Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca HP POCO F7 Diretur oleh Pembeli di Shopee, Penjual Terima Kotak Kosong 2 Maret 20262 Maret 2026 Juli 10 Komentar Alasan pengembalian, Anteraja, Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, Barang Elektronik, berat paket kurir, berat produk, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Fitur Pengembalian Barang karena Berubah Pikiran, Ganti Rugi, Garansi pengembalian barang, Investigasi klaim asuransi, Isi paket berbeda, isi paket hilang, Jual beli online, Jualan Online, Kebijakan pengembalian barang, Klaim Asuransi, Klaim Kehilangan, Klaim kerugian, Kompensasi kerugian, Marketplace, Mediasi Konsumen, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Repacking, Retur barang, Shopee, Shopee Express, Syarat dan Ketentuan, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kami adalah penjual di Shopee yang telah bergabung selama 7 tahun dengan nama CR Online Shop. Pada tanggal 04 Februari 2026, kami menerima pesanan dengan nomor 260204TA37MMAK untuk 1 unit HP POCO F7 5G (12/512GB) GARANSI RESMI NEW BNIB, yang dikirim ke Banjardowo, Kradenan, Kab. Grobogan, Kradenan, Jawa Tengah, ID, 58182. Paket tersebut dikirim pada hari yang sama melalui kurir Anteraja dengan nomor resi 11003299205352 dan diterima oleh pembeli pada tanggal 07 Februari 2026 pukul 15.12 WIB (sesuai data di Shopee). Berat paket setelah dikemas dan siap dikirim ke kurir adalah 900 gram. Video pengemasan awal paket dapat dilihat di video berikut ini: Masalah mulai muncul ketika 28 menit setelah paket dinyatakan terkirim (pukul 15.40), kami menerima notifikasi bahwa pembeli mengajukan pengembalian barang dengan alasan “Berubah Pikiran”. Kami mulai merasa tidak nyaman karena biasanya untuk produk HP, kami sangat jarang (bahkan tidak pernah) menerima pengajuan seperti ini. Pembeli juga tidak melampirkan video apapun di halaman pengembalian, hanya ada foto-foto saja. Mengingat HP adalah produk bernilai tinggi (sekitar Rp 6 juta), pengembalian seperti ini sangat berisiko. Belum lagi kerugian biaya packing dan asuransi yang harus ditanggung oleh penjual (0.5% dari harga paket). Kami sudah menyampaikan hal ini kepada CS Shopee sebagai pertimbangan dan masukan (tanggal 08 Februari 2026 sesuai dengan screenshot di bawah ini). Namun pada tanggal 10 Februari 2026, Shopee memutuskan untuk menyetujui pengembalian pembeli. Di hari yang sama, paket dikirimkan kembali ke penjual. Jadi, ada jeda 3 hari paket berada di tangan pembeli sejak pengajuan pengembalian pada tanggal 07 Februari 2026 hingga disetujui oleh Shopee dan dikirimkan kembali ke penjual pada tanggal 10 Februari 2026. Kami tidak bisa berbuat banyak selain menunggu paket dikirimkan kembali kepada kami. Pada tanggal 13 Februari 2026 pukul 15.20 WIB, paket tiba di penjual. Kami langsung melakukan unboxing paket retur tersebut. Berat paket retur adalah 500 gram. Video unboxing paket retur dapat dilihat di sini: Dari berat yang berbeda (awal 900 gram) tetapi yang diterima hanya 500 gram, kami sudah curiga ada masalah dengan paket retur tersebut. Dan ternyata setelah dibuka, paketnya berisi kotak kosong HP Poco M3. Kami segera melampirkan bukti foto dan video di kolom banding diskusi Shopee. Kami sangat senang ketika pada tanggal 15 Februari 2026, keputusan Shopee menyatakan bahwa pengajuan pembeli ditolak dan dana akan segera diteruskan kepada penjual. Namun, kegembiraan kami hanya bertahan 30 menit, karena muncul pengajuan pengembalian baru dari pembeli dengan nomor pengajuan 2602150RF52FHKE, pada tanggal 15 Februari 2026 pukul 14.48. Hingga hari ini, statusnya masih menggantung tanpa kejelasan mengenai penyelesaiannya, dan uang penjualan seller sudah tertahan selama 3 minggu. Kami mohon agar pihak Shopee segera menyelesaikan kasus ini karena semua bukti telah kami berikan, dan sejak awal kami sudah mengingatkan agar permohonan pembeli sebaiknya dipertimbangkan untuk ditolak. Demikian surat pembaca ini kami buat, jika ada kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. Terima kasih untuk Media Konsumen. Juliana Tangerang, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Abo Cah2 Maret 2026 - (12:31 WIB)Permalink catat alamat pembelinya, siapa tahu kedepannya hendak buat laporan ke polisi toko milik pembeli (putranotor01) di sopiii: Titanium_Bolts logo sama, kab grobogan 2 Login untuk Membalas
JuliPenulis artikel2 Maret 2026 - (13:23 WIB)Permalink iya ka, terimakasih sarannya Sebelumnya mohon maaf kami disini tidak menuduh pembeli yang bersalah, hanya menuliskan dan melampirkan data sesuai yang diminta pihak Shopee dan Media Konsumen. Login untuk Membalas
Aya Zhou2 Maret 2026 - (13:53 WIB)Permalink Memang jualan di ecommerce udh gak bersahabat, bnyk pembeli yg gak jujur yg memanfaatkan celah di balik kemudahan retur dgn alasan berubah pikiran. Hrsnya alasan berubah pikiran ini wajib ada persetujuan penjual, karna tidak semua barang masuk kriteria yg pantas utk membuat berubah pikiran, contohnya ya hp (pasti udh pilih2 merk, model dll), atau seperti kasus sy, skincare yg biasanya dibeli sesuai dgn yg biasa kita pakai, jd berubah pikiran kok kyk aneh aja. Salut kakak msh kuat, kalo sy udh kena mental, toko sy di Tiktokshop langsung sy tutup begitu kena kasus serupa. Hrsnya utk alasan berubah pikiran ini diperketat, selain hrs dgn persetujuan pembeli, wajib ada video unboxing dr pembeli, lalu wajib ada video packing retur dr pembeli, dan tentunya nanti wajib ada video unboxing dr seller saat paket retur diterima. Ini penting agar jelas produk apa yg diterima dan diretur oleh pembeli, dan apakah produk tersebut nantinya akan sesuai dgn yg diterima oleh penjual. Kalau kejadian kurir nakal, dan produk yg diterima penjual beda, barulah penjual perlu melampirkan proses packaging, agar bisa proses banding. Kalau pembeli tidak mau repot, ya udh gak usah packing ulang, gak usah buka paket, langsung kirim balik, dan packaging hrs sesuai dgn saat diterima agar bisa dibandingkan dgn paket yg dikirim oleh penjual, toh kalo berubah pikiran hrsnya gak ada ceritanya musti pegang2 barang dulu, kecuali produk COD cek dulu. Tp kan kebanyakan mereka kirim barang retur pake packingan sendiri, jd rawan ditukar isinya. Gara2 kasus serupa asam lambung sy sampe naik. Semoga masalah kakak beres dan gak mengalami kerugian ya kak. 1 Login untuk Membalas
JuliPenulis artikel2 Maret 2026 - (15:36 WIB)Permalink setuju kak. terimakasih atas doanya. Login untuk Membalas
Grosir3 Maret 2026 - (09:28 WIB)Permalink Memang betul ka saya sebagai seller di shopee memang seperti itu banyak barang returan yang kurang bahkan tidak sesuai saat kembali kurang amanah ekspedisi ini, saya sempat investigasi ada beberapa oknum kurir yang tidak bertanggung jawab dan mereka bersekongkol 1 Login untuk Membalas
tobias_boon2 Maret 2026 - (16:32 WIB)Permalink Kemungkinan besar pembelinya “pemain” dan Shopee harusnya bisa mengendus hal ini, karena rules mereka yang diabuse dengan mudah (tanpa ada Video yang menunjukkan secara jelas kondisi paketnya) Shopee jelas harus tegas untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. 3 Login untuk Membalas
Vika3 Maret 2026 - (15:16 WIB)Permalink shopee kayak terburu-buru dalam menangani kasus ini di awal langsung setuju2 aja. Sistem return sesuai kondisi awal atau karna berubah fikiran juga harus ditinjau kembali, hal ini bisa menjadi celah untuk pembeli-pembeli yang nakal. 1 Login untuk Membalas
JuliPenulis artikel4 Maret 2026 - (12:02 WIB)Permalink update 04 Maret 2026: Pihak Shopee hanya meminta penjual untuk sabar menunggu saja, masih belum ada estimasi kapan akan diselesaikan Hi Kak cronlineshop88, Mohon kesediaannya penjual untuk menunggu proses investigasi yang sedang berlangsung. Login untuk Membalas
JuliPenulis artikel8 Maret 2026 - (12:42 WIB)Permalink per ahri ini minggu 08 maret belum ada update/penyelesaian apapun dari shopee Login untuk Membalas
JuliPenulis artikel9 Maret 2026 - (18:17 WIB)Permalink Update 09 maret 2026: Pengajuan pengembalian pembeli telah ditolak, pengajuan ditutup dan dana sudah diteruskan kepada kami sebagai penjual. Terimakasih untk tim Shopee atas penyelesaiannya dan semua pembaca Media Konsumen atas atensinya 1 Login untuk Membalas