Keluhan Surat Pembaca Dirugikan 7,7 Juta Rupiah, Belanja di Tokopedia Sudah Tidak Aman Lagi? 4 April 20254 April 2025 Norman 129 Komentar Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Jual beli online, Klaim Kehilangan, Kondisi layanan tidak sesuai harapan, Kurir Rekomendasi Tokopedia, Marketplace, Mediasi Konsumen, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Tokopedia, Refund, Retur paket, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman barang pesanan, Status kiriman paket kurir, Syarat dan Ketentuan, Tokopedia, Tokopedia Care Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Berbelanja di Tokopedia sudah tidak aman lagi. Bagaimana e-commerce sebesar ini bisa lalai seperti ini? Nomor Invoice: INV/20250315/MPL/4492525171. Penjual: Aesdeef. Kerugian: Rp7.700.000. Kronologi Masalah 15 Maret 2025: Saya membeli laptop di Tokopedia menggunakan asuransi. 22 Maret 2025: Saya komplain karena paket tidak kunjung bergerak. 24 Maret 2025: Tokopedia menyatakan barang hilang dan akan memproses klaim asuransi. 25 Maret 2025: Penjual mengunggah KTP untuk proses klaim. Sistem Tokopedia justru menyelesaikan komplain, dengan status: Dana penjualan sudah masuk ke penjual. Saya (pembeli) dijanjikan dana asuransi akan cair 27 Maret 2025. 27 Maret 2025: Dana asuransi tidak cair. Alasannya: Tokopedia butuh konfirmasi penjual karena barang terindikasi dikembalikan ke penjual. 1 April 2025: Penjual mengaku barang sudah diterima kembali oleh mereka. Transaksi dinyatakan selesai: Dana tetap di penjual. Laptop kembali ke penjual! (Hebat, Tokopedia!) Saat saya hubungi penjual, mereka berusaha kabur – tidak mau bertanggung jawab, tidak mau mengembalikan uang atau laptop. Tokopedia melepas tangan, menyuruh saya urus sendiri dengan penjual. Inti Masalah Tokopedia lalai: Sistem komplain mereka sendiri yang menyelesaikan transaksi secara sepihak. Penjual tidak bertanggung jawab: Sudah dapat uang, barang balik, tapi pembeli dirugikan. Asuransi tidak berfungsi: Janji pencairan dana ternyata omong kosong. Apa gunanya belanja di Tokopedia kalau uang tidak aman? Sebagai marketplace, Tokopedia seharusnya jadi pihak ketiga yang memastikan transaksi adil. Namun kenyataannya, saya dirugikan Rp7.700.000 tanpa penyelesaian yang jelas! Norman Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
zatan4 April 2025 - (20:38 WIB)Permalink Udah w bilang di semua medsos w kalo mau belanja elektronik atau apapun yg harganya jutaan hingga puluhan juta jangan pas lebaran atau libur panjang soalnya apa? Ya kek gini ada aja hal konyol nya,beruntung saya cuma beli barang di bawah ratusan ribu ya cuma kisaran 10-20rb lah mana kartu perdana kecil always on hilang dengan alasan barang hilang, dikembalikan Danapun jg gak full 🤣,untung aja waktu itu udah chat ke penjual dan kasih ss dari pihak jasa ekspedisi nya kala itu jnt lau GK salah Login untuk Membalas
Ucilliano6 April 2025 - (15:34 WIB)Permalink Saldo penjual sedang di tempat tinjau artinya belum ada pencairan ke rekening penjual, saldo masih di bekukan oleh pihak Tokopedia, jadi sewaktu waktu saldo tersebut bisa di tarik oleh tokped jika penjual tidak mengirimkan laptop tersebut. Gas terus komplainnya dan ancam viralkan ke sosmed. Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel6 April 2025 - (15:57 WIB)Permalink gk om, komplain kan sudah diselesaikan tokopedia dengan dana masu ke penjual tgl 25 maret kemarin dan suruh saya nunggu asuransi yang sudah di setujui maks 27 maret otomatis dana udah di cairin penjual nah tau upaya yang dilakukan tokopedia skrng ? cmn ngemis ke penjual trf balik ke tokopedia buat refund ke saya Login untuk Membalas
Ucilliano6 April 2025 - (16:03 WIB)Permalink Brarti ini memang nipu sellernya, dia tau celah asuransi dan tokped, tetap gas Tokped nya, masa barang gak dapat tapi dana cair ke penjual. Viralkan saja di tiktok om. Tadi saya cek tokonya sudah gak ada di tokped. Viralkan terus seller memang salah nipu tapi kog di biarkan oleh tokped. Login untuk Membalas
