Ilustrasi Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Retur iPhone di Shopee Berujung Masalah: Barang Hilang, Dana Diteruskan ke Penjual, Bukti Video Diabaikan 11 Februari 202611 Februari 2026 Claryza Ayudya 16 Komentar Alasan pengembalian, Asuransi Pengiriman, asuransi pengiriman kurir, barang bekas, Barang Rusak, Belanja Online, Customer complaint handling, Customer Service, dispute, e-Commerce, Garansi pengembalian barang, Investigasi klaim asuransi, Isi paket berbeda, isi paket hilang, JNE Express, Jual beli online, Kebijakan pengembalian barang, Kompensasi kerugian, Kondisi produk tidak sesuai harapan, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Mediasi Konsumen, Pengajuan banding, pengembalian barang, Pengembalian dana, Pusat Resolusi Shopee, Refund, Retur barang, Retur paket, Shopee, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman paket kurir, Video packing, Video Unboxing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih sebelumnya kepada Media Konsumen dan mohon bantuannya.🙏 Di sini saya telah menjadi korban penipuan di Shopee. Kronologi Saya memesan 1 pcs iPhone 11 64GB second di Shopee sebagai hadiah ulang tahun untuk adik saya, dengan nomor pesanan: 260108G5K4Y5NY. Namun ponsel sampai dalam kondisi tidak bisa menyala. Akhirnya saya menghubungi penjual dan penjual menyarankan untuk melakukan retur. Setelah itu, saya mengirimkan barang retur dengan resi yang sudah otomatis tersedia di Shopee (kurir JNE Express, dengan nomor resi: CM759746200520. Tanggal 19 Januari 2026, saya mengirim paket melalui JNE. Saya memvideokan proses packing HP hingga menyerahkannya kepada petugas JNE tanpa jeda. Saya juga menghubungi CS Shopee untuk menanyakan cara meng-upload video packing. Saya juga mengirimkan video packing ke CS Shopee (bisa dilihat video yang saya sertakan di bawah). Tanggal 21 Januari 2026, paket diterima oleh orang lain (bukan yang bersangkutan/penjual). Tanggal 22 Januari 2026, penjual melakukan banding dengan alasan paket yang diterima tidak sesuai (hp berubah menjadi batu) hanya dengan menyertakan foto. Setelah itu, saya langsung menunjukkan bukti packing saya dan juga bukti riwayat percakapan saya dengan CS Shopee saat saya menanyakan cara mengirim video packing. Setelah itu, Admin Shopee meminta waktu untuk melakukan investigasi ke ekspedisi. Hingga akhirnya pada tanggal 03 Februari 2026, tiba-tiba saja Shopee menutup komplain saya sepihak dan menolak komplain saya dengan alasan yang rancu, alasan yang mengada-ada, dan uang saya sudah diteruskan ke penjual. Padahal saya sudah mengirim barang retur ke penjual, tetapi uang saya hilang tanpa ada barang atau yang lainnya. Penjual baru mengirim video unboxing pada tanggal 03 Februari 2026, padahal sudah diminta beberapa hari lalu. Langsung saja Shopee menutup komplain. Sementara saya yang sudah kooperatif langsung memberikan semua bukti malah dipermainkan dan uang saya dicuri seperti ini. Saya sangat kecewa dengan cara tim investigasi Shopee menangani masalah ini, yang sangat buruk. Tidak ada penjelasan sama sekali mengenai alasan penutupan komplain secara sepihak. Shopee jelas melanggar UU Perlindungan Konsumen dan bisa dianggap tidak aman bagi para pembeli. Sebagai pembeli, saya sudah mem-packing dan merekam video proses pengemasan barang retur sesuai petunjuk dari Shopee. Namun, kenapa komplain saya ditolak dengan alasan bukti tidak valid setelah saya mengirim barang retur dan bukti pengiriman? Bener-bener Shopee ya, hanya memikirkan mendapat uang admin penjualan saja sehingga dia bersekongkol dengan penjual untuk menipu saya. Seharusnya Shopee melakukan investigasi lebih mendalam, karena paket sebelumnya sempat diterima oleh orang lain dalam satu malam dan baru diterima oleh penjual keesokan harinya. Ada banyak kemungkinan kenapa paket itu bisa berpindah tangan. Tolong Media Konsumen, bantu kami untuk komplain Shopee, penjual Firefoxstore, dan JNE. Untuk Shopee, jika kalian membaca surat ini, sungguh keterlaluan kalian! Menipu pembeli dengan cara seperti ini! Kalian sangat manipulatif, denial, dan menerapkan standar ganda! Pembeli diwajibkan untuk memiliki video unboxing dan pengemasan yang lengkap. Namun, ketika komplain, semua bukti yang lengkap itu diabaikan, kalian kesampingkan bukti yang ada. Tim mediasi Shopee dan admin Shopee sangat tidak profesional! Sistem kalian bobrok! Kembalikan uang saya! Jika kalian tidak bisa mengembalikan uang saya, seharusnya kalian mengirimkan barang yang sesuai kepada saya, karena saya sudah mengirim barang ke penjual untuk retur! Kenapa uang saya malah diberikan kepada penjual juga! Saya tidak mendapatkan hp dan juga tidak mendapatkan uang saya! Bahkan Customer Service kalian pun bingung dengan kasus ini, karena seharusnya penyelesaiannya tidak seperti ini! Jelas terlihat bahwa Shopee hanya menginginkan keuntungan dari hasil penjualan, dan penjual pun tidak jelas, tidak ada kabar apapun ketika ditanya. Novi Ratna Malang, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Donny G11 Februari 2026 - (15:39 WIB)Permalink Alamat kirimnya ke toko penjual kah? 🤔 Login untuk Membalas
