Keluhan Surat Pembaca Barang Sudah Diretur, Uang Rp2,2 Juta Tidak Di-refund oleh Shopee 12 Oktober 2025 Jumaizah 3 Komentar Alasan pengembalian, Alasan penolakan, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Garansi pengembalian barang, Jual beli online, Kebijakan pengembalian barang, Kondisi barang tidak sesuai pesanan, Marketplace, pengembalian barang, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Shopee, SLA, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya membeli 2 pompa submersible di Shopee, tetapi salah satunya adalah produk yang salah, sehingga saya harus melakukan retur. Saya sudah mengajukan pengembalian dan barang tersebut sudah saya kirim. Namun, pengajuan pembatalan saya ditolak oleh penjual, dan barang itu dikirim kembali. Sampai sekarang, saya masih tidak tahu bagaimana kejelasannya. Seller berasal dari Surabaya, sementara saya berada di Bangkalan. Berdasarkan nomor resi terbaru, barang tersebut ada di staging J&T Cargo tempat seller. Namun, barang itu belum diambil oleh seller dan tidak dikirim oleh pihak J&T Cargo. Barang tersebut sudah berada di staging sejak 1 Oktober 2025. Akibatnya, uang saya tidak di-refund, dan barang juga tidak saya terima. Saya berbelanja melalui Shopee sebagai pihak ketiga untuk memastikan keamanan bagi kedua belah pihak. Namun, saat ini uang saya hilang, barang juga hilang, dan pihak Shopee seolah lepas tangan. Nomor pelaporan: 1975467419415007240. Nomor resi yang saya retur: JT87948954046 (saya sudah meretur barang sejak tanggal 16 September 2025). Nomor resi barang yang dikirim kembali oleh seller: 201158420885 (dikirim kembali pada tanggal 24 September 2025). Barang yang dikirim kembali tidak kunjung sampai. Hingga tanggal 9 Oktober 2025, statusnya berubah menjadi “Diterima sendiri”. Padahal barang tersebut ada di Surabaya (kota seller), sedangkan saya berada di Bangkalan. Saya sangat menyayangkan sikap Shopee yang seolah-olah lepas tangan dan gagal menjalankan perannya sebagai pihak perantara. Saya berbelanja melalui “rekening bersama” yang saya pilih di Shopee, di mana seharusnya dana diteruskan ke penjual jika barang benar-benar diterima dengan baik oleh pembeli. Namun, dalam kasus ini, salah satu pembelian saya adalah tipe yang salah. Saya meretur barang seperti biasa, tetapi tiba-tiba ditolak setelah sampai di seller. Apakah barang tersebut dikirim kembali kepada saya atau tidak, itu bukan urusan saya. Saya sudah membayar dan meretur barang. Namun, dengan kebijakan yang aneh ini, barang dikirim kembali tetapi malah tidak sampai. Saya kehilangan uang hampir 2 juta rupiah. Saya kehabisan waktu dan tenaga hanya untuk membalas CS Shopee yang berbelit-belit dan menggunakan template jawaban yang sama, yang akhirnya melempar semua masalah ini ke saya. Jumaizah Bangkalan, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tjahya12 Oktober 2025 - (15:48 WIB)Permalink Sistem retur makin carut marut harus kalo sdh di acc retur tdk bisa ditolak balik kecuali hilang rusak dikurir klaim asuransi bkn main operan barang terus guna adm apaan saat acc retur 2 1 Login untuk Membalas
JumaizahPenulis artikel13 Oktober 2025 - (01:32 WIB)Permalink Makasih banyak, kak tanggapannya Iya. Harusnya ditolak saat pengajuan awal sebelum saya retur kalo emang ditolak. Ini udah nyampe, terus seller menolak pembatalan, terus dikirim balik. Shopee langsung menutup kasus dan dinotes selesai. Saya menyayangkan kenapa Shopee sebagai pihak perantara malah kayak lepas tangan sama kebijakannya sendiri. Malah jadi ribet urusan. Login untuk Membalas
Jakob13 Oktober 2025 - (23:33 WIB)Permalink Penjual anarkis. Sengaja mengirimkan barang tidak sesuai, barang rusaklah atau apalah. Nah biar penjual dapat ganti rugi atas kesalahan mereka sendiri maka mereka paksa kirim balik. Modus itu sering juga di Shopee Mall. Di tambah penjual tidak memiliki bukti video packingan dan video serah terima kondisi packing ke kurir expedisi. Login untuk Membalas