Keluhan Surat Pembaca Masalah Penggunaan Voucher Shopee yang Selalu Dibatalkan Otomatis 15 April 2025 Nurwahid 23 Komentar Akun Pengguna, Alasan pembatalan, Alasan pembatasan, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, e-Voucher, Marketplace, Pembatalan otomatis, Pembatalan pesanan, Pembatalan Sepihak, pembatasan akun, Pemulihan Akun, Promo, Promosi, Pusat Resolusi Shopee, Shopee, Sistem otomatis, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi, tuduhan pelanggaran, Voucher, Voucher Belanja, Voucher Diskon Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dengan hormat, Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan kepada Shopee. Pada tanggal 13 April 2025, saya bermaksud untuk membeli salah satu produk di Shopee, menggunakan voucher yang telah saya klaim untuk checkout. Namun, setelah melakukan pembayaran, pesanan saya dibatalkan secara otomatis, dengan alasan terdeteksi melakukan aktivitas yang tidak wajar. Padahal saya hanya menggunakan satu akun untuk checkout dengan voucher tersebut, tetapi tetap saja pesanan saya dibatalkan. Masalah ini sudah berlangsung sejak 25 Februari 2025. Dari tanggal tersebut hingga 13 April 2025, saya tidak dapat menggunakan voucher diskon untuk membeli produk apapun. Selama lebih dari sebulan, saya tidak melakukan pembelian di Shopee dengan menggunakan voucher. Saya baru menanyakan mengenai kendala ini kepada CS Shopee pada tanggal 13 April 2025. CS bernama Sonya membuatkan kode laporan: 1911359686828265534. Dalam percakapan tersebut, CS Sonya menyatakan akan meneruskan masalah ini ke tim terkait. Namun, setelah menunggu beberapa menit, tim tersebut hanya memberikan informasi yang sudah saya sebutkan sebelumnya, tanpa memberikan solusi, dan langsung menutup laporan. Padahal, sudah lebih dari sebulan saya tidak bisa menggunakan voucher apapun. Saat ini, saya hanya menggunakan satu akun aktif, tetapi tetap tidak bisa checkout dengan voucher. Saya kembali menghubungi CS untuk kedua kalinya dan terhubung dengan CS Lina, dengan kode laporan: 1911387226552021065. Dalam percakapan itu, CS Lina dengan jelas menyatakan bahwa informasi telah disampaikan kepada tim terkait, dan mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kendala saya demi kenyamanan. Namun, beberapa menit setelahnya, saya menerima notifikasi balasan dari tim yang berisi template yang sama seperti saat laporan pertama, tanpa adanya solusi, dan laporan tersebut langsung ditutup. Saya merasa dibodohi oleh informasi yang diberikan oleh CS Lina, karena tidak sesuai dengan janjinya untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Kini, saya meragukan kualitas CS Shopee yang tampaknya tidak banyak membantu konsumennya. Saya berharap pihak Shopee dapat menghubungi saya di nomor aktif yang telah dicantumkan dalam kode laporan dan membantu menyelesaikan masalah ini. Terima kasih, Media Konsumen. Nurwahid Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Muhamad Saiful15 April 2025 - (14:47 WIB)Permalink Sudah banyak pengguna Shopee yg mengalami hal serupa.Menghubungi CS pun tidak ada solusi,pasti dibalasnya macam yg disebutkan diatas.Ada beberapa cara mengatasinya entah berpengaruh atau tidak.Ganti alamat pengiriman/diubah sedikit alamatnya dan cek out di 2 toko yg berbeda dlm 1 transaksi.Jika cara ini tidak berhasil mau gak mau ya terima nasib.Bikin akun barupun tetap bakal batal sistem jika bikinnya di hp yg sama. Login untuk Membalas
Socotra16 April 2025 - (10:24 WIB)Permalink Itu resiko sendiri, karena pastinya sebelumnya pernah buat akun lebih dari 1 atau punya banyak akun, ketentuannya sudah jelas shopee berhak membatalkan transaksi jika ditemukan kecurangan, walaupun sekarang misalnya sudah tobat atau hanya pakai 1 akun, tetap saja algoritma membacanya terdapat kecurangan. 2 Login untuk Membalas
