Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Sulitnya Mengajukan Banding di Shopee Terkait Penilaian Pembeli 28 November 2025 Jaya Muliadi 12 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Deskripsi produk, dispute, e-Commerce, Jual beli online, Jualan Online, Komplain pelanggan, Marketplace, Mediasi Konsumen, rating, rating konsumen, Rating penjual, Rating produk, Reputasi penjual, Retur barang, review, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Ulasan pembeli, Ulasan produk Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Salam kepada semua pembaca Media Konsumen di mana pun berada. Saya di sini sebagai pemilik akun Shopee “jayaelektronic” ingin mempertanyakan kebijakan Shopee yang cukup merugikan penjual. Kasus ini bermula ketika kami mendapat orderan 251115TCCEQHYA untuk produk Xiaomi Kabel Type C to C seharga Rp29.000. Setelah produk diterima, pembeli tersebut memberi penilaian bintang 1 pada pesanan tersebut dengan alasan produk yang dikirim berbeda dan produk palsu. Pembeli tersebut komplain karena boks produk tidak sama. Betul memang ada perbedaan, namun perbedaan tersebut disebabkan adanya pembaruan boks dari pabrik Xiaomi, sedangkan isi produknya tetap sama. Di bawah ini foto boks yang dikirimkan oleh pembeli: Foto di atas sudah jelas menunjukkan adanya segel dan stiker berwarna oranye yang menjelaskan bahwa produk tersebut adalah garansi resmi Xiaomi Indonesia. Berikut foto produk tersebut yang jelasnya yang ada di toko kami: Saya tidak terima dengan fitnah yang dilakukan pembeli tersebut. Saya mencoba melakukan banding melalui CS Shopee untuk menghapus penilaian tersebut, namun CS Shopee menolak untuk menghapus penilaian yang tidak benar itu tanpa adanya persetujuan dari pembeli. Sungguh alasan yang tidak masuk akal untuk menolak banding. Perlu diketahui, tidak semua pembeli memiliki niat yang baik dalam bertransaksi. Penilaian yang bersifat fitnah seperti itu jelas merugikan reputasi toko kami yang selalu menjual produk original. Saya di sini meminta kerja sama Shopee untuk bisa menghapus penilaian tersebut. Terima kasih. Jaya Muliadi Bandung, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Ardiana30 November 2025 - (07:55 WIB)Permalink Yang adil seharusnya kedua belah pihak bisa saling memberikan rating, agar pembeli pun bisa berlaku bijak terhadap penjual dan dijadikan referensi bagi penjual yg lain, Salah satu pihak jangan sampai hanya sebatas memikirkan nilai keuntungan bisnisnya saja, tapi tetap harus berkeadilan karena antara Marketplace, Mitra penjual dan Pembeli adalah ikatan rantai simbiosis mutualisme yg harus selalu dijaga keseimbangannya agar tidak mudah putus. Login untuk Membalas
birdi30 November 2025 - (15:36 WIB)Permalink Gw dah lama ga dagang di shopee bang. Fokus di tiktok dan lzada aja, hasilnya hidup gw lebih tenang sekarang . Rejeki ga tertukar bang, jangan takut tutup toko di shopee . Allah pasti buka rejeki lu di aplikasi lain yg lebih pro dan berkah bang. Gw dah buktiin sendiri . Login untuk Membalas
MiMo1 Desember 2025 - (16:24 WIB)Permalink Betul, shopee sangat tidak adil. Kasus saya yg paling parah, pembeli menilai bintang 1 dg alasan ukuran tdk sesuai, terus barang dikembalikan. Setelah brg sy terima, sy buktikan kalau barang yg dikirim sdh sesuai & klaim pembeli salah. Tp spt biasa, penjual tdk punya hak membela diri. Jadi transaksi BATAL, tapi…..PENILAIAN PEMBELI tetap tertinggal. Sy sdh komplain ke shopee, jwbnya minta persetujuan pembeli…. Bagaimana mungkin sy minta pembeli yg karna keegoisannya (karna tdk mengakui kesalahannya) utk merubah penilaian, apalagi dia sudah kabur, dan tdk pernah merespon chat. Login untuk Membalas
Linda30 November 2025 - (08:35 WIB)Permalink Kalo GK terima,ya tinggal Tutup ajh Tokonya di Shopee..Jualan di tokped sama offline ajh bang 1 3 Login untuk Membalas
Sherly30 November 2025 - (09:50 WIB)Permalink Akhir² ini Shopee banyak berpihak pada buyer. Sudah tidak butuh seller lagi. Jangan kaget buyer nakal dilindungi apalagi hanya review. Bahkan dibintang1 dan ditulis bagus. Complain ke CS juga direspon “menunggu persetujuan pembeli”. Hanya bisa berharap bertemu smart buyer saja sekarang ini 🙏 Login untuk Membalas
Nicolas30 November 2025 - (11:29 WIB)Permalink Kalau adil sih kembalikan fitur blokir pembeli, jadi pembeli nakal, penipu dan pembeli tidak punya adab seperti ini bisa di blokir. Ada yg udah ketauan nakal nipu menukar barang returan, eh tetap order terus-terusan kan pusing. 1 Login untuk Membalas
Buyung1 Desember 2025 - (10:01 WIB)Permalink Setuju yang adil kembalikan fitur blokir, untuk pembeli2 yang nakal dan mau nipu, bisa di blokir.. Shopee aneh fitu yang benar di ilangin Login untuk Membalas
Irinsyah1 Desember 2025 - (00:15 WIB)Permalink Emang shoope skrng aneh banget, orang jualan pakaian dalam tokonya diblokir,alasanya produknya terlalalu seksi,jelas2 dia jualan pakaian dalam ya udah pasti modelnya bgtu,😁😄😄 Login untuk Membalas
Divre V1 Desember 2025 - (07:52 WIB)Permalink Sebagai pengguna akun shopee saya lebih menyukai menggunakan shopee dibanding e-commerce yg lain baik sebagai penjual maupun sebagai pembeli karena biaya adminnya yg tidak terlalu mahal dan barangnya lebih lengkap. Kalo urusan bintang tergantung penjual bagaimana menyikapinya jika pelayanannya bagus pembeli juga pasti akan merespon dengan positif Login untuk Membalas
Ary2 Desember 2025 - (10:20 WIB)Permalink Kasih bintang 1 lagi pembelinya ka. Ada diaplikasi hp shopee. Gpp, dikontenin aja ka di yutub, tiktok, dll… Diedukasi konsumennya… Emang rada2 da Login untuk Membalas
DSTH3 Desember 2025 - (07:12 WIB)Permalink Hari2 biasa di shopee wkwkw . Semenjak Tokopedia gabung dgn Tiktok ya samaaa wkwkwk Login untuk Membalas
Mister5 Desember 2025 - (14:06 WIB)Permalink Jika Pembeli adalah RAJA…. Maka Shopee adalah DEWA. Kalau Shopee SDH memutuskan, maka itu adalah TAKDIR buat USER manapun yang tidak dapat diganggu gugat. Begitulah yang terjadi…. Jadi percuma juga komplen disini…. Login untuk Membalas