rupiah, saat saya cek ada transaksi pembelian via SPayLater pada tanggal 8 Juni 2021. Transaksi berupa voucher Telkomsel sebesar Rp150.000 dan Rp300.000, serta voucher Indodax (7 pcs @Rp546.000) sebesar Rp3.911.730.

Saya lihat dari riwayat pemesanan, si hacker telah mengklik terima pesanan pada subuh hari. Saya bingung, bagaimana si hacker bisa masuk ke akun saya padahal saat itu akun saya telah dibekukan?

Saya cek chat saya dan terkaget lagi. Di sana hacker berulang-ulang melakukan transaksi dan komunikasi dengan seller untuk pembelian voucher dan minta dikirimkan ke email dia dan konfirmasi melalui WA hacker (email : dewekdku@gmail.com dan nomor WA: 0813-7774-7382).

Ini menurut saya melanggar ketentuan jual-beli di Shopee, karena barang berupa voucher dikirim melalui email (di luar platform jaminan Shopee).

Semenjak kejadian itu, saya langsung menghubungi CS Shopee dan menceritakan kronologinya. Namun tidak ada hasil. Mereka malah menyudutkan korban, dengan mengatakan tidak akan ada transaksi jika korban tidak memberikan kode OTP. Padahal berulang kali sudah saya jelaskan, saya tidak pernah mendapat telepon, saya tidak pernah klik link apapun, dan transaksi ini pun tidak ada OTP sama sekali, tapi kok bisa berhasil? Ini yang membuat saya bingung. Biasanya kalau transaksi di merchant, scan barcode, harus masukin PIN.

Seharusnya, kalau ada yang mencurigakan, jangan disetujui semua transaksi. Apalagi setelah saya melihat ada notifikasi transaksi gagal sampai 3 kali. Kenapa ini bisa sama sekali tidak ketahuan kalau akun sedang diretas?

Saya juga menghubungi ekspedisi SiCepat untuk membatalkan pesanan yang dibuat hacker, untuk mengirimkan amplop kosong ke alamat saya. Saya menjelaskan kronologinya, bahwa saya tidak menerima pesanan apapun.

Namun hasilnya nihil, pihak ekspedisi malah membuat status bahwa pesanan telah diterima yang bersangkutan. Dengan alasan kode voucher telah diterima pembeli, terlihat di sistem. Kode voucher memang sudah diterima oleh si hacker, bukan ke saya. Namun ekspedisi tidak mau tahu, itu bukan urusan kami, ucap mereka.

Alhasil saya langsung lemas, pasrah. Saya sangat dirugikan, karena saya dituntut untuk membayar semua tagihan Shopee SPayLater. Saya rasa sistem keamanan Shopee sangat buruk. Dengan menulis di sini saya harap pihak Shopee memberi kebijakan dalam cicilan PayLater, karena bagi saya, golongan masyarakat bawah, uang tersebut tidak sedikit, ditambah lagi saya harus menanggung bunganya.

Fauziah Nur
Bukittinggi, Sumatera Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Sistem Keamanan Shopee:
[Total:140    Rata-Rata: 1.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

93 komentar untuk “Mempertanyakan Keadilan, Saat Akun Shopee SPayLater Dibobol Sebesar 4,5 Juta Rupiah

  • 11 Oktober 2021 - (17:31 WIB)
    Permalink

    “Setelah saya infokan ke email Shopee, pihak Shopee meminta data-data dan kronologi kejadiannya mengenai informasi yang terjadi.”

    Itu data data apasaja yang anda berikan ke csShopee. Jangan jangan anda kasih pasword juga ya.?

    Data pribadi adalah rahasia, tidak boleh diberitahukan orang lain sekalipun itu csShopee.

    Kalo sekedar kronologi ya gpp, tapi kalo data data..?

    Coba inget lagi, data apa yang sudah anda berikan ke csShopee.? Karena akun anda di bobol setelah anda melapor, bukan sebelum.

    Curiga csShopee itu pelakunya.

    10
    4
    • 11 Oktober 2021 - (18:04 WIB)
      Permalink

      Hanya orang bodoh kk yg mau memberikan pasword ke orang yg tidak dkenal…cs shopee hanya mnta screenshot dan kronologi kejadian…dan username yg dgunakan untk transaksi dshopee supaya dbekukan…bukan email atau pasword saat login yg dmnta cs shopee

    • 13 Oktober 2021 - (14:50 WIB)
      Permalink

      Akun kena hack ya salah lu sendiri, ga bakalan bisa email di ganti kalau ga ada kode otp nya, lu mah udah kena scam atas kelalaian lu sendiri mencoba ngilangin bukti biar dapet ganti rugi

      • 13 Oktober 2021 - (17:25 WIB)
        Permalink

        Sy pernah kjadian spt ini kq. Ga da otp dll tp dpt sms kl ada perubahan no tlp. Untung ny sy login dgn google. Jd masih bisa login. Dan sy cek di akun tnyata no hp dah ganti cm pake ***. Dan sy ingat utk cek no hp tsb, bisa liat dr top up via bca. Dan disitu baru tau no hp ny. Dan sy wa ke no tsb. Tnyata org nya tsb ngaku kl dia baru bikin shopee dan namanya sama spt sy. Dan sy juga lgsg tlp ke ke CS shopee walaupun lama,dan mrk ga memberitahukan alasan dll nya.
        Sbsk2 nya baru akun sy normal lg dan no hp udah berubah ke smula. Dan sy lgsg mhapus smua data2 kartu kredit dan rek dan tdk mpergunakan nya lg. Krn sy takut dan mrasa ga aman. Antara sistem atau org dalam shopee yg main. Tp aman nya mah, ga usah pake lagi shopee lg 😊

        • 13 Oktober 2021 - (18:23 WIB)
          Permalink

          Bukan apa apa kak, bukan juga mau suudzon, tapi di group group facebook itu banyak yg jual akun shopee yg udah verif paylater, dan yg mau beli lebih banyak lagi, harga nya juga relatif sesuai dengan limit paylater nya. Jadi yg beli itu bisa make paylater dan ga perlu bayar karena paylater nya atas nama org lain. Dan anda tau lah kelanjutan dari yg jual akun paylater tadi pasti dia play victim seakan akan akun nya di hack ujung ujung nya nyalahin org dalam shope yg bermain😂

  • 11 Oktober 2021 - (17:46 WIB)
    Permalink

    “Padahal berulang kali sudah saya jelaskan, saya tidak pernah mendapat telepon, saya tidak pernah klik link apapun, dan transaksi ini pun tidak ada OTP sama sekali, tapi kok bisa berhasil? “

    Itu karena anda lagi kena Azab.
    SPaylater itu Haram karena Riba’.
    Semua yang Haram, cepat atau lambat akan membawa penyakit.

    14
    42
    • 11 Oktober 2021 - (18:07 WIB)
      Permalink

      shrusnya anda mendoakan orang yg sedang terkena musibah…bukan malah memojokkan…itu tandanya anda bahgia dgn pndritaan org lain…trimakasih sudah koment…

      12
      5
      • 11 Oktober 2021 - (18:30 WIB)
        Permalink

        Kalo Pemabuk muntah darah, apa yang akan anda doakan padanya.?

        Jika Penjudi Stress, apa yang akan anda doakan padanya.?

        Tentu anda tidak berdoa untuk mereka.

        Anda malah akan berpikir, itu sudah kehendak Yang Kuasa, itu sudah Kehendak YME. Itu sudah menjadi pilihan mereka (Pemabuk dan Penjudi).

        Dan anda akan mendoakan orang lain bukan Pemabuk itu, bukan Penjudi itu.

        Doa anda, semoga orang orang terdekat tidak mengalami hal seperti itu.

        10
        20
        • 15 Oktober 2021 - (13:04 WIB)
          Permalink

          kebanyakan yg komen kayak pahlawan kesiangan, cenderung menyalahkan korban dan sok benar sendiri.tidak memberikan solusi apa apa. karena mungkin belum pernah merasakan berada di posisi korban.

      • 11 Oktober 2021 - (18:34 WIB)
        Permalink

        Anda Periba’.

        Tentunya azab itu sudah menjadi pilihanmu. Konsekuensi dari kenikmatan Riba’ yang telah engkau makan.

        Semoga apa yang kamu alami, tidak terjadi dengan orang lain.

        Semoga para Pembaca MK, tidak mengalami apa yang kamu alami sekarang.

        6
        36
        • 11 Oktober 2021 - (19:11 WIB)
          Permalink

          Ga di sekolahin boz ? Lu baca nya sambil merem apa gimana ? Dia lagi kena musibah akunya kena hack padahal dia g masuk link apapun kok anda sepertinya malah menyalahkan bukan memberi solusi ? Orang curhat disini untuk dapet solusi bukan ceramah seakan akan anda yang benar !! MIKIR MAS

          22
          3
          • 12 Oktober 2021 - (09:18 WIB)
            Permalink

            Mksih kk…uda ksh smngat…

        • 13 Oktober 2021 - (01:21 WIB)
          Permalink

          Perasaan lu komen dimana2, setiap ada artikel aduhan lu komen iya kalo komen lu enak dibaca. Komen lu semua gak ada yg nunjukin kalo lu punya hati.
          Sebelum komen itu mikir, jangan seolah2 lu paling suci paling bener ngomentarin org.
          Gimana kalo kejadian itu menimpa lu atau keluarga lu. Jangan sok jadi org

        • 13 Oktober 2021 - (18:08 WIB)
          Permalink

          Isdebest..istighfar..setan apa yg merasukimu..carilah untuk solusi orang jgn menghakiminya Bray..nanti anda kecemplung neraka mau??

    • 12 Oktober 2021 - (09:45 WIB)
      Permalink

      ******* nih org, dimana2 komennya selalu nyiyir, org lg kena masalah malah ceramah TOLOL

        • 12 Oktober 2021 - (13:38 WIB)
          Permalink

          Mungkin dia beli rumah cash gak kredit… Beli motor cash juga makanya gak riba.. ngatain orang riba gak ngaca

    • 13 Oktober 2021 - (17:30 WIB)
      Permalink

      Sistem shopee masih kurang bagus kq. Krn sy pernah ngalamin ada perubahan no hp tp sy ga dpt otp, ga dpt link or tlp kq. Tp tetep bisa keganti. Dan ini emg PR shopee utk memperbaiki sistem dan SDM nya juga. Krn ksalahan tsb hanya bisa terjadi krn sistem yg error atau SDM nya. Menurut sy spt itu ya.
      Smoga masalah nya bisa cepet terselesaikan dan ditelusuri lg dan shopee memberikan solusi yg adil. Mungkin dgn dikasih perpanjang wkt bayar atau menghilangkan bunga sampai masalah nya clear. Dan tdk membebankan customer 😁

  • 11 Oktober 2021 - (18:01 WIB)
    Permalink

    iya data data penting dan pribadi tidak boleh di berikan kepada siapa pun, termasuk kepada petugas yg mengaku shopee sekalipun. Dalam hal ini tidak ada yg kena azab dan tidak ada hubungan dengan agama.

    14
    1
    • 11 Oktober 2021 - (18:27 WIB)
      Permalink

      Ia kk ga da kasih data2 pribadi ke cs shopee…hnya mereka minta username yg akan dbekukan..bukan data akun untuk login…trimakasih kk…
      Smga ada tnggpan dri pihak shopee

    • 11 Oktober 2021 - (18:42 WIB)
      Permalink

      “Dalam hal ini tidak ada yg kena azab dan tidak ada hubungan dengan agama.”

      Sepandai pandai Tupai Meloncat, pasti akan jatuh juga.

      Coba jawab, Karena Apa Tupai Jatuh.?

      3
      28
      • 12 Oktober 2021 - (09:35 WIB)
        Permalink

        Tidak ada yang bisa jawab ya kenapa tupai bisa jatuh.

        Tupai jatuh ya karena kehendak Tuhan. Agar tupai sadar bahwa dia bisa jatuh. Untungnya saat itu Tupai hanya jatuh di tempat yang aman sehingga bisa melanjutkan hidup.

        Ketika Tupai ingat pernah jatuh. Di hari berikutnya dia akan lebih berhati hati. Apalagi ketika melewati jalan yang di bawahnya ada hewan pemangsa. Tupai akan menahan diri untuk tidak melewati itu karena Takut jatuh ke hewan pemangsa dan mati.

        6
        13
    • 13 Oktober 2021 - (17:32 WIB)
      Permalink

      Cs shopee yg resmi dan call center shopee ga pernah nanya otp atau pasword kq. Hanya user name dan no hp dech. Berdasarkan pengalaman sy ya.

  • 11 Oktober 2021 - (18:05 WIB)
    Permalink

    Laporkan saja shopee ke pihak berwajib kalau anda yakin benar dan punya bukti kuat lalu viralkan biar cepat di up keluhannya. Semangat terus agar cepat terselesaikan permasalahannya.

    • 11 Oktober 2021 - (19:19 WIB)
      Permalink

      Memang benar, di shopee ada Pembobolan akun tanpa kode OTP tanpa klik link phising.

      Ada pengguna SPaylater yang akun nya di Bobol tanpa kode OTP dan tanpa Link Phising. Awalnya dia pasrah dan terpaksa bertanggung jawab bahkan sudah membayar tagihan 3x atau sudah berjalan hampir 4 bulan.

      Ketika dia ketemu Media Konsumen, dia pun baru menulis SP. Gue sempat mengomentari SP nya, dan sangat tidak percaya dengan ceritanya.

      Tapi dua minggu kemudian dia menulis SP lagi. Menulis ucapan terima kasih ke Shopee karena duit yang sudah di bayarkan 3x itu sudah di kembalikan 100%, dan limit Shopeenya juga kembali. SP itu di awal tahun 2020. Bulan April kalo gak salah.

      Artinya Apa.?

      Artinya Shopee mengakui bahwa Pembobolan akun pengguna bisa terjadi karena kesalahan sistem mereka.

      Ketika membaca kasus inipun, gue tidak heran lagi. Makanya gue langsung curiga sama csShopee itu.

      16
      6
      • 11 Oktober 2021 - (19:36 WIB)
        Permalink

        Smga kasus sya jg dpat terselesaikan…sya bru mnemukan solusi skrg menulis keluhan di media konsumen…wlaupn telat…tpi tidak ada kta terlambat yg pntg kita sdh berusaha…slnjutnya serahkan kepada sang MAHA KUASA…

        • 12 Oktober 2021 - (09:13 WIB)
          Permalink

          Jangan terlalu ditanggapi komen disini mbak.. banyak akun buzzer yang sengaja memojokan mbak… Cukup diam aja lagi.. mbak adalah korban dari lemahnya sistem yang seolah

          • 12 Oktober 2021 - (09:16 WIB)
            Permalink

            Mksih kk…benar kk kyknya ada z org senang mlht pndritaan org lain…

      • 11 Oktober 2021 - (19:49 WIB)
        Permalink

        Kalau boleh tau…bsa tunjukan nama atau link cerita media konsumen yang menujukan kjdian yg sma kyk sya kk…pngin bca jg kronologinya kk…

        • 12 Oktober 2021 - (09:52 WIB)
          Permalink

          Dari awal sih ada kejanggalan. Soalnya jika si hacker masuk lewat device yang berbeda maka selalu ada verifikasi.

          Dan untuk indikasi cs shopee yang bisa masuk itu tidak bisa juga dikarenakan pihak shopee pasti membuat hak akses untuk masing-masing orang yang terkait.

          Saya hanya bisa mendoakan semoga cepat selesai.

      • 11 Oktober 2021 - (21:28 WIB)
        Permalink

        Gw curiga sama anda @Isadebe. Anda bukannya tikus got, koq masih muncul di MK? Sana balik ke got. Tempat anda tuh di got kotor. Bukan disini tempat anda.

        9
        2
          • 12 Oktober 2021 - (08:03 WIB)
            Permalink

            Anda belum tau aja siapa @isadbe. Lihat komentar di MK terutama kasus korban Akulaku.

  • 11 Oktober 2021 - (18:11 WIB)
    Permalink

    Percuma kk…laporin ke pihak polisi…krna pihak polisi hanya menangguhkan agar DC tidak dtg kerumah mnagih…bkan brrti tagihannya jd trhpus…sya buat dimedia konsumen supya pihak shopee mau memberikn solusi kpda saya

    2
    5
    • 11 Oktober 2021 - (20:01 WIB)
      Permalink

      Saya selalu blanja menggunakan spaylater… Tiap transaksi pasti menggunakan 6 digit pin saat akan pembayaran. Karena saat pendaftaranpun di minta kodenya.. Harusnya tidak bs transaksi. Pin ini juga hanya anda yg tahu

      Pergantian email ini juga aneh.. Tidak akan ada yg tahu email anda yg terdaftar di akun kecuali anda sendiri atau kerabat yg pernah memegang hp anda. . Banyak kejanggalan sehingga pihak shopee pun berkata seperti itu . Krn alasan di hack itu sebenarnya alasan umum ketika orang ingin membeli barang tapi ga ada duit dan berpura2 manjadi korban

      6
      1
      • 11 Oktober 2021 - (20:20 WIB)
        Permalink

        Nah itu jg yg saya pertanyakan pda cerita diatas…knpa transaksi bsa terjadi tnpa ada permintaan pin…bahkan saya lihat ada notifikasi gagal pembayarn smpai 3 x tp trnsaksi ttap brhasil…
        Jika memg sya berpura2 mnjdi korban shrusnya akun paylater sya sdh dblokir krena telah salah memasukkn pin sbyk 3x..ttpi trnsksi mlah brhasil…
        Dan data pribadi sya tidak pernah kerabat atau siappun yg prnah pegang hp saya…saya hnya tggl sma suami dan anak masih balita..dan suami pn trmasuk org yg gaptek..dan hal tidak mengerti soal blnja di marketplace appn itu atau membuka email appn…
        Anda seolah2 memojokkan yg terkena musibah…smga Anda sllu dilindungi…

        1
        3
        • 12 Oktober 2021 - (18:45 WIB)
          Permalink

          Sebenarnya simpel saja. Saya yakin password akun Shopee ataupun alamat e-mail Anda sama dengan password akun lain yang Anda gunakan di internet seperti Facebook, Twitter, dll. Ketika ada password salah satu akun tersebut yang terbongkar, maka orang bisa membuka akun yang lain dengan mudah. Oleh karena itu segera install aplikasi password manager dan ganti password semua akun anda dengan password yang berbeda.

          • 13 Oktober 2021 - (05:46 WIB)
            Permalink

            Trimakaah kk

      • 11 Oktober 2021 - (21:19 WIB)
        Permalink

        Apapn bsa dilakukan hacker…mnrt saya hacker lbh kejam dri pd pmbunuhan…

        1
        1
        • 12 Oktober 2021 - (09:47 WIB)
          Permalink

          Hacker bukan penjahat. Karena ada Hacker yang membantu pihak berwajib menyelesaikan masalah.

          Tidak fair jika anda menyudutkan profesi Hacker seperti itu.