NurwahidPenulis artikel16 April 2025 - (11:59 WIB)Permalink masalahnya saya selalu menggunakan 1 device untuk 1 akun, dan orang tua saya pun menggunakan devicenya sendiri dengan akun yang berbeda juga. biasanya tidak ada kendala saat penggunaan voucher, namun baru beberapa bulan lalu semua akun yang berbeda device saja tidak ada satupun yang dapat menggunakan voucher ketika checkout. hingga sekarang saya coba akun utama saya pun ketika menggunakan voucher masih dianggap kecurangan, padahal akun orang tua saya juga tidak ada lagi yang pernah untuk berbelanja di shopee lagi. untuk apa shopee menyediakan voucher namun tidak bisa di gunakan oleh konsumenya dan menganggap sebuah kecurangan? 2 Login untuk Membalas
Mark20 April 2025 - (20:03 WIB)Permalink Sudah jelas lho “akun utama” menginsdikasikan anda mempunyai lebih dari 1 akun. Tobat aja om daripada malu sendiri ente Login untuk Membalas
NurwahidPenulis artikel20 April 2025 - (20:21 WIB)Permalink Akun utama yang dimaksud ini akun yang sering melakukan transaksi dari pada akun lainnya yg digunakan oleh device orang tua saya. Saya tidak melakukan dosa apapun ngapain anda harus menyuruh tobat? Disini saya tidak mencuri lalu untuk apa saya harus malu? Saya hanya menanyakan solusi atas kendala ini karena tim terkait langsung menutup laporan tanpa memberikan pelayanan kepada konsumennya. 2
Tjahya20 April 2025 - (20:31 WIB)Permalink Mungkin malu mengakui makanya dibilang punya ortu tp algoritma sdh detek misal beli ke seler sama barengan, pake promo barengan, share link sesama akun keluarga meski dilakukan dulu tp sistem sdh detek ya percuma 3 2
zLooky20 April 2025 - (21:07 WIB)Permalink Nah itu betul. Dari ip, riwayat transaksi, alamat pengiriman bisa nampak anda mempunyai lebih dari 1 akun
aditya16 April 2025 - (11:44 WIB)Permalink sejak 1bulan kebelakang shopee yang katanya no 1 marketplace indonesia menjadi ranking 1 marketplace paling banyak masalah tanpa penyelesaian dari tim shopee yang isiny sdm sampah! mulai dari pembebanan ongkir berlebihan karena barang retur/tidak dipickup,membanned seller baru tanpa alasan jelas,mengarsipkan produk seller baru yang baru jg pecah telor dapat orderan tanpa alasan jelas,masalah cod yang berlarut2,masalah event mobil/barang laen rp 1 yang di co namun dibatalin sepihak,qris shopepay terpotong dan dana tidak masuk ketmpt tujuan,pembatalan vocer sepihak oleh shopee,dsb banyak sekali problem marketplace no 1 ini..NO 1 GAK BERES SISTEMNYA!DAN TIM NY SELALU BERLINDUNG DIBELAKANG SISTEM DAN TIDAK PROFESIONAL! 1 Login untuk Membalas
Paijo16 April 2025 - (12:00 WIB)Permalink Tim terkait shopee emang gitu, mreka makan gaji buta. Khusus seller kalo nanya berulang kali malah akunnya langsung dibuang dari algoritma shope sehingga omset kotor yg semula sudah di atas 100 juta per bulan bisa langsung anjlok jadi 10-20 juta per bulan. Sudah bnyak toko yg dibegituin oleh tim terkait shopee lantaran dianggap bawel. Padahal shopee sendiri kutip komisi dari penjualan toko sehingga kalo omzet toko turun sudah pasti omzet pihak shopee sendiri berkurang . Skrg kan kayaknya pihak shopee kebakaran jenggot tuk naikkan keuntungan mreka.mreka bikin bnyak kebijakan baru tuk keruk keuntungan , misalnya toko seller dilarang blokir pembeli , pembeli yg sudah terlanjur diblokir skrg blokirannya dibuka otomatis oleh shopee. Tujuannya tentu aja biar pembeli itu bisa belanja lagi. Padahal seller blokir pembeli pasti ada alasannya. Dan sudah hak seller tuk gak mau layani pembeli yg dianggap merugikan misalnya sengaja kasih bintang 1 sembarangan. pembeli yg s-pay laternya aktif mau belanja skrg juga diarahkan otomatis tuk order barang lewat s-pay later tentu maksudnya biar ada komisi lebih tuk pihak shopee, jadi niat mau bayar pake shopee pay , tapi kalo gak teliti begitu klik terbayarnya lewat s-pay later. Dan terbaru biaya iklan per klik naik drastis dari yg semula sekitar Rp 500 per-klik kini jadi sekitar Rp 900 per-klik..jadi anda Pasang iklan Rp 100 ribu misalnya, yg klik itu paling cuma 12 orang yang belum tentu juga bakal beli..duit Rp 100 ribu pun hilang begitu saja sama aja artinya kita nyumbang shopee…shopee sadarlah dirimu hancur akibat ulah karyawanmu sendiri yg bekerja di bagian “tim terkait”… 2 2 Login untuk Membalas
Alfiansah Boer16 April 2025 - (18:39 WIB)Permalink Emang skrg bgitu susah/tdk bisa gunakan voucher,sm kyk sy sdh gold mmber ahir2 ini semia voucher nya tdk bsa digunakan. Saran aja klo kk masih sering blnja smp saat skrg,lebih baik beli voucher vip plus aja yg 15rb,semua voucher/discont bisa dpet. Sy udah coba sampe 2bln saat ini aman2 saja. Login untuk Membalas
Kuro17 April 2025 - (05:31 WIB)Permalink Shopee , toped sama2 brengseknya intinya akun satu keluarga satu alamat ga bisa Login untuk Membalas
Faisal17 April 2025 - (11:53 WIB)Permalink Semua marketplace juga gitu sih kalau terdeteksi pelanggaran memainkan voucher kalau udah kena sekali gak bisa belanja pakai voucher lagi atau harus nunggu waktu berhari hari agar lepas dari banned tersebut. Dulu saya juga pernah ngalamin tapi besoknya langsung normal lagi,itu karena saya memakai 2 akun di HP yg sama. Jadi sekarang saya pakai 2 HP biar gak perlu gonta ganti akun di HP yg sama,belanja pakai voucher juga aman aman saja sampai sekarang bahkan akun shopee utama saya ampe Platinum. 1 Login untuk Membalas
Kristian18 April 2025 - (06:54 WIB)Permalink Terlalu sering belanja ikut promo, penyakit ijo nular ke orange, smakin sering belanja sering dibatalin, alergi dg akun2 tipe pedagang offline sama kyak ijo Login untuk Membalas
FERDY18 April 2025 - (09:27 WIB)Permalink Hadeh… ci / koh… haya lu ketahuan trader nakal ha. Tak usah playing victym!!!! Malu kamu nanti… media konsumen ini wajib pakai ktp kalau mau upload tulisan. Jadi identitas kamu dipastikan asli. Kalau mau nakal yang pinter dikit… gue sering juga mau memainkan promo promo market place, tetapi system mereka memang sudah jauh lebih canggih dari cara cara curang… hidup yang wajar wajar saja sudah…. Login untuk Membalas
Mark20 April 2025 - (20:14 WIB)Permalink Haha tampaknya pengalaman pribadi nih om 🤣. Ya keliatannya memang ts mempunyai lebih dari 1 akun Login untuk Membalas
NurwahidPenulis artikel20 April 2025 - (20:15 WIB)Permalink Itu kan kamu yang sering memainkan promo, saya biasa belanja 3 device dalam 1 keluarga itupun device berbeda yang digunakan dan akun yg berbeda, karena dalam 1 rumah menggunakan alamat yg sama tetapi identitas masing² berbeda yang digunakan orang tua saya. Jangan samakan ada yg mengakui kecurangan anda, secara tidak sadar anda sudah mempermalukan diri sendiri dengan mengakuinya. 1 Login untuk Membalas
Mark20 April 2025 - (21:14 WIB)Permalink Device berbeda, identitas berbeda belum tentu yang melakukan checkout jg orang berbeda. Bisa saja anda yg pegang hpnya Login untuk Membalas
Randi18 April 2025 - (10:17 WIB)Permalink Beda tipis minta solusi sama minta minta Login untuk Membalas
NurwahidPenulis artikel20 April 2025 - (20:17 WIB)Permalink Gapernah duduk di bangku sekolahan ya? Lampiran percakapan diatas adalah solusi dari tim terkait atas masalah ini? Hak konsumen meminta solusi kendala ini atas jasa yang digunakan. Saya meminta minta apanya? Login untuk Membalas
Daniel Widodo20 April 2025 - (14:05 WIB)Permalink Terus inti nya paling bagus di ecommerce mana? Seperti nya semua ecommerce kena sasaran semua ya, saya jadi pengamat aja 🫡 Login untuk Membalas