Hati-Hati Headline Keluhan Surat Pembaca Tagihan OVO PayLater Rp7 Juta di Grab, Padahal Tak Pernah Daftar dan SLIK Kol 5 2 Desember 202510 Desember 2025 Yola 25 Komentar aktivasi layanan, Akun Pengguna, Call Center, Cashless Payment, Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, Debt Collector, Dompet Digital, e-KTP, Fintech, Fraud, Grab, Histori transaksi, Keamanan akun, Keamanan data, Kolektibilitas Kredit, Kredit online, KTP, Notifikasi transaksi, One Time Password, OTP, OVO, OVO PayLater, PayLater, Penagihan, Penyalahgunaan akun, Penyalahgunaan data, sanggahan transaksi, Sistem keamanan, Skor Kredit, SLIK OJK, Verifikasi, Verifikasi Data, Verifikasi Pembayaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Tim OVO, OVO PayLater, dan Grab, Saya ingin menyampaikan keluhan serius terkait beberapa hal yang sangat merugikan saya sebagai pengguna, yaitu aktivasi OVO PayLater tanpa persetujuan, proses verifikasi data pribadi yang tidak jelas, serta lamanya pembaruan data diri pada akun saya. Berikut data akun saya: Nama akun OVO: Yosefin Yola *. ****** Email terdaftar: yola************@gmail.com Nomor telepon terdaftar: 0878-****-**43 Saya adalah pengguna Grab yang terverifikasi serta pengguna OVO yang juga terverifikasi. Namun, akun tersebut tidak terlalu aktif, karena saya lebih sering menggunakan Gojek untuk transportasi dan makanan. Terakhir kali saya memesan Grab adalah di awal bulan Oktober 2025 dan itu menggunakan OVO Cash, bukan Paylater. Saya juga baru mengetahui bahwa OVO memiliki fitur Paylater setelah menerima tagihan ghoib yang tidak jelas ini, mencapai lebih dari Rp7 juta. Kemudian, sekitar akhir bulan Oktober 2025, saya menerima telepon dari tim penagihan OVO Paylater yang menyatakan bahwa saya sudah terlambat 104 hari. Mungkin jika dihitung sampai hari ini, sudah lebih dari 100 hari. Saya sangat terkejut, kenapa tiba-tiba ada tagihan OVO Paylater? Tak lama setelah itu, saya dihubungi melalui chat oleh pihak penagihan, yang berasal dari PT Polaris. Saya menjelaskan bahwa saya tidak menggunakan OVO Paylater dan juga tidak menerima email yang menyatakan bahwa saya menggunakan OVO Paylater. Namun, pihak penagihan malah meminta saya untuk menjelaskan kepada pihak OVO atau Grab. Ketika saya mencoba menjelaskan dengan menelepon call center OVO, mereka hanya mengatakan bahwa masalah ini akan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, tetapi tidak ada penjelasan lebih lanjut. Pihak OVO juga tidak bisa menjelaskan transaksi yang mencapai Rp7 juta itu digunakan untuk apa, apakah untuk membeli makanan atau pergi ke mana. Mereka tidak bisa memberikan penjelasan dan tidak terdeteksi. Setelah 3 hari, saya kembali dihubungi melalui chat dan telepon oleh pihak penagihan OVO Paylater, dan ketika saya mengadu ke pihak OVO, yang saya dapatkan malah solusi berupa pengingat untuk membayar tagihan OVO Paylater saya yang sudah terlambat lebih dari 100 hari. Padahal sebelumnya tidak ada pemberitahuan. Transaksi OVO Paylater itu sudah terjadi sejak bulan Juni 2025, sedangkan saya tidak menggunakan OVO Paylater dan tidak tahu bahwa OVO memiliki fitur tersebut. Sebagai informasi tambahan, kondisi perbankan saya sudah sangat buruk sejak tahun 2023, sudah terdaftar di Kol 5, jadi bagaimana bisa OVO Paylater saya aktif dan mendapatkan limit sampai Rp7 juta? Jika OVO terhubung dengan OJK SLIK, seharusnya saya tidak bisa mendapatkan limit tersebut. Karena data yang terdaftar di OVO Paylater mengikuti data yang ada di sistem OVO, dan data di sistem OVO tersebut menggunakan KTP lama saya di daerah Tangerang, di mana rumah di Tangerang itu sudah saya jual kepada pihak keluarga lain. Namun, hubungan dan komunikasi saya dengan keluarga baru yang membeli rumah saya di Tangerang masih terjalin dengan baik hingga sekarang. Saya tidak ingin sampai ada penagihan dari pihak lapangan ke alamat lama saya yang sudah tidak saya tempati, karena itu akan membuat saya malu dan juga mengganggu pihak keluarga baru di sana. Oleh karena itu, saya meminta pihak OVO untuk mengubah alamat saya yang terdaftar di sistem OVO dan OVO Paylater. Saya sudah melampirkan foto KTP baru saya dan foto saya yang memegang KTP baru tersebut. Saat ini, saya sudah menetap dan bekerja di Yogyakarta bersama kedua orang tua saya. Namun, pihak OVO kembali membuat saya kecewa ketika saya meminta agar data saya diubah menjadi data baru, baik itu alamat maupun tempat kerja. Saya sudah mengirim foto sesuai yang mereka minta, tetapi jawabannya malah mengatakan bahwa data yang saya kirim itu adalah editan. Mereka juga memberikan banyak alasan lainnya. Saya sangat lelah dengan masalah ini. Alasan saya meminta agar data diri saya di OVO dan OVO Paylater diperbarui adalah agar ketika pihak lapangan datang, mereka hanya datang ke Yogyakarta, dan saya akan menjelaskan bahwa saya tidak akan membayar karena ini adalah kesalahan dari pihak OVO dan Grab. Sebagai informasi, saya mencoba menggali lebih dalam terkait OVO Paylater, ternyata kejadian yang saya alami ini juga pernah dialami oleh nasabah lain. Mereka juga menulis di Media Konsumen, tetapi tetap tidak ada jalan keluar dari OVO dan Grab, malah mereka diminta untuk tetap membayar. Sepertinya nasabah tersebut juga tidak mau membayar, sama seperti saya. Berikut ini kejadian yang mirip dengan yang saya alami: Akun OVO Dibobol tanpa Memberikan OTP Pada Siapapun, Tiba-tiba Ada Tagihan OVO Paylater Akun OVO Diambil Alih Orang, Muncul Tagihan PayLater akibat Proses Penutupan Lama Sudah Bayar OVO PayLater, Tapi Terus Ditagih dan Kena Denda; Komplain ke Pihak OVO dan Taralite Tidak Ditanggapi Penagihan OVO Paylater untuk Tagihan yang Sudah Dilunasi Untuk itu saya meminta hal-hal sebagai berikut: Penjelasan rinci mengapa OVO PayLater bisa aktif tanpa persetujuan saya. Klarifikasi mengenai pemberian limit meskipun SLIK saya menunjukkan risiko tinggi. Penonaktifan permanen fasilitas OVO PayLater yang aktif tanpa persetujuan saya. Pembaruan data diri dan alamat saya yang sudah lama saya ajukan. Kepastian bahwa pembaruan data saya selesai paling lambat 21 November 2025. Perbaikan sistem verifikasi dan keamanan data agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Saya menunggu tanggapan resmi yang jelas, profesional, dan bertanggung jawab dari pihak OVO, OVO PayLater, dan Grab. Surat ini ditujukan untuk: cs@ovo.id customer@ovofinansial.com collection.02@pt-psg.com help@grab.com Yola R. Sleman, Yogyakarta Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Arief2 Desember 2025 - (16:32 WIB)Permalink Pemakaian 6 juta… biaya keterlambatan 1.3 jt.. rentenir banget..jangan mau..lapor ojk..ini 100 hari terlambat pembayaran.. baru 2 – 3 hari biasanya juga sudah panas dingin mereka..usut tuntas..lebih lebih mereka tidak memberikan alasan jelas penggunaanya untuk apa dan dimana…masa sekelas banking tidak ada keterangan dimana si paylater dipakai.. 5 Login untuk Membalas
Wahyu2 Desember 2025 - (18:56 WIB)Permalink Wkwkwkwk apakah ini cara agar tidak perlu bayar paylater.?? 🤣🤣😂😂 4 Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel2 Desember 2025 - (19:29 WIB)Permalink Maksudnya apa ya ka ? Memang col saya udh jelek bgt loh dari tahun 2023 . Hehehe Skrg udh col 5 ko bisa ya dpt limit Segede itu? Apa ovo gak ke link ke slik ojk? 1 Login untuk Membalas
T4 Desember 2025 - (10:07 WIB)Permalink Halo ka, saya sarankan lapor ojk dan satgas lainnya, jangan lupa polisi juga, next buat kaka dan yang lainnya jika tidak pernah pakai atau sedang tunda bayar, kalau si perusahaan minta update data JANGAN MAU karena itu hanya trik mereka untuk intimidasi dll, memang mereka dpt sanksi kalau intimidasi tapi lbh baik jangan, jika sudah fix ada dana baru kontak mereka lagi Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel4 Desember 2025 - (16:28 WIB)Permalink Iyaaa kaaa , bener bgt Dari ovo nya juga ihh template bgt kalau repsond hehehe Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel2 Desember 2025 - (19:30 WIB)Permalink Mungkin Kaka ini sering galbay ya ? Hehehe Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel3 Desember 2025 - (01:07 WIB)Permalink Jangan asal lu ketik kalimat lu ini Kejadian yg gue alamin udh pernah d alamin juga di tahun 2019 sama orang lain . Berikut yaaa komplen terhadap ovo paylater ada yg mengalami seperti saya juga Koo: https://mediakonsumen.com/2019/08/07/surat-pembaca/akun-ovo-dibobol-tanpa-memberikan-otp-pada-siapapun-tiba-tiba-ada-tagihan-ovo-paylater https://mediakonsumen.com/2019/07/29/surat-pembaca/akun-ovo-diambil-alih-orang-muncul-tagihan-paylater-akibat-proses-penutupan-lama Skrg yaa kalau emg gue pakai itu OVOPAYLATER kenapa pas udh 100 hari lebih mereka baru nyecer gue untuk bayar . Harusnya telat bayar 3 hari aja mereka udh pasti nelfonin gue . . Emg udh gajelas Gue aja kaget … Ovo punya paylater Jujur gue taunya gopaylater , nah kalau gopaylater jujur gue pake itu duluuu tahun 2022 Klo gak salah ya . Cuman udh gue nonaktifin untuk gopaylaternya, takut bablas . Col Score Credit perbankan gue itu udh udh jelek dari 2023 jadi Apapun yg gue ajuiin udh pasti d tolak dengan cepat . Sedangkan tagihan ghoib ovo paylater itu dari bulan Juli 2025 . Kan kocagh… Heheheh Login untuk Membalas
Remondo3 Desember 2025 - (15:16 WIB)Permalink Kalau bukan kita yang pakai jangan dibayar mbak, sanggah aja. Laporkan ke OJK meskipun pasti sangat slow respon atau kepolisi/cyber biar juga ditelusuri dipakai buat apa dan dimana Jangan2 dipakai di Jakarta sementara kakak selalu di Yogya misalnya Login untuk Membalas
Silverius2 Desember 2025 - (20:04 WIB)Permalink Jika Anda seperti yang diinfokan diatas sebagai pengguna Grab dan OVO dimana terakhir sempat dibulan Oktober 2025. Lalu, secara aplikasi baik Grab atau OVO pastinya sempat adanya beberapa kali notifikasi reminder dan info penagihan berkali-kali. Lantas pertanyaannya, kenapa tidak langsung melaporkan atas pemakaian “ghoib” tersebut selama Jul 2025 dibulan selajutnya? Setidaknya anda sudah panik pada bulan berikutnya, yaitu bulan Aug atau Okt 2025, dan ini sudah bulan Des 2025. Sebagai informasi kepada anda, 99.99% akun dibajak ataupun adanya penggunaan/penyalahgunaan akun juga aktivitas tidak seharusya (hacker) adalah pencairan saldo secara massive bukan pemakaian grabfood, grab bike sampai tips driver 🙂 Saya doakan, semoga masalah anda segera tuntas 😀 2 Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel2 Desember 2025 - (21:23 WIB)Permalink Hellow pakk di baca baik baik yaaaaaaa Saya pakai terakhir d awal bulan oktober dan itu hanya pesen makanan dan biar bapak tauu kagak adaaa pakkkkkk notif atau pun tagihan seperti screen shoot di dalam laman ini ketika awal bulan Oktober saya pesen makanan . Di baca baik baik ya pakkk …. Hehehehe Skrg gini deh pak kalau ovo ke link ke OJK dari tahun 2023 saya sliknya udh jelek pak . Harusnya saya gak dpt limit lah . Coba deh pakkk liat pelaporan ttg ovo paylater di tahun 2019 Adalohhhh yg sama kaya saya …. Login untuk Membalas
Tunburg2 Desember 2025 - (22:53 WIB)Permalink Sepertinya pembobol salah cari mangsa, orang kolektibilitas 5 koq dikerjain juga 1 Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel3 Desember 2025 - (00:58 WIB)Permalink Tapi bisa loh dpt limit di ovo paylater. Kalau emg jelas nih ke link ke BI checking ya udh jelas aku pasti d tolak pengajuannya . Heran sayaa blgnya aplikasi resmi terkoneksi dengan OJK ko bisa bisa nya col 5 ada limit paylater tnpa verif . Berikut yaaa komplen terhadap ovo paylater ada yg mengalami seperti saya juga Koo: https://mediakonsumen.com/2019/08/07/surat-pembaca/akun-ovo-dibobol-tanpa-memberikan-otp-pada-siapapun-tiba-tiba-ada-tagihan-ovo-paylater https://mediakonsumen.com/2019/07/29/surat-pembaca/akun-ovo-diambil-alih-orang-muncul-tagihan-paylater-akibat-proses-penutupan-lama Login untuk Membalas
Putu3 Desember 2025 - (15:11 WIB)Permalink Oke memang kesalahan prosedural harus ditelusuri. Pertanyaannya, apakah kakak benar2 melakukan transaksi senilai jutaan itu? Termasuk ada grabfood 2.9juta dalam 1 hari? Terlepas paylater atau tidak, kalau secara sadar melakukan order dan menikmati produk dan jasanya, ya berarti menurut saya tetap brrtanggung jawab harus membayar. Masalah paylater kena bunga etc sih itu masalah lain. Andai benar transaksi dan tidak sadar paylater ga merasa kah kok ga perlu bayar dengan transaksi sebesar itu? Jadi terlihay fishy. Balik lagi makanya saya bertanya, itu transaksi itu karena dihack atau benar2 dilakukan secara sadar? Tapi tetap aja tekan mengenai kok bisa terdaftar paylater, ini sih melanggar hukum kalau betul2 tanpa indikasi sama sekali misal pas mau bayar ditawarin pakai paylater dan langsung didaftarkan di aplikasi grabnya. Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel4 Desember 2025 - (16:37 WIB)Permalink Ya skrg kalau emg saya yg lakuiin transaksi senilai jutaan di grabfood dalam satu hari. Ngapaiin saya lapor ke media konsumen hehehehe Saya lapor .. karna emg bukan saya yg melakukan … Di baca pakk pelaporan sayaaaaa … Saya ituuuu terakhir gunaiin grab itu d awal bulan. Oktober 2025 beli makanan dan ituu pakai ovo cash yg artinya adalahhh sayaa isi sendiri itu ovo pakeee uang saya hehehe Karna emg pada waktu saya beli makanan di grab itu gaada pilihan ovo paylater Ada nya ovo cash Tunai Sama kartu debit /CC Dan transaksi saya d awal bulan Oktober itu gaada pak jutaan Plg puluhan ribu Trus liat dehh dari screen shoot yg saya kirim Ituuu tagihan dari bulan Juli 2025 . Padahal pas Oktober 2025 terakhir saya order d awal bulan kagak ada tuh tagihannn dan gaada pilihan ovo paylater untuk pembayaran Lucu bgtt dehh pokonya ehehehe Mungkin adaaa makhluk yg tak terlihat kali ya yg menggunakan … Login untuk Membalas
Adam4 Desember 2025 - (01:07 WIB)Permalink OVO emang payah.. Saya pernah langganan Netflix, posisi diluar kota ngontrak dan ada smart tv kontrakan yg sudah terpasang akun Netflix. Dari pada ganti akun, saya bayarin aja biar langganan pakai OVO. Setelah selesai kerja dan balik ke kota asal, saya baru ingat belum batalkan langganan. Dan saat saya coba batalkan langganan dari OVO, gak bisa dong.. 😅 Saat saya telpon CS, bilangnya sama.. gak bisa harus dari Netflix nya.. lah kocak.. kan yg bayar OVO, akun gua, verifikasi berdasarkan data gua, ngapain juga harus konfirmasi dari Netflix? 