Produk Sudah Diretur, Dana 3 Juta Rupiah Malah Diteruskan ke Penjual

Pada tanggal 23 Januari 2025, saya mengembalikan produk kepada penjual di Tokopedia, karena barang yang saya terima memiliki banyak masalah dan tidak sesuai dengan deskripsi. Nomor invoice: INV/20250117/MPL/4401418613. Saya juga mengajukan klaim ongkos kirim, yang hingga saat ini belum saya terima. Saya memohon kepada tim Tokopedia untuk segera memproses klaim ongkos kirim saya.

Pada tanggal 29 Januari 2025, penjual menginformasikan bahwa mereka tidak menerima barang yang saya kembalikan, yaitu GoPro Hero Max 360. Menurut penjual, yang mereka terima hanya baterai dan aksesoris seperti tripod, dll.

Pada tanggal yang sama (29 Januari 2025), tim Tokopedia memulai proses investigasi yang akan berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak penjual menyampaikan sanggahan.

Pada tanggal 5 Februari 2025, tim Tokopedia menginformasikan bahwa investigasi tidak dapat dilanjutkan karena penjual tidak memiliki video unboxing. Sebagai hasilnya, dana akan dikembalikan kepada saya (pembeli) pada tanggal 6 Februari 2025.

Namun, pada tanggal yang sama (5 Februari 2025), penjual menyatakan akan menanyakan kepada istrinya, dengan alasan bahwa istrinya yang menerima paket. Saya merasa sangat bingung dan curiga bahwa ini adalah modus penipuan baru. Ternyata, penjual mengirimkan video unboxing yang sudah direkayasa (barang dibungkus ulang) seolah-olah sebagai bukti unboxing. Padahal, proses investigasi dari Tokopedia sudah dihentikan.

Pada tanggal 26 Februari 2025, tim Tokopedia tiba-tiba melepaskan dana saya kepada penjual tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada saya. Saya merasa sangat dirugikan karena nominal tersebut cukup besar bagi saya.

Dengan postingan ini, saya meminta tim Tokopedia untuk bertanggung jawab atas pelepasan dana saya yang dilakukan secara sepihak. Saya berharap tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa seperti saya. Saat ini, saya sangat trauma untuk berbelanja di Tokopedia dan akan menghapus aplikasi tersebut jika dana saya tidak dikembalikan.

Aditya
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

33 komentar untuk “Produk Sudah Diretur, Dana 3 Juta Rupiah Malah Diteruskan ke Penjual

    • 13 April 2025 - (10:13 WIB)
      Permalink

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

  • 7 Maret 2025 - (13:18 WIB)
    Permalink

    parah sih, barang sudah dikembalikan ke penjual tapi dana tetap diteruskan ke penjual.
    trus gunanya pusat resolusi dan tokped care apa ya?
    KONYOL BANGET TOKOPEDIA!

    • 13 April 2025 - (10:14 WIB)
      Permalink

      Tidak ada gunanya Tim Tokopedia Care, bodoh semua menurut saya.

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

  • 7 Maret 2025 - (13:22 WIB)
    Permalink

    saya malahan belanja pas tgl 23 Januari kmaren, trus status barang sudah hilang, dana refund saya malah tidak dikembalikan, hadeh tokopedia

    • 8 Maret 2025 - (06:07 WIB)
      Permalink

      Makanya smart dikit guys kalo belanja tuh di lihat dulu review tokonya bagus apa gak,trs sudah brp byk barang yg mereka jual..be smart lah krn nyari duit itu susah loh 👍☺️

      • 8 Maret 2025 - (11:36 WIB)
        Permalink

        Up dan berbagi pengalaman juga.
        Kita karena kemiskinan sll akan mudah terpancing barang murah atau sengaja memang nyari yg murah itu wajar.
        Saran jng pilih toko yg gak proper apa lg elektronik bekas.
        Harus bnr2 selektif. Toko yg asal2an dan foto barangx jg biasax gbs dipercaya. Sll akan manfaatin celah. Apa lg jk pembeli dr luar jawa. Memanfaatkan ongkir malas. Krn kami di pedalaman kurir tdk masuk. Batas waktu hbs dll. Maka komplain sangat tdk bs.
        Dulu tokopedia paling bersih dr penjual penipu. Memang cara hidupx dr situ. Resseler produk sampah dr cina jg byk yg nipu, brg sll kurang, tdk sesuai dll.

        Produk sampah cina, printilan kecil2 hrg murah itu meskipun terjual jutaan tp gbs amanah.

        Toko eletronik bekas, spt laptop dll. Komplain tokopedia pun ya bgini akhirx. Jd ya yg sy lakukan chat penjual ttg kondisi barangx bgmn, sy sejujurx dan blg ya sdh gpp, g maslh. Urusan ini kita lanjutkan di akhirat sj ya kak.

        Sy sll chat bgt. Dan ringan beban hidup sy. Ikhlaskan sj stlh solusi mentok dan tdk tercapai. Jk kita jjr dan jd korban. Sy sll percaya Alloh akn ganti. Dan hidup mereka si para tdk amanah ini, dunia akhirat jelas merugi. Pasti kontan jg kok di dunia balasanx. Gak percaya silahkan lakukan kejahatan menipu ini.

        1
        1
      • 8 Maret 2025 - (13:00 WIB)
        Permalink

        Kebiasaan buruk e-commerce salah satunya seperti ini, apalagi kalau penjualnya tukang tipu malah kita yang rugi waktu, tenaga dan uang. Capek deh dan memang harus teliti dan lihat review penjualnya supaya tidak tertipu seperti ini. Somasi aja

      • 12 Maret 2025 - (18:26 WIB)
        Permalink

        Kalo retur via tokopedia sdh 2 kali saya lakukan krn barang yg dikirim gak sesuai.saya kembalikan barangnya, trus uang nya balik lagi di toped saya.
        Mengenai case tadi, pembeli minta retur, trus penjual merasa barang ada yg kurang…, revisi dari kata2 penjual dimana yg pertama bilang tdk ada unbox, terus direvisi mjd ada unbox nya.. pertanyaan saya, bgmn meyakinkan kalo unbox itu bkn unbox pertama kali, tetapi unbox yg kedua dan ketiga kalinya…susah untuk menjawab.., toped harus punya aturan kuat mengenai trx seperti agar tdk ada pihak yg dirugikan

      • 13 Maret 2025 - (19:10 WIB)
        Permalink

        Ak jg mau bagi pengalaman buruk d tokped beda ny ak bli hp 3,5 jt an tpi bermasalah krn tokonya gk ngirim2 smp 3 hrian d chat gk bls pdahal sblum co bls lltrus chat ak, ak smpe ksel tiba2 toko ngchat sruh cancel akhirnya ak cancel dan beli offline, ehh mlh sma toko gk d acc cancelnya dan d kirim kyk penipuan gtu.. jdi ak gk mau ambil pketnya krn takut penipuan gtu ak lapor d tokped tanggapannya cman bla2 gk ad kepastian mlh belain seller pdahal ak udh krim bukti klw seller minta cancel.. otomatis pas pket dtang gk ku ambil alasan takut d tipu dan boommm seller langsung nanggapi keluhan ak d tokopedia seolah2 ak yg slah, ak jg smpet apload d mk ini tpi tokped beda sama shpee gk ad respon.. yah akhirnya berlarut2 smp 2 blnan bru uang ku balik..

    • 13 April 2025 - (10:15 WIB)
      Permalink

      Tokopedia sekarang lagi butuh dana potongan dari penjualan toko, jadi baik penipuan atau tidak, tetap diselesaikan pesanannya. karena dapat komisi dari penjualan yang terselesaikan.

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

    • 13 April 2025 - (10:19 WIB)
      Permalink

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

  • 7 Maret 2025 - (20:28 WIB)
    Permalink

    Ini sih parah banget, 3 juta di lepas begitu aja.. jangan jangan ini modus kang, sengaja dikirim barang rusak, berharap di terima, kalo gagal adu komplain terus memanfaatkan celah dan berhasil ngambil barang + uang pembeli 😭😭😭

    Busyet modus mafia ini mah.. terus ramai kan kang, 3 juta itu Uang besar sekali, jangan sampai Lolos. Semoga segera di tanggapi.. semangat

    • 13 April 2025 - (10:19 WIB)
      Permalink

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

  • 7 Maret 2025 - (22:05 WIB)
    Permalink

    Emang MP sampah sih, udah beberapa kali belanja di MP ini estimasi barang datang tidak pernah sesuai, kapok dah belanja disini.

    • 13 April 2025 - (10:20 WIB)
      Permalink

      Update pertanggal 12 April 2025, belum ada tanggapan/penyelesaian dari Tokopedia. Up lagi kasus permasalahan ini, Tokopedia sangat merugikan pembeli. Dengan Nominal Rp.3.000.000.- itu menurut saya cukup besar jika hilang begitu saja. padahal barang yang sudah dikembalikan ke penjual, tidak dikirimkan kembali lagi kepada saya lagi. saya gatau kenapa Tim Tokopedia Care ini bodoh sekali dengan cara penipuan kakap seperti ini masih bisa di kebobolan. Up Tokopedia ga becus.

  • 8 Maret 2025 - (04:07 WIB)
    Permalink

    Harusnya admin tokped meminta video packing dari pembeli, bukannya malah meneruskan dana kepenjual, pdhal sesuai investigasi awal aja si seller ga bisa buktiin video unboxing, kenapa malah dana diteruskan ke penjual, hadeh admin tokpes sudah mulai ga adil ini, minimal adil dan bijak dalam menyikapi pembeli dan penjual

    • 14 Maret 2025 - (05:17 WIB)
      Permalink

      Jgn berharap dgn admin toped… Mereka ga bener2 kerja… Ada yg baik ada yg terima gaji buta dan parahnya satu kasus bisa ganti2 tuh admin toped nya yg nangani alhasil keputusannya kadang berulang2 gantung… Proses lewat polisi aja kl utk admin toped nya kl tdk konsumen akan dirugikan terus ntah dr sisi penjual ataupun sisi pembeli … Krn mereka tdk punya tanggungjawab sama sekali apalagi sekarang setelah diakusisi tiktok semakin parah

  • 8 Maret 2025 - (04:24 WIB)
    Permalink

    Aduh sblm beli cek dulu tokonya. Itu memobali ngk ada pembelinya. Kenapa beli di toko spt itu. Cari toko yg berbintang dan barang2nya ada pembelinya yg masuk akal

  • 8 Maret 2025 - (05:14 WIB)
    Permalink

    saya liat t0ko nya cuma ada 3 pr0duk, itu pun t3rjual 5 dengan 2 ul4san 😅😱…. kok mau b3li di sell3r macam gitu??
    b1nggung saya m4h

    • 12 Maret 2025 - (11:30 WIB)
      Permalink

      Jgn di hapus dlu aplikasinya, tunggu uang mu kembali, uang 3 juta bukan uang yg sdikit… Parah emng, tolong itu pegawai tokopediacare di setel ulang pegawainya… Pecat yg kinerja nya nol besar…

  • 8 Maret 2025 - (12:18 WIB)
    Permalink

    memang terkadang admin tokopediacare, otaknya rada²..sebaiknya admin seperti itu dipecat saja, karena akan membuat belanja di tokopedia menjadi menakutkan bagi pembeli..

  • 8 Maret 2025 - (12:27 WIB)
    Permalink

    Toped sudah mulai ga jelas, sya sering belanja di toped cuma sebatas di proses nunggu berhari hari ga taunya di cancel by sistem, udah Parah mo tutup kali toped, beralih ke sebelah

  • 8 Maret 2025 - (13:31 WIB)
    Permalink

    Saya termasuk pelanggan setia Tokopedia karena gak pernah dapet masalah.. tapi kalau liat pengalaman orang lain dengan nominal segitu, jadi ngeri juga.. coba dong @Tokopedia klarifikasi..

  • 8 Maret 2025 - (15:41 WIB)
    Permalink

    Menurut sayà, tokopedia yg pd saat ini sbg pihak penjembatan antara penjual dan pembeli, sdh mengambil posisi sbg hakim. Dimana keputusannya tidak adil. Pdhl tokopedia secara hukum tdk punya hak utk memutuskan itu. Apabila anda punya waktu dan energi yg lebih, lbh baik anda tuntut tokopedia ke pengadilan krn membantu penipuan serta menimbulkan kerugian. Krn seyogyanya toped hrs benar2 bersikap adil dg bukti2 yg ada, dan tdk asal mengambil keputusan seenaknya laksana hakim di pengadilan. Syukur2 toped diberi sanksi/hukuman sehingga kedepannya tdk seenaknya mengambil keputusan yg merugikan.

  • 9 Maret 2025 - (10:07 WIB)
    Permalink

    kalo liat kasus sangat tdk rekomen beli barang seken toped karna penjual bebas kirim barang rusak/tdk sesuai iklan lalu dimenangkan mungkin utk mendapatkan fee dr seler, sblum juga ada beli hp fullset dikirim hp batangan + dus oplosan tp seler yg dimenangkan duh makin ancur kualitas sdm toped.

  • 12 Maret 2025 - (09:25 WIB)
    Permalink

    Kalau saya lihat kronologi waktunya, dari 6 Februari 2025 sampai 26 Februari 2025, itu sepertinya pembeli absen melakukan tindakan di aplikasi Tokped, khususny setelah video dari istri penjual diupload di sistem. Dan ingat bahwa chatbox komplain itu tidak dihitung sebagai respons, mau berkomentar berapa banyak pun tetap tidak disebut respons. Respons adalah mengklik atau mengapload bukti untuk membantah bukti dari penjual. Di situ pembeli mungkin absen dr tanggal 5 samapai tanggal 26

  • 12 Maret 2025 - (09:38 WIB)
    Permalink

    Halo bro, baca yang benar, kenapa bisa estimasi waktunya lama seperti itu? Karena dari pihak Tokopedia melakukan investigasi, kenapa saya skip pertanggal lainnya? Karena cuma info investigasi, investigasi, dan investigasi saja. Penjual melampirkan video setelah proses investigasi dinyatakan selesai/tidak bisa dilanjut. Saya yakin anda ga sebodoh itu.

    • 11 April 2025 - (08:46 WIB)
      Permalink

      tapi pihak tokopedia pada tanggal 5 kan bilang kalau tidak ada komplain dri penjual sampai tanggal 6 jam 14.53 dana akan di kembalikan ke pihak pembeli, saya mau tau respon tokopedia setelah itu apa ya bang ?

    • 11 April 2025 - (16:15 WIB)
      Permalink

      kan lumayan alot tuh kasusnya, dri tgl 5 – 29 nah informasi yang ada hanya sampai tanggal 6 itu. setelah penjual mengirim video unboxing tersebut yang memang kelihatan seperti di “rekayasa” karna penjual mengakui sebelumnya bahwa tidak memiliki video unboxing barangnya. setelah video itu pihak tokped menyuruh anda sebagai pembeli untuk mengirim bukti apa? sampai ke pihak tokped memutuskan untuk meneruskan dana ke penjual. Mohon Infonya bang

  • 13 Maret 2025 - (19:33 WIB)
    Permalink

    Udahlah beli offline ajalah lebih aman.. Kasian pedagang sekitar sepi kalau beli online semua.

  • 3 Mei 2025 - (10:07 WIB)
    Permalink

    Ini sudah sangat parah, diteruskan begitu saja. Betapa *****nya admin Tokopedia Care ini, ***** se*****-*****nya. Tak ada kata lain untuk mendeskripsikan tim Tokopedia Care. Atau mungkin mau cepat akhiri case dengan pro ke penjual, entahlah. Antara ***** dan overload.

    Turut prihatin akan yang anda alami. Semoga gak stress.

    Anda juga beli dari toko yang kurang reputable sama sekali, mudah mudahan belajar banyak dari kesalahan besar ini.

    Kasus saya gak sebesar anda kerugiannya, kerugian saya Rp 1.152.000
    Saya beli Imoo Z1 dari vendor yang sangat sangat terkenal dan reputable 4.5 star.

    Saya punya unboxing video yang detail menunjukkan packing dan tracking number dengan jelas, tak ada kerusakan packing, namun ajaibnya jam gak ada di dalam dus, dan segel dus sudah unsealed, udah gak BNIB lagi. Nomor invoice 578403941554095365.
    Penjual yang sangat reputable ini sudah upload video unboxing dan berkali-kali dia menyalahkan kurir.
    Tapi admin idiot bot super ***** membuatkan investigasi yang berlarut larut berminggu-minggu gak jelas, dan mengatakan sedang investigasi ke kurir. Begitu terus.
    Saya diminta untuk cek IMEI yang ada di dus dan hasil verifikasinya dari website Imoo. Saya berikan hasilnya, disuruh nunggu lagi.

    Saya dan penjual lama sekali menunggu. Sampai akhirnya hari ini diputuskan bahwa kurir tidak membongkar. Jadi dana diteruskan ke penjual. Begitu saja solusinya.

    Admin ***** ignore video unboxing saya yang sangat detail.

    Saya sudah pasrah daripada stress
    Karena belajar dari surat anda pun tak direspon udah sejak Januari 2025, gak ada gunanya saya membuat surat di sini.

    Saya sudah belanja hampir seratus juta atau bisa jadi lebih di Tokopedia sejak awal awal, hanya baru kali ini mengalami kasus.
    Mulai sekarang saya tak pakai lagi To**lpedia untuk bayar bill apapun, untuk belanja apapun.

    Ke laut lah Rp 1.2 juta itu.
    Saya memilih move on.
    Marketplace yang satu ini sudah terlalu problematik, pastinya hanya menunggu kehancuran apabila tak berbenah.
    Admin Tokopedia Care terlalu “*****” karena mungkin jumlah staff mereka dipangkas banyak dan harus menyelesaikan ribuan case atau mungkin lebih dengan SDM yang overload, dan mungkin juga *****.

 Apa Komentar Anda?

Ada 33 komentar sampai saat ini..

Produk Sudah Diretur, Dana 3 Juta Rupiah Malah Diteruskan ke Penjual

oleh ADITYA dibaca dalam: 1 menit
33