Kurir SPX Serahkan Paket ke Orang Asing yang WA Mengaku Pembeli, Shopee Tetap Menangkan Kurir

Saya kecewa dengan pesanan saya di Shopee, berupa pembelian 2 ponsel iTel A100C 3GB/64GB (Garansi Resmi iTel) untuk hadiah orang lain, pada tanggal 3 Maret 2026. Pesanan tersebut dibeli di Shopee Mall yang seharusnya terjamin keasliannya.

Paket tersebut dikirim melalui kurir SPX Instan, dengan nomor pengiriman: 2984248375374336681. Tiba-tiba ada informasi bahwa kurir mendapat WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai saya, dan meminta paket diantarkan ke titik yang berbeda—padahal di aplikasi Shopee tidak ada nomor HP kurir yang bisa saya hubungi secara langsung di luar aplikasi. Paket pun diantarkan ke Cempaka Putih Tengah 26 dan diserahkan ke kurir Maxim, padahal seharusnya diantarkan ke Cempaka Putih Tengah 22A.

Setelah membalas chat WhatsApp orang tidak dikenal tersebut dan menyerahkan paket ke kurir Maxim, kurir baru menghubungi saya melalui aplikasi Shopee untuk menginformasikan bahwa paket sudah diantar. Saya langsung menginformasikan bahwa saya tidak mengenal penerima tersebut dan tidak pernah menghubungi kurir melalui WhatsApp. Kurir kemudian mengirimkan screenshot percakapannya dengan orang yang mengaku sebagai saya—tapi setelah itu kurir tidak merespons saya lagi, baik melalui Shopee maupun nomor saya yang terdaftar di aplikasi. Kurir pun langsung menyelesaikan status pengiriman paket tersebut.

Saya kemudian mengajukan komplain ke Shopee. Namun tanggapannya selalu sama—tim mediasi Shopee selalu membela kurir SPX dan menyatakan paket sudah diterima oleh orang yang mengaku bernama Anugrah berdasarkan keterangan kurir tersebut. Padahal saya sudah mencoba menghubungi nomor yang diberikan kurir itu, dan setelah dicek melalui GetContact, nomor tersebut teridentifikasi sebagai nomor penipu ojol.

Sudah jelas ada indikasi kerja sama antara kurir SPX dan penipu yang mengaku sebagai saya. Logikanya, bagaimana saya bisa menghubungi kurir SPX melalui WhatsApp kalau nomor kurir tidak tercantum di aplikasi Shopee? Yang tahu nomor kurir hanyalah kurir itu sendiri dan penjual. Namun berkali-kali tim mediasi Shopee tetap membenarkan hal tersebut.

Komplain pertama saya ditutup secara sepihak oleh Shopee pada tanggal 23 Maret 2026, dengan alasan barang sudah diserahkan kurir kepada orang yang mengaku sebagai saya melalui WhatsApp—padahal semua bukti screenshot dan video komunikasi dengan kurir melalui chat Shopee sudah kami berikan.

Kasus dibuka kembali, namun hasilnya sama. Begitu pula dengan komplain berikutnya—total 3 kali komplain via chat dan 2 kali via telepon ke Shopee Platinum, semuanya berujung pada kesimpulan yang sama.

Hingga tanggal 3 April 2026, Shopee menyatakan hasil tersebut sudah final dan saya tidak bisa komplain lagi. Uang dinyatakan hilang dengan alasan yang sama—bahwa menurut pernyataan kurir, HP sudah diterima oleh orang yang mengaku bernama saya. Padahal sudah jelas tidak ada kontak kurir yang bisa saya hubungi di luar aplikasi Shopee.

Terlampir bukti-bukti pembelian saya:

  • Bukti pesanan, dengan nomor: 2603024MBCPJ2Q.
  • Produk yang dipesan: 2 ponsel iTel A100C 3GB/64GB Garansi Resmi iTel.
  • Nomor pengiriman SPX Instan: 2984248375374336681.
  • Bukti chat dengan driver melalui aplikasi Shopee.

