Lazada Tempat para Penipu?

Saya memesan HP di Lazada, nomor pesanan: 368856020070481 dan telah mentransfer uang. 10 menit setelah transfer, seller dengan nama akun megaelektronik899 menelepon dan menipu saya. Setengah jam setelah sadar, saya menghubungi CS Lazada dan saya email detail penipuan.

Empat jam setelahnya saya dihubungi CS yang lain dan saya menginformasikan nomor rekening saya. Saya juga telah menginfokan detail nomor rekening saya lewat email. Namun tiba-tiba saja Lazada menginformasikan apabila uang saya sudah ditransfer ke rekening penipu.

Mana tanggung jawab dan sistem pengendalian Lazada? Kembalikan uang saya kalau ingin berkembang jadi tempat belanja online yang dipercaya!

Fatkhur Rozi
Kabupaten Pati, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Lazada Indonesia:
[Total:115    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

50 komentar untuk “Lazada Tempat para Penipu?

  • 10 Februari 2020 - (16:00 WIB)
    Permalink

    Kalo mau belanja di Lazada, pastikan barang yg dijual nya langsung dari in-house Lazada. Kalo yg jualnya merchant pihak ketiga, mending cari di marketplace yg lain.

    • 11 Februari 2020 - (20:30 WIB)
      Permalink

      Kronologinya kurang jelas!,itu penjual tlpn ke konsumen karena apa?stock habis atau gmn? no rekening balasan otomatis itu bukannya no rekening virtual bca milik lazad*? coba di chek diemailnya..jadi penipuannya dmn? sedangkan itu juga sdh ada sistem pengembalian dana dari pihak ketiga ke pembeli/konsumen kalau terjadi pembatalan pembelian.

    • 6 Mei 2020 - (14:27 WIB)
      Permalink

      Sama aja mas,,,
      Sy sdh nyoba belanja di lazamall tetap aja,, sdh 3 hri blm dpt no resi,, d chat gk d bls,, padahal lgi online org itu.
      Sdh 2 x kanak tipu d lazada,,,
      Yg laen. Waspada aj lah

    • 21 Juni 2020 - (23:22 WIB)
      Permalink

      Pihak lazada sudah meminta norek saya namun sampai sekarang dana saya belum dikembalikan. Melalui email diinfokan bahwa dalam proses pengembalian. Dalam bulan bila dana saya tdk dikembalikan maka saya laporkan ke yg berwajib agar lazada dibekukan saja untuk menghindari jatuhnya banyak korban penipuan. Selamat nikmati uang haram.

    • 10 Februari 2020 - (17:36 WIB)
      Permalink

      Klw sudah ada link bit.ly berarti itu memang penipuan oleh seorang oknum, bukan dari lazada. Kebanyakan masyarakat masih menganggap belanja di Market Place seperti belanja di Facebook atau via instagram, dg sistim kirim uang langsung. Klw di Market Place tidak diizinkan seperti itu, karena sistim market place mengharuskan uang masuk ke market place dulu, bukan ke penjual langsung. Klw tidak ada keluhan konsumen baru dikirim ke penjual. Yg posting berita diatas sudah bisa dipastikan buta ttg seluk beluk belanja di market place, sehingga gampang tertipu dg harga yg murah.

      • 24 Agustus 2020 - (14:32 WIB)
        Permalink

        sama mas saya juga gitu, katanya kalau mau cepat barang di proses hub pihak toko nama toko RAHMAN7, berhubung saya udang tranfer jd saya hubungi dan ternyata pihak toko mengatakan bahwa barang yg saya pesan tdk termasuk promo jd uang saya akan di kembalikan. dia mintak kode OTP saya berikan aja ternyata no rek saya di rubah No rek dia, dan sampai sekarang uang saya tidak masuk” ke rek saya. di aplikasi lazada proses pengembalian dana sdh kelar. yang bikin miris lagi chat live dgn lazada pada akun ga bisa membantu sama sekali dan ga ada no telp costum yg bisa di hubungi.

    • 6 April 2020 - (13:15 WIB)
      Permalink

      Penipuannya itu tiba2 akun kita membatalkan pesanan dan ditulis, “membeli produk lain” sebelumnya ditelepon sama penipunya nanya details pesanan, kyk alamat dll. Setelah lapor Laz, katanya si Lazada kita memberikan OTP, padahal nggak sama sekali. Sistem pengembalian dana itu bullshit, karena L terlalu lama mengurus dan jadi alasan tidak bisa di balikin duitnya karena kita kasih OTP yg menyebabkan akun di hack..

      • 19 Mei 2020 - (18:59 WIB)
        Permalink

        Itu sama dg kasus sy, sy membeli TV, stlh uang sy tranfr, sy di tlp yg ktanya dr pihak L dan memberitahu bawa sy hrs mengkonfirmasi ulang OTP, tanpa sadar no. OTP sy berikan krn konfirmasi dlm 1 menit, kebetulan sinyal jelek shg butuh waktu bbrp menit, dan ketika OTP belum terkonfirmasi sy di tlp berulang dan menyuruh sy cepat2 mengisi OTP tsb, shg sy panik, kmdian penelpon tsb menawarkan membantu mengisinya dan tanpa sadar sy memberikan no OTP itu, stl itu ada pemberitahuan kl pesanan sy di batalkan, sy kaget krn sy merasa tidak membatalkan kmd sy tlp orang tsb, ktanya gak papa, sy order lagi sj& tranf lgi sesuai petunjuk.. Toh nanti sy dpt refound dr pesanan sy. Kmdian sy tranf lagi smp 3 x, krn selalu di batalkan. Pihak penelpon menyuruh sy untuk menunggu pengembalian sekitar 3 jam tetapi hrs order lagi, krn sy takut uang sy hilang akhirnya sy order lagi. Krn ada perasaan g enak akhirnya sy tlp CS nya Lazada.. Sy jlaskan kasus yg sy alami, pihak L berjanji akan menindak lanjuti kasus ini dan sy mohon kl akan melakukan refound konfirmasi dulu & sy sfh mengirim no rek u pengembalian dan sy ddh memberikan no tlp penelpon yg mengaku orang L, Pihak L menyanggupi dan di suruh menunggu 5 hr, tetapi smp hari yg di janjikan, sy dpt email kl dana sdh ditranf ke rek penipu, dan pihak L mengatakan krn itu kesalahan sy jd tidak bisa membantu, padahal ada waktu antara transaksi dg pengembalian Dana tp diabaikan oleh L,dan ktanya sdh ada konfirmasi bahwa pelaku adalah penjual & hal tsb akan menjadi bhn evaluadi pihak L, itu sj jawaban L tidak ada sedikitpun Bantuan untuk menyelesaikan masalah. Yg sy Heran kenapa transaksi yg bernilai jutaan ada konfirmasi OTP tp kl yg nominalnya sedikitpun tidak ada. Kerugian sy 6.320.000 x 3 & 3100.000 jd rp. 22.060.000.. apa ada kerja sama antar oknum di L ya..

        • 21 Juni 2020 - (23:38 WIB)
          Permalink

          Lazada harus bertanggungjawab karena promosi barang dan harga berada pd pihak lazada. Sengaja pasang harga murah pd hal ujungnya penipuan. Selalu mengatasnamakan yg menipu bukan oknum lazada. Tidak masuk akal sebab kasusnya sudah berulang ulang. Polisi seharusx proaktif agar tdk terulang tindak pidana yg merugikan masyarakat.

          • 16 Juli 2020 - (17:43 WIB)
            Permalink

            Coba anda kirim link penjualnya, karena biasanya penipu itu selalu memberikan harga SUPER MURAH. dan BODOHNYA, masih banyak orang Indonesia yg percaya BARANG SUPER MURAH yang dijudulnya diiming2 promo cuci gudang/ promo ultah lazada dll.

            Saya yakin penjual yg anda maksud menawarkan harga tidak wajar, dan reputasi yg sedikit.

        • 16 Juli 2020 - (17:40 WIB)
          Permalink

          100% kesalahan Anda. OTP itu jelas harus dirahasiakan.

          1. Saat transaksi di marketplace manapun, hindari HARGA SUPER MURAH!!! Misal TV yg harga 32jt lalu diberi judul promo banting harga 6jt saja. Ini jelas penipuan!

