Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Saldo Rp26 Juta di TikTok Shop Ditahan Setelah Akun Ditutup Permanen Tanpa Kejelasan Pencairan 2 Maret 20262 Maret 2026 KHONIPAH 5 Komentar Akun Dibekukan, Akun Pengguna, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, Data penjualan, e-Commerce, Jualan Online, Marketplace, Penarikan dana tertahan, Pengajuan banding, Penjualan Online, Penutupan Akun, Perubahan data, Saldo Penjual, Saldo Tertahan, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tiktok, TikTok Business Center, TikTok Seller, TikTok Shop, Transparansi Informasi, tuduhan pelanggaran, Verifikasi, Verifikasi Akun, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah penjual di platform TikTok Shop by Tokopedia yang ingin menyampaikan keluhan terkait dana hasil penjualan saya sebesar kurang lebih Rp26.000.000 yang hingga saat ini masih tertahan dan tidak dapat dicairkan. Berikut kronologi yang saya alami: Pada April 2025, toko saya menerima sanksi berupa penyesuaian periode penyelesaian pembayaran (hold 30 hari) dengan alasan adanya perubahan drastis pada performa toko. Sanksi tersebut berjalan dari 22 April 2025 hingga 22 Mei 2025. Saya menerima dan menjalani masa sanksi tersebut sebagaimana ketentuan yang berlaku. Setelah periode tersebut, saya berharap fitur penyelesaian pembayaran kembali normal. Namun tidak lama kemudian, muncul pelanggaran baru dengan alasan “Asosiasi dengan Toko yang Dinonaktifkan”. Akibat pelanggaran tersebut, akun saya ditutup permanen. Yang menjadi keberatan saya adalah: Saldo sebesar kurang lebih Rp26 juta masih tercatat secara jelas di dashboard penjual saya hingga saat ini. Tidak pernah ada pemberitahuan resmi bahwa dana tersebut hangus, disita, atau dipotong untuk kewajiban tertentu. Tidak ada rincian atau bukti tertulis mengenai asosiasi toko yang dimaksud. Saya juga tidak pernah menerima penjelasan mengenai toko mana yang disebut terasosiasi dan atas dasar apa sistem menyimpulkan adanya hubungan tersebut. Setiap kali saya menghubungi customer service melalui tiket, jawaban yang saya terima selalu berupa template yang sama, tanpa penjelasan substansi maupun kepastian waktu pencairan dana. Sebagai tambahan informasi, saya pernah melakukan perubahan rekening bank karena rekening lama sudah tidak aktif. Perubahan tersebut dilakukan sesuai arahan tim platform dan melalui prosedur yang tersedia di sistem. Tidak ada tindakan manipulatif atau penyalahgunaan data dalam proses tersebut. Sampai saat ini, dana Rp26 juta tersebut masih tercatat sebagai saldo saya. Namun saya tidak diberi akses untuk mencairkannya. Bagi saya, ini menimbulkan ketidakpastian yang merugikan, karena dana tersebut merupakan hasil transaksi yang sah. Saya memahami bahwa platform memiliki kebijakan pengawasan risiko dan penilaian performa. Namun jika memang ada keputusan penyitaan atau penghangusan dana, seharusnya disampaikan secara jelas dan tertulis, termasuk dasar kebijakan dan perhitungannya. Hingga saat ini, hal tersebut tidak pernah saya terima. Saya telah berupaya menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur internal platform, termasuk membuat beberapa tiket pengaduan dan mengajukan keberatan. Namun belum ada solusi konkret maupun kepastian status dana saya. Saya telah berjualan selama kurang lebih 2 tahun di TikTok Shop by Tokopedia. Produk yang saya jual adalah helm dan aksesoris motor. Seluruh produk merupakan stok milik sendiri dan saya kirim langsung kepada pembeli. Selama periode berjualan, total produk yang telah terjual lebih dari 1.000 pcs. Transaksi berjalan normal dan seluruh pesanan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Saat ini saya masih dapat login ke Seller Center, namun toko saya tidak dapat diakses secara publik. Dana hasil penjualan saya ditahan oleh pihak TikTok Shop by Tokopedia sebesar Rp26.814.180. Hingga saat ini dana tersebut belum dapat dicairkan dan saya belum menerima penjelasan rinci terkait alasan penahanan dana tersebut. Selama berjualan, tidak terdapat komplain besar, sengketa, maupun refund yang belum terselesaikan dari pembeli. Seluruh pesanan diproses dan dikirim sebagaimana mestinya. Saya berharap Media Konsumen dapat membantu menindaklanjuti permasalahan ini agar dana hasil penjualan saya sebesar Rp26.814.180 dapat segera diproses dan dicairkan sesuai hak saya sebagai penjual. Tampilan dashboard penjual. Melalui surat pembaca ini, saya memohon kepada pihak TikTok Shop by Tokopedia untuk: Memberikan penjelasan tertulis secara rinci mengenai dasar pelanggaran asosiasi yang dimaksud. Menjelaskan secara resmi status dana saya. Segera mencairkan dana saya apabila memang tidak ada keputusan penyitaan yang sah. Nominal Rp26 juta bukan jumlah kecil bagi saya. Saya berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara profesional, transparan, dan tidak berlarut-larut. Terima kasih. Khonipah Kab. Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
KHONIPAHPenulis artikel5 Maret 2026 - (04:39 WIB)Permalink Penahanan dengan berbagai alasan Login untuk Membalas
DSTH5 Maret 2026 - (14:12 WIB)Permalink Miris. Perusahaan2 e-com asing, terutama dari tiongkok, beroperasi dgn seenaknya menahan dana WNI. Login untuk Membalas
Nurwahid12 Maret 2026 - (16:20 WIB)Permalink Toko saya di tiktok di tutup permanen sejak 3 bln lalu karena di tuduh melakukan pemenasan fiktif, saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan, sistem platfom Tiktok ini sudah BOBROK dan sangat merugikan seller. saldo yang tadihan 1,2jt hanya di bekukan selama 3bulan, sekarang semua di ambil atas dasar untuk menutupi kerugian platfom. akhirnya seller yang tidak tau apa2 menjadi korban sistem platfom yang BOBROK ini. sudah menunggu 3 bulan untuk menarik saldo penjualan malah saldo menjadi NOL karena di maling oleh platfom yang kita gunakan. hati-hati terhadap platfom Tiktok ini sudah banyak korban dan lemahnya perlindungan konsumen terhadap pengguna aplikasi ini. Login untuk Membalas
Daffi16 Maret 2026 - (12:25 WIB)Permalink Sama…itu gw rasakan 3 taun lalu..makanya gw gak jualan dsno lagi..kampret emabg itu ecommerce..saram gw jangan jadi seller dsna..akan ada masanya anda di banned permanen dengan alasan tdk jelas demi ambil saldo pemjualan Login untuk Membalas
mzbmnm_xz29 April 2026 - (02:56 WIB)Permalink sudah bisa belum sekarang kak? saya juga mengalami Login untuk Membalas