          Hacker adalah sebuah kemampuan, sebuah kecerdikan. Mengenai tindakan yang nantinya akan merugikan dari itu ya beda lagi urusannya.

          1
          8
          • 12 Oktober 2021 - (10:02 WIB)
            Permalink

            Mungkin kebanyakan orang sama seperti anda, mendefinisikan Hacker adalah Penjahat. Padahal itu keliru.

            Kebanyakan orang hanya berpikiran dangkal. Tidak tahu maknanya.

            Seperti ketika gue menganggap kasus ini adalah Azab.

            Pasti semua orang akan tidak terima. Menganggap Azab adalah sesuatu yang sangat Frontal untuk di ungkapkan pada orang yang sedang kena musibah.

            Padahal jika kalian benar benar tahu apa definisi Azab yang sebenarnya. Kalian pasti akan sependapat dengan gue. Bahwa kasus ini adalah Azab.

            Azab adalah hukuman, sanksi, siksaan, yang Tuhan berikan pada makhlukNya, akibat dari kesalahan yang diperbuat oleh Makhluk itu sendiri.

            Azab adalah Penghapus Dosa.

            Semua perbuatan yang di Larang Agama, nantinya akan ada Azab, di Akhirat nanti. Itu sebagai Penghapus Dosa.

            Tapi ketika Azab itu sudah dia rasakan selama di Dunia. Itu malah lebih bagus. Artinya mereka yang sudah kena Azab ini selain sudah dihapus dosanya, juga masih diberikan kesempatan untuk berbuat ‘kebalikan’ dari apa yang mereka perbuat sebelumnya. Sehingga menambah amal lagi.

            Penulis SP berkomentar,

            “Ia benar kk…nyesal seumur hidup…”

            Itulah hikmah dari Azab ini.

            1
            9
          • 12 Oktober 2021 - (22:33 WIB)
            Permalink

            coba gunain pikiran cerdik anda untuk mencari tau hacker ada cracker.. anda kan cerdas, anda kan manusia suci tolong lahh😂😆😆🤭

          • 13 Oktober 2021 - (14:46 WIB)
            Permalink

            🤭🤭🤭 omkos kali kau bg, sdh pjg2, kliru pula🤭

    • 12 Oktober 2021 - (09:17 WIB)
      Permalink

      justru disitu tertera nomor telepon 0813 7774 **** . mudah sekali buat polisi untuk melacaknya

      • 12 Oktober 2021 - (09:49 WIB)
        Permalink

        Itu nomor seller kk…saya mnta perckapan mereka dri seller…kalau no hacker sdh tidak aktf lgi…

  • 11 Oktober 2021 - (21:02 WIB)
    Permalink

    Apakah anda yg jual voucher indodax dengan toko fauziah336? Soalnya mirip nama anda?

    Agak curiga kalau anda pelaku yg pura2 jadi korban.

    • 11 Oktober 2021 - (21:05 WIB)
      Permalink

      Fauziah336 itu akun saya yg dgunakan hacker mmbeli indodax kk…lihat skli lgi kk screenshotnya

      • 11 Oktober 2021 - (21:07 WIB)
        Permalink

        Saya jga gk ngerti bagaimna cara hcker mengotak atik akun saya…

    • 11 Oktober 2021 - (21:12 WIB)
      Permalink

      Dipercakapan antra seller dan hacker dri capture wa jg jelas skli berbeda emailnya dwedkhu@gmail.com yg pesan voucher jga laki2…smntra foto profil saya di akun fauziahnur336 terlihat prempuan sdg bersama anak…

      • 11 Oktober 2021 - (22:34 WIB)
        Permalink

        Bantu jawab ya kenapa akun bisa bobol.
        Kemungkinan salah 1 ini .
        1. Kode otp
        2.klik link aneh”
        3. Jual hp mu yang pernah di pakek log in shopee kamu
        4. Email jebol

    • 11 Oktober 2021 - (21:18 WIB)
      Permalink

      Apapn bsa dilakukan hacker…mnrt saya hacker lbh kejam dri pd pmbunuhan…

      1
      1
  • 11 Oktober 2021 - (21:45 WIB)
    Permalink

    Kalau saya yg jadi hacker (menurut istilah anda) dan bisa bobol shopee, pastinya saya cari mangsa yg lebih besar, akun toko2 besar yg pastinya paylater mereka bisa puluhan juta. Bukan hanya itu saldo penjualn mereka pastinya bisa sampai ratusan juta. Bukan cuma target ecek2 atau random. Kl begitu hackernya termasuk hacker **lol.

    Nah kl penipu modusnya ya itu minta otp ke korban, umumnya lewat iming2 hadiah. Agak pinteran dikit dgn link phissing, dll dengan atau tidak anda sadari.

