Paket JNE Seberat 70 Kg Hilang, Penggantian Tidak Sebanding dengan Kerugian Rp9,3 Juta

Kami seorang seller di marketplace Tokopedia. Selama ini kami menggunakan JNE sebagaimana biasanya dan sejauh ini lancar-lancar saja tanpa ada kendala. Seperti biasa, pesanan masuk menggunakan JNE Kargo ke alamat tujuan Palembang, Sumatera Selatan, sesuai invoice nomor: INV/20240326/MPL/3817461255, dengan nominal transaksi sebesar Rp9.360.000.

Barang telah diproses dan di-packing dengan aman dan telah di-pick up kurir JNE pada hari yang sama. Nomor resi JNE: TLJC35FKXFYVG72H. Namun, sejak tanggal 27 Maret 2024, barang tersebut stuck di JNE Puri Mansion.

Karena merasa tidak ada kemajuan hingga setelah perayaan Idul Fitri, kami sebagai seller mencoba komplain di Tokopedia. Namun tidak ada hasil, selain menunggu kemajuan. Hingga akhirnya orderan dibatalkan otomatis oleh Tokopedia pada tanggal 24 April 2024, dengan penggantian hanya 10x ongkos kirim senilai Rp1 juta. Amat sangat tidak masuk akal, karena kerugian kami sebesar Rp9.360.000.

Dengan penggantian kompensasi sebesar Rp1 juta (sedangkan kerugian kami sebesar Rp9.360.000), bukanlah merupakan sebuah tanggung jawab. Rasanya tidak masuk akal, paket dengan berat 70 Kg (ukuran dimensi paket sepinggang manusia dewasa) hilang begitu saja.

Kami sudah berusaha agar JNE mengganti penuh sesuai dengan kerugian kami sesuai dengan jumlah invoice. Namun selalu dikembalikan, bahwa kami tidak bisa menuntut penggantian sesuai dengan invoice, dikarenakan konsumen tidak membeli asuransi.

Pertanyaan kami, lantas karena konsumen tidak membeli asuransi, JNE bisa seenaknya saja merugikan seller dengan memberikan kompensasi yang sangat tidak layak dan masuk akal? Kerugian kami sangat besar akibat kelalaian pegawai mereka, yang menghilangkan paket dengan bobot yang besar, yang kembali lagi rasanya tidak masuk akal. 70 Kg itu bukan barang yang kecil, seberat bobot manusia dewasa, tapi bisa hilang begitu saja.

Kepada JNE, mohon ganti kerugian kami sesuai dengan nominal invoice yang tertera. Diganti hanya Rp1 juta rasanya tidak masuk akal, dengan kerugian kami sebesar Rp9.360.000 yang harus kami tanggung akibat kelalaian pegawai kalian yang menghilangkan paket kami.

Venessa
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

51 komentar untuk “Paket JNE Seberat 70 Kg Hilang, Penggantian Tidak Sebanding dengan Kerugian Rp9,3 Juta

  • 20 Juni 2024 - (11:53 WIB)
    Permalink

    “dengan penggantian hanya 10x ongkos kirim senilai Rp1 juta”

    kalau sesuai aturan “mereka”, 10x dr ongkos kirim, suruh pihak tokopedia dan asuransi menghitung ulang, pakai kalkulator!
    ongkir di invoice jelas tertulis 300.000

    ini bukti ketidakberesan (baca : ketidakbecusan) para karyawan tokopedia dan pihak asuransi. kualitas SDM yg rendah.

    4
    1
    • 20 Juni 2024 - (13:42 WIB)
      Permalink

      iya kak seharusnya kalaupun penggantian 10kali ongkos kirim kami harusnya dapat kompensasi kurang lebih 3jt rupiah dan hanya diganti sebesar 1jt rupiah saja dengan ukuran paket yang besar rasanya sulit dijelaskan jika hilang begitu saja.

      2
      1
      • 20 Juni 2024 - (13:53 WIB)
        Permalink

        itu produk segede “gaban”, harusnya lapor polisi kak, sudah masuk ranah pidana.

        menurut saya kalau kakak ngotot di asuransi, maksimal yg didapat adalah 3juta (sesuai syarat dan ketentuan yg telah ditetapkan JNE) tapi kakak bisa mempermasalahkan di ranah pidana, pencurian, intinya harus ada yg bertanggung jawab dalam kasus ini, wong barang yg dikirim itu segede gaban.

