Dirugikan 7,7 Juta Rupiah, Belanja di Tokopedia Sudah Tidak Aman Lagi?

Berbelanja di Tokopedia sudah tidak aman lagi. Bagaimana e-commerce sebesar ini bisa lalai seperti ini?

Nomor Invoice: INV/20250315/MPL/4492525171.
Penjual: Aesdeef.
Kerugian: Rp7.700.000.

Kronologi Masalah

  1. 15 Maret 2025: Saya membeli laptop di Tokopedia menggunakan asuransi.
  2. 22 Maret 2025: Saya komplain karena paket tidak kunjung bergerak.
  3. 24 Maret 2025: Tokopedia menyatakan barang hilang dan akan memproses klaim asuransi.
  4. 25 Maret 2025:
    • Penjual mengunggah KTP untuk proses klaim.
    • Sistem Tokopedia justru menyelesaikan komplain, dengan status:
      • Dana penjualan sudah masuk ke penjual.
      • Saya (pembeli) dijanjikan dana asuransi akan cair 27 Maret 2025.
  5. 27 Maret 2025:
    • Dana asuransi tidak cair.
    • Alasannya: Tokopedia butuh konfirmasi penjual karena barang terindikasi dikembalikan ke penjual.
  6. 1 April 2025:
    • Penjual mengaku barang sudah diterima kembali oleh mereka.
    • Transaksi dinyatakan selesai:
      • Dana tetap di penjual.
      • Laptop kembali ke penjual! (Hebat, Tokopedia!)
    • Saat saya hubungi penjual, mereka berusaha kabur – tidak mau bertanggung jawab, tidak mau mengembalikan uang atau laptop.
    • Tokopedia melepas tangan, menyuruh saya urus sendiri dengan penjual.

Inti Masalah

  • Tokopedia lalai: Sistem komplain mereka sendiri yang menyelesaikan transaksi secara sepihak.
  • Penjual tidak bertanggung jawab: Sudah dapat uang, barang balik, tapi pembeli dirugikan.
  • Asuransi tidak berfungsi: Janji pencairan dana ternyata omong kosong.

Apa gunanya belanja di Tokopedia kalau uang tidak aman? Sebagai marketplace, Tokopedia seharusnya jadi pihak ketiga yang memastikan transaksi adil. Namun kenyataannya, saya dirugikan Rp7.700.000 tanpa penyelesaian yang jelas!

Norman
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

129 komentar untuk “Dirugikan 7,7 Juta Rupiah, Belanja di Tokopedia Sudah Tidak Aman Lagi?

  • 4 April 2025 - (20:38 WIB)
    Permalink

    Udah w bilang di semua medsos w kalo mau belanja elektronik atau apapun yg harganya jutaan hingga puluhan juta jangan pas lebaran atau libur panjang soalnya apa? Ya kek gini ada aja hal konyol nya,beruntung saya cuma beli barang di bawah ratusan ribu ya cuma kisaran 10-20rb lah mana kartu perdana kecil always on hilang dengan alasan barang hilang, dikembalikan Danapun jg gak full 🤣,untung aja waktu itu udah chat ke penjual dan kasih ss dari pihak jasa ekspedisi nya kala itu jnt lau GK salah

    • 6 April 2025 - (15:34 WIB)
      Permalink

      Saldo penjual sedang di tempat tinjau artinya belum ada pencairan ke rekening penjual, saldo masih di bekukan oleh pihak Tokopedia, jadi sewaktu waktu saldo tersebut bisa di tarik oleh tokped jika penjual tidak mengirimkan laptop tersebut. Gas terus komplainnya dan ancam viralkan ke sosmed.

      • 6 April 2025 - (15:57 WIB)
        Permalink

        gk om,
        komplain kan sudah diselesaikan tokopedia dengan dana masu ke penjual tgl 25 maret kemarin dan suruh saya nunggu asuransi yang sudah di setujui maks 27 maret

        otomatis dana udah di cairin penjual

        nah tau upaya yang dilakukan tokopedia skrng ? cmn ngemis ke penjual trf balik ke tokopedia buat refund ke saya

        • 6 April 2025 - (16:03 WIB)
          Permalink

          Brarti ini memang nipu sellernya, dia tau celah asuransi dan tokped, tetap gas Tokped nya, masa barang gak dapat tapi dana cair ke penjual. Viralkan saja di tiktok om. Tadi saya cek tokonya sudah gak ada di tokped. Viralkan terus seller memang salah nipu tapi kog di biarkan oleh tokped.

      • 9 April 2025 - (14:30 WIB)
        Permalink

        Beli barang mahal mending ofline… Ecommerce mah buat beli barang remeh temeh aja itupun nunggu diskonan

  • 4 April 2025 - (20:42 WIB)
    Permalink

    Percayalah kalo mau belanja elektronik minimal itu seminggu sebelum natal, biasanya banyak kali diskon nya itu terutama konsol PS,tahun lalu ane beli PS 4 slim online awal mula harga sebelum bulan Desember kisaran 4,9 m menjelang libur natal diskon sampe 1,9jt ane beli di toko yg sekiranya bisa untuk dipakai sistem 3 jam pengantaran gosend

  • 4 April 2025 - (21:51 WIB)
    Permalink

    Ini ada masalah lain selain busuknya tokopedia, penjual juga perlu di viralkan, produk kembali tetapi juga memakan uang yang bukan hak nya.

    • 4 April 2025 - (22:37 WIB)
      Permalink

      ya, mencari kesempatan, sebenarnya case bisa selesai kalau penjual mau refund

        • 6 April 2025 - (07:42 WIB)
          Permalink

          Aesdeef , Tokopedia, seller domisili medan, alamat sekitar jne bilal, lagi coba mail lion minta data lengkap dia pas kirim

          • 6 April 2025 - (08:56 WIB)
            Permalink

            Udah aku liat barusan. Itu toko gak jelas GK ada rating dari tokped. Semua stock barang habis semua. Kayaknya lu kena tipu toko ini. Parah

          • 6 April 2025 - (12:49 WIB)
            Permalink

            Kejadiannya mirip sama saya, cuma saya gak sampai 7jtan cuma beli popok, penyelesaian dua bulanan. Dan memang begitu toped cuma nyerahin ke asuransi sepertinya dan menganggap cuma perantara. Saya sampai bikin comment di banyak barang penjualnya, untung akhirnya penjualnya mau bantu mungkin karena sudah capek dengan comment2 saya di toko dia dan itu bisa dilihat konsumen lain.

  • 4 April 2025 - (22:07 WIB)
    Permalink

    Turut bersimpati Gan, dari 2015 saya berbelanja di Tokped sampai dikecewakan 2x beli barang yang gagal terkirim ke Sulawesi di akhir 2024 kemaren tetap mereka ambil ongkirnya meskipun nilaix tak seberapa hanya 400k klo dibandingkan kerugian di kasus Agan,

    jawaban pusat resolusinya sangat template dan menjengkelkan, saya kapok dengan Tokped, pindah ke si Oren meskipun semakin waspada beli OL, smoga digantikan rejekix berkali lipat dari musibah itu Gan 🙏

  • 4 April 2025 - (23:00 WIB)
    Permalink

    Hmm oke. Akan saya kurangi belanja di toped dan aktifkan lagi di shope. Suka ama toped ke tampilannya, tapi jika problem susah ya mending shope aja.

    Apa ada kaitannya gocap, rugi terus, akuisisi. Rumor nya gojek mau dibeli grab. Tanda tanda ini

  • 5 April 2025 - (13:46 WIB)
    Permalink

    Bang kok bisa sih kepincut beli barang di toko yang pembelian terbanyak nya cuman 10 dan rating kurang meyakinkan gitu?

    • 5 April 2025 - (14:31 WIB)
      Permalink

      gk ada masalah toko jenis apapun, kalo tokopedianya bener mustiny komplain gk diselesaikan sama mereka sebelum proses claim asuransi bener2 clear, mereka lalai dengan sistem keamanan mereka, + penjual juga culas cari kesempatan duit dapet + laptop balik, smoga aja kena tu diciduk legal tokped ky model nyolong cashback tahun2 kemaren

      • 7 April 2025 - (22:13 WIB)
        Permalink

        Duh …kalau harga kurang wajar dan reputasi tidak meyakinkan sy malah lebih baik beli di toko yg lebih mahal tapi reputasi bagus. sepertinya…….anda juga coba mencari kesempatan harga murah, karena domisili anda di jakarta nggak masuk akal kalau sampai harga di jakarta kalah jauh dari medan jika wajar. Akhirnya….. dapat modus deh