Sudah jelas bahwa yang mengenal kurir adalah pelaku penipuan tersebut. Dan kenapa kurir mau menyerahkan barang ke orang yang tiba-tiba menghubunginya, padahal nomor kontaknya berbeda dengan yang terdaftar sebagai pembeli, dan titik pengantarannya pun berbeda?

Saya merasa proses investigasi ini tidak adil. Semua bukti sudah jelas mengarah pada tindak penipuan dan kelalaian kurir, tapi saya yang harus menanggung kerugian—barang tidak diterima, uang pun hilang.

Yang mana kesalahan kurir adalah:

  1. Menyelesaikan orderannya tidak sesuai titik lokasi alamat saya.
  2. Komunikasi tidak via aplikasi dengan orang yang mengaku saya.
  3. Sudah jelas tidak ada nomor kurir yang dapat kami hubungi selain via Shopee chat/telepon.
  4. Setelah paket diberikan ke orang yang mengaku dan titik berbeda dengan orderan, baru kurir konfirmasi via chat Shopee bahwa barang tersebut telah diberikan sesuai informasi di WhatsApp, dan saya langsung merespons chat tersebut bukan saya yang ngechat. Kenapa kurir tidak dari awal sebelum menyerahkan paket tersebut konfirmasi dulu via chat/telepon Shopee, malah merespons WhatsApp orang tersebut yang mengaku saya?

Saya berharap ini bisa ditindaklanjuti oleh Shopee. Sudah jelas semua bukti terlampir, tapi kenapa tim investigasi Shopee hanya melakukan mediasi ke jasa pengiriman tanpa mengonfirmasi ke kami, lalu memutuskan secara sepihak? Padahal pihak Shopee sudah berjanji akan menghubungi kami melalui telepon.

Terima kasih.

Anugrah
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

6 komentar untuk “Kurir SPX Serahkan Paket ke Orang Asing yang WA Mengaku Pembeli, Shopee Tetap Menangkan Kurir

    • 20 April 2026 - (15:17 WIB)
      Permalink

      laporkan ke polisi si kurirnya dan shopeenya juga, turut serta melakukan tindakan kejahatan (bersekongkol dengan penipu)

      bukti :
      alamat antar tidak sesuai dan fakta ini diabaikan oleh shopee

      foto penerima adalah bukan ente/ org yg ente kenal (ini jg merupakan fakta/bukti kuat)

      shopee mengabaikan fakta dan hanya berpegang pada nama ANUGRAH (dimana shopee mengabaikan fakta bahwa nama anugrah itu ada banyak dan bisa saja hanya ngaku2 nama anugrah)

      intinya : shopee turut serta melakukan tindakan kejahatan

      minta ganti rugi materiil dan imateriil (ini jumlahnya bisa amat sangat fantastis)

      yg harus dipertimbangkan adalah bagaimana penipu tahu nomor wa kurir (bisa dr kurir, bisa dr kebocoran data di shopee / spx, bisa jg dr pihak penjual)

      2
      1
  • 21 April 2026 - (16:57 WIB)
    Permalink

    Sepertinya ada yng melakukan intercept saat delivery SPX kepada Penerima (buyer) ada 3 pihak yang terlibat yaitu Seller, Kurir dan Buyer.

    Seharusnya Shopee melakukan investigasi untuk ketiga pihak tersebut dan secara jelas pengiriman harus ke alamat pemilik, jika di intercept seperti ini harusnya Shopee melihat kelalian dari SPX bukannya meng”anak emas”kan SPX.

    Semoga ada kabar baik untuk TS.

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Kurir SPX Serahkan Paket ke Orang Asing yang WA Mengaku Pembeli, Shope…

oleh Anugrah dibaca dalam: 3 menit
6