Kurir J&T dan SPX di Dumai Tolak Antar Paket ke Rumah, Konsumen Diancam Paket Akan Diretur

Kepada Yth. Manajemen Pusat J&T Express Indonesia & Shopee Express (SPX),

Melalui surat terbuka ini, saya ingin menyampaikan protes keras atas buruknya pelayanan kurir ekspedisi di wilayah tempat tinggal saya di Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau. Masalah ini terjadi secara massal dan berulang kali pada pengiriman paket dari aplikasi TikTok Shop maupun Shopee.

Oknum kurir yang memegang wilayah Gurun Panjang, khususnya di area RT 007, RT 008, dan RT 009, memiliki modus yang sama: mereka menolak mengantarkan paket sampai ke depan pintu rumah sesuai alamat. Sebaliknya, mereka memaksa konsumen untuk menjemput paket di titik luar yang mereka tentukan sendiri. Jika konsumen menolak dan meminta haknya agar paket diantar sesuai SOP door-to-door, oknum kurir J&T sengaja menghubungi lewat telepon (bukan chat) agar tidak meninggalkan bukti tertulis, lalu mengancam akan membatalkan (retur) paket tersebut secara sepihak.

Meskipun oknum J&T berusaha menyembunyikan bukti dengan hanya menelepon, kelakuan malas kurir di wilayah Gurun Panjang ini nyata dan berpola. Saya memiliki bukti chat WhatsApp tertulis dari kurir Shopee Express (SPX) di wilayah yang sama yang dengan jelas menolak masuk ke dalam area rumah kami.

Berikut adalah detail data oknum kurir dan nomor resi pengiriman bermasalah di wilayah Kelurahan Gurun Panjang:

1. Data Kurir Shopee Express (SPX)

  • Nama Kurir: R**.
  • Nomor Resi Paket Terkait: SPXID069506332806, SPXID062698331246, SPXID061160017926, SPXID060358104056.
  • Pelanggaran SOP: Memaksa paket dijemput di “Warung Yuni depan Ram Dedet”. Ketika diminta antar ke rumah, kurir membalas tertulis: “Gak masuk kedalam” dan “Kan kakak tau sndiri kita gak pernah masuk ksana“.

2. Data Kurir J&T Express

  • Nama Kurir Tertera: N****.
  • Nomor Resi Paket Terkait: JY1535396941 (Kode Manifest Sortir: 290-DUM01B-07)
  • Pelanggaran SOP: Menggunakan modus telepon, menolak masuk ke rumah, dan mengancam akan membatalkan paket jika tidak dijemput sendiri oleh konsumen.

Saya sudah pernah melaporkan masalah ini ke customer service internal masing-masing aplikasi, tapi tidak ada tindakan konkret di lapangan. Kurir-kurir di area ini seolah membuat aturan sepihak bahwa mereka “dilarang” atau “tidak pernah” masuk ke wilayah RT kami, padahal alamat kami jelas dan kami membayar ongkos kirim resmi secara penuh sampai ke depan rumah.

Melalui surat ini, saya meminta manajemen pusat J&T Express dan Shopee Express untuk turun tangan langsung mengecek performa hub/drop point di wilayah Dumai, khususnya yang membawahi Kelurahan Gurun Panjang RT 007, 008, dan 009. Mohon berikan sanksi tegas atau pemecatan kepada oknum kurir yang malas dan mengintimidasi konsumen seperti ini. Kami berhak menerima paket kami di depan rumah!

Terima kasih. Hormat saya,

Esa
Gurun Panjang, Dumai, Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

9 komentar untuk “Kurir J&T dan SPX di Dumai Tolak Antar Paket ke Rumah, Konsumen Diancam Paket Akan Diretur”

    • 8 September 2026 - (09:37 WIB)
      Permalink

      maaf sebelumnya, ini bukan hanya masalah titik koordinatnya yg jauh. kendala utamanya oknum kurir sengaja mangkal di satu tempat dan memaksa customer untuk datang menjemput paketnya sendiri, minta tolong antar kerumah juga samsek tidak mau. perlu diingat juga, tindakan mereka melakukan ini sama saja melanggar SOP ekspedisi dan melanggar hak customer. padahal kita sudah bayar ongkir penuh untuk layanan sampai ke depan rumah, bukan dengan cara seperti ini.

      1
      1
  • 7 September 2026 - (19:31 WIB)
    Permalink

    Itu sepertinya wilayah anda yg bermasalah, bisa banyak pungli, kriminil, preman dll. Satu jasa kirim mungkin hanya oknum kurir yg males, tapi 2 jasa kirim dengan 2 kurir yg beda melakukan hal yg sama, itu wilayah/lingkungan anda yg bermasalah.

    • 8 September 2026 - (09:40 WIB)
      Permalink

      asumsinya makin melenceng jauh dan cenderung fitnah ya kak. wilayah rumah saya ini sangat aman, bebas pungli, dan nihil premanisme! warga di sini ramah dan lingkungan sangat kondusif. alasan kenapa ada 2 kurir dari ekspedisi berbeda melakukan hal yg sama bukan karena wilayahnya bermasalah, melainkan karena efek domino budaya malas. di lapangan, sesama kurir antar-ekspedisi itu sering berkomunikasi dan nongkrong bareng. ketika kurir A sukses malas²an dengan modus ‘mangkal di jalan besar dan maksa customer jemput’, kurir B ikut²an meniru cara tersebut karena melihat rekan seprofesinya bisa santai tanpa ditegur kantornya. jadi tolong jangan lempar kesalahan oknum kurir yang melanggar SOP ke keamanan wilayah kami. hak kami sebagai konsumen yg membayar layanan penuh tetap dilanggar di sini!

  • 8 September 2026 - (09:22 WIB)
    Permalink

    Pesanan COD serta rute alamat yang harus menyusuri hamparan kebun kelapa sawit menjadi trigger warning bagi setiap warga luar yang harus mengantar paket. Jika TS tidak bisa diajak kerjasama dan kukuh paket harus sampai di depan rumah, bukankah ada indikasi luring?

    • 8 September 2026 - (09:36 WIB)
      Permalink

      mohon maaf kak, asumsinya terlalu jauh sampai bawa² kebun sawit dan indikasi luring. kenyataan di lapangan sama sekali tidak seperti itu. contohnya, rumah saya berada tepat di depan jalan besar yg sudah dibeton rapi, bukan di dalam kebun². aksesnya sangat² mudah terjangkau oleh kendaraan apa pun dan tidak ada risiko keamanan sama sekali. jadi sama sekali tidak ada alasan logis bagi kurir untuk menolak mengantar, selain karna oknumnya yg memang malas masuk ke area pemukiman warga.

      • 8 September 2026 - (09:44 WIB)
        Permalink

        kalau pihak ekspedisi butuh bukti, saya siap lampirkan foto kondisi jalan depan rumah saya yg mulus berbeton ini agar manajemen tau tidak ada alasan rute sulit.

    • 8 September 2026 - (12:50 WIB)
      Permalink

      Alhamdulillah ya kak. sebelum saya buat surat terbuka di sini, saya sebenarnya sudah lapor duluan ke CS. tapi karna setelah laporan itu samsek tidak ada perubahan di lapangan dan kurirnya tetap malas/mangkal, makanya akhirnya saya putuskan buat surat terbuka di sini biar dibaca publik sekalian

 Apa Komentar Anda?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Kurir J&T dan SPX di Dumai Tolak Antar Paket ke Rumah, Konsumen D…

oleh Esa ⏱ waktu baca: 2 menit
9