Keluhan Surat Pembaca Proses Banding Tokopedia 3 Bulan Belum Selesai 9 Desember 2025 gonoxs 14 Komentar Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, Bukti pengiriman, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Ganti Rugi, isi paket hilang, Jual beli online, Jualan Online, Klaim Kehilangan, Kompensasi kerugian, Kurir, Label pengiriman, Layanan kurir, Marketplace, Pengajuan banding, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tokopedia, Tokopedia Care, Video packing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya membeli HP, sampai di rumah ternyata hanya dashboard-nya saja. Saya komplain ke penjual beserta video unboxing lengkap, penjual menolak dengan alasan barang sesuai deskripsi. Lalu video unboxing saya dianggap nggak kepakai, jelas-jelas nggak ada HP-nya, tapi kok penolakannya disetujui. Akhirnya saya melakukan proses banding. Dan dari hasil banding, jelas penjual tidak ada bukti valid pengemasan HP, sedangkan saya punya video lengkap dan jelas. Tapi keputusan Pusat Resolusi malah melakukan investigasi pihak jasa kirim. Sialnya lagi, investigasinya sudah hampir 3 bulan masih investigasi terus. Mohon bagaimana caranya Pusat Resolusi kok nggak ada kemajuan? Ini screenshot percakapan di Pusat Resolusi. Sudah 3 bulanan masih menunggu invetigasi,sunggub mengecewakan pembeli pusat resolusi tokopedia Dari sini bisa di lihat seribet apa proses di tokopedia Apakah begini cara menyelesaikan masalah? Sudah jelas penjual nggak punya bukti valid, tapi kenapa nggak ada keputusan? Sudah hampir 3 bulan. Tolong siapa saja bisa bantu saya mendapatkan hak saya. Beginikah cara pihak Tokopedia menghadapi komplain? Margono Karanganyar, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Samiadji10 Desember 2025 - (14:37 WIB)Permalink hahaha tokopedia kan? sejak join tiktok tambah kacau layanannya. seperti tidak ada target penyelesaian dan suka jawab template 1 Login untuk Membalas
Soni 10 Desember 2025 - (18:11 WIB)Permalink sedangkan saya punya video lengkap dan jelas. videonya tidak dilampirkan disini? Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel10 Desember 2025 - (18:50 WIB)Permalink Vidio nya ad ,maaf v di lampirkan masih bingung kemaren uplod nya file gede Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel10 Desember 2025 - (18:55 WIB)Permalink Iya bikin kaapok,,dari awal aj penolakan klaim Dari seller low bukti cuma foto dasbok hp+ tulisan barang sesuai diskripsi,, Mana kita tahu itu dasbok hp laen ,,,,gtu aj dah di stujuin ,,, Login untuk Membalas
Fatahillah Ramadhan18 Desember 2025 - (22:00 WIB)Permalink Perasaan dulu tokped ga seperti ini apa karena gabung dengan Tiktok ya jadi lama gini penyelesaian kendalanya? Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel12 Desember 2025 - (18:02 WIB)Permalink Kapan selesai kalo tiap hari invetigasi saja gak ad pergerakan ,,, Login untuk Membalas
andiswandi13 Desember 2025 - (08:28 WIB)Permalink Sudah waktunya harus tutup akun tokped sebelum dirugikan Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel13 Desember 2025 - (09:25 WIB)Permalink Rugi pasti ,tak ada keppastian di proses apa tidak,3 bulan lo masih sama aj investigasi pihak jasa kirim,, Login untuk Membalas
G Joko16 Desember 2025 - (23:41 WIB)Permalink Masih belum pastikan kan? di sini saya selaku seller juga masih ngalami 2 kasus, 1jt dan 500rb gag ada kepastian. Memang tokopedia sekarang PREMAN berkedok marketplace. yang diharapkan user baik seller maupun buyer adalah fasilitas dan fitur keamanan yang ditawarkan. Kita semua bayar, tidak gratis. Tapi pupus sudah, tokopedia sekarang bukan seperti yang dulu. harapan kita nulis disini agar segera direspon. Dulu memang iya 3x 24jam langsung direspon. sekarang jangankan direspon, dilihat saja tidak. mereka sudah gag peduli. Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel17 Desember 2025 - (06:33 WIB)Permalink Mungkin sudah siap tutup ,ganti proyek wkwk,saya pikir bner juga ad dwet gratis kenapa gak di manfaatin dulu ,mknya sengketa cukup di tonton aj gak usah di peduliin Login untuk Membalas
G Joko18 Desember 2025 - (22:48 WIB)Permalink ya terpaksa harus diiklasin, daripada kepikiran terus. Tokopedia bukan prioritas. itu hanya alar agar masuk regulasi di Indonesia. Jadi suka2, istilahnya mau tutup gag masalah. Tiktok ngejar platform sendiri, dari sosmednya, dari iklannya. sudah titik. Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel19 Desember 2025 - (06:44 WIB)Permalink Kalo begini udah mirip penipuan berkedok ,mang gak ad niat ngembaliin ,dari proses nya aj gak jelas,,korban nya buanyak pa gak bisa di lapor kan yaa Login untuk Membalas
gonoxsPenulis artikel22 Desember 2025 - (06:06 WIB)Permalink Ad kah pihak tokopedia yg baca surat ini,,mungkin bisa kasih penjelasan yang logis Login untuk Membalas