Shopee dan J&T Cargo Tidak Bertanggung Jawab atas Kerusakan Paket dalam Pengiriman

Saya sebagai penjual, pada tanggal 24 Februari 2025, menjual sebuah barang di Shopee menggunakan kurir J&T Cargo. Pembeli mengajukan komplain bahwa barang tersebut rusak saat tiba, karena kemasan berlubang dan tertimpa barang lain. Nomor pesanan di Shopee: 250219JMS6WGJT dan nomor resi pengiriman J&T Cargo: 200843783524.

Saya tidak bisa mengajukan banding, karena pihak Shopee menyatakan bahwa pengemasan tidak memenuhi syarat. Padahal, saya memiliki video lengkap proses pengemasan yang menunjukkan bahwa kemasan luar menggunakan bubble wrap 3 lapis, stiker fragile, dan tulisan “Awas Kaca”.

Untuk kemasan dalam, saya menggunakan styrofoam di semua sisi dan kardus. Namun, pihak Shopee tetap menyatakan bahwa kesalahan ada di pihak penjual. Padahal, dari foto yang ada, terlihat jelas bahwa barang dikemas sesuai prosedur.

Saya meminta penggantian dana atas kerugian akibat kerusakan barang tersebut. Saya keberatan jika hal ini sepenuhnya dianggap sebagai kesalahan penjual.

Yang membuat saya kecewa, Shopee langsung menyetujui permintaan pengembalian dana dari pembeli, tanpa memberi kesempatan banding terlebih dahulu. Padahal, saya sudah membayar asuransi pengiriman yang dipotong langsung dari penjual. Bahkan, saat barang dikembalikan ke penjual, asuransi tersebut tidak bisa digunakan untuk klaim.

Pertanyaan saya, apa gunanya kita membayar asuransi di setiap pengiriman, jika saat terjadi kerusakan kita tidak bisa mengajukan klaim? Apakah ini cara Shopee untuk mengambil keuntungan tanpa ada pertanggungjawaban?

Michael
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

38 komentar untuk “Shopee dan J&T Cargo Tidak Bertanggung Jawab atas Kerusakan Paket dalam Pengiriman

  • 12 Maret 2025 - (15:12 WIB)
    Permalink

    TnC yang dilampirkan Shopee ada ditulis Packing Kayu, kalau lihat2 di social media saat pindah paket banyak yang dilempar2, memang riskan jika hanya bubble wrap saja jika kirim kaca

    • 12 Maret 2025 - (15:13 WIB)
      Permalink

      Disarankan packing kayu tapi tidak di haruskan, dan kerusakan karena tertimpa di tengah bukan jatuh kena pinggir.

      • 13 Maret 2025 - (04:46 WIB)
        Permalink

        J&T emang banyak masalah.
        Dia suka bikin aturan sendiri diluar marketplace. Ati ati aja pake J&T rxpress maupun cargo mending di non aktifin. Suka nagih ongkir retur COD ditolak diluar marketplace yg harusnya free kalo cod ditolak. Dalam hal ini baru terjadi kalo di marketplace tiktok dan lazada. Dan parah nya tagihnya mandiri diluar marketplace, padahal marketplace sudah info tidak afa lagi tagihan luar platform.

        Non aktifkan saja J&T dan dedengkotnya cargo juga

        Ntah kalo di shopee gimana?

  • 12 Maret 2025 - (22:01 WIB)
    Permalink

    Penjual atau pembeli jangan ikut asuransi pengiriman Shopee, percuma, klaimnya susah, syarat sengaja dibikin seribet mungkin. Dan j&t cargo emang gitu. Dulu sy pernah kirim garam mandi 30 kg gak diantar ke pembeli padahal pembeli dah bayar lunas dgn Shopee pay. Barang sepihak diretur tapi gak dikembalikan ke penjual. Penjual yg disuruh telpon mreka tuk dikasih alamat gudang mreka yg jauhnya naudzubillah minzalik dan penjual yg wajib ambil sendiri barang returan itu ke gudang mreka . Sudah saatnya ucapkan goodbyee pada Shopee dan j&t cargo, tuk cargo pilih aja JNE. Mending kita fokus dagang di lazada dan Tokopedia krn kebijakannya masih lebih baik ktimbang Shopee . Kalo dj Shopee saat ini iklimnya udah ga sehat krn penjual seolah dianggap sebagai karyawan mreka

    • 13 Maret 2025 - (10:47 WIB)
      Permalink

      nah ini saya yang baru tau di kejadian ini, jadi ini yang saya pertanyakan apa guna bayar asuransi di tiap pengiriman jika tidak bisa klaim asuransi?

      • 14 Maret 2025 - (08:23 WIB)
        Permalink

        Mungkin gunanya untuk cuan shopee secara internal.
        Kalau asuransi masih lebih baik Tokopedia atau blibli karena dana akan diganti walaupun tetap ada minusnya

      • 16 Maret 2025 - (08:29 WIB)
        Permalink

        Tidak ada gunanya kak, buat penjual maupun pembeli hanya jadi beban biaya tambahan saja, saya sebagai buyer juga sudah berkali2 merasakan ribetnya asuransi, baik itu claim barang rusak maupun cacat produk

  • 13 Maret 2025 - (03:57 WIB)
    Permalink

    Bantu jawab, kalau pakai jnt cargo barang pecah belah itu wajib packing kayu. Karena barang di cargo pasti lebih berat2 dan besar. Biasanya Mitra nya sudah menginfokan ke seller saat drop off/pick up paket untuk packing kayu paketnya, karena ini yg dikhawatirkan, kerusakan saat diperjalanan/bad handling.

    • 13 Maret 2025 - (19:38 WIB)
      Permalink

      Kirim cermin tnpa packing kayu kak?
      Berani bnget… 🥲

      Kotak perhiasan Akrilik aj kita pke kotak kayu kak, yg dimensinya 40x30x30.

      Mudah2an jd pengalaman yg berharga.

      • 13 Maret 2025 - (23:37 WIB)
        Permalink

        Kaka ini sudah lihat belum lubang di tengah kemasan? Mau di peti kayu pun juga tetap rusak, kalau anda beneran pernah kirim pakai peti kayu pasti tau peti tidak menutup semua barang pasti cuma sisi kanan kiri atas bawah

  • 13 Maret 2025 - (09:20 WIB)
    Permalink

    Mohon maaf nih, paket anda kaca dan besar sekali.. Kenapa ga anda jual offline aja..? Resiko pecah itu sangat besar krn sekalipun sudah tertulis paket anda jgn ditumpuk tetap aja praktek nya paket anda pasti ditumpuk krn paket anda digabung dalam 1 box besar krn memakai pengiriman reguler, jadi ga mungkin ga ditumpuk…

    Lagipula paket kaca sebesar itu, apa ga buat yg anternya kesel krn dibayar ekspedisi cm goceng tapi resikonya tinggi banget..

    Saran saya lain kali klo pun mau jual online jgn pake yg pengiriman reguler, pake yg instan mobil krn emang hrsnya paket anda itu dikirim pake mobil dan tidak digabung dengan paket lain…

    • 13 Maret 2025 - (10:44 WIB)
      Permalink

      Karena Pembelinya ada di luar pulau jawa dan kita sudah packing dengan sangat aman, bayangkan saja 3 lapis bubble, dus dan sterofoam setebal 2 cm bisa sampai tembus.

      kita juga sudah daftarkan ke asuransi, yang jadi masalah adalah kita sudah daftar asuransi pengiriman tapi ada kerusakan di pengiriman tidak bisa klaim asuransi dan shopee serta J&T cargo ibarat lepas tangan, jadi semua resiko di tanggung penjual.

  • 13 Maret 2025 - (11:42 WIB)
    Permalink

    Mengapa tidak paking kayu jika brang tersebut mudah pecah? Apalagi ini pakai j&t cargo yang seperti kita ketahui yang dikirim mempunyai dimensi dan berat dan besar?