          2. Lihat testimoni penjual/seller. Saran saya cari seller yg punya ratusan ulasan/feedback.

          3. Saat transaksi di Lazada jika Anda transfer melalui ATM. Konfirmasi pembayaran hanya di lakukan aplikasi Lazada.

          4. Siapapun bisa mengatasnamakan Lazada, nomor ini biasanya nomor prioritas (misal XL prioritas).

          Anda tidak bisa menyalahkan Lazada, karena jelas kesalahan pada Anda.

          Ketika ada OTP masuk ke handphone Anda, sudah sangat jelas sekali ada tulisan rahasiakan kode OTP kepada siapapun.

          Saya yakin Anda sampai bela2in beli barang itu 3x karena memang harganya sangat murah, diiming-imingi promo bombastis ala2 Lazada supaya terlihat resmi padahal bohong.

          Perhatikan poin yg sudah saya sampaikan supaya anda tidak kena tipu lagi. Karena di e-commerce manapun ada banyak penipu berkeliaran, ciri2nya memberikan harga SUPER MURAH.

      • 5 Juni 2020 - (15:53 WIB)
        Permalink

        Ya betul kecadian yang anda bilang barusan terjadi ke saya bahkan tiba 2 pesanan saya di batalkan dan mintapengembalain dana setelah saya cek pas saya udah di ganti dan sudah ada no rek baru di akan saya setelah saya konfirmasi ke pihak lazada jawabannya maaf ya pak kan udah sistem otomatis untuk pengembalain dananya

    • 15 Mei 2020 - (12:54 WIB)
      Permalink

      Lazada…Toko Online terbesar dan terpercaya…di mana besar dan dipercaya …jika kinerja mu seperti ini…

  • 10 Februari 2020 - (17:26 WIB)
    Permalink

    Berarti kostumer yg tidak bijak dan mengerti belanja di Market Place. Pihak seller tidak diizinkan mengirimkan no rekening langsung ke kostumer, apapun nama Market Place-nya. Memang telah terjadi penipuan dilazada tp bukan oleh lazada tp oleh seorang oknum seller. Di Market Place lain jg ada kejadian serupa. Klw mau belanja online di Market Place pastikan uang anda ke pihak Market Place dulu, bukan ke Sellar langsung. Klw pengen aman pilih layanan COD. Klw barang tidak sesuai kita bisa komplain dan mengembalikan ke seller. Kasus anda ini terjadi karena anda tidak paham seluk beluk belanja di market place. Saya sering belanja di market place dan tidak terjadi kendala berarti, kecuali adanya keterlambatan pengiriman barang oleh seller atau barang lama di kurir.

    • 29 April 2020 - (16:58 WIB)
      Permalink

      Saya Membaca byk komentar yg betul-betul sudah hafal segala cara dan teknik tertinggi dalam tata cara belanja Online & Tau Cara Betul Bagaimana Penipuan bisa terjadi,

      Tapi apakah yang belanja semua Lihai dan Pintar sekali seperti komentator ?

      Lazada adalah Perusahaan kelas dunia. (bukan seperti kita yang belanja,..kelas teripun belum kesampaian)

      Andai kita yang awam (kecuali yg sdh pintar).. &
      Kita Percaya belanja ke perusahaan Online kelas dunia,

      Tapi Online kelas Dunia ini sistemnya/ (rumahnya) begitu mudah di bobol oleh PHISHING atau Maling untuk mengelabui konsumen spt di Lazada.

      Dan dari pihak LAZADA/Komentator hanya dengan gampangnya bilang pembeli yg Bodoh ?!!
      Kenapa bukan begini begitu………??!
      Artinya :
      1.
      Banyak lagi pembeli nantinya akan tertipu lagi, KARENA SISTEM DI Lazada MUDAH DI TEROBOS KARENA BANYAK KELEMAHAN.
      (Tidak semua pembeli pintar belanja Online)
      2. Sepertinya,
      Siapapun Yang belanja di Online,… harus belajar dulu Teknik-teknik anti penipuan.

      Kesimpulan saya :
      Kita belanja di Lazada yg Merupakan Perusahaan Kelas DUNIA pastilah sudah percaya Sistemnya sudah di jaga oleh Tenaga Ahli yang sudah specialist Super Kelas DUNIA juga. (utk menjaga dr segala kemungkinan di bobol oleh ahli maling atau yg lain)
      Tapi sekarang,,,:
      Bisa di bobol oleh penipu !??

      Kita hanya pembeli kelas teri biasa dan tidak ahli iT lagi … bagaimana nasib yg ingin belanja….??? Was was terus…? Belajar dulu sampe ahli..?? Waspada Terus…???
      Bagaimanapun juga Perusahaan Besar Sekelas Lazada yg sdh mendunia harusnya bisa melindungi nasabahnya dari segala bentuk penipuan.
      Bukan berkepanjangan (bertahun-tahun) terus menerus konsumennya tertipu dgn skenario yg sama.

      Sepertinya Lazada juga sengaja ikut berjemaah untuk mengeruk keuntungan dari penipuan yg terencana dan terorganisir.

      Perhatian :
      Bagusnya saudara2ku tercinta yang baca tulisan saya ini,,.. Ayolah kita belanja di Rumah Online yang bisa di percaya dan tidak mudah di bobol maling/ perompak.

      • 16 Juli 2020 - (17:51 WIB)
        Permalink

        Bukan sistem Lazada yg diterobos. Jelas2 penipuan itu hanya menggunakan skema phising, anda diberikan link, lalu Anda diminta memberikan OTP. Yang mana sangat jelas sekali OTP itu harus Anda rahasiakan pada siapapun (tertulis di SMS bahwa OTP harus dirahasiakan).

        Sudah tau hal tersebut rahasia, seharusnya konsumen curiga.

        Selain itu yg banyak ketipu itu pasti karena HARGA SUPER MURAH.

  • 10 Februari 2020 - (20:09 WIB)
    Permalink

    Haduh mas/mba salah target kalo mau marah ke Lazada, harusnya kalo mau belanja kaya gini itu coba teliti dulu, dan agak dipikir dulu, karna semua marketplace kaya Lazada, shopee dll itu TIDAK mengizinkan kita transfer ke no rek pribadi org lain, melainkan lgsg dr market place tsb, jadi kalo masalah kaya gini itu sgt2 tidak jd tanggung jawab mereka karna sdh jelas dilarang untuk transfer ke selain no rek yg ditentukan.

    • 6 Mei 2020 - (14:31 WIB)
      Permalink

      Sy tdk tranfer langsung ke no rekening yg punya toko itu,, pembayaran sy pakai kartu kredit,,,
      Gimn donk itu,,??
      Sy pun blnjany yg ad logo lazamall nya,, tpi sampai saaf ini blm jg dpt no resi,,

  • 11 Februari 2020 - (04:58 WIB)
    Permalink

    Pembeli ini kena tipu! Sepertinya kronologi spt ini
    1. Pembeli melakukan pemesanan dengan metode pembayaran transfer dan berhasil masuk ke rekening resmi lazada
    2. Kemudian penipu entah bagaimana caranya menghubungi pembeli agar melakukan pembatalan pesanan ( mungkin dengan alasan stok kosong)
    3. Pembatalan pesanan dilakukan
    4. Karena pembatalan pesanan maka dana yang sudah dibayar pembeli akan secara otomatis di kembalikan oleh sistem lazada dalam bentuk deposit di akun pembeli
    5. Deposit pada akun pembeli bisa dicairkan ke rekening tabungan dengan mengisi form
    6. Nah di sini lah celah si penipu melakukan penarikan dana dari akun pembeli dengan mengisi form seolah2 sebagai pembeli asli
    Pertanyaanya ” kenapa penipu bisa menyamar sebagai akun pembeli????”

  • 11 Februari 2020 - (08:48 WIB)
    Permalink

    berarti anda itu termasuk orang yg sangat polos sekali sampai tertipu seperti itu atau memang baru sekali ini belanja di lazada..

    transfer kok dari kiriman sms percaya saja..
    kode transfer dari lazada bukan nomer rekening pribadi seperti itu..

    dan dampaknya anda pun dpt bully dari para netizen..

    ngisin-ngisini wong Pati leh mas sampeyan niki..

  • 11 Februari 2020 - (09:28 WIB)
    Permalink

    saya dah 4 tahun lalu lalang belanja di banyak e- commerce gak pernah kena kejadian aneh kayak gini

  • 11 Februari 2020 - (09:44 WIB)
    Permalink

    Jadilah smartbuyer. Menurut saya ini kesalah si pembeli. Karena setau saya sistem lazada sudah sangat aman. Si pembeli bilang di terima telpon dari si penjual, nah disinilah kesalahan fatal si pembeli. Mungkin karena baru pertama beli online atau memang polos orangnya.hehe

  • 19 Februari 2020 - (17:24 WIB)
    Permalink

    Saya adalah penulis SURAT PEMBACA ini.