Claryza AyudyaPenulis artikel12 Februari 2026 - (20:06 WIB)Permalink Alamatnya yg tercetak otomatis di resi bukan alamat toko kak. Tapi alamat apartemen Login untuk Membalas
Makendao10 Maret 2026 - (18:52 WIB)Permalink Coba email ke sea limited singapore kak minta bantuan mereka dengan meneruskan ke management shopee Indonesia biar management shp yg mengambil ahli kasusnya. https://www.sea.com/contactus Login untuk Membalas
aris12 Februari 2026 - (14:09 WIB)Permalink Admin shopee rata2. tidak berkompeten dan memiliki kecerdasan dibawah rata2 … klo tidak becus resign saja… Login untuk Membalas
Claryza AyudyaPenulis artikel12 Februari 2026 - (20:07 WIB)Permalink Nah itulah kak. Heran saya. Jam 9an pagi bilang masih investigasi ke ekspedisi. Jam 10an pagi juga dihari yg sama tiba2 komplain ditutup dengan alasan tidak jelas. Harusnya yg jadi tim investigasi itu org yg berkompeten kalau bisa org hukum aja sekalian, biar gak rancu begini. Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan12 Februari 2026 - (17:19 WIB)Permalink iPhone 16 64GB (Ganti Batu)? Login untuk Membalas
Claryza AyudyaPenulis artikel12 Februari 2026 - (20:08 WIB)Permalink Iphone 11 64gb second Login untuk Membalas
Muhamad Saiful12 Februari 2026 - (20:38 WIB)Permalink Retur paket di shopee dan lazada paling enak lewat drop di Indomaret terdekat (Indopaket).Sejauh ini saya aman. 1 Login untuk Membalas
Fari17 Februari 2026 - (11:34 WIB)Permalink Sudah lama saya berpaling dari Shopee, pindah ke Tokopedia.. Di shopee BANYAK penipunya.. yang dikirim dgn yg diiklankan beda.. brg elektronik merk Philips, setelah nyampe trnyta dardusnya DISTIKER Philips.. KOCAK! Kalo komplain apa yg akan terjadi?? Tentu saja CSnya akan auto bego! Login untuk Membalas
rusie17 Februari 2026 - (18:04 WIB)Permalink wah sama kayak saya …saya juga wkt itu retur sebuah ags matic sparepart mobil seharga 12jt ….saya sudah packing rapi dll …saya retur karena rusak …nah setelah saya retur saya di suruh mengganti kerugian sebesar 3jt karena barang yg saya retur katanya rusak karena corir tanpa ada video hanya sebuah foto …dan alhasil saya gabti rugi 3jt …jd modus ya gni …saya mau laporkan pihak to saya gk mau ribet berkepanjangan saya iklas …lain kali saya lawan ke pihak kepolisian … Login untuk Membalas
labirin17 Februari 2026 - (22:07 WIB)Permalink Aduhh neng ini tahun 2026 loh kok masih jual beli di shopee?? Emangnya ga tau kalo orang dalam shopee bnyak buka toko sendiri dan bermain curang?? Ini kita bicara soal mafia berkekuatan besar yg sudah mengakar dan menjalar seperti kanker stadium 9. Jadi bos besar shopee sendiri pun dijamin bingung dan gak mampu benahi masalah internal ini. Toko dan tim terkait yg tangani kasusnya itu udah berkomplot smua. Kalo bukan berpura pura jadi penjual tuk tipu pembeli, maka komplotan orang dalam shopee ini akan berpura pura jadi pembeli untuk menipu toko asli. Boleh belanja di shopee asal belinya tuh kayak bawang goreng 100 gram, kaos kaki 10 ribu 3, beng beng sekotak, minyak angin, pentil ban, kondom, tisu magic, peniti dll barang pretelan murah eceran yg gak dilirik oleh mafia internal shopee. Login untuk Membalas
Kutu Kupret17 Februari 2026 - (23:04 WIB)Permalink kasus seperti ini sudah banyak sekali. kenapa banyak sekali orang indonesia yang nggak pinter ? nggak pernah percaya orang lain yang mengatakan belanja online itu bahaya dan bisa kena tipu. tetep aja banyak yang berbelanja online. dengan segudang pembenaran kalau belanja online itu aman. begitu kena batunya, baru deh teriak kesana kesini. kebiasaan… ckckck… Login untuk Membalas
Indra Kr18 Februari 2026 - (00:33 WIB)Permalink Sudah pernah merasakan kebangkean cs merchant tsb memang seakan lbh pro ke seller, padahal tanpa pembeli cuma jadi iklan baris! Mending mikir lagi lah kalau transaksi bukan receh Login untuk Membalas
KembareN18 Februari 2026 - (01:27 WIB)Permalink Ibu Cla… yang baik, Saya yakin, admin shopee percaya setelah melihat video yang ibu kirimkan. Masalahnya : Cara ibu mengemas/kemasan yang ibu buat saat mengembalikan Paket tersebut TIDAK sesuai dengan Standar/aturan dari Shopee. Mestinya, setelah kemasan yang ibu buat, ditambahkan lagi pelindung luar Bubble wrap atau Segel keamanan. Setelahnya beri Lakban keliling Paket terutama di sambungan, baru ditempel Label/Resi. Dibuat seperti ini karena Paketnya barang Elektronik/Gadget. Maaf ya Bu, ini penilaian saya selaku Pembeli yang juga mengalami kