Ilustrasi Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Kirim Sepeda Lipat lewat JNE, Baliknya Malah Wallpanel; Shopee dan JNE Sama-sama Lepas Tangan 17 Mei 202617 Mei 2026 rudi 1 Komentar Alasan pengembalian, barang hilang, criss-cross paket, Customer complaint handling, Customer Service, Dana hasil penjualan, e-Commerce, Ganti Rugi, Isi paket berbeda, JNE, JNE Express, JNE Trucking, Jualan Online, Kebijakan pengembalian barang, Klaim kerugian, Kompensasi kerugian, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, paket hilang, Paket kiriman hilang, pengembalian barang, Pengembalian dana, Potongan hasil penjualan, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Retur paket, Shopee, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman barang pesanan, Status kiriman paket kurir Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Sepeda Lipat Hilang di JNE Trucking, Paket Retur Berisi Barang Orang Lain dan Shopee Lepas Tangan Terima kasih kepada tim Media Konsumen yang sudah menerbitkan surat ini kepada pihak Shopee dan JNE. Saya seller di Shopee yang menjual 1 pcs sepeda lipat seharga Rp1.570.000 dan mengalami kerugian besar akibat kegagalan pengiriman dengan ekspedisi JNE Trucking (JTR) dengan nomor resi: JT57295295050, pengiriman dari Sidoarjo menuju Palangka Raya. Data pesanan: Nomor pesanan Shopee: 260402PQCUX3E3 Resi JNE JTR: JT57295295050 Saya mengirim pesanan melalui resi cashless Shopee di agen JNE pada tanggal 2 April 2026 pukul 17.58. Hingga tanggal 12 Mei 2026, saya tidak mendapat kompensasi apapun dan barang saya belum dikembalikan oleh JNE maupun Shopee. Awalnya status resi berjalan normal, namun kemudian berubah: 26 April 2026 pukul 14.20: Pengembalian pesanan sedang dalam perjalanan menuju lokasi selanjutnya. 30 April 2026 pukul 12.12: Pesanan dikirim dari Banjarmasin ke kota asal untuk dikembalikan ke penjual. Paket gagal terkirim dan dilakukan retur ke saya sebagai penjual. Namun saat paket kembali, isinya bukan sepeda lipat milik saya, melainkan wallpanel yang jelas bukan barang saya. Di barang tersebut pun tertempel resi asli seller lain yang sudah dicoret-coret oleh ekspedisi. Barang yang salah tersebut belum saya unboxing, dan kemudian diambil kembali oleh kurir untuk proses investigasi. Tetapi sampai hari ini sepeda saya belum ditemukan dan belum ada kompensasi. Yang lebih mengherankan, status terakhir justru berbunyi: “Pesanan gagal dikembalikan karena alamat tidak ditemukan, dan saat ini paket sudah sampai di agen Jl. Raya Tebel No. 52 Kec. Gedangan, dan dapat diambil oleh penjual. Silakan hubungi jasa kirim.” Padahal jelas pada tanggal 9 Mei 2026, kurir mengantar barang retur tersebut ke alamat pengembalian toko saya. Saya sudah menginformasikan bahwa barang yang diantar (wallpanel) berbeda dengan barang awal yang saya kirim (sepeda lipat 20 inci), dan kurir pun sudah mengecek dan membenarkan bahwa resi yang tertempel di barang retur tersebut berbeda dengan resi asli kiriman saya. Saya sudah mengajukan komplain melalui CS Shopee berkali-kali dan selalu ditutup. Laporan terakhir dengan nomor 2052987949888106525 hanya dijawab “menunggu JNE” tanpa kejelasan kapan masalah ini diselesaikan. Saya juga sudah mengajukan komplain ke CS JNE Sidoarjo, tapi jawabannya justru lempar tanggung jawab ke Shopee dan mengarahkan untuk komplain di sana. Sungguh pelayanan yang sangat tidak memuaskan dari keduanya. Yang membuat saya sangat kecewa: Barang saya hilang dalam proses pengiriman. Paket retur berisi barang yang bukan milik saya. Status tracking justru tertulis paket bisa diambil sendiri di agen, seolah masalah sudah selesai, padahal barang asli belum kembali. Pihak JNE belum memberikan kejelasan maupun tanggung jawab yang jelas. Pihak Shopee terkesan lepas tangan dan tidak memberikan solusi yang melindungi seller, meskipun barang hilang dalam proses logistik. Saya hanya meminta kejelasan: di mana barang saya, hasil investigasi resmi, dan ganti rugi kehilangan barang senilai Rp1.570.000. Sebagai seller, saya merasa sangat dirugikan karena barang hilang tetapi proses penanganannya justru membuat saya diputar-putar antara marketplace dan ekspedisi, padahal saya sudah kirim dokumentasi, foto, video unboxing, dan kronologi lengkap. Ini bukan pertama kali saya dirugikan oleh JNE. Kasus kedua terjadi pada nomor pesanan 260427UW5UMWX6 melalui platform Shopee, barang berupa sepeda roadbike 1 pcs, pengiriman menggunakan JNE Trucking (JTR) dengan resi JT61958436771. Pengiriman dimulai tanggal 27 April 2026 dari Sidoarjo menuju Sidoarjo. Pada tanggal 29 April 2026 pukul 15.04, muncul status: “Pengiriman ditunda karena pembeli tidak berada di lokasi pengiriman. Pengiriman ulang akan dilakukan besok.” Padahal pembeli menginformasikan bahwa alamat sudah jelas dan sudah siap menerima di lokasi, tapi tidak dihubungi oleh kurir sama sekali. Dengan jasa kirim lain, tidak pernah ada kejadian gagal kirim seperti ini. Barang akhirnya dikembalikan kepada saya dengan kondisi kemasan yang sudah tidak seperti baru (banyak robekan yang mengurangi nilai jual) dan saya harus menanggung kerugian biaya kemasan, biaya iklan, dan biaya operasional yang seharusnya tidak terjadi karena ini murni kesalahan kurir yang tidak mau mengantar paket. Total kerugian dari kasus ini sebesar Rp350.000 akibat potensi penjualan yang hilang. Saya sudah melaporkan ke CS Shopee, tapi jawabannya tidak memuaskan dan tidak ada opsi untuk komplain jika barang sudah dikembalikan oleh ekspedisi. Tidak ada perhatian terhadap kerugian yang dialami seller akibat potensi penjualan yang hilang, padahal bukan kesalahan seller maupun buyer. Total kerugian yang saya alami dari kedua kejadian ini adalah Rp350.000 + Rp1.570.000 = Rp1.920.000. Mohon segera dikompensasi melalui saldo penjualan Shopee saya, mengingat bukti-bukti sudah lengkap dan valid. Terima kasih atas responsnya. Christian Budi Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
rudiPenulis artikel19 Mei 2026 - (10:16 WIB)Permalink parah ya gais shopee hingga pertanggal 19/05/2026 tidak ada tanggapan dan bilangnya penerima yang menolak kiriman, padahal jelas kurir yang menarik paket untuk di investigasi, JNE juga tanggapan selalu sama di investigasi tapi tidak tau kapan estimasinya, dan tidak tanggung jawab atas kejadian ini, saya berencana mematikan JNE saja masih banyak jasa kirim lain yang kredibel, saran saya kalian juga pikir ratusan kali kalau mau make JNE, barang hilang ga tanggung jawab Login untuk Membalas