    Nah sudah agak jelas kan gambarannya, terus kl begitu anda termasuk kena hack atau kena tipu? Tdk usah ditulis disini jawabannya, cukup anda dan Tuhan saja yg tahu. 😀

    6
    1
    • 11 Oktober 2021 - (22:01 WIB)
      Permalink

      Namanya pencuri kalau sudah terlanjur dia masuk rumah seseorang tidak mungkin dia mundur…walaupn trnyta stleh diperiksa isi lemari hnya sdikit…nah bgitu jg hacker sdh terbuka akun yg trnyata sdkit limitnya…ngapain jg mundur…sklian aja dbobol…
      Pencuri ga pernah mikir…sdkt bayaknya hasil curiannya…yg pntg dpat mangsa

      5
      2
  • 11 Oktober 2021 - (23:58 WIB)
    Permalink

    Menurut saya anda termakan email phising yg sebenarnya bukan dari shopee. Coba di cek detail email yg dari shopee. Apa benar dari shopee atau dari provider email lain yg dibuat seolah olah dari shopee. Lalu data apa saja yg sdh anda berikan ke email tersebut? Waktu anda terima email yg membritahukan akun anda berganti email apa anda sdh coba cek aplikasi shopee anda? Apa benar aplikasi shopee anda terlog out apa gak? Cek jg balasan email dari shopee apa bener2 dari shopee yg bilang akun anda dibekukan. Maaf hanya ingin tau aja. Sebelumnya beberapa bulan lalu memang sempat ada kelemahan sistem log in dimana ketika hacker berhasil masuk ke akun shopee dari komputer yg biasa anda pakai dia bisa ganti nomor hp dan OTP meluncur langsung ke nomor baru. Tapi nampaknya ini sdh diperbaiki

    8
    1
    • 12 Oktober 2021 - (05:48 WIB)
      Permalink

      Semuanya blsan email dri shopee kk…dan transaksi pn sdh trjadi…limit sdh trpotong…bagaimna dktakan bkan dr aplikasi shopee…???klau limit sdh trpotong…dan hacker 2x mlakukan kegagaln pembayaran…trlihat dri notofikasi…ttpi ga tau knpa transksi sdh brhasil…dan hacker telah mengklik trima pesanan

      1
      3
    • 12 Oktober 2021 - (05:53 WIB)
      Permalink

      Kalo pulsa mungkin susah ditelusuri, soalnya urusannya sama nomer hp yg bisa didaftarkan pakain mana siapa saja. Khusus untuk voucher indodax harusnya bisa ditelusuri sih. Tinggal kerjasama dengan pihak berwajib untuk menghubungi admin indodax, minta detail email dewek****@gmail.com, itu akun nomer rekeningnya berapa harusnya admin indodax tau. Dari no rek tersebut bisa ditelusuri lebih detail. Masalahnya mau nggak pihak berwajib diajak kerjasama? Jangan2 ntar pas bikin laporan, sama pihak berwajibnya disuruh ngikhlasin, kan susah kalo kek gitu.

      • 12 Oktober 2021 - (08:10 WIB)
        Permalink

        Dsurh ikhlasin dan pakai upah pla nnti kk…polisi bgerak kalau ada uang kk…

  • 12 Oktober 2021 - (03:39 WIB)
    Permalink

    kl ga merasa beli ya ga usah dibayar.. gt aj kq repot ? yg ptg anda pnya bukti laporan transaksi yg tdk anda lakukan ke shopee nya.. tinggal lapor polisi kl anda ditagih. biar hukum yg akhirnya yg menangani transaksi tsb

    1
    1
    • 12 Oktober 2021 - (05:51 WIB)
      Permalink

      Mmg tidak ada saya bayar sma sekali…ttpi surat teguran sdh ke wa saya…dan sya cek ib checking nama saya sdh masuk ke daftary…apa ini tidak merugikan saya…???wajar saya repot…krna sdh mncemarkan nama baik di lembaga keuangan

  • 12 Oktober 2021 - (07:42 WIB)
    Permalink

    Aku saranin bagi kalian jangan pernah menggunakan/mengaktifkan ShopeePaylater meski itu nyaman tapi menusuk dari belakang.!

    Keamanan apapun tidak ada jaminan di pihak manapun.!

  • 12 Oktober 2021 - (08:46 WIB)
    Permalink

    apakah anda pernah mengganti /mengubah :
    -no. telepon
    -dll
    pada akun Shopee anda ?

    kalau anda pernah mengganti no. telepon, dll, maka anda akan menerima kode Shopee OTP, untuk recovery system, melalui nomor ini :
    no. Shopee OTP [WA] :
    +62 21 50933 785

    note :
    *saya tidak pernah memakai nomor OTP yang diberikan oleh “Shopee OTP” dengan nomor WA tersebut diatas, karena nomor tersebut, diluar daftar informasi no. telepon yang diberikan Shopee kepada pemakainya.
    *saya memakai “jalan lain” untuk memperoleh kode OTP.
    *bila nomor tersebut diatas “sudah terklarifikasi” oleh pihak Shopee, maka saya akan menggunakannya.

    sekedar info :
    Shopee, melalui notifikasi “info Shopee”, sudah memberikan daftar no. telepon yang berhubungan dengan app. WA (lengkap).
    tapi, no. telepon diatas, tidak terdaftar pada “info Shopee resmi”.
    apakah diantara pembaca, pernah melakukan konfirmasi terhadap perbedaan no. telepon “Shopee OTP” diatas, yang masuk ke app. WA ?