      • 21 Juni 2024 - (02:50 WIB)
        Permalink

        Waduh kak kok bsa ga aktifin asuransi uda tau tokopedia aneh kak saya termausk langganan kk juga nih masa seller ga pake asuransi padhaal optional buyer malah seller yg kena apes bgt itu tokopedia sial

        • 21 Juni 2024 - (13:17 WIB)
          Permalink

          justru tujuannya agar seller harus mewajibkan semua produknya diasuransikan.. jangan opsional

          • 22 Juni 2024 - (10:12 WIB)
            Permalink

            Kaa maaf dari seller kami sudah aktif asuransi tapi sering dapat dari buyer untuk menonaktifkan asuransi jadi dari pihak buyer bisa request ,,,, intinya logika barang gede gitu masa bisa hilang ga mungkin banget dan penggantian nya pun ga sesuai

    • 20 Juni 2024 - (18:22 WIB)
      Permalink

      Sepertinya justru kamu yang harus paham dulu syarat dan ketentuan ganti rugi JNE di marketplace.

      Link: https://www.tokopedia.com/help/article/jne?utm_campaign=undefined&utm_source=salinlink&utm_medium=Help-139293059-a-0983-200624

      Ada pasal nomor 4 di S&K berbunyi : Apabila Pembeli tidak menggunakan asuransi pada saat pengiriman, maka Penjual hanya berhak mendapatkan biaya penggantian sebesar 10 (sepuluh) kali dari biaya pengiriman atau maksimal senilai Rp1.000.000,- (satu juta rupiah), atau seharga nominal barang, dengan pemilihan nominal paling rendah diantara ke duanya.

      Jadi bukan berarti ongkir 300 ribu x 10 = 3juta.
      Ga begitu.
      10x ongkir maksimal 1 juta, diambil dari yang terendah.

      Misal harga barang 50 ribu, ongkirnya 100 ribu, kalo hilang ya penggantiannya tetap 50 ribu, bukan berarti jadi 1 juta, cuan dong kalo gitu mah agan.

      Tapi kalau barang 9 juta, ongkirnya 300 ribu, kalo hilang diganti maksimal 1 juta, karena diambil dari yang terendah.

      Jadi penggantian JNE udah sesuai S&K mereka, yang sayangnya penjual juga mungkin belum paham atau tidak paham.
      Kedepannya lebih baik ikuti alur aja untuk penjual, aktifin asuransi, sekalipun nanti prosesnya lama, kamu ga akan rugi begini.

      2
      4
      • 22 Juni 2024 - (10:14 WIB)
        Permalink

        dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg

  • 20 Juni 2024 - (13:46 WIB)
    Permalink

    Serba salah, mewajibkan pembeli pakai asuransi Tokopedia juga ngak menjamin duit baik lancar. Bayar asuransi tambahan JNE juga ngak menjamin. Seperti banyak surat pembaca yang sudah ditulis tentang ini. Cuma ngak mewajibkan asuransi, dan tiap kali masalah ribut di Media Konsumen dan sosial media juga repot. Walaupun memang kadang2 strategi ini berhasil balikin duit semua walaupun tidak beli asuransi di awal.

    Intinya jualan online madesu.

    • 20 Juni 2024 - (19:17 WIB)
      Permalink

      selama pengalaman saya selalu balik kok kalau ada asuransi walau kadang agak lama proses claimnya… yg jelas hati lebih tenang kalau ada asuransi tapi apakah pembelinya bersedia menambah biaya lebih utk asuransinya?

      • 22 Juni 2024 - (10:14 WIB)
        Permalink

        nah bener banget kak dari toko kami sudah aktifi asuransi semua tergantung buyer ka

  • 20 Juni 2024 - (14:27 WIB)
    Permalink

    Itu sudah aturan mereka 10x ongkir.

    Saya jg pernah barang 5jt di ganti 500rb karena kurir hilang kok.

    Biasa nya yang ganti itu dari cabang nya tapi kalau JNE nya sih ga akan perduli kecuali ada cover asuransi.

    Saran next nya pembeli jg harus bayar asuransi jadi sama-sama untung aplg kirim ke luar pulau.

    1
    1
  • 20 Juni 2024 - (17:42 WIB)
    Permalink

    Kacau banget ini system’nya….barang Segede dan berat itu dinyatakan hilang, enak banget,sepertinya menyepelekan pelanggan, dan kurangnya tanggung jawab,kalaupun aturannya diganti 10x ongkir, toh harusnya 3juta an kompensasinya, ini mlh cuma 1 juta,
    Ini memang beneran hilang atau di maling…. kenapa ya sipencuri ini,gak pernahkah berfikiran seandainya terjadi pada diri sendiri…

    3
    1
    • 20 Juni 2024 - (18:26 WIB)
      Permalink

      Ngga, untuk penggantian udah sesuai dengan S&K JNE di Tokopedia.
      Kamu bisa cek link: https://www.tokopedia.com/help/article/jne?utm_campaign=undefined&utm_source=salinlink&utm_medium=Help-139293059-a-0983-200624

      Penggantian memang 10x ongkir maksimal 1 juta rupiah, diambil dari yang terendah.

      Terlepas dari kasus kemalingan begini, ada tindakan penjual yang terlalu berani ambil resiko dengan tidak mewajibkan asuransi untuk barang jualannya dengan nilai tinggi.

      Padahal, pake asuransi pun harus nunggu proses lama untuk diganti secara full.
      Tapi minimal, posisi penjual kuat untuk meminta ganti rugi full, kalo kasusnya begini, pasti pihak JNE dan Tokopedia berlindung dibalik S&K yang mereka buat.

      Kalau pun setelah artikel ini terbit diganti lebih, posisinya cuma sekedar demi jaga nama baik aja, dan itu pun pasti sifatnya negosiasi.

      3
      3
      • 20 Juni 2024 - (18:41 WIB)
        Permalink

        kalo cuma berlindung dipasal sengaja dihilangin aja kan tinggal ganti 700 ongkir dah 300 gak heran expedisi isi maling kelas kakap karna gak pernah diusut ke polisi

        • 20 Juni 2024 - (22:20 WIB)
          Permalink

          Kalau memang ada yang mau usut ke polisi pun belum tentu biayanya sebanding dengan uang 9.3 juta pak, kasus Vina aja dari 2016 sampai sekarang baru diusut lagi, gitu loh, gak sesederhana itu kita punya republik.

          1
          2
          • 21 Juni 2024 - (09:30 WIB)
            Permalink

            Kebanyak bacot dan ngeles ya pihak dri JNE hhaha.

      • 20 Juni 2024 - (19:01 WIB)
        Permalink

        JNE ke tokopedia cm ganti max 1juta, tapi kalau di s&k JNE nya tentang ganti rugi :
        9.3. Jaminan pemberian ganti rugi atas kerusakan, kehilangan atau kesalahan dalam pengiriman Kiriman yang terbukti sebagai akibat kelalaian dan kesalahan JNE, paling tinggi 10 (sepuluh) kali Tarif Pengiriman untuk pengiriman domestik atau paling tinggi 100 USD untuk pengiriman Internasional kecuali Kiriman yang diasuransikan.

        1
        1
        • 20 Juni 2024 - (22:18 WIB)
          Permalink

          Benar, tapi sayangnya dalam kasus penulis, dia bertransaksi menggunakan JNE karena pesanan dari Tokopedia, dan resinya pun pakai resi cashless dadi Tokopedia, jadi penggantiannya juga ikut syarat dan ketentuan yang udah disepakati antara JNE dan Tokopedia. Beda kalau dia kirim barang secara manual. Pakai bayar ongkir sendiri.

          1
          2
      • 22 Juni 2024 - (10:16 WIB)
        Permalink

        dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg

  • 20 Juni 2024 - (18:51 WIB)
    Permalink

    Ini beneran tidak tahu atau pura² tidak tahu penjualnya ? Kalau aturannya memang seperti itu, dari dulu seperti itu. 10X ongkir maksimal satu juta. Aturan kurir eperti itu,marketplace manapun. Saya bukan penjual di marketplace saja tahu kok.