  • 13 Maret 2025 - (11:43 WIB)
    Permalink

    Barang pecah belah memang harus packing kayu untuk klaim asuransi jika melewati ukuran tertentu.. Tulisannya memang disarankan, tapi itu untuk kejadian klaim non kerusakan, misalkan barang hilang. Jika barang hilang, lalu anda packing tidak sesuai, tetap tidak diganti dengan alasan packing tidak sesuai, entah apa relevansinya packing dengan barang hilang.

    Kalau kita lihat dari sudut pandang ekspedisinya, kita bisa lihat kenapa mereka buat aturan seperti itu, sebab kinerja kuli angkut dilapangan ya begitu, nggak bisa disuruh hati2 karna dibayar juga murah..belum di keterbatasan armada sehingga harus dijejel jejelin.. Kalau anda mau bayar lebih mahal untuk kualitas yang lebih baik.. Minimal pake JNE reguler lah, atau DHL sekalian, tapi ya ongkosnya anda mau tanggung atau ga? Bisa 100x lipat.

    Saya pengalaman kirim tabung kaca untuk solar water heater.. Ya saya bela2in beli kayu bekas, potong sendiri pake gerinda, bikin palet untuk packing kayu.. Mau ga mau, untung ga seberapa usahanya sampe encok.. Untung skrg udah ga lagi…

    • 13 Maret 2025 - (13:04 WIB)
      Permalink

      di peraturan tertulis di web shopee tidak ada tulisan jika untuk klaim asuransi kerusakan untuk barang pecah belah harus di peti kayu, itu untuk peraturan pengemasan mereka yang buat sendiri, jadi tidak valid jika ada kasus kerusakan terus apa yang tulisannya disarankan mendadak jadi di haruskan.

      tidak bisa di pungkiri bahwa juga ada kelalaian dari pihak expedisi karena ada kerusakan yang terlihat jelas di packing awal, bukan packing tiba dengan kondisi utuh ke pembeli tapi barang dalamnya rusak, bisa di lihat di foto ada bekas lubang tertusuk .

      • 13 Maret 2025 - (14:22 WIB)
        Permalink

        Aturan tertulis vs kenyataan di lapangan. Sayangnya Abby benar, kalau mau jualan di sini yah musti begitu. Memang cacat.

      • 13 Maret 2025 - (19:48 WIB)
        Permalink

        Pernah pesen neon box di tokped. Pecah. Dngan kondisi packing kayu. Diganti lngsung asuransi.

        Paket yg rusak dikirim ke gudang asuransi.

        Semudah itu… Jika sesuai prosedur.

        Oiya ekspedisinya sicepat waktu itu, barang dganti seller kirim ulang by j&t cargo.

        Kesimpulannya paket yg kira2 ringkih ya packing kayu aj kak.

      • 14 Maret 2025 - (11:49 WIB)
        Permalink

        Shopee hanya mencantumkan garis besar dan untuk untuk paket yang ukuran besar serta resiko rusak. Asuransi tetap mengacu pada aturan pihak Expedisi.
        Sebagai Seller ataupun buyer harus paham hal ini karena resiko pengirim yang menanggung

  • 13 Maret 2025 - (12:00 WIB)
    Permalink

    Pihak kurir yg salah tdk hati hati, itu ada tanda lobang tertusuk benda lain, kalo packing kayu sama juga pasti rusak, kecuali kondisi packing bagus ada rusak bagian dalam mungkin masih bisa di terima karena guncangan saat pengiriman, ini adalah kesengajaan kurir menyebabkan paket jadi rusak, kalo tdk dihukum ganti rugi dari jasa kirim,pasti kejadian serupa bisa terulang lagi, kewenangan ada di tangan shopee,pihak jasa kirim hanya nurut aja

    • 13 Maret 2025 - (12:04 WIB)
      Permalink

      nah benar, mau di peti kayu juga tetap rusak, karena sudah ada kerusakan di packing aslinya.
      karena peti kayu cuma melindungi sisi sisinya saja, tengahnya tidak semua tertutup peti.

