Seller Selalu Dirugikan oleh J&T dan TikTok Shop Tokopedia yang Tidak Profesional dalam Menangani Klaim Retur Rusak

Selamat pagi/siang/malam kepada Media Konsumen.

Saya adalah salah satu penjual online di marketplace TikTok Shop dan Tokopedia, ingin menginformasikan tentang dua kejadian pengiriman retur yang rusak, tanpa adanya tanggung jawab dari pihak ekspedisi dan marketplace.

Untuk pengiriman pertama, pada tanggal 7 Juli 2025, saya mengirimkan barang pesanan konsumen ke Jakarta Utara melalui ekspedisi J&T. Nomor resi pengirimannya adalah: JX5339987874. Paket yang saya kirimkan berupa kerupuk kulit dan telah dikemas dengan baik sesuai dengan ketentuan marketplace, menggunakan bubble wrap dan boks. Saya juga selalu mengaktifkan asuransi untuk pengiriman.

Ketika paket diterima pada tanggal 10 Juli 2025, pembeli menginformasikan bahwa isi kiriman rusak dan mengajukan refund serta retur, dengan nomor resi J&T: JX4509392032. Pada tanggal 11 Juli 2025, saya menerima paket retur tersebut dalam kondisi hancur dan saya mengajukan klaim atas kiriman yang rusak tersebut.

Saya sudah menghubungi pusat bantuan TikTok Seller Center dan melampirkan video serta foto isi kiriman yang rusak. Namun pihak TikTok meminta agar seller melampirkan video unboxing dari penerima di Jakarta. Seharusnya, ini adalah tanggung jawab pihak ekspedisi J&T untuk melakukan investigasi dan meminta video tersebut dari penerima.

Dalam pesan tersebut, kami sebagai seller mendapatkan tekanan untuk melampirkan video tersebut secara detail, dan jika tidak melampirkan video dalam waktu yang ditentukan, klaim kami tidak dapat diproses. Pertanyaan saya sebagai seller adalah, jika pembeli tidak memiliki video detail, apakah klaim saya sebagai seller tidak dapat diproses? Hal ini tentu sangat merugikan seller.

Untuk pengiriman kedua pada tanggal 30 Mei 2025, dengan nomor resi: JX5122309844. Kiriman mengalami kendala karena ditolak oleh penerima dan dikembalikan ke seller. Saat saya menerima kiriman retur, saya mendapati kemasan luar sobek, kardusnya sudah gepeng, dan isi kiriman kerupuk kulit hancur.

Saya telah menginformasikan hal ini ke pusat bantuan TikTok Seller Center dan melampirkan video unboxing serta foto kemasan yang rusak. Namun klaim saya ditolak dengan alasan bahwa kemasan luar dalam kondisi baik. Padahal, saya sudah mengirimkan bukti foto dan video yang menunjukkan bahwa kemasan luar sobek dan gepeng.

Berdasarkan pengalaman ini, saya dapat menyimpulkan bahwa klaim asuransi yang ditampilkan di TikTok Shop/Tokopedia dan J&T hanyalah sekadar hiasan dan tidak memiliki manfaat. Saat ada paket yang mengalami kerusakan, pihak J&T enggan bertanggung jawab atau memberikan ganti rugi dengan mencari berbagai alasan dan mempersulit seller.

Doedy Setiawan
Kab. Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

12 komentar untuk “Seller Selalu Dirugikan oleh J&T dan TikTok Shop Tokopedia yang Tidak Profesional dalam Menangani Klaim Retur Rusak

    • 19 Juli 2025 - (08:43 WIB)
      Permalink

      Sebentar
      Ini marketplace tokopedia atau tiktok ?
      Jika tokopedia memang benar ada asuransinya, tetapi jika tiktok, mohon maaf setahu saya belum ada asuransi pengiriman (kecuali asuransi dari ekspedisi).

      Jika memang pembeli beli dari tokopedia, seharusnya aauransi tersebut bisa diklaim, tetapi jika pembeli belinya dari tiktok ya harus urusan ama kurir (karena tiktok tak punya asuransi pengiriman), dan itu sepertinya sulit sih.

      Anyway, semoga urusan ini segera selesai ya.

  • 18 Juli 2025 - (21:30 WIB)
    Permalink

    Betul sekali J&T yg monopoli kurir tiktok.
    Kurir J&T yg sering input tracking fiktif.
    Gak bisa pickup. Nge drop pun gak bisa langsung d scan. Barang retur sering hilang. Paket gak bs d scan pun gak balik, diambil kurir. CS nya robot.

    Laporkan ke YLKI aja!

  • 18 Juli 2025 - (23:03 WIB)
    Permalink

    comment kita disini ga akan ditanggapi okeh tiktok, saya berulang x pecah langsung aja hubungi konsumen daripada nanti retur jadi double ruginya.. TIKTOK Ga pernah menanggapi keluhan kita disini, beda dgn shopee yg lebih kooperatif

    • 19 Juli 2025 - (07:21 WIB)
      Permalink

      Asuransi bukan sebuah tameng perlindungan secara 100%, sudah bnyk kasus yg tidak bisa claim Asuransi. Kasihan penjual dan pembeli mereka yg sudah byr biaya asuransi namun kasusnya tidak terselesaikan. Mending opsional saja pembelian Asuransi. Karena nyatanya tidak bisa berjalan 100% perlindungan nya

      • 20 Juli 2025 - (08:36 WIB)
        Permalink

        Kami seller di Tangsel mulai tgl 6 juli smpai dengan 10 juli 2025 kami kena biaya penyesuian sebesar Rp.168.250 di karenakan konsumen menerima product tidak utuh yaitu slalu kurang ada beberapa konsumen..
        Nah mulai lah kita investigasi mandiri ohh trnyta.dan trnyata memang gudang J&T daerah kami sangat rentan untuk barang hilang..paket kami slalu DLAM keadaan di sobek dan isi yak di curi.dan kami ketemu salah satu sopir yak dan kita berkomunikasi trnyta mulut y bawa alkhol..kami tnya anda hbis minum alkhol dia katakan ia pak kita habis gajian jdi pada pesta miras.smpet mslah ini kami laporkan pihak tiktok tapi kita di anggap angin lalu.
        Kita juga sdh beberapa x banding M kirim unboxing komplit tetapi tetap di kalahkan..
        Kami hnya brpesan kpda seller hati2 trhdp tiktok n J&T kita harus waspada extra hati2 lebih baik beralih k shopee atau bli2

  • 19 Juli 2025 - (03:34 WIB)
    Permalink

    Mending pindah platform perlahan kak, di tiktok shop/tokped sudah banyak kasus yg merugikan seller

    • 19 Juli 2025 - (19:49 WIB)
      Permalink

      Bener bgt. Terutama di kesehatan toko. Itu ada yg aneh systemnyam ampe sekarang itu mereka ga bisa jawab. 3x bikin laporan 2 ditutup. 1 lg biarkan gantung masih.

  • 20 Juli 2025 - (02:24 WIB)
    Permalink

    Memang parah teknologi semakin canggih pedagang semakin menderita ,para platform tahunya menguntungkan sendiri ,semuanya menekan ke seller contoh 1 unboxing tentunya hrs menyakut disemua pihak baik tu seller , user dan juga xpedisi semua pihak mengambil keuntungan masing masing porsi ,tpi ini semuanya menekan d seller se pihak, kelelambatan di xpediisi juga seller yg dijadi sasarannya oleh user, lebih parahnya tittok paling sensitif , terimaksih

  • 20 Juli 2025 - (06:39 WIB)
    Permalink

    Pengemasan nya juga harus diperhatikan. Karena paket selama di perjalanan ditumpuk dengan paket lain. Dimasukkan ke truk pickup juga dilempar². Belum lagi saat dimasukkan ke tas kurir dijejalin ke karung

 Apa Komentar Anda?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Seller Selalu Dirugikan oleh J&T dan TikTok Shop Tokopedia yang T…

oleh doedy dibaca dalam: 2 menit
12