Tanggapan Tanggapan perihal “Apakah Barang Milik Penjual yang Dikirim Melalui Lazada Menjadi Hak Milik Lazada?” 15 Februari 202515 Februari 2025 Redaksi 1 Komentar Alasan pengembalian, Celah sistem, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Garansi pengembalian barang, Jual beli online, Jualan Online, Kebijakan pengembalian barang, Kehilangan barang, Lazada, Lazada Indonesia, Lazada Seller Center, Marketplace, pengembalian barang, Persetujuan pengguna, Persetujuan sepihak, Retur barang, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Unboxing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Redaksi yang terhormat, Menanggapi surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 12 Februari 2025 berjudul “Apakah Barang Milik Penjual yang Dikirim Melalui Lazada Menjadi Hak Milik Lazada?” kami menyesali ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Alexander. Kami telah melakukan penelusuran permasalahan dan mendapati fitur Auto Pass atau Pengembalian Otomatis dari toko Bapak Alexander aktif secara otomatis, karena Bapak Alexander melanggar batas waktu 30 hari dalam menanggapi permintaan pengembalian dan pengecekan kualitas selama periode November-Desember 2024 lalu. Perlu kami informasikan bahwa penjual di Lazada harus meninjau dan menanggapi permintaan pengembalian barang/dana dari pembeli dalam waktu dua hari kerja. Penjual juga memiliki waktu dua hari kerja untuk melakukan pengecekan barang setelah menerima pengembalian barang dari pembeli. Apabila tidak ada tanggapan dari penjual, baik untuk permintaan pengembalian barang/dana ataupun pengecekan kualitas, maka sistem di Lazada secara otomatis akan menyetujui permintaan pembeli dan segera melakukan pengembalian dana. Meski demikian, Bapak Alexander masih dapat menonaktifkan fitur Auto Pass tersebut secara mandiri melalui Seller Center Lazada. Kami juga mengimbau untuk Bapak Alexander bisa menanggapi setiap permintaan pengembalian barang/dana dari pembeli untuk menghindari hal serupa terjadi kembali di kemudian hari. Kebijakan pengembalian barang ini merupakan kebijakan Lazada yang telah dikomunikasikan kepada para penjual di Lazada dan juga tertera di dalam Seller Center Lazada yang bisa diakses penjual. Tim Customer Care Lazada juga telah menjelaskan hal ini kembali kepada Bapak Alexander melalui email pada 12 Februari 2025. Sebagai salah satu Pelaku Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) terbesar di Asia Tenggara, Lazada Indonesia senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan belanja terbaik bagi para penjual maupun pembeli di platform kami. Kami mengimbau agar jika ada pertanyaan atau permasalahan, para penjual dapat menghubungi layanan chat Customer Care yang tersedia di hari Senin hingga Minggu melalui aplikasi dan situs pusat bantuan penjual. Kepuasan, keamanan, kenyamanan pengalaman berjualan dan belanja online di Lazada Indonesia bagi penjual maupun pembeli selalu menjadi prioritas kami. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Salam, Intan Eugenia Vice President, Customer Care, Lazada Indonesia Capital Place Level 19 – 21 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 18 Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12710 Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.
Boike15 Februari 2025 - (21:34 WIB)Permalink Saya tutup toko di Lazada, sejak 2024. banyak capeknya. keluhan apapun kepada cs tidak pernah merubah kebijakan mulai dari jebakan gramasi, ekspedisi yang dimonopoli dan libur di hari minggu, sering terjadi double order bahkan lebih karena pembelinya salah pencet. paket retur banyak sekali karena banyaknya pembeli iseng. padahal jika paket retur, barang tidak otomatis sampe ke penjual, melainkan penjual yang harus ekstra mengejar ke agen. jika barang diterima rusak/hilang, makin berat lagi perjuangannya. 3 Login untuk Membalas