😅 Akhirnya gw putusan buat gak pakai ovo lagi, dan setiap transaksi pakai google pay. Gampang kalau google pay, langganan jalan, stop ya saat itu juga berenti. Dan entah gimana sekarang Netflix di ovo udah lepas sendiri, tapi ya bodo amat.. udah kapok.. males, transaksi pakai gopay dan gojek. Kalau kepepet harus pakai grab ya saya isi seperlunya. Udah males stock saldo di OVO. Saran kalau emang gak ngerasa pakai, jangan bayar, kalau ada debt collector menagih bilang mohon jangan ganggu, saya gak pernah pakai paylater. Kalau masih ngotot, laporin aja ke Polisi sebagai tindakan tidak menyenangkan/mengganggu privasi. 2 Login untuk Membalas
Monggo4 Desember 2025 - (05:27 WIB)Permalink Nggk tau ya gimana..saya slik ojk kol 5 dari 2021 ..skrng masih dapat pinjaman by ovo finansial ,harusnya kan nggk acc ini malah dikasih ..skrng masih ada pinjaman 3 jt..dan limit jg masih naik trus smpek skrng 38jt 😂 Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel4 Desember 2025 - (16:41 WIB)Permalink Hah???? Jadi msh ada tunggakan d ovo paylater 3jt namun limit ovo paylater ttp nambah? Seremm sih heheheh Kenapa gak d non-aktifkan ajaa kaa ovopaylater nya , nnti takutnya kejadian yg saya alami .. Login untuk Membalas
Monggo4 Desember 2025 - (22:06 WIB)Permalink Bukan gitu ..saya ojol dapat limit grab modal by ovo finansial ..skrng masih ada pinjaman berjalan 3jt.. dan limit masih naik smpek. 38 jt.. Login untuk Membalas
Andri4 Desember 2025 - (16:10 WIB)Permalink Sama nih kek saya untungnya pinjolnya udah di tutup pas saya di tanya rincianya mereka g bisa jawab nomor kemana dan nomor saya g terdaftar di sana .harusnya mereka telp dong yang sama penipunya udah makan duit haram atas nama saya dan g kan pernah saya bayar karena saya tidak pernah merasa masuk ke rek Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel4 Desember 2025 - (19:46 WIB)Permalink Parahh yaa kaaa Iya kaaa terimakasih sarannya Login untuk Membalas
Mr.4 Desember 2025 - (19:11 WIB)Permalink Aneh sih…. SLIK OJK Kol 5 bisa dpt Paylater gede. Saya aja baru ngeklik paylaternya lsg error…. 🤣🤣🤣 Pasti ulah ordal itu…. harus diusut tuntas…. Login untuk Membalas
YolaPenulis artikel4 Desember 2025 - (19:47 WIB)Permalink Nah iya kaa akupun bingung Ko bisaaaa Tp.. aku coba cari tau lagi baru baru ini ttg ovo paylater Jadi banyak sih kaaa yg col nya udh jelek dpt limit Trus yang awalnya d tolakk eh besok nya ACC Aneh bgt sumpah Login untuk Membalas
Mr.4 Desember 2025 - (19:57 WIB)Permalink Saya tanya google, jawabannya: Tidak, OVO (dompet digital) diawasi oleh Bank Indonesia (BI), bukan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sementara itu, izin usaha perusahaan pembiayaan yang memiliki nama serupa, yaitu PT OVO Finance Indonesia, sudah dicabut oleh OJK sejak Oktober 2021 karena perusahaan tersebut dibubarkan, tegas CNBC Indonesia dan Kompas.id. Dompet digital OVO (PT Visionet Internasional): Merupakan penyedia layanan uang elektronik yang diawasi oleh Bank Indonesia (BI). PT OVO Finance Indonesia: Adalah perusahaan pembiayaan yang izin usahanya telah dicabut oleh OJK pada Oktober 2021. Pencabutan ini tidak berhubungan dengan operasional dompet digital OVO. Jadi Paylaternya gak ngelink sama OJK… Pantesan bunganya gede…. Rentenir itu…. 1 Login untuk Membalas
ardi7 Desember 2025 - (17:51 WIB)Permalink OVO LAGI…OVO LAGI KEMAREN SAYA HILANG SALDO DI DOMPET OVO…HADEUUH Login untuk Membalas
Samiadji10 Desember 2025 - (15:20 WIB)Permalink Antara surat pembaca dan tanggapan dari OVO gak nyambung, saya gak tahu mana yang benar dan salah, yang saya tahu jawaban OVO jaka sembung bawa golok, kagak nyambung Blogg 1 Login untuk Membalas