TikTok Shop, Tempat Berjualan atau Tempat Mendapatkan Barang Gratis?

Pertama-tama, kami ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen yang telah menerbitkan surat ini.

Kami ingin komplain perihal fitur pengembalian TikTok Shop yang semakin liar dan menjadi-jadi, yang sering dimanfaatkan oknum pembeli untuk mendapatkan barang gratis. Rasanya yang mengalami kejadian ini bukan hanya kami saja, mungkin ratusan atau bahkan ribuan seller lainnya pun mengalami hal yang merugikan tersebut.

Berikut kronologi kejadian yang kami alami:

  • No Pesanan : 578047693095404842.

  • Nama Produk : Jam Dinding Bunyi Tiap Jam Suara Westminster Gaya Vintage 34cm Silent Movement.
  • Tanggal Pesanan : 20 Februari 2025.
  • Tanggal Barang Diterima : 23 Februari 2025.
  • Nomor resi : 570050452957 (J&t Cargo).
  • Pada tanggal yang sama ketika diterima yaitu 23 Februari 2025, pembeli langsung mengajukan komplain dengan alasan tidak sesuai, dan pecah, walaupun kami juga kesulitan maksudnya tidak sesuai seperti apa, pecah seperti apa, dan tanpa ada video unboxing apapun.

  • Pembeli menyertakan bukti video, yang ketika kami cek lebih mencengangkan lagi, karena jam dindingnya sudah dipasang di dindingnya pembeli, dan terlihat dari video bukti berfungsi dengan baik. Justru bukti video ini membuktikan bahwa tidak ada problem dengan barang yang kami kirim dan malah ini membuktikan niat pembeli yang memang ingin mengambil barang kami secara cuma-cuma. Bukti video dari pembeli terlampir:

Kemudian TikTok Shop menyetujui pengembalian dana otomatis. Kami juga dipotong biaya ongkir dan dana hasil penjualan tersebut. Ini kan jelas merugikan kami, sudah barang kami hilang diambil pembeli lalu disuruh bayar ongkir, ini istilahnya sudah jatuh, tertimpa tangga, terlindas mobil.

Kami sebagai seller, sangat memahami jika pembeli ingin retur produk, dan kami sangat terbuka dan welcome jika pembeli ingin mengembalikan barang ke kami jika tidak suka barangnya atau berubah pikiran. Memang itu kebijakan yang kami harus ikuti. Namun beda cerita jika pembeli ingin mengambil barang kami secara gratis, ini yang menjadi komplain keras dari kami dan ribuan seller lainnya. Jika mau retur, ya kembalikan dong barang kami, jangan seenaknya saja curi-curi barang kami!

Kami sudah coba selesaikan masalah ini via chat ke live agent Tiktok Shop. Namun tidak digubris dan tidak ada solusi, malah kami disuruh hubungi pembeli sendiri untuk menyelesaikan masalah. Ya kami rasa tidak mungkin pembeli menggubris kami, karena dari awal niatnya sudah buruk.

Bukti Kami Coba Chat CS TikTok untuk mencari solusi, tapi tidak ada solusi

Total yang harus kami tanggung adalah biaya ongkir Rp27.000 dan dana penjualan yang tidak masuk ke kami sebesar Rp159.000.

Ongkir ditanggung seller, dan dana penjualan juga dipotong

Kami sangat mengharapkan TikTok mau menyelesaikan masalah ini, karena jelas ini adalah trik pembeli untuk mendapatkan barang gratis dari seller dan ini sangat merugikan kami dan ribuan seller lainnya.

Apakah TikTok ingin dikenal sebagai marketplace yang baik dan bagus atau tempat pembeli nakal mengambil barang seller?

Ivan
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

43 komentar untuk “TikTok Shop, Tempat Berjualan atau Tempat Mendapatkan Barang Gratis?

  • 28 Maret 2025 - (16:29 WIB)
    Permalink

    Kalo sudah ada solusi dari pihak tiktok info kembali ya sis.

    Jgn kan masalah itu kak.
    Saya mau non aktifin J&T tidak boleh di tiktok shop.
    Kakak ekspedisi pasti selalu 100% yg muncul J&T terus ga walau expedisi lainnya di aktifin?

    Tiktok emang marketplace terburuk sepanjang masa ga ada yg bisa menandingi nya saat ini.

