Keluhan Surat Pembaca Pihak by.U dan Telkomsel Saling Lempar Penyelesaian Masalah 23 Maret 202516 April 2025 Alwi Samah 1 Komentar By.U Indonesia, Customer complaint handling, Customer Service, data pelanggan, GraPari, Kartu Telepon Prabayar, Layanan Pelanggan, Migrasi kartu SIM seluler, Migrasi layanan, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor telepon pengguna, Operator telepon seluler, Penggantian SIM Card, Penghapusan Data, registrasi kartu telepon prabayar, Registrasi kartu telepon seluler, SIM Card, SIM Card hilang, SOP, Standard Operating Procedures, Telkomsel, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Masih berhubungan dengan surat pembaca saya sebelumnya, tapi masalah ini lebih kompleks. Pada 25 Februari 2025, saya kehilangan HP beserta SIM card by.U milik saya. Keesokan harinya, saya mengirimkan komplain ke pihak by.U melalui email untuk meminta penggantian SIM card baru. Saya tidak bisa meminta penggantian SIM card melalui aplikasi karena tidak memiliki akses login. Hal ini terjadi karena email yang terdaftar terkena verifikasi 2 langkah oleh Google, sementara SIM card by.U-nya hilang. Awalnya, data NIK yang terdaftar di SIM card tersebut adalah milik adik saya. Karena saya yang mengurus masalah ini, pihak by.U menyarankan untuk melakukan migrasi data NIK ke nama saya. Namun, saat proses migrasi, NIK saya terdeteksi memiliki 3 nomor (kasus penyalahgunaan NIK yang pernah saya laporkan sebelumnya). Masalah ini akhirnya selesai berkat bantuan pihak Telkomsel, sementara pihak by.U sama sekali tidak membantu. Setelah masalah NIK selesai, saya kembali mengonfirmasi ke by.U untuk melanjutkan proses migrasi data NIK. Pada 11 Maret 2025, pihak by.U mengonfirmasi bahwa migrasi NIK telah selesai. Selanjutnya, saya menghadapi masalah penggantian SIM card. Pihak by.U sudah dua kali meminta data alamat saya. Pertama pada tanggal 11 Maret, tetapi setelah saya kirimkan, tidak ada respons dari mereka. Kemudian, pada 15 Maret 2025, saya mencoba menghubungi mereka lagi melalui live chat di aplikasi by.U, dan sekali lagi mereka meminta alamat. Saya pun mengirimkannya, namun lagi-lagi tidak ada respons. Pada 19 Maret 2025, saya mencoba menghubungi by.U melalui DM di Twitter (X). Mereka menyarankan saya untuk mendatangi GraPARI. Padahal, sebelumnya saya sudah menanyakan kasus ini ke GraPARI Central Park (di kasus sebelumnya), dan mereka menyatakan tidak bisa membantu karena ini adalah ranah by.U. Saya disuruh menghubungi pihak by.U, tetapi pihak by.U sangat sulit dihubungi. Sebelum mendatangi GraPARI lagi, saya mencoba menghubungi CS Telkomsel melalui email, aplikasi, dan telepon. Respon dari CS online sama seperti di GraPARI, mereka tidak bisa membantu dengan alasan yang sama. Yang membuat saya kesal, saat menghubungi CS Telkomsel via telepon, mereka secara sepihak memutuskan sambungan padahal masalah belum selesai. Tidak lama setelah itu, saya menerima email dari Telkomsel yang menyarankan saya untuk mendatangi GraPARI. Jujur, saya trauma dengan kejadian serupa yang terjadi pada Oktober 2022, di mana kasus baru selesai pada Maret 2025. Kasusnya hampir mirip, di mana pihak Telkomsel dan by.U saling lempar tanggung jawab. Saya berharap, masalah ini dapat segera terselesaikan. Alwi Samah Kab. Bogor, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
pengamat suasana9 Juni 2025 - (15:50 WIB)Permalink Ternyata benar, tabiat. Saya juga ke grapari trus dilempar tidak Mau melayani karena sudah digital, giliran ke email by. U disuruh ke grapari…. Dipingpong Kesana kesini Kesini kesana Mondar mandir Lempar sana – lempar sink Login untuk Membalas