Tanggapan J&T Express perihal “Kerugian atas Kelalaian J&T”

Dear, Ibu Nurwahyuni.

Sehubungan dengan surat pembaca Ibu Nurwahyuni dengan judul “Kerugian atas Kelalaian J&T“, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami.

Kami memahami kondisi ini tentu sangat merugikan, dan kami berharap hal serupa tidak berulang di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut, kami ingin membantu memproses lebih lanjut kasus yang Ibu alami. Untuk itu, kami mohon kesediaan Ibu untuk dapat mengirimkan nomor pribadi Ibu yang aktif melalui email jnt.press@jet.co.id agar tim internal kami dapat menghubungi Ibu dan menindakanjuti secara langsung.

Untuk kritik dan saran lainnya, Ibu dapat mengirimkan email ke kami: jntcallcenter@jet.co.id atau di hotline 021 8066 1888. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Salam,

Public Relations J&T Express

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Kerugian atas Kelalaian J&T

Kasus Pertama Pada tanggal 14 Maret 2025, pembeli melakukan pemesanan melalui Tokopedia dengan menggunakan jasa pengiriman J&T Express. Kami telah...
Baca selengkapnya

6 komentar untuk “Tanggapan J&T Express perihal “Kerugian atas Kelalaian J&T”

  • 10 September 2025 - (09:03 WIB)
    Permalink

    Hey J&T urus ke tiktok shop sana. Jika ada seller ingin menon aktifkan J&T proses setujui. Dasar mafia kalian duet sama Tiktok

    • 19 Maret 2026 - (04:38 WIB)
      Permalink

      Setuju ,saya mengajukan ke TikTok ga pernah disetujui,, J&T EXPRESS harus dibikin Kapok ditinggal Seller, KRN SANGAT TIDAK MELAYANI SELLER, SOMBONG, EGOIS, Expedisi terparah .. Semua paket tidak dijemput, diantar ditolak alasan krn suka komplain ke J&T Pusat, sampai brg expire…tunggu Tuntutan saya ke J&T express

  • 11 September 2025 - (15:51 WIB)
    Permalink

    hey PR J&T / siapapun yg nulis, itu kan sebelumnya sudah ada resi, lacak dong siapa pembeli, pro aktif hubungi, baru tulis disini.
    malah nyuruh² lagi, apa gunanya jelasin panjang lebar kalo suruh ngulang lagi?
    kinerja spt ini dipertahankan harusnya kamu udah di pecat tuh.

  • 13 September 2025 - (17:01 WIB)
    Permalink

    Pernah denger sering ada toko/per orangan bahkan kurir’y sendiri (tapi untuk kebenarannya sendiri saya tidak bisa pastikan benar,karna saya belum pernah beli langsung barang tersebut) yg menjual barang-barang,harga’y miring dan pas di tanya info’y itu barang jualan online…entah gagal kirim atau barang hilang
    Cuma yg jadi pertanyaan kenapa barang’y bisa di jual secara offline oleh pihak lain.
    Harus’y kalau barang gagal kirim/reture akan kembali pada penjual.
    Mudah-mudahan ini bukan menjadi celah modus pencurian,karna sungguh di sayangkan akan merugikan pihak pejual.
    Sering sekarang dengar penjual kegilangan barang saat proses pengiriman…

  • 14 September 2025 - (14:16 WIB)
    Permalink

    Iya saya juga mengalami hal yang sama, ini akibat jualan di tiktok dulunya di tokped.
    Sudah sebulan lebih kami tunggu dan byk gerai yg tutup di cengkareng mall taman palem, setelah menelusuri melalui wa ke admin² jnt di beberapa cabang akhirnya dapaet tuh, jam 11 kami hubungin dan diminta tunggu dicari dulu, eh jam 15.30 ada wa dr admin nya klo td ada orang ambil paket kami di gudang/gerai yg tutup tsb dgn alasan menunjukan nomor resinya, sampai skrg paket kami hilang tak berbekas, pertanyaan saya siapa yg hapalin nomor resi pengiriman klo tdk berkepentingan? Lokasi penerima diluar jabodetabek.
    Masa iya siang kami seller hub duluan tiba² sore nya bilang paket sudah ada yg ambil ?
    Nilai nya ga mahal 2 paket sekitar 300rb tapi kan sebagai penjual lumayan juga.
    Masalahnya proses penanganan yg dilakukan tiktok sangat jauh profesionalitasnya dgn tokopedia dulu. Kami sbg penjual bener dibantu dan sering di telpon atas kendala penjualan yg dialamin apalagi terkait ekspedisi.
    Klo di tiktok kami main di lempar aja suruh urusin sendiri paket gagal yg ga balik ke penjual..
    Kayanya skema tiktok supaya byk seller tumbang dan cost penjualan meningkat atau memang sistem operasionallnya belum seefisien tokopedia ???
    Bener² msih ada lagi komplain customer yg penipu lebih dr 10 transaksi di tiktok tdk diladenin dan selalu dikalahkan oleh admin tiktok, jelas² video unboxing pembeli tidak benar (paket sudah dibongkar baru alibi barang tidak sesuai dan dikembalikan sampah ke toko kami).
    Banding gagal.
    Tiktok terkesan hanya mengurusin penjualan dan potongan duitnya aja terima persentase tapi cara kerjanya engga bener, ada pic ke wa toko kami sampai 3 orang, tapi tetep aja semua nyuruh nya ajuin banding ajuin banding bukti uda dkrm komplit konkrit tp bener² ga diurusin dan tetap gagal selalu, mana penjualan banyak jd ga bisa urusin setiap kendala seperti itu,

    Jauh banget dr kinerja tokped yg benar² menjaga kebenaran antara pihak penjual dengan pihak pembeli .

    Ditambah lagi selain mengalami kerugian paket balik (isinya tidak sesuai))
    Kami juga harus menanggung biaya ongkir bolak balik.
    Padahal kasusnya penipuan dr si pembeli.

    Tiktok emang edan dan aneh, big company with bad responsibilites….

    Yg bener lah jgn Ai dikencengin yg kesan nya canggih tapi tidak efisien dlmenangani permasalahan

    • 19 Maret 2026 - (04:40 WIB)
      Permalink

      J& T EXPRESS Memang pelayanan terburuk, Sombong krn merasa paling CEPAT!!! Buat apa cepat zkalau Sombong

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan J&T Express?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Tanggapan J&T Express perihal “Kerugian atas Kelalaian J…

oleh J&T Express dibaca dalam: <1 menit
6