    Alhamdulillah, hari ini tanggal 19 February 2020 Lazada telah memberikan solusi kepada saya.

    Terima kasih atas bantuan dari Lazada dan juga mediakonsumen. Semoga Lazada dan mediakonsumen tambah maju dan berkembang. Dan semoga pengalaman buruk ini menjadi pelajaran bersama.

  • 5 Maret 2020 - (12:28 WIB)
    Permalink

    Pada hari ke 9 akhirnya akun saya di tutup oleh lazada
    Dengan nomer pesanan 379699968477656
    Xiaomi Mi Led 4A TV 43” Android Smart TV
    Saya sangat berterima kasih kepada lazada untuk tidak lagi berbelanja di lazada karna tidak bisa menjaga transaksi pembayaran.
    Tanggal 26 februari 2020 saya memesan sebuah Xiaomi Mi Led 4A TV 43” Android Smart TV dari IMIH_OLshop, dan saya melakukan pembayaran transfer.
    Karna ada harga yang lebih murah saya batalkan pembelian saya, kemuadian setelah saya batalkan ada tlpn dari 0816-265-138 meminta kode OTP saya untuk melakukan pengembalian dana.
    dan saya memberikan karna sangat meyakinkan.
    Karna saya rasa ada yang aneh saya langsung menghubungi cs lazada dan menginformasikan apa yang terjadi ternyata yang menelfon saya adalah pihak seller, dan akun saya mulai di proses 2050000011908152.
    Tanggal 27 februari 2020 akun saya di kunci demi keamanan oleh lazada, dan ada telefon dari pihak keuangan lazada untuk menanyakan akan di kirim ke mana uang pengembaliannya, karna saya berfikir akan membeli barang kembali di lazada maka saya memutuskan untuk di kembalikan ke voucher belanja.
    Setelah beberapa saat saya mendapatkan email.
    Pengembalian Dana Telah Diproses
    Hai Peuting Painting,
    Pengembalian dana sebesar Rp1.827.970 untuk nomor pesanan #379699968477656 telah kami proses ke akun kamu dalam bentuk voucher refund, jika kamu belum mengisi formulir online pengembalian dana.
    Tidak ingin pengembalian dana dalam bentuk voucher? Silakan isi formulir refund online untuk ubah pengembalian dana dari voucher refund ke transfer rekening.
    Tetapi karena akun masih di kunci saya tidak bisa lihat sudah di kembalikan atau belum dana saya, setiap hari saya live chat dengan cs lazada untuk membuka akun saya, jawaban yang saya terima akun kakak masih di tindak lanjuti.
    Dan tanggal 1 maret 2020 saya mendapatkan email kembali.
    Dear Bapak Aditya Nur Khaerullah,

    Sebelumnya kami mohon maaf terkait dengan pengembalian dana yang tidak diterima atas nomor pesanan 379699968477656, kami informasikan bahwa pengembalian dana telah berhasil diproses sehingga dana tidak dapat kami proses refund kembali. Hal tersebut dikarenakan sebelumnya Bapak Aditya telah menginformasikan akun Lazada/kode OTP verifikasi akun kepada pihak/oknum yang mengatasnamakan seller lazada melalui telepon / WhatsApp sehingga pelaku tersebut menyalahgunakan akun Lazada Bapak Aditya dan mengisi data rekening sehingga proses refund terproses ke rekening pelaku tersebut.

    Kami menyarankan agar Bapak Aditya tidak langsung mempercayai untuk melakukan transaksi secara pribadi dengan pihak penjual (melalui whatsapp, sms ataupun media lainnya selain website lazada) dan mohon untuk tidak menginformasikan data pribadi atau apapun dikarenakan pihak Lazada tidak akan bertanggungjawab apabila terjadi masalah kedepannya.

    Refund tidak dapat dilakukan jika diakibatkan kelalaian pelanggan dalam menjaga kerahasiaan akun pribadi. Syarat dan ketentuan ini sudah dijelaskan pada saat Bapak Aditya melakukan pendaftaran akun di website lazada sesuai yang dijelaskan pada tautan https://www.lazada.co.id/privacy-policy/.

    Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kurangnya pelayanan yang kami berikan. Semoga atas musibah ini rezeki Bapak Aditya akan tergantikan. Kami akan jadikan masalah ini sebagai bahan untuk memperbaiki sistem serta pelayanan kami kepada para pelanggan kami.

    Bapak Aditya Nur Khaerullah dapat berkomunikasi secara interaktif dengan Layanan Konsumen kami melalui fasilitas Live Chat di: http://www.lazada.co.id/contact/
    Begitu kaget mendapatkan email tersebut.
    Lalu saya live chat lagi dengan cs lazada akun bapak masih di proses akan kami hubungi secepatnya sampai hari ini tanggal 5 maret 2020 saya live chat kembali lazadanya akun anda sudah di non aktifkan tidak bisa di buka kembali, SAYA BERFIKIR JIKA AKUN SAJA TIDAK BISA DI KEMBALIKAN APA LAGI DANA SAYA TIDAK MUNGKIN LAGI DI KEMBALIKAN.

  • 13 Maret 2020 - (11:01 WIB)
    Permalink

    Lazada tempat para penipu,

    Seperti nya judul ini benar adanya.

    Saya mengalami hal yang sama pak aditya (tulisan bapak diatas saya)
    Belanja di lazada tgl 5 maret 2020,
    dan seller tiba2 menelpon meminta kode otp dengan alasan kode
    itu akan dipakai untuk potongan barang promosi yang saya beli.

    Begitu kode diberikan, status pesanan saya berubah menjadi dibatalkan dan menunggu
    proses pengembalian dana nya dalam beberapa menit kemudian.

    Tapi dalam beberapa jam saya sadar bahwa kena tipu dengan seller ini, akhir nya saya live
    chat dengan lazada utk minta pemblokiran pengembalian dana ke seller dengan disertai bukti2 chat dengan seller ini, tapi sayang nya dari pihak lazada lama merespon dengan memberikan jawaban dalam investigasi, padahal saya sebagai pembeli langsung melaporkan kejadian aneh ini.

    Akhir nya keesokkan harinya tanggal 06 maret 2020, account saya diblokir oleh
    pihak lazada dengan alasan dipakai penipu.

    Terus lewat 5 hari baru dikabarkan bahwa pengembalian dana tidak dapat dikembalikan karena kesalahan memberi kode otp ke penipu.

    Pertanyaan saya, kemana aja lazada, saya sdh langsung lapor saat itu juga setelah
    merasa ditipu, belum 1X24 jam lho, hanya hitungan jam saja melapor dengan melampirkan bukti2 chat dan status pesanan, kenapa tidak langsung ditindak dan diblokir account dan pengembalian dana nya, kan proses pengembalian dana transaksi 1X24 jam ?

    Semoga informasi ini berguna untuk para konsumen, agar lebih waspada apabila
    belanja di lazada, karena tidak aman dan tidak cepat melakukan tindakan pencegahan apabila terjadi hal2 yang merugikan pada konsumen.

  • 18 April 2020 - (12:34 WIB)
    Permalink

    Hati-Hati Belanja Elektronik di Lazada dengan Harga yang sangat Miring dari Harga Pasar. SUDAH BANYAK YANG TERTIPU, UANGNYA HILANG !!!
    LAZADA harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya sebagai media pembeli dan penjual, Tapi menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yg berkedok Elektronik (nilai uangnya lebih besar) yang menipu pembeli. Saya pribadi dengan no pembelian: 396429444795288 Sampai saat ini uang juga belum di kembalikan.
    Telepon CS Lazada tidak dpt menyelesaikan masalah, karena alasan sdh by sistem. (Uang di transferkan ke penjual karena data kita sdh di bajak).
    Kesimpulan saya: Beli barang Online di Sistem yang bisa di percaya saja, Jangan di tempat yang mudah di Bobol.
    Saya juga akan suarakan kepada semua media,.. supaya tidak ada lagi yg Tertipu !!!

    Note: Ramai-ramai kita suarakan ke semua medsos, supaya mengurangi penipuan dari Lazada.

    • 18 April 2020 - (12:43 WIB)
      Permalink

      Hati-Hati Belanja Elektronik di Lazada dengan Harga yang sangat Miring dari Harga Pasar. SUDAH BANYAK YANG TERTIPU, UANGNYA HILANG !!!

      LAZADA harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya sebagai media pembeli dan penjual, Tapi menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yg berkedok Elektronik (nilai uangnya lebih besar), Untuk bersama-sama menipu pembeli.
      Saya pribadi dengan no pembelian: 396429444795288 Sampai saat ini uang juga belum di kembalikan.

      Telepon CS Lazada tidak dpt menyelesaikan masalah, karena alasan sdh by sistem. (Uang di transferkan ke penjual karena data kita sdh di bajak).

      Kesimpulan saya:
      Beli barang Online di Sistem yang bisa di percaya saja, Jangan di tempat yang mudah di Bobol Sistem Data Konsumen.

      Saya juga akan suarakan kepada semua media,.. supaya tidak ada lagi yg Tertipu !!!

      Note: Ramai-ramai kita suarakan ke semua medsos, supaya mengurangi penipuan dari Lazada.

  • 20 April 2020 - (18:32 WIB)
    Permalink

    Saya pun mengalami kejadian yg sama, tepat pada pagi hari ini. Menganggu pikiran saja, harus banyak2 sedekah sepertinya. #picek budeg

  • 28 April 2020 - (19:02 WIB)
    Permalink

    Hati-Hati Belanja Elektronik di Lazada dengan Harga yang sangat Miring dari Harga Pasar. SUDAH BANYAK YANG TERTIPU, UANGNYA HILANG !!!

    LAZADA harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya sebagai media pembeli dan penjual, Tapi menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yg berkedok Elektronik (nilai uangnya lebih besar), Untuk bersama-sama menipu pembeli.
    Saya pribadi dengan no pembelian: #391389545405728 Sampai saat ini uang juga belum di kembalikan.

    voucer refund berupa, tolong percerahannya, mksh

    Kesimpulan saya:
    Beli barang Online di Sistem yang bisa di percaya saja, Jangan di tempat yang mudah di Bobol Sistem Data Konsumen.

    Saya juga akan suarakan kepada semua media,.. supaya tidak ada lagi yg Tertipu !!!

    Note: Ramai-ramai kita suarakan ke semua medsos, supaya mengurangi penipuan dari Lazada.

  • 29 April 2020 - (12:49 WIB)
    Permalink

    Saya pernah belanja tgl 14 April saya bertransaksi untuk pembelian hp sebanyak 3 x 2 transaksi pake kartu kredit dan 1 pake bank tf setelah melakukan transaksi selang brp menit transaksi saya dibatalkan dan beberapa menit kemudian ada yang telp mengaku admin dari lazada untuk menanyakan mengenai pembelian tersebut kemudian pada saat telp ada kode otp pembatalan masuk nah disitulah saya masuk jebakan secara tidak sengaja saya memberikan kode otp saya pada saat itu juga saya lgs chat lazada dan menjelaskan keadaanya disuruh tgg laporan akan diteruskan saya chat tiap hari jawaban sama pada akhirnya saya menerima email kalo dana tidak dapat diproses karena sdh ditf ke rek penipu saya bingung kan ada jeda waktu knp lazada ttp mengirimkan padahal saya sdh lapor hari itu juga jadi kemungkina lazadalah yang beriman juga dengan akun akun penipu yang ada disana orang bodoh pun tau kalo sdh ada laporan mengapa tetep diteruskan apalagi akun penipu bergandengan dengan flash sale lazda jadi kita nggak tau apa itu penipu atau bukan

    • 5 Mei 2020 - (15:39 WIB)
      Permalink

      Warning..!!!ini lazada bangkrut..itu semua trick trick aja.buat ngumpulkn dana sebesar besarnya..lha wong promo produk platformnya di dalam ruang lingkup lazada semua…ini sengaja permainan mereka mereka sendiri orang dalam. Dengan melibatkan situasi sekarang ini.gk ada cod,bayar tempo gk ditetapkan..trus lama batal sendiri,trus duit kita melayang dah..gk bisa diambil….
      Hati hati mereka udah gk ada dana..aparat ini yg harusnya bergerak cepat biar gk banyak yg dirugikan.tahani jngan belanja dulu di lazada..liat perkembangannya pasti muncul kasus habis ini.

  • 2 Mei 2020 - (01:06 WIB)
    Permalink

    Tips agar terhindar dari penipuan di lazada
    1. ABAIKAN belanja yg memberikan discound diatas 35%
    2. Klu masih nekat juga, coba Cek ulasan dan penilai di kolom komentar produk barang yg akan di beli, jika kosong ABAIKAN aza.
    3. Klu masih nekat juga, hub pihak lazada agar menyelidikin toko yg menjual barang tersebut. Jika jawaban nya toko itu baru , ABAIKAN!!
    4. Berbelanjalah di toko yg ada logo LAZMALL (Lazada Mall). Krn toko tersebut sdh terkonfirmasi Oleh pihak lazada memiliki toko di mall.
    Semoga bermanfaat..

  • 3 Mei 2020 - (06:58 WIB)
    Permalink

    Saya lihat memang Banyak betul account penipu di lazada, jual elektronik kelewat murah.. dan anehnya ikalnnya selalu tampil di depan.. Mending jangan belanja pakai aplikasi ini khususnya belanja elektronik

  • 6 Mei 2020 - (10:13 WIB)
    Permalink

    BEGITU BANYAK KORBAN PENIPUAN DI LAZADA,
    Ada komentator yang begitu Lihai belanja Online dan ada Yang di Komentar Begitu Bodoh (kesalahan sendiri)

    Tapi,
    Bila,
    Anda komentator yg Lihai –Lagi sial;
    Maka
    Seller sudah bekerja sama dengan Lazada melakukan PENIPUAN & di iklankan di web halaman utama Lazada dengan sangat Gencar dan Masif.

    Kesimpulan saya,
    Seolah olah Sudah Banyak sekali uang yang dicuri/diambil seller,.. padahal uang aslinya masuk ke Kas Lazada (berapa keuntungan pencurian Lazada dalam sehari di seluruh indonesia).

    Karena Lazada tidak begitu bodoh untuk pengembalian dana ke rek yg tidak jelas.

    Penipuan yg amat sangat Canggih dan Tidak ada resiko Hukum. Karena sellernya sudah hilang dan yang bisa di gugat hanya seller yg melakukan penipuan.

    Minta no rekening/nama bank seller penipu hanya sia sia… karena aslinya uang masi di kas Lazada.

    Note:
    Kita hanya bisa suarakan ke seluruh media, supaya teman teman yang ingin belanja di Lazada tidak jadi korban lagi.

  • 16 Mei 2020 - (18:36 WIB)
    Permalink

    Apakah jumlah nilai orang yang tertipu di Lazada mencapai ratusan miliar dalam satu tahun?.
    Kenapa orang yang tertipu tidak bersatu mengumpulkan data penipuan yang telah terjadi
    yang mencapai puluhan ribu orang dan nilai uangnya yang besar menuntut Lazada
    melakukan pembiaran.

  • 17 Mei 2020 - (00:20 WIB)
    Permalink

    seandainya setiap hari terjadi ribuan kasus penipuan di lazada dan sudah berlangsung beberapa tahun serta kerugian nasabah sudah mencapai triliunan rupiah apa yang bisa nasabah yang tertipu lakukan?. Jawabannya tidak ada karena nasabah lazada itu bodoh semua.

  • 29 November 2020 - (21:52 WIB)
    Permalink

    Gak ngerti sama bahasanya coba pakai bahasa jawa mungkin jadi jelas kak. Ada yg Tau gak bagaimana caranya memblokir buyer fraud di lazada.

  • 5 Desember 2020 - (12:16 WIB)
    Permalink

    Semua sudah serba digital , tapi kok ya masih banyak orang goblok ngasih otp ke orang lain yang tidak dikenal

  • 15 April 2021 - (11:45 WIB)
    Permalink

    saya juga mengalami hal yang sama di lazada. ini seller nipu kok di lindungi oleh lazada ? dan jelas jelas udah nipu ….. saya bisa berharap semoga di kedepan nya perusahaan moral hazzard seperti lazada cepat cepat hengkang dari indonesia

 Apa Komentar Anda mengenai Lazada Indonesia?

Ada 50 komentar sampai saat ini..

Lazada Tempat para Penipu?

oleh Fatkhur dibaca dalam: <1 min
50