  • 13 Maret 2025 - (20:38 WIB)
    Permalink

    Bubble disarankan lbh tebal (minimal 3 lapis) dibandingkan packing produk lain. Jd kalau produk 2 lapis, utk kaca mungkin minimal 5 lapis bubble Sy jual skincare, pake bubble 3 lapis dan masuk kardus aja kadang suka penyok2 isinya apalagi bubble di luar, lbh mudah pecah bubblenya karna tertimpa produk lain.

  • 13 Maret 2025 - (23:12 WIB)
    Permalink

    Yg perlu bpk pahami. Isi paket tidak diperiksa pihak cargo. Oleh karna itu, akan lbh mudah bagi pihak asuransi maupun pihak kargo dalam memproses claim barang rusak melalui tingkat kerusakan packing. Kenapa harus pakcing kayu? Krn jika packing nya patah, maka asuransi bisa lebih mudah proses penggantian.

    Saya pernah handle claim asuransi TV 29inchi. Packing kayu nya patah, tv nya msh mulus, tapi layar LCD nya rusak. Dan membayar claimnya tanpa prosedur yg “rumit”. Saya cukup berikan bukti packing kayu yg patah, dan invoice. Dlm beberapa hr langsung di ganti

  • 13 Maret 2025 - (23:36 WIB)
    Permalink

    Fix slah penjualnya…. Saya pengalaman kirim bisa asuransi kalok pakai kayu dan bisa clam lagsung… Barang gt harusnya kayu kak

  • 13 Maret 2025 - (23:46 WIB)
    Permalink

    Berani banget packing kaca kaya begitu hahaha

    Saya juga seller dan barang yang saya jual rata2 piringan besi dan pipa2 besi, coba bayangin kalo packing kaca kaya gitu ketemu paket2 saya yang isinya besi semua, jangan salahin kurir deh, packing kayu dong

    • 14 Maret 2025 - (00:01 WIB)
      Permalink

      Anda sebelum komen sudah di lihat belum ada lubang di tengah barang? Mau di peti pun juga tetap rusak kalau lubang di tengah.

      Itu ada sterofoam setebal 2 cm di dalam kemasan, sterofoam yang padat, di injak orang dewasa pun sterofoam nya tidak gepeng.

      Kurir juga bisa kerja pakai logika kan? , ada tulisan awas kaca gede di tumpuk barang yang jauh lebih berat di atasnya. Kalau kerja asal asalan apa namanya kalau bukan lalai?

      • 14 Maret 2025 - (06:20 WIB)
        Permalink

        Makanya packing kayu, kalau di packing kayu kemungkinan gak kena lubang di tengah. Pintar2 aja packing penjualnya…

  • 14 Maret 2025 - (07:16 WIB)
    Permalink

    Sebelum kirim barang, ya tanyakan dulu ke J&T Cargo, pengemasan yg proper seperti apa. Yg menyalahkan pengemasan tidak proper itu dari pihak jasa kirim, Shopee hanya mempercayai aduan dari jasa kirim.
    Biasanya asuransi juga menolak membayar ganti rugi untuk tuduhan pengemasan yg tidak proper.
    Kalau jadi aku ya, ga mau kirim barang pecah belah apapun lewat ekspedisi, karena mau dibundel berlapis² bubble wrap atau packing kayu juga tetep pecah

  • 14 Maret 2025 - (08:42 WIB)
    Permalink

    Paling gak masuk akal, itu barang pecah belah, saya jual Beras paking plastik di gigit tikus sedikit pembeli ajukan komplen pengembalian dana di setujui degan alasan paking nya tidak standar, pembeli untung beras dan untung uang kembali. Saya minta pengembalian barang ke shopee alasan gak bisa karna bocor nanti habis di jalan. Saya rugi barang akhir nya.

  • 14 Maret 2025 - (14:33 WIB)
    Permalink

    Better kedepannya dipastikan lg ke pihak ekspedisinya deh. Ketentuannya gimana, biar ga ada celah dari pihak ekspedisi untuk nolak klaimnya selama sudah sesuai dg ketentuan ekspedisi.