    4
    3
    • 22 Juni 2024 - (10:18 WIB)
      Permalink

      dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg, dan penggantian nya pun ga sesuai , kami pun kalau disuruh milih mendingan balikin barang kami

    • 23 Juni 2024 - (21:45 WIB)
      Permalink

      JNE makin bobrok aja
      Apa lagi tokped
      Mending gak usah jualan disana gan
      Bukannya untung malah buntung

  • 21 Juni 2024 - (08:32 WIB)
    Permalink

    kak saya sarankan Posting bikin thread di akun X, karena lebih bakal di tanggapi. dan juga posting di akun Base. Kebanyakan lebih mendapat keadilan di akun X

      • 23 Juni 2024 - (18:25 WIB)
        Permalink

        Ya beda lah, keliatan lu ga pernah buka X,

        Ga ngerti apa itu Threads apa itu Base.

        Lu pikir klo cuma sekedar posting lgsg viral , kocak.

          • 23 Juni 2024 - (18:58 WIB)
            Permalink

            base itu istilah akun auto post yg punya masa banyak kak. klo cari d google ga akal nemu maksudnya hanya org2 yg setidak nya baca X yg paham. hanya di menu search X yg bakal nemu maksud nya. contoh akun convomf, tanyarl , ato bisa ketik akun base di kolom pencarian X ada buanyak, bisa masuk juga di komunitas marah marah di x, banyak yg terbantun problem2 d sana.

        • 23 Juni 2024 - (19:29 WIB)
          Permalink

          @Angry One, Oh yang sering disebut menfess menfess begitu. Makasih penjelasannya. Ada rekomendasi akun Base yang berhubungan dengan marketplace dan kurir pengiriman? Saya pribadi pakai twitter cuma buat kontak CS mereka kalau lagi ada masalah.

  • 21 Juni 2024 - (13:59 WIB)
    Permalink

    “Selama ini kami menggunakan JNE sebagaimana biasanya dan sejauh ini lancar-lancar saja tanpa ada kendala.”

    ah masa?? bukan udah 2 kali kehilangan barang di jne pas awal taun pula, bedanya kmaren2 di toko oren, wkwkwk

    https://mediakonsumen.com/2024/01/25/surat-pembaca/barang-dinyatakan-hilang-oleh-jne-kerugian-sangat-besar

    https://mediakonsumen.com/2024/01/05/surat-pembaca/dalam-sebulan-4-paket-besar-dinyatakan-hilang-kerugian-rp44-juta

    udah 2 kali kecolongan kok ya masi aja pake kurir yg sama, bener2 diluar nurul, wkwkwk

    1
    10
    • 21 Juni 2024 - (16:40 WIB)
      Permalink

      Jadi intinya penulis ketemu celah ngak usah pakai asuransi, pakai ilmu komplain di Media Konsumen. Bikin eneg.

      10
      • 22 Juni 2024 - (10:22 WIB)
        Permalink

        dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg, dan di toko oren kami sudah Tidak memakai Jne jtr , dan ini yg bermasalah JNE JTR DI TOKOPEDIA, Dimana tidak ada cargo lain selain jne beda dengan shopee, Jadi ini jelas ada oknum oknum yg bermain di gudang Jne jadi pihak jne harus cek kenapa banyak barang yg hilang oleh jne

        kita sudah komplain ke pihak tokped dan jne namun menggampangkan komplain seller , jadi kamu up ke media konsumen

    • 22 Juni 2024 - (10:21 WIB)
      Permalink

      dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg, dan di toko oren kami sudah Tidak memakai Jne jtr , dan ini yg bermasalah JNE JTR DI TOKOPEDIA, Dimana tidak ada cargo lain selain jne beda dengan shopee, Jadi ini jelas ada oknum oknum yg bermain di gudang Jne jadi pihak jne harus cek kenapa banyak barang yg hilang oleh jne

  • 21 Juni 2024 - (14:38 WIB)
    Permalink

    ternyata banyak MALING di GUDANG gak hanya OKNUM KURIR, OKNUM GUDANG juga banyuakk, yang saya aneh barang segede itu bisa tetep hilang. gak mungkin barang segede itu berceceran kemana mana kardusnya.

