Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Toko Saya Diblokir TikTok Shop Tokopedia dengan Tuduhan Penyalahgunaan Promo, Saldo Rp65 Juta Ditahan 14 Mei 202614 Mei 2026 Michael 8 Komentar Akun Pengguna, Alasan pembatasan, Alasan pemblokiran, Alasan penolakan, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, Data penjualan, e-Commerce, e-Voucher, Integrasi akun Tokopedia dan TikTok Shop, Jualan Online, Marketplace, moderasi akun, pembatasan akun, pembekuan saldo, pemblokiran akun, Pemblokiran dana, Pembukaan blokir, Pemulihan Akun, Penarikan Dana, Penarikan dana tertahan, Pengajuan banding, Penjualan Online, Penonaktifan akun, Penutupan Akun, Penyalahgunaan Promo Voucher, Pusat Resolusi Tokopedia, Saldo Penjual, Saldo Tertahan, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tiktok, TikTok Business Center, TikTok Seller, TikTok Shop, Tokopedia, Tokopedia Care, Transparansi Informasi, tuduhan pelanggaran, Tuduhan transaksi fiktif, Voucher, Voucher Belanja Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen dan pembaca yang baik hati. Pada suatu malam, toko saya MeowBee (https://www.tokopedia.com/meowbeeofficial) diblokir oleh pihak TikTok Shop AI Tokopedia dengan tuduhan penyalahgunaan promo yang menurut saya sangat tidak logis. Berikut pesan yang saya terima: “Kami secara proaktif menegakkan kebijakan TTS kami melalui kombinasi teknologi dan moderasi manusia. Kami telah mendeteksi pelanggaran kebijakan ini menggunakan langkah otomatis. Penjual harus menghindari penyalahgunaan subsidi yang diberikan oleh platform. Perilaku yang terkait dengan penyalahgunaan subsidi platform meliputi: secara artifisial meningkatkan atau memanipulasi harga produk; dengan sengaja menggunakan nama yang salah, memberi label yang salah, atau mendeskripsikan produk secara keliru untuk mencantumkannya dalam kategori yang bukan tempatnya; atau perilaku lain apa pun yang menyalahgunakan subsidi platform.” Kami sudah berjualan cukup lama di Tokopedia maupun Shopee. Walaupun di Tokopedia kami tidak sebesar di Shopee, track record kami di kedua marketplace bisa dilihat sendiri. Kami menduga pemblokiran ini dipicu oleh adanya beberapa pembeli yang membeli produk Samsung Galaxy Tab S10 Lite dari toko kami di Tokopedia secara berurutan dalam beberapa hari. Sebelum dan sesudah itu, kami berjualan produk lain seperti S26 Ultra seperti biasa. Namun perlu diketahui, dengan besarnya potongan marketplace sekarang (termasuk Tokopedia), harga yang dibayar pembeli setelah menggunakan promo pun masih lebih mahal beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah dibandingkan penghasilan yang kami terima. Jadi tidak masuk akal sama sekali jika kami dituduh menyalahgunakan promo. Kami juga mencurigai pemblokiran ini berkaitan dengan adanya error saat integrasi toko dulu, yang menyebabkan produk Samsung Galaxy Tab S10 Lite kami di Tokopedia sempat terindikasi pelanggaran produk tanpa sebab ketika proses integrasi berlangsung. Anehnya, dari sistem TikTok Seller tidak terjadi apa-apa, dan kondisi ini berlangsung hampir 1 tahun tanpa masalah. Pihak Tokopedia sendiri saat itu menyatakan bahwa peraturan baru mengikuti TikTok Shop bukan merupakan masalah ketika proses integrasi berlangsung. Kami sudah mengajukan banding, tapi ditolak dengan alasan kurang bukti (yang menurut saya tidak jelas). Padahal pada banding pertama, kami sudah melampirkan serial number dari penjualan yang bisa dicek oleh Tim Banding Tokopedia. Namun karena keterbatasan data yang bisa dimasukkan dalam kolom banding, banding pertama pun ditolak, dengan waktu respons yang tertulis maksimal 2 hari atau 48 jam, tapi kenyataannya memakan waktu hampir 1 minggu. Pada banding ke-2, kami memberikan data lebih lengkap terkait error yang terjadi beserta rincian penghasilan. Kami juga melakukan follow up langsung melalui chat dan memberikan data penjualan berupa ratusan IMEI dan serial number, termasuk penjualan di Shopee yang bisa dicek sendiri oleh Tim Tokopedia, semuanya valid dan nyata. Tim chat Tokopedia merespons dengan baik. Namun sayangnya mereka menginformasikan adanya keterbatasan dari pihak mereka untuk melampirkan bukti tambahan, dan kami disuruh menunggu tim banding, yang menurut kami tidak relevan karena keterbatasan informasi detail yang bisa kami masukkan di kolom banding yang tersedia. Ditambah lagi respons tim banding yang sangat lambat. Setelah kami menceritakan posisi kami yang sangat terjepit, akhirnya tim chat TikTok dan Tokopedia dengan besar hati membukakan tiket untuk kami: TikTok Tokopedia ID Tiket: 202605090312201051 Tokopedia TikTok ID Tiket: 2026050903152200122 Tiket tersebut dilampiri data penjualan kami berupa ratusan IMEI dan serial number, dengan harapan bisa diteruskan ke tim banding untuk melengkapi informasi yang kurang karena keterbatasan kolom banding. Namun banding final kami tetap ditolak dengan alasan yang sama, seolah-olah data dari kami sebagai seller maupun tiket dari tim chat Tokopedia yang sudah bersusah payah membantu kami sama sekali tidak digubris. Saya berharap pihak Tokopedia, terutama Tim Banding Tokopedia, bisa lebih terintegrasi dengan tim lainnya untuk TikTok Shop Tokopedia yang lebih baik. Respons yang cepat dan terintegrasi antar tim internal sangat diperlukan, serta keputusan yang lebih bijak dalam memproses seluruh data yang kami lampirkan, mengingat keterbatasan kolom banding yang ada. Toko kami tidak melanggar, dan kami memiliki bukti yang lengkap dan kuat atas hal tersebut. Oh ya, hampir lupa, saldo penjualan kami juga ditahan. Tidak banyak sih, sekitar Rp65 juta, tapi ya lumayan juga wkwk. Sekian, terima kasih banyak, Tokopedia. Michael Jakarta Utara Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Seorang14 Mei 2026 - (14:10 WIB)Permalink Sama persis seperti saya juga banding dengan melampirkan sekua data yg diminta termasuk faktur pembelian ke supplier banding juga ditolak duit 100jt++ di 2 akun juga ditahan 3 bulan. 0 1 Login untuk Membalas
Bece15 Mei 2026 - (06:44 WIB)Permalink Di akhir artikel ini penulis blunder sendiri dengan bilang saldo 65jt tidak banyak untuknya, ya sudah, makin semena mena aja Tiktok lah. Entah bisa cair atau gak itu, pasti kena potongan fraud. Harusnya di artikel sekelas media konsumen gak perlu mencantumkan kalimat begitu, yang serius aja lah, kecuali hanya di grup komunitas dsb terserah, ini udah lah lawannya platform setengah waras kek Tiktok, ditambah pernyataan dia sendiri duit segitu gak banyak, yaudah banyak banyak berdoa aja lah bisa cair itu duit. 1 0 Login untuk Membalas
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:02 WIB)Permalink Yah mau sesuaikan mah apa yang mau dipotong juga orang penghasilan sama diskon masih minus dikita wkwk Login untuk Membalas
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:07 WIB)Permalink Dan lucunya masa kediteksi fraud kocak dan sebenarnya ada sebagian poin kita gak masuk keredaksi seperti rincian penghasilan dan harga setelah diskon pembeli yang kita sebagai seller malahan nombok dan kita jualan bukan semata mata donasi potongan dan memyejahterakan tukang kardus dan penjual bubble wrap wkwk Login untuk Membalas
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:09 WIB)Permalink Dan kita gak nulis 65jt sebagai judul juga dari awal karena poin kita cuma mau toko yang kita bangun dan tidak bersalah dibuka blokirnya cuma ntah kenapa malah 65jt tersebut yang jadi judul
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:01 WIB)Permalink Nah makanya apalagi imei sn gitu kan bisa dicek secara real Login untuk Membalas
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:16 WIB)Permalink Tokonya keblock juga kak? Login untuk Membalas
MichaelPenulis artikel21 Mei 2026 - (14:20 WIB)Permalink Sampe 100jt parah sih ya kesalahan kita ya kadang males narik saldo tiap hari jadi pelajaran dah kak Login untuk Membalas