Sulitnya Migrasi IndiHome

Pada tanggal 28 Februari 2025, saya mengajukan migrasi paket IndiHome dari 50 Mbps ke 150 Mbps setelah mendapatkan penawaran harga sebesar Rp375 ribu (belum termasuk PPN) melalui layanan telepon di nomor 188. Setelah mengisi data yang diperlukan, saya menerima email konfirmasi beserta nomor pemesanan, yaitu: MOk4250228093950008e32110.

Saya kemudian mengecek status pemesanan di website IndiHome dan melihat estimasi instalasi pada tanggal 1 Maret 2025. Namun, keesokan harinya, estimasi tersebut berubah menjadi 2 Maret. Ketika saya mengecek lagi pada tanggal 2 Maret, estimasinya mundur lagi menjadi 3 Maret. Hingga saat artikel ini saya tulis, estimasi instalasi kini berubah menjadi 4 Maret 2025. Semakin lama, kesabaran saya pun semakin diuji.

Saya sudah menghabiskan banyak pulsa untuk menghubungi layanan pengaduan. Berkali-kali, Customer Service (CS) memberikan jawaban bahwa masalah saya akan segera di-follow up. Namun, tidak ada tindakan nyata yang dilakukan. Saya juga mencoba menghubungi IndiHome melalui akun Instagram mereka, tetapi jawabannya selalu sama: “Akan di-follow up,” yang justru membuat saya semakin frustrasi.

Tidak hanya itu, saya juga menghubungi GraPari di kota saya. Namun, mereka tampak kebingungan dan tidak bisa memberikan jawaban yang memadai terkait migrasi paket ini. Hal ini semakin mempertegas bahwa sistem antara layanan 188 dan GraPari tidak terkoordinasi dengan baik, bahkan bisa dikatakan sangat tidak sinkron.

IndiHome yang kini berada di bawah naungan Telkomsel terasa semakin lambat dalam memberikan pelayanan. Padahal, dulu migrasi paket bisa dilakukan hanya dalam waktu 2 jam dan sudah terealisasi tanpa banyak masalah. Namun, kini, dengan segala keterlambatan dan ketidakjelasan, saya merasa layanan yang saya terima jauh dari harapan.

Dengan terbitnya artikel ini, saya berharap IndiHome segera memperbaiki sistem dan layanan mereka agar tidak mengecewakan pelanggan lama yang telah setia selama bertahun-tahun.

Ferdi
Bengkayang, Kalimantan Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Sulitnya Migrasi IndiHome”

Merujuk pada surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 5 Maret 2025 oleh Bapak Ferdi perihal produk dan layanan IndiHome....
Baca selengkapnya

15 komentar untuk “Sulitnya Migrasi IndiHome

  • 6 Maret 2025 - (11:38 WIB)
    Permalink

    Mereka mah gitu, kalo masi sedikit yg pake layanan mereka pasti pelayanannya cepat. Tapi kalo udh byk org yg pake, nah baru deh…. Keliatan niat & gak ngelayaninnya. Giliran pengguna menurun, mulai deh tuh, promosi harga murah jaringan cepat, cs fast respon, dll.

  • 6 Maret 2025 - (21:57 WIB)
    Permalink

    Kan ada banyak pilihan, ada my republic ada Biznet, ada apa kek , tekek kek apalagi apa yang saya sebutkan tadi benar benar asli, bin original True unlimited, tidak ada pembatasan kuota ( FUP) Yang biasanya menyebabkan jalannya internet kewer kewer di akhir bulan karena kuota pemakaian nya habis, lhah sekarang ini malah ada starlink knapa ga dicoba? Pasti ketagihan deh lu

  • 7 Maret 2025 - (04:11 WIB)
    Permalink

    Haha saya copot di kota Medan, selesai proses lalu psb di kota kisaran, Regis tgl 02-01-2025 , selesai pasang di 21-01-2025 , sudah lebih 3 kali saya rasa hub call centre 188 😁 kaya gitu top banget emang buat customer ngerasa greget ampun dah

  • 7 Maret 2025 - (04:53 WIB)
    Permalink

    Saya juga sama dari tgl 28 sampe sekarang blm bisa aktif paket barunya…sabar sabar…hedeh…

  • 7 Maret 2025 - (08:02 WIB)
    Permalink

    Saya sebagai ex TL di GraPARI sependapat mas, sebelum meger dengan Telkomsel. Indihome pelayanan lumayan bagus, setelah merger malah kayak downgrade banget. Disini saya sebagai beropini sebagai pelanggan ya bukan mantan karyawan hehe.

    saya berlangganan 4 Indihome sekaligus untuk usaha dan dirumah, berhubung cukup tau seluk beluk dan paketan yg tersedia tidak memenuhi kebutuhan atau keinganan saya, saya beralih.

    Untuk keperluan cctv toko. Saya lebih memilih menggunakan orbit dikarenakan biaya penggunaan bisa disesuaikan dan relatif lebih terjangkau.

    untuk toko dan Rumah yg di areanya terjangkau ISP lokal, saya lebih prefer ke ISP lokal. Karna yg ditawarkan internet murni 1:4 dan tanpa ada batasan FUP hehe. dan yg lebih penting bisa di tawar dengan permintaan enah cuman 7mbps atau semisal 15mbps tergantung keperluan. sangat customable kalau di ISP lokal, dibandingkan indihome yg paketnya lebih mahal dan tidak customable dan lagi terbatas FUP wkek setau saya juga bandwidth yg di lempar 1:8/1:10 kalau mau 1:1 atau 1:4 harus ke Indibiz kann dari segi harga juga berbeda.

    semoga Telkom/Telkomsel berbenah karna merupakan kembanggaan Nasional yg seharusnya hadir untuk memberikan kepuasan rakyat.

    • 12 Maret 2025 - (04:03 WIB)
      Permalink

      sama persis dengan yg saya alami saat ini, tapi versi yg lebih parahnya karna saya registrasi sejak tanggal 16 januari 2025, dan hingga kini sudh bulan maret belum juga di tindaklanjuti, telpon call Center udah smpai berbusa jg belum ada hasil 😏

  • 10 Maret 2025 - (05:05 WIB)
    Permalink

    Owh gitu..susah kalau mau migrasi…sy jg pasang Indihome di rumah 375 rb perbulan kec 10 Mbps.. itu 150 Mbps 375 rb…sungguh sangat mustahil…ampun segitunya…

  • 10 Maret 2025 - (05:06 WIB)
    Permalink

    Owh gitu..susah kalau mau migrasi…sy jg pasang Indihome di rumah 375 rb perbulan kec 10 Mbps.. itu 150 Mbps 375 rb…putus dah ganti biznet

  • 2 Juni 2025 - (11:29 WIB)
    Permalink

    Sayaa jugaa merasa seperti ituu kak, mau migrasi paket tapi layanan nya sampe sekarang belum tersolusikan.

 Apa Komentar Anda?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Sulitnya Migrasi IndiHome

oleh Ferdi dibaca dalam: 1 menit
15