    👇dibawah ini, adalah daftar nomor telepon Shopee, yang berhubungan dengan app. WA”, saya peroleh dari “info Shopee” resmi👇

    no. shopee [WA] resmi :
    *Shopee Security
    (+622139504726)
    *Shopee Indonesia
    (+6281382297246)
    *Shopee Indonesia
    (+6285574670749)
    *Shopee Indonesia
    (+622150996855)
    *ShopeePayLater
    (+622150996857)
    *Shopee OTP
    (+6285574670796)
    *Service Recovery Team
    (+622150933765)
    (021) 50933765)

  • 12 Oktober 2021 - (12:27 WIB)
    Permalink

    Selama kita merasa tidak melakukan transaksi dan penerimaan dana, ” JANGAN BAYAR”
    simpen semua bukti nya. Jangan takut apapun kalau ngga merasa melakukan.

    • 12 Oktober 2021 - (13:10 WIB)
      Permalink

      Ia kk…makasih kk…blm ada pmbyran appn uda 3 bln…hny z sdh masuk blacklist stelah sya cek…itu yg mrugikan sya…

  • 12 Oktober 2021 - (14:00 WIB)
    Permalink

    Asal aja lu bicara azab. Emangnya lu siape… Tuhan tah.. dipikir dulu jgn asal ngebacot

    1
    1
  • 12 Oktober 2021 - (18:52 WIB)
    Permalink

    Kesalahan kita selama ini adalah menggunakan password yang sama untuk semua akun di internet. Padahal, jika salah satu akun tesebut berhasil dihack, mereka bisa membuka akun kita yang lain menggunakan password yang sam. Oleh karena itu, install password manager di HP dan buat password yang berbeda di setiap akun kita.

  • 12 Oktober 2021 - (20:43 WIB)
    Permalink

    Ada yg janggal dari laporan anda. Pertama screenshot perubahan email akun anda atas nama fauziahnur336. Lalu screenshot rincian pesanan di shopee, nama toko penjual vocher indodax juga atas nama fauziahnur336. Saya tau karna saya sering berbelanja di shopee dan nama yg tertera disitu adalah nama toko nya, buka nama pembelinya. Sedangkan anda mengatakan klo fauziahnur336 adalah nama akun anda yg kena hack. Lalu screenshot wa dengan penjual seperti sudah di setting pesannya, waktu balas pesannya sangat cepat seperti copy paste saja.

    Sepertinya anda membuat skenario anda seolah olah menjadi korban kena hack padahal anda sendiri yg menjadi pelakunya. Klo anda berpura2 kena hack segera bertobat dan lunasi hutang2 nya. Karna laporan anda sangat janggal, dan menpublikasikan di MK seolah olah anda menjadi korban.

    • 13 Oktober 2021 - (05:55 WIB)
      Permalink

      Kak dsitu hacker mengubah akun saya menjadi seller supaya bsa mengklik terima pesanan…kmudian diubah kmbli jd pmbeli…saya sngaja masukkan capture yg hacker mngubah saya jd pnjual di MK…tpi cature dri seller Asli toko redivv ada kok..apa anda mau bukti…???

    • 13 Oktober 2021 - (08:30 WIB)
      Permalink

      Anda sangat tepat sepertinya Fauziahnur336 itu adalah SELLER terlihat jelas dibawah ada menu NILAI PEMBELI berarti dia SELLER, Klik Terima Pesanan itu dilakukan oleh PEMBELI bukan SELLER ya..

    • 15 Oktober 2021 - (07:56 WIB)
      Permalink

      @satrya, saya sependapat dengan Anda. Patut diduga penulis membuat skenario seakan-akan akunnya dibobol penipu, padahal cuma skenario agar terbebas dari tanggung jawab membayar SPaylater.

      Siapa yang menipu dan siapa yang ditipu? Terkadang manusia menipu dirinya sendiri, misalnya dengan membuat cerita bohong.

  • 13 Oktober 2021 - (00:12 WIB)
    Permalink

    Tunggu.. sebentar.
    Setelah saya perhatikan seksama foto/capture laporan anda ini, dibagian atas ada posisi baterai, Jam, Signal, Alarm dll.
    Semuanya beda, pertanyaannya handphone anda ini ada berapa? Email, tagihan, chat beda semua sepertinya handphone anda.
    Jadi antara ini kayak modus baru atau anda yg memang lalai krna banyak hp.