    Kurir J&T di tiktok jg suka retur barang COD jk ada kendala ga menemukan alamat (kurir baru biasanya) pake alasan uang konsumen ga cukup, ga ada orang. Padahal konsumennya tunggu tungguin soalnya saya WA saya konfrontir juga . Dari 100% retur COD ditolak 70% nya karena Kurir J&T yg nengantar ke konsumen suka cari cari alasan supaya itu balik ke penjual bisa karena malas dan 30% beneran kesalahan pembeli.

    Makanya saya mau non aktifi J&T di tiktok di tolak dan ga boleh pula tetep suruh lake J&T.

    Saran saya pelan pelan alihin konsumen tiktok shop ke marketplace lain anda. Supaya pelan pelan bisa ditinggalkan / jgn terlalu fokus di tiktok shop supaya ga sakit hati. Itu aja sih

    Sukses ya

    204
    1
    • 28 Maret 2025 - (18:30 WIB)
      Permalink

      @flayer
      Ga ada marketplace yg tidak ada komplenan. Semua marketplace pasti ada komplenan. Yes benar.

      Tapi marketplace mana yg mau belajar dari kesalahan dan komplenan dan yg berbenah, mana yg tidak itu sudah jelas. Mana yg sadar akan kesalahan dan mana yg tidak.

      139
      1
      • 29 Maret 2025 - (21:46 WIB)
        Permalink

        tiktokshop cair dananya 7hari setelah barang diterima super lama!eh malah sekarang keluar lagi masalah begituan jadi seakan2 marketplace indo dipenuhi buyer2 sampah pencuri dan marketplace indo yang jg tdk berbenah malah bela seller karena yang kerja sdm rendahan!

        50
          • 30 Maret 2025 - (10:24 WIB)
            Permalink

            oiya sala ketik sori2 hehe yang dibela buyer mulu di marketplace manapun

            21
    • 28 Maret 2025 - (22:23 WIB)
      Permalink

      Gampang pa klo mau nonaktifin jnt.. coba setting alamat gudangnya yg aga jauh dr counter jnt .. pasti nanti dapetnya JNE ..
      Berlaku juga buat lazada .. shopee blm pernah coba .. soalnya seberang toko drop off spx .. jadi tinggal jalan klo ada orderan ..

      13
      1
      • 29 Maret 2025 - (03:00 WIB)
        Permalink

        Waduh gudang kan buat titik poin retur biar lgs kirim ke alamat kita. Jd ngaco ntar kalo pas retur. Aku ga mau gitu. Ntar malah disalah salahin sama marketplace. Dan akhirnya retur jd ikut ngaco ntar.

        Mending manual di off kan oleh marketplace nya. Lazada dah berhasil di ubah kok. Cuma tiktok yg maksa ga mau ubah.

        41
        1
      • 29 Maret 2025 - (12:58 WIB)
        Permalink

        Saya mendapatkan barang pengembalian berupa teh kotak, padahal barang saya sarung Lamiri. Sekarang di tiktokshop bukan penjual yang tipu, tapi pembeli jadi penipu. Dapat barang gratis,uang langsung kembali, nah sini seller barang gak dikembalikan, uang dipotong ongkir+ admin. Ruginya berlipat ganda.. hohoho

        37
        • 29 Maret 2025 - (13:01 WIB)
          Permalink

          Tagline tiktok shop ikut berubah.
          “Ingin barang gratis? Nyok rame rame belanja ke tiktok shop” 😂

          37
    • 29 Maret 2025 - (22:00 WIB)
      Permalink

      Sebetulnya j&t ditiktok tidak bisa di non aktifkan karena ikut promo gratis OngKir, sama halnya dengan promo gratis OngKir di shopee.
      Kalau merasa COD lebih banyak merugikan alangkah baiknya di non aktifkan saja

      33
      • 29 Maret 2025 - (22:03 WIB)
        Permalink

        COD ga merugikan. Yg merugikan J&T nya sih. Ya paling sama tiktok di bikin jumlah volume dgn J&T di minimalisir doang. Soalnya saya lagi berseteru dgn J&T yg suka nagih ongkir COD ditolak diluar platform padahal platform menggratiskan. Itu poin nya sih

        29
    • 30 Maret 2025 - (11:46 WIB)
      Permalink

      Ada cara gak ya utk menonaktifkan tiktok shop setelah tertaut ketokped, lebih nyaman dg tokped yg lama daripada yg ini, konyol aplikasinya, info ya man teman kalau ada caranya, saya mau lepasin tautannya agar bisa menggunakan tokped seller lg tanpa embel2 tiktok shop

      34
      • 30 Maret 2025 - (12:43 WIB)
        Permalink

        @sudi

        Kebetulan saya blum pernah gabungin kedua nya.

        Bedanya sebelum di merger dan setelah di merger apa kak?

        Mungkin bisa tanya cs tokopedianya kak.

        14
        • 30 Maret 2025 - (16:48 WIB)
          Permalink

          Iya setelah saya gabungin tokopedia seller saya jadi gak terpakai, harus download lg aplikasi lain tokped dan tiktok shop…..ribet pakainya…..dan setelah melihat komen2 disini merasa nyesal juga gabungin 2 aplikasi ini….lebuh nyaman pakai tokped seller menurut saya, jasa kirim kita bebas tentuin, kalau sdh digabung jnt tiba2 nongol, padahal sdh dimatikan

          26
          • 30 Maret 2025 - (17:49 WIB)
            Permalink

            @sudi terima kasih info nya.
            Untung saya ga gabungin. Td ada niat gabungin.

            Biang kerok nya berarti tiktok shop ya.
            Sampe J&T ga bisa non aktifin. Sampe dunia kiamat J&T di tiktok ga di non aktifin. Tiktok pengen ancurin tokopedia. Hati hati

            18
          • 30 Maret 2025 - (17:51 WIB)
            Permalink

            @sudi

            Shopee aja udah depak J&T. Mending non aktifin J&T nya atau segera pisahin kembali. Jgn gabung. Bisa minta tolong cs tokopedia nya ga tuh?

            Harapin tiktok mah sampe turun bero ga akan bisa

            14
    • 10 April 2025 - (11:17 WIB)
      Permalink

      iya benar..saya juga pelan2 meninggalkan tiktok..cum skrg tiktok tumben minta saran survey..saya bilang saran Satu yg paling utama : MATIKAN JNT EXPRESS yg suka banting2 barang saat masukkan paketnya ke truknya meskipun barang dibubble ataupun ditulis fragile gede2

  • 28 Maret 2025 - (16:31 WIB)
    Permalink

    Oh ya bro komplenan tiktok shop yg sebelumnya itu ada solusi yg diberikan jg ga dari tiktok shop? Laporan mu yg sebelumnya itu di media konsumen.

    31
    1
    • 28 Maret 2025 - (21:26 WIB)
      Permalink

      Tambah lama tambah ancur dan gelap, baik tiktok, shopee dan lazada. Tidak seperti zaman awal-2 online shop aman dan damai.

      Sebaiknya pemerintah membuat onlineshop seperti E-Katalog versi umkm

      128
      1
      • 28 Maret 2025 - (21:35 WIB)
        Permalink

        @budiman

        Paling ancur itu tiktok shop. No debat 😂.
        Udah stadium 5 kangker nya. (Jika ada lebih sampe 100 mungkin boleh ditambah) 😁

        Marketplace lain masih merespond komplen/keluhan . Apalagi kalau sudah masuk media konsumen. Lazada, tokopedia dan shopee paling gercep respond nya 😁. Kunci nya merespond dgn baik 👌.

        Tiktok shop mana ada respond?

        Btw jaman jualan onlineshop di facebook ya itu puncak kesuksesan online shop 😂

        Ketika marketplace muncul tokopedia dan shopee, lazada mulai konsumen terbiasa belanja di marketplace.

        55
        1
    • 29 Maret 2025 - (06:27 WIB)
      Permalink

      memang tiktok yang terburuk

      baik system retur. pelayanan customer servicenya maupun apload product.

      saya sudah 2x hilang barang lewat j&T. lapor cs tiktok. dilempar ke j&t langsung. padahal sudah masuk tiket pengaduan barang retur blom kembali. tiket selesai begitu aja tanpa solusi. hanya dijawab tunggu. ke 3 kali bikin tiket jawabnya hub j&t langsung. j&t juga keterlaluan. RETURAN BLOM TIBA DIPENJUAL. statusnya sudah tiba / diterima penjual.
      dan ini kerap terjadi.
      sayang sekali tokopedia harus bergabung dengan platform tiktok.

      144
      1
      • 29 Maret 2025 - (12:44 WIB)
        Permalink

        @bts

        Nah itu sama saya juga. J&T non aktifin deh minta si tiktok. Pasti ga bisa. Dah gitu status diterima penjual returnya. Padahal blum sampe. J&T dan tiktok berkomplotan. Fix

        Terburuk sepanjang masa markerplace ya tiktok. Negara lain mah dah di blokir cuma di kita yg masih diternak ini tiktokshop 😂.

        Gue sih pelan pelan mulai ga fokus ntar ga usah di promoin, ga usah di macem macem in biarin aja gitu, ekspedisi nya aja kaya gitu. J&T soulmate nya tiktok shop 🤣

        40
  • 28 Maret 2025 - (16:40 WIB)
    Permalink

    Setelah ini pembeli banyak makin memahami mudah nya mendapatkan barang gratis, uang pun balik ke pembeli.

    Jika surat ini viral mungkin bakal muncul pembeli serupa ribuan org yg menghampiri tiktok shop / shop by tokopedia utk mencoba mendapatkan barang gratis 😁🙏

    70
    1
  • 28 Maret 2025 - (21:23 WIB)
    Permalink

    Ngeri-ngeri sedap emang jualan di tiktok. Kalau saya harga di tiktok dinaikin lebih mahal dibanding sy jual di marketplace lain. Itung2 ngecover rugi kalau kedapetan pembeli nakal. Banting2an harga nya di shopee aja.

    Wahai tiktok, penjual tanpa pembeli tidak mungkin bisa. Begitu juga marketplace, tanpa penjual mau bagaimana? Suatu saat bakal ditinggalkan.

    126
    1
      • 30 Maret 2025 - (18:27 WIB)
        Permalink

        @sudi
        Nah blum tau. Kalo harga sesuai isian masing masing harusnya.

        Jgn digabung. Pisahin lagi aja. Bisa kan pisah lagi antara tiktok dan tokopedia?

        13
        • 30 Maret 2025 - (18:30 WIB)
          Permalink

          Gak tau juga sih…sebab setelah digabung apa yg dirubah ditiktok ditokped ngikut, makanya saya gak mau utak atik dl takut berantakan nantinya

          22
          • 30 Maret 2025 - (19:04 WIB)
            Permalink

            @sudi
            Minta bantuan cs tokopedia aja. Tapi sblum balikin ke semula tanya dulu ada efek samping nya ga. Jgn sama cs tiktok shop (sdm rendah di tiktok soalnya).

            Itu saya dapet notice mulu suruh merger mulu. Kalo ga merger ga papa kan ya? Ga sudi toko saya di tokopedia jd rusak gara gara merger ke tiktok shop. 😂

            19
          • 30 Maret 2025 - (19:06 WIB)
            Permalink

            Sdh chat cs tp jawabannya setelah digabungin sdh gak bisa dipisah, yg jnt juga sdh komplain kecs, sampe naek darah saya

            15
          • 31 Maret 2025 - (02:00 WIB)
            Permalink

            @sudi

            Wah kacau untung kamu info.
            Info mu sangat berarti bgt nih menyelamatkan kita kita 😂. Blum sempet merger in tikyok dan tokped..

            Kalo dah merger J&T di tokped mustahil utk di non aktifkan 😂. Saat ini tokped saya blum merger jd bisa di non aktifkan sesuka hati saya.
            Tapi tidak untuk J&T ditiktok..

            Itu vt di tiktok seolah olah banyak bgt tim yg dukung J&T 😂 buzzer J&T pada komen di vt tiktok soal J&T cerita sedih di putus shopee, sepertinya cari simpatik di lepeh sama shopee 😂. Haha… Dan J&T soulmate dgn tiktok kek kembar sulit dipisah. Cocok.

            21
  • 28 Maret 2025 - (21:48 WIB)
    Permalink

    Seller Sudah banyak yg meninggalkan tiktok shop. Setiap saya survey search pesaing saya berguguran satu persatu dan saya cek rating toko pada anjlok mungkin gara gara pelanggaran yg aneh hinggap di toko toko mereka .

    Betul saya juga saya di tiktok naikkan paling mahal dari semua Marketplace yg saya ikutin. Dan ga fokus di tiktok ..

    Pelanggaran khusus di produk itu paling aneh ga naek naek secara optimal produk gue semua di 4,9 ratingnya . Daftar kesehatan toko knapa khusus produk saya 4,3 mulu ga naik naik.. Ada yg disembunyikan dalam perhitungan ini. Ketika loe ada yg kasih bintang 1/2 lgs drop dan ga naik naik walau rating produk loe rata rata 4,9. Ini fakta. Dan ada kejanggalan. Makanya di tiktok banyak yg terblokir secara tidak jelas.

    96
    1
  • 29 Maret 2025 - (13:02 WIB)
    Permalink

    Ada yg komplain jga seller di tiktok, katanya sekarang kalo barang udh diangkut kurir juga bisa di retur ya? Sya sbg pembeli merasa kebijakan tiktok sgt tidak masuk akal. Sya kan pembeli brg2 thrif, sellernya banyak yg ngeluh klo brg yg di retur udh di ganti sama pembeli. Sya jd bertanya2, apa pihak tiktok tidak menerima komplain dr seller? Maksudnya, sebelum uang dikembalikan ke pembeli, harusnya atas persetujuan dr seller dlu supaya adil.

    82
  • 30 Maret 2025 - (10:14 WIB)
    Permalink

    jujur saja saya bukan orang jahat tapi bukan pula orang baik tapi sistem yang kayak gini memang mudah di salah gunakan oleh orang2 yang mencari keuntungan lain.

    mau saran gak usah jualan online tapi disana tempat jualan yang rame, mau jualan tapi resiko besar gara2 orang2 yang mau memanfaatkan sistem retur yang bisa dikatakan lemah.
    semoga si pembeli dan di penjual yang culas mendapatkan hidayah, selamat hari raya idul fitri.
    terima kasih telah membaca komentar saya meskipun komentar saya tidak memberikan solusi yang diinginkan.

    42
    1
  • 30 Maret 2025 - (10:22 WIB)
    Permalink

    Jualan online sudah tidak asik lagi, sejak banyak marketplace kasih promo jor2an demi pertumbuhan yg tidak generik. Awalnya seller dimanja, lama2 biaya admin potongan yg ga masuk akal. Ga beda jauh sama driver online atau yg jual makanan online lwt aplikasi. Omset segunung, margin setipis kertas

    31
  • 30 Maret 2025 - (19:24 WIB)
    Permalink

    Klo menurut saya jika itu sangat merugiksn, yo wes tutup, jika sehari ada 10 seller yg tutup ditiktok, pasti lama2 tutup itu tiktok shop

    30
    • 30 Maret 2025 - (19:47 WIB)
      Permalink

      Kayaknya justru itu yg dikhawatirkan, takutnya tiktok Nanti setelah itu dia buka macam buat gudang sendiri, import sendiri , ekspedisi soulmate nya dah ada J&T. Planning awal yg sempet heboh itu loh. Semoga saja tidak terjadi deh ke bisniss plan awal tiktok.

      Jadi dia kumpulin market database pembeli dulu. Setelah itu booom lahir official tiktok sendiri yg mengelola barang nya sendiri. Seller di depak semua. Dari skarang aja aturannya udah mengarah kesana menjepit seller yg over melebihi shopee jauh kadar pressure nya. (Semoga tidak terjadi) jk terjadi umkm dan produk lokal (pabrik lokal) bakal hancur nanti .

      😱

      18
  • 30 Maret 2025 - (19:29 WIB)
    Permalink

    Masih mau jualan di TikTokshop? Dan belanja di sana? Wkwkwkwk saya sudah pernah kena kejadian seperti ini juga di complain pembeli, di kembalikan nya dus kosong, tetap saja yang di menangkan pembeli Dan penjual yang menanggung kerugian barang Dan ongkir walaupun bukti penjual sudah lengkap, sejak saat itu saya Dan seluruh kerbat stop tidak belanja di TikTokshop karena serasa di jajah oleh aplikasi TikTokshop

    32
    1
  • 4 April 2025 - (20:01 WIB)
    Permalink

    Apakah sudah merasakan banyak pembeli yg mendapatkan barang gratis di tiktok? 😁.

    @penulis
    Gimana apakah ada solusi dari tiktok nya?

 Apa Komentar Anda?

Ada 43 komentar sampai saat ini..

TikTok Shop, Tempat Berjualan atau Tempat Mendapatkan Barang Gratis?

oleh Ivan Adi dibaca dalam: 2 menit
43