Arjhuunz9 April 2025 - (14:30 WIB)Permalink Beli barang mahal mending ofline… Ecommerce mah buat beli barang remeh temeh aja itupun nunggu diskonan Login untuk Membalas
zatan4 April 2025 - (20:42 WIB)Permalink Percayalah kalo mau belanja elektronik minimal itu seminggu sebelum natal, biasanya banyak kali diskon nya itu terutama konsol PS,tahun lalu ane beli PS 4 slim online awal mula harga sebelum bulan Desember kisaran 4,9 m menjelang libur natal diskon sampe 1,9jt ane beli di toko yg sekiranya bisa untuk dipakai sistem 3 jam pengantaran gosend Login untuk Membalas
yus lim6 April 2025 - (08:56 WIB)Permalink untung sy sudah jarang belanja ditoped.. Login untuk Membalas
Sarah4 April 2025 - (21:51 WIB)Permalink Ini ada masalah lain selain busuknya tokopedia, penjual juga perlu di viralkan, produk kembali tetapi juga memakan uang yang bukan hak nya. Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel4 April 2025 - (22:37 WIB)Permalink ya, mencari kesempatan, sebenarnya case bisa selesai kalau penjual mau refund Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel6 April 2025 - (07:42 WIB)Permalink Aesdeef , Tokopedia, seller domisili medan, alamat sekitar jne bilal, lagi coba mail lion minta data lengkap dia pas kirim Login untuk Membalas
Eddo6 April 2025 - (08:56 WIB)Permalink Udah aku liat barusan. Itu toko gak jelas GK ada rating dari tokped. Semua stock barang habis semua. Kayaknya lu kena tipu toko ini. Parah 1
Hilman6 April 2025 - (12:49 WIB)Permalink Kejadiannya mirip sama saya, cuma saya gak sampai 7jtan cuma beli popok, penyelesaian dua bulanan. Dan memang begitu toped cuma nyerahin ke asuransi sepertinya dan menganggap cuma perantara. Saya sampai bikin comment di banyak barang penjualnya, untung akhirnya penjualnya mau bantu mungkin karena sudah capek dengan comment2 saya di toko dia dan itu bisa dilihat konsumen lain.
pongkalaero4 April 2025 - (22:07 WIB)Permalink Turut bersimpati Gan, dari 2015 saya berbelanja di Tokped sampai dikecewakan 2x beli barang yang gagal terkirim ke Sulawesi di akhir 2024 kemaren tetap mereka ambil ongkirnya meskipun nilaix tak seberapa hanya 400k klo dibandingkan kerugian di kasus Agan, jawaban pusat resolusinya sangat template dan menjengkelkan, saya kapok dengan Tokped, pindah ke si Oren meskipun semakin waspada beli OL, smoga digantikan rejekix berkali lipat dari musibah itu Gan 🙏 Login untuk Membalas
Tikus4 April 2025 - (23:00 WIB)Permalink Hmm oke. Akan saya kurangi belanja di toped dan aktifkan lagi di shope. Suka ama toped ke tampilannya, tapi jika problem susah ya mending shope aja. Apa ada kaitannya gocap, rugi terus, akuisisi. Rumor nya gojek mau dibeli grab. Tanda tanda ini Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel4 April 2025 - (23:22 WIB)Permalink banyak yang merger, tp yng menempel sistem buruknya saja Login untuk Membalas
Keydil5 April 2025 - (03:14 WIB)Permalink Info nama tokonya gan.. biar jgn ada yg beli di tokonya juga… Modus itu.!! Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel5 April 2025 - (07:14 WIB)Permalink Aesdeef, lokasi seller sekitar jne bilal medan Login untuk Membalas
Phandit5 April 2025 - (13:46 WIB)Permalink Bang kok bisa sih kepincut beli barang di toko yang pembelian terbanyak nya cuman 10 dan rating kurang meyakinkan gitu? 1 Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel5 April 2025 - (14:31 WIB)Permalink gk ada masalah toko jenis apapun, kalo tokopedianya bener mustiny komplain gk diselesaikan sama mereka sebelum proses claim asuransi bener2 clear, mereka lalai dengan sistem keamanan mereka, + penjual juga culas cari kesempatan duit dapet + laptop balik, smoga aja kena tu diciduk legal tokped ky model nyolong cashback tahun2 kemaren 1 Login untuk Membalas
Welly R7 April 2025 - (22:13 WIB)Permalink Duh …kalau harga kurang wajar dan reputasi tidak meyakinkan sy malah lebih baik beli di toko yg lebih mahal tapi reputasi bagus. sepertinya…….anda juga coba mencari kesempatan harga murah, karena domisili anda di jakarta nggak masuk akal kalau sampai harga di jakarta kalah jauh dari medan jika wajar. Akhirnya….. dapat modus deh 1 Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel8 April 2025 - (06:59 WIB)Permalink fungsi belanja pake tokopedia itu kira2 apa ? 1 Login untuk Membalas
Welly R8 April 2025 - (15:56 WIB)Permalink wkwkwk sistem secanggih bank pun bisa dimanipulasi….. lalu kok larinya ke media konsumen. kalau bukti cukup seharusnya ngadu ke ojk atau polisi sekalian biar jelas siapa yg harus ganti rugi sekalian beri pelajaran ke seller tsb apalagi domisili anda di jakarta yg tentunya lebih gampang akses secara nasional. setau saya tokopedia, shopee tidak pernah berinteraksi di sini 1
Azwar5 April 2025 - (17:26 WIB)Permalink Tokped,semenjak di pegang gojek,Penanganan masalah nya kacau. Komplain dilayani bot Komplain di tutup otomatis oleh bot sebelum ada solusi. Bener2 bikin frustasi. Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel5 April 2025 - (17:39 WIB)Permalink lebih tepatnya dari 2024 kemarin om semenjak merger tiktok, kaga ad peduli2nya sama konsumen, bener bot semua isinya jawaban template tanpa solusi Login untuk Membalas
poer7 April 2025 - (06:58 WIB)Permalink Yg pegang toktok asal china, wajar klo bot, mgkg admin tau ny bahasa mandarin, jadi pke bot otomatis ke bahasa indo, lepas tangan aja Login untuk Membalas
lobsterbesar5 April 2025 - (18:41 WIB)Permalink Padahal perusahaan indo ya tapi kalo merugikan pelanggan geram juga, tokopedia harus di bnerin sih dalam mengurus kepuasan konsumennya. Sama lebih di saring lg untuk para penjual yg ga bertanggung jawab. Tingkatin kepercayaan konsumen lagi jgn sampe pelanggan beralih ke toko oren sama item nanti Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel5 April 2025 - (20:12 WIB)Permalink entah kenapa saya jg bingung kenapa tokopedia gk perduli konsumen, hampir di semua sosmed komplainnya sama loh, apa yang di pikiran tokopedia ini, mesti ada sanksi dari kemendag Login untuk Membalas
Devano6 April 2025 - (05:26 WIB)Permalink Klo mau beli online, mending di blibli.com. pelayanan after sales dari marketplacenya bintang 5. Klo ada retur semua ongkir ditanggung blibli/penjual. Klo jadi penjual jangan di blibli karena mereka sangat berat ke konsumen. Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel6 April 2025 - (07:43 WIB)Permalink blibli gk jual bekas, optional lain shopee selain tokopedia Login untuk Membalas
Erlan5 April 2025 - (22:33 WIB)Permalink tokped memang sudah tidak aman.penjual banyak yg tidak amanah..dah setahun sy hapus tokped. lebih enak di di shoppe.aman dan amanah Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel6 April 2025 - (07:43 WIB)Permalink yup sangat mengecewakan dan tidak mau bertanggung jawab tokopedia ini, lambat Login untuk Membalas
Oneplus7 April 2025 - (12:03 WIB)Permalink Ngeri bisa sudah dikirim kurir tp sama oknum kurir dikirim balik bs jd kurir x seller nya kerja sama, dan parah nya lagi tokped diem aja gak klarifikasi…. Mau tanya apa ini system nya selesai otomatis tanpa ada yg klik konfirmasi pas dipusat resolusi??? Login untuk Membalas
NormanPenulis artikel7 April 2025 - (12:33 WIB)Permalink kalo kerjasama oknum kurir kyny engga sih om kurirnya pake rekomendasi tokopedia ( drop jne > oper ke lion > lion gagal x scan > lion kirim balik ke seller ) lucu memang tokopedia, komplain sudah final tgl 25 dinyatakan hilang sistem menyelesaikan komplain dengan dana masuk ke penjual dan bilang asuransi saya sudah di setujui akan cair tgl 27, disini sistem lalai ( kalo belum bener2 clear dengan asuransi kenapa komplain diselesaikan sistem tokopedianya ? kalo chat cs sampai sekarang upaya mereka cmn ngemis ke penjual trf balik ke tokped > baru refund ke saya + penjual culas udah dapet duit ya kabur gk mau tau menau smoga aja diciduk ini seller soalny tokped ada alamatnya pasti dari lion Login untuk Membalas
Iwan10 April 2025 - (06:48 WIB)Permalink Saya udah kapok belanja di tokpet dari 3 thn lalu. Kurang lebih kasus nya sama seperti yg saya alami… Temen temen semua lebih hati2 lagi Login untuk Membalas