          • 8 April 2025 - (15:56 WIB)
            Permalink

            wkwkwk sistem secanggih bank pun bisa dimanipulasi….. lalu kok larinya ke media konsumen. kalau bukti cukup seharusnya ngadu ke ojk atau polisi sekalian biar jelas siapa yg harus ganti rugi sekalian beri pelajaran ke seller tsb apalagi domisili anda di jakarta yg tentunya lebih gampang akses secara nasional. setau saya tokopedia, shopee tidak pernah berinteraksi di sini

  • 5 April 2025 - (17:26 WIB)
    Permalink

    Tokped,semenjak di pegang gojek,Penanganan masalah nya kacau.
    Komplain dilayani bot
    Komplain di tutup otomatis oleh bot sebelum ada solusi.
    Bener2 bikin frustasi.

    • 5 April 2025 - (17:39 WIB)
      Permalink

      lebih tepatnya dari 2024 kemarin om semenjak merger tiktok, kaga ad peduli2nya sama konsumen,
      bener bot semua isinya jawaban template tanpa solusi

      • 7 April 2025 - (06:58 WIB)
        Permalink

        Yg pegang toktok asal china, wajar klo bot, mgkg admin tau ny bahasa mandarin, jadi pke bot otomatis ke bahasa indo, lepas tangan aja

  • 5 April 2025 - (18:41 WIB)
    Permalink

    Padahal perusahaan indo ya tapi kalo merugikan pelanggan geram juga, tokopedia harus di bnerin sih dalam mengurus kepuasan konsumennya. Sama lebih di saring lg untuk para penjual yg ga bertanggung jawab. Tingkatin kepercayaan konsumen lagi jgn sampe pelanggan beralih ke toko oren sama item nanti

    • 5 April 2025 - (20:12 WIB)
      Permalink

      entah kenapa saya jg bingung kenapa tokopedia gk perduli konsumen, hampir di semua sosmed komplainnya sama loh, apa yang di pikiran tokopedia ini, mesti ada sanksi dari kemendag

      • 6 April 2025 - (05:26 WIB)
        Permalink

        Klo mau beli online, mending di blibli.com. pelayanan after sales dari marketplacenya bintang 5. Klo ada retur semua ongkir ditanggung blibli/penjual.

        Klo jadi penjual jangan di blibli karena mereka sangat berat ke konsumen.

  • 5 April 2025 - (22:33 WIB)
    Permalink

    tokped memang sudah tidak aman.penjual banyak yg tidak amanah..dah setahun sy hapus tokped.
    lebih enak di di shoppe.aman dan amanah

    • 6 April 2025 - (07:43 WIB)
      Permalink

      yup sangat mengecewakan dan tidak mau bertanggung jawab tokopedia ini, lambat

  • 7 April 2025 - (12:03 WIB)
    Permalink

    Ngeri bisa sudah dikirim kurir tp sama oknum kurir dikirim balik bs jd kurir x seller nya kerja sama, dan parah nya lagi tokped diem aja gak klarifikasi….

    Mau tanya apa ini system nya selesai otomatis tanpa ada yg klik konfirmasi pas dipusat resolusi???

    • 7 April 2025 - (12:33 WIB)
      Permalink

      kalo kerjasama oknum kurir kyny engga sih om

      kurirnya pake rekomendasi tokopedia ( drop jne > oper ke lion > lion gagal x scan > lion kirim balik ke seller )

      lucu memang tokopedia, komplain sudah final tgl 25 dinyatakan hilang sistem menyelesaikan komplain dengan dana masuk ke penjual dan bilang asuransi saya sudah di setujui akan cair tgl 27, disini sistem lalai ( kalo belum bener2 clear dengan asuransi kenapa komplain diselesaikan sistem tokopedianya ?
      kalo chat cs sampai sekarang upaya mereka cmn ngemis ke penjual trf balik ke tokped > baru refund ke saya

      + penjual culas udah dapet duit ya kabur gk mau tau menau smoga aja diciduk ini seller soalny tokped ada alamatnya pasti dari lion

  • 10 April 2025 - (06:48 WIB)
    Permalink

    Saya udah kapok belanja di tokpet dari 3 thn lalu.
    Kurang lebih kasus nya sama seperti yg saya alami…
    Temen temen semua lebih hati2 lagi

 Apa Komentar Anda?

Ada 129 komentar sampai saat ini..

Dirugikan 7,7 Juta Rupiah, Belanja di Tokopedia Sudah Tidak Aman Lagi?…

oleh Norman dibaca dalam: 1 menit
129