    Hmmmm…

    • 13 Oktober 2021 - (05:45 WIB)
      Permalink

      Apa saya hrus mengcapture dalam waktu jam dan hari yg sma…itu adalah capture dsaat kejadian…ada jg capture saat saya sdg brpikir mnulis kronologi di MK..
      Krangka sdh saya tulis di laptop hanya z saya bru muat skrg di mk…jd dsitu saya trpkir mau mnulis alur cerita dsitu sya capture…

    • 14 Oktober 2021 - (23:00 WIB)
      Permalink

      Iya kalau dilihat dari kondisi status bar di atas dan menu bar di bawah, kayaknya di sini ada minimal 3 hp berbeda. Aneh sekali, bukankah seharusnya akun shopee yang bermasalah ini terletak di 1 hp saja?

  • 13 Oktober 2021 - (12:38 WIB)
    Permalink

    Penulis sangat yakin bahwa ia tidak pernah mengklik link sembarangan, install aplikasi sembarangan, maupun memberikan informasi akun pada orang. Tapi ingatan manusia sangat tidak reliable loh mbak.

    Kalau benar sistem IT Shopee-lah yang buruk, tentu sudah ribuan dan jutaan orang dihack?!

    1
    1
  • 13 Oktober 2021 - (12:58 WIB)
    Permalink

    Aku iseng lacak si hacker via getcontact. Dan ternyata emang korban dia byk. Aku punya screenshot nya. Tapi sayangnya MK ga bisa kirim gambar. Aku skrg lagi chatan sama si hacker nya. Semoga membantu yaa

  • 13 Oktober 2021 - (13:14 WIB)
    Permalink

    Hacker skrg keknya jago2. Kode otp atau verifikasi bisa di bypass. Sharing pengalaman aja. Meskipun modusnya beda tapi kecanggihan hacker nya sama. Jadi akun Google gw juga pernah ada yg login. Padahal gw ga pernah sekalipun klik apapun yg mencurigakan lah, atau ditipu ditelpon. Gw ga sebodoh itu untuk ditipu. Nah setelah login Google, dia pakai buat topup game judi gitu lupa namanya dari play store. Nah karena PlayStore gw kehubung shopee sama gopay. Modus dia, topup game via gopay/shopeepay dari nominal paling kecil, kalo ternyata kepotong dia langsung topup nominal paling gede. Dan itu berlangsung tanpa ada verifikasi apa-apa dari google atau shopee.

    1
    4
  • 13 Oktober 2021 - (13:25 WIB)
    Permalink

    Ia kk kejadian yg sma sprti saya…sya jg tidak mudah ditipu untuk klik link yg mncurigakan atau kasih otp dan angkt tlpon…tapi hacker tidak berprikemanusiaan dia sangat lihai mngotak atik akun saya…ntah bgaimna dia mngklik terima pesanan…

  • 14 Oktober 2021 - (09:55 WIB)
    Permalink

    Banyak kasus pembobolan Shopeepay, SPaylater dan SPinjam karena kesalahan pelanggan / pemilik akun. Pembobolan itu dilakukan oleh penipu, bukan oleh hacker.

    Kasus pembobolan SPaylater dan SPinjam yang sering terjadi adalah kasus penipuan, dimana penipu mengiming-imingi penggunaan dengan hadiah cashback, kenaikan limit dll. Modus yang dilakukan penipu dalam nenggelabui pemilik akun adalah melalui phising, telepon WA atau email.

    Keluhan surat penulis diatas perlu dicek kebenarannya, bisa saja penulis menutupi kronologi yang sebenarnya supaya terbebas dari tagihan SPaylater. Harusnya penulis membuat laporan ke pihak berwajib sehingga bisa dibuatkan BAP yang lebih detail dan lengkap, dan bisa ditindaklanjuti secara pro-justitia.

    Hacker tidak mungkin membobol akun hanya untuk mencuri SPaylater. Hacker bukan untuk menipu pemilik akun yang tidak seberapa tapi (jika mereka mau) mereka akan membobol sistemnya.

    Patut diduga, kasus diatas adalah penipuan melalui modus phising dan iming-iming hadiah. Tidak mungkin SPaylater bisa dibobol tanpa PIN. Karena setiap transaksi pembayaran melalui SPaylater selalu ada permintaan PIN. Meskipun penulis mengaku tidak pernah memberikan PIN atau meng klik link apapun, itu perlu di cek dan diverifikasi kebenarannya. Keterangan penulis dalam hal ini lemah dan tidak dapat dipercaya!

 Apa Komentar Anda mengenai Sistem Keamanan Shopee?

Ada 93 komentar sampai saat ini..

Mempertanyakan Keadilan, Saat Akun Shopee SPayLater Dibobol Sebesar 4,…

oleh Fauziah Hutauruk dibaca dalam: 2 menit
93