  • 14 Maret 2025 - (21:07 WIB)
    Permalink

    Kurir gak peduli mau ditulis fragile juga tetep disatukan sama barang lain jgn kan kaca sy beli ranjang/dipan besi bengkok padahal kurir reg ongkir ratusan ribu tetep aja cacat mungkin karna berat kurir malas angkat langsung dijatuhkan dr mobil bagusnya pake kurir toko/khusus

  • 14 Maret 2025 - (22:57 WIB)
    Permalink

    Memang salah pihak kurir nya tapi salah juga penjualnya.
    Pihak asuransi juga pengen untung ga mau rugi maka di buatlah syarat syarat tertentu agar nanti kalo ada yang klaim bisa buat alasan untuk menolak klaimnya intinya biar untung.
    Coba kalo penjual pake packing kayu , mau itu packing kayu yg secara logika ga membantu banget untuk kasus di atas . Pihak asuransi ga punya lagi alasan untuk menolak klaim

  • 16 Maret 2025 - (00:41 WIB)
    Permalink

    Sekalipun sudah ada tanda stiker awas barang pecah, yg nama nya paket pasti nga bisa di hindari, bersentuhan sama paket yg lain tertindih dll,
    Apalagi barang nya mudah pecah, selain bubble wrap atw
    Memang harus packing lebih Septi untuk menghindari hal yg tidak di inginkan,
    Yah packing kayu nya juga jangan sisi sisi nya doang,
    Gimna cara logika klw tertindih barang lain kecil kemungkinan tidak akan tembus,

  • 18 Maret 2025 - (12:51 WIB)
    Permalink

    Saya salah satu seller di Tokopedia, belum lama ini ada pesanan LED TV 42″, toko saya tidak mengkhususkan jualan elektronik, hanya toko kecil yg jualan produk apa saja, seringnya produk dari flash sale saya jual lagi, salah satunya LED TV 42″, waktu itu saya beli di Blibli, saya terima paketnya tanpa packing kayu, hanya dilapisi plastik wrap(bukan bubble wrap) tapi tidak ada yg pecah, oleh karena itu saya juga packing untuk dijual lagi tanpa packing kayu, dikirimnya via REX Cargo karena bisa request pickup, sebenarnya udah langga an pake JNE tapi karena JNE tidak bisa request pickup, jd pakai yg mudah saja, ternyata pas sampai tujuan TV nya pecah, pembeli komplain tapi saya tolak hanya dengan menyertakan bukti video klo TV nya berfungsi sebelum dikirim tanpa adanya video packing, lalu pembeli ajukan banding untuk klaim asuransi, klaim pun disetujui, tinggal nunggu barang dikembalikan ke pihak asuransi dan klaim pun cair, memang agak lama sih tapi untungnya pihak asuransi mau ganti, jd antara pembeli dan penjual tidak merasa saling dirugikan.

    Saya sih tidak kepikiran klo produknya sampai rusak diperjalanan dan semisal pihak asuransi tidak mau mengganti kerusakan berarti saya yg rugi dan mulai sekarang saya g mau jualan produk pecah belah yg ukurannya besar karena resikonya jg besar, packingnya jg bikin ribet, mending cari aman saja.

  • 18 Maret 2025 - (16:52 WIB)
    Permalink

    JNT express via tokped ini jg bermasalah untuk order saya out of schedule. Barang diputar2in kemana2 padahal masih sama2 jakarta. Keterangan cuma menunggu. Komplain ke call center malah jawaban cenges2an. Komplen tokped bot yg jawab. Komplen buang2 waktu yg jawab pada temple bot.

  • 21 Maret 2025 - (13:31 WIB)
    Permalink

    Sekedar Update untuk keluhan ini, Pihak Shopee & J&T cargo sudah menyetujui untuk klaim asuransi dan kerugian sudah di bayarkan penuh.

    saya mengucapkan banyak terima kasih untuk bantuan media konsumen, serta kebijaksanaan dari pihak shopee dan J&T Cargo.

    semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dalam menanggapi keluhan konsumen.

 Apa Komentar Anda?

Ada 38 komentar sampai saat ini..

Shopee dan J&T Cargo Tidak Bertanggung Jawab atas Kerusakan Paket…

oleh Imperium dibaca dalam: 1 menit
38