Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Shopee Bebankan Ongkir Retur Rp6,5 Juta ke Penjual, Padahal Barang Tidak Cacat 29 Juni 2026 toko Beri komentar berat paket kurir, berat produk, Berat Volumetrik, Bukti pengembalian paket, Bukti pengiriman, Bukti Terima, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, dispute, e-Commerce, JNE Express, JNE Trucking, Jualan Online, Kargo, Kebijakan pengembalian barang, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Layanan kurir, Marketplace, ongkir, Ongkos kirim, Pengajuan banding, Pengembalian dana, Potongan hasil penjualan, Pusat Resolusi Shopee, Retur barang, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya adalah penjual aktif di platform Shopee dengan nama toko: toko_umii19, berlokasi di Tegal, Jawa Tengah. Saya telah berjualan di Shopee selama lebih dari 7 tahun dengan rating toko 4,8 secara organik tanpa iklan berbayar. Melalui surat ini saya menyampaikan keluhan terkait pembebanan ongkos kirim pengembalian barang yang tidak proporsional serta proses penyelesaian melalui sistem dispute Shopee yang hingga saat ini belum memberikan keputusan substantif. Permasalahan bermula pada akhir April 2026, terkait pengembalian produk Rak HP Sekolah 36 Slot oleh pembeli akun triv***. Berdasarkan percakapan di sistem Shopee tanggal 30 April 2026, pembeli menyampaikan alasan pengembalian: “beda dari yg kita kira, jadi marketingnya gamau.” Percakapan tersebut menunjukkan bahwa alasan pengembalian berkaitan dengan keputusan internal pihak pembeli, bukan informasi adanya cacat produk. Terdapat dua pesanan yang mengalami pembebanan ongkos kirim retur dengan nilai yang tidak proporsional: Pertama, pesanan nomor: 260427VCFHF7XU, dengan ongkos kirim retur sebesar Rp1.953.000, sementara ongkos kirim pengiriman awal hanya sekitar Rp60.000. Kedua, pesanan nomor: 26041731P9KFXE dengan ongkos kirim retur sebesar Rp4.774.000, sementara ongkos kirim pengiriman awal hanya sekitar Rp75.000. Total selisih ongkos kirim dari kedua pesanan tersebut mencapai sekitar Rp6.592.000. Selain itu, terdapat kasus pengembalian dengan nomor: 26043006PNWCNUM. Pada kasus tersebut, banding penjual telah disetujui dan klaim pembeli telah ditolak oleh Shopee pada 21 Mei 2026. Namun pada settlement yang diterima, masih terdapat pembebanan ongkos kirim pengembalian sebesar Rp1.953.000, sehingga penghasilan akhir tercatat minus Rp1.664.898. Kondisi ini tidak sesuai dengan informasi penyelesaian yang sebelumnya disampaikan oleh pihak Shopee bahwa biaya ongkir tidak dibebankan kepada penjual. Terlampir bukti-bukti pendukung sebagai berikut: Screenshot percakapan pembeli: “marketingnya gamau”. Screenshot settlement minus Rp1.664.898. Foto timbangan produk 8.630 gram. Foto resi pengembalian. Screenshot balasan Shopee terkait status proses penanganan. Saya telah menyerahkan seluruh bukti yang diminta, termasuk foto berat aktual produk, data dimensi paket, video pengukuran, bukti resi pengembalian, serta bukti percakapan pembeli. Data aktual menunjukkan berat 3 unit produk Natural sebesar 8.630 gram, sedangkan berat resi pengembalian tercatat 10.500 gram termasuk kemasan. Saya juga memiliki catatan penyelesaian kasus serupa pada toko yang sama, yang sebelumnya telah menghasilkan keputusan yang menguntungkan penjual, yaitu kasus nomor: 26043006QBKNV88. Namun hingga saat ini belum terdapat penjelasan apakah preseden tersebut telah menjadi pertimbangan dalam penyelesaian kasus yang sedang berjalan. Penanganan kasus ini telah berlangsung sejak 17 Mei 2026. Saya telah menempuh berbagai jalur internal Shopee melalui CS, laporan eskalasi melalui nomor tiket: 2052400714292228191, nomor laporan: 2065765195905605692 dan 2062781393976098829, serta email resmi kepada tim dispute Shopee. Namun respons yang diterima hingga saat ini masih berupa informasi bahwa kasus sedang dalam proses penanganan, tanpa keputusan substantif. Berdasarkan riwayat transaksi yang tercatat pada sistem Shopee sendiri, total nilai yang terdampak dari rangkaian kasus ini mencapai Rp8.526.898. Kondisi ini memberikan dampak nyata terhadap kelangsungan operasional toko saya sebagai penjual mandiri. Melalui surat ini saya memohon pihak Shopee untuk: Melakukan peninjauan dan koreksi terhadap pembebanan ongkos kirim retur berdasarkan data berat dan dimensi aktual produk. Melakukan penyesuaian settlement sesuai hasil evaluasi dan keputusan penanganan kasus yang telah disampaikan sebelumnya. Memberikan keputusan final serta transparansi dasar perhitungan biaya yang dibebankan kepada penjual. Saya berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara objektif, proporsional, dan berdasarkan bukti yang telah tersedia. Bambang Tegal, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.