    • 22 Juni 2024 - (10:23 WIB)
      Permalink

      nah logika kan ka, aneh banget barang segede itu bisa dinyatakan hilang kalau ga ada oknum oknum gudang yg bermain ,,, jadi yg dirugikan seller

    • 22 Juni 2024 - (13:55 WIB)
      Permalink

      soalnya JNE ke tokopedia hanya ganti 1 juta. Kalaupun memakai asuransi, asuransinya itu bukan ke JNE tapi asuransi dr tokopedianya, jd prosesnya pun berbelit dimana asuransi tokopedia membutuhkan banyak data (dokumen dr JNE yg dimana pihak JNE tidak pernah mengirimkan data / dokumen pendukung, toh JNE sudah bayar 1juta dalam kasus ini, jadi JNE menganggap kasus sudah selesai)

      perhatikan, banyak sekali pembayaran klaim yg belum dibayarkan dikarenakan data / dokumen yg diminta oleh asuransi tokopedia ke pihak ekspedisi tidak diberikan oleh pihak ekspedisi karena kasus dianggap selesai oleh pihak ekspedisi dikarenakan sudah memberikan 10x ongkir (max 1juta) ke pihak tokopedia.

      katakanlah produk berharga 10juta, pihak ekspedisi dalam hal ini JNE cm cukup bayar maksimal 1juta, sdh untung 9 juta itu oknumnya. disuruh melengkapi dokumen oleh pihak asuransi tokopedia, ya tidak dikirim, dibiarkan saja. nah disini pihak asuransi tidak mencairkan klaim dengan alasan masih menunggu data/ dokumen yg diminta ke pihak ekspedisi.
      jadi asuransi tokopedia itu tidak mencairkan klaim asuransi dengan alasan dokumen/data dr pihak ekspedisi belum lengkap.

  • 21 Juni 2024 - (17:06 WIB)
    Permalink

    Jangan pernah opsionalkan asuransi, walau nilai barang hanya “receh”. Karena kita ngga pernah tau bakal di checkout berapa pcs, buntutnya jd jutaan juga. Dan itu resiko besar di jaman skrg.

  • 22 Juni 2024 - (06:17 WIB)
    Permalink

    sy yakin barang ngga hilang, itu gudang JNE tucking berantakan banget, kl dicari pasti ktemu, jadi emang ga dianter aja, ini murni karna bad managemet, sy pengalaman pakai jne trucking, sebulan kena 3 kali, akhirnya sy offkan jne trucking. Barang sdh dinyatakan hilang, uang sdh dikembalikan, eh tau barangnya setelah lama dianter juga setelah masuk ke MK, walo harus ditebus langsung ke pihak kurirnya.

    12
  • 22 Juni 2024 - (10:55 WIB)
    Permalink

    Oalah, asuransi opsional. Padahal sering komplain disini,masih belum belajar. Kena masalah jadi amnesia.

    1
    12
  • 22 Juni 2024 - (11:24 WIB)
    Permalink

    Ngak mau mewajibkan asuransi karena apa? Kurang percaya asuransi Tokopedia? Bukan sekadar menyalakan/mengaktifkan, maksud saya mewajibkan asuransi untuk semua barang yang dibeli.

  • 24 Juni 2024 - (19:54 WIB)
    Permalink

    Fitur tokopedia berasuransi sepertinya memang hanya formalitas makanya sekarang saya transaksi di tokopedia lebih baik menggunakan paylater

    • 24 Juni 2024 - (23:46 WIB)
      Permalink

      Maksudnya gimana yah? Kalau barang atau pengiriman bermasalah, maksudnya pihak paylater lebih cepat balikin duitnya dibanding jalur asuransi?

  • 25 Juni 2024 - (00:38 WIB)
    Permalink

    Ini seller gak pernah belajar dari kesalahan ya ? Dan tokopedia itu asuransi anda centang opsional ya resiko di anda kalau gitu.

    • 25 Juni 2024 - (11:05 WIB)
      Permalink

      dari pihak penjual sudah aktif asuransi jika kaka dari pihak jne harusnya barang segede itu ga mungkin hilang ini kecerobohan pihak jne main menghilangkan barang yg gede ampe 70kg, dan di toko oren kami sudah Tidak memakai Jne jtr , dan ini yg bermasalah JNE JTR DI TOKOPEDIA, Dimana tidak ada cargo lain selain jne beda dengan shopee, Jadi ini jelas ada oknum oknum yg bermain di gudang Jne jadi pihak jne harus cek kenapa banyak barang yg hilang oleh jne

      kita sudah komplain ke pihak tokped dan jne namun menggampangkan komplain seller , jadi kamu up ke media konsumen

 Apa Komentar Anda?

Ada 51 komentar sampai saat ini..

Paket JNE Seberat 70 Kg Hilang, Penggantian Tidak Sebanding dengan Ker…

oleh pedagang bermimpi besar dibaca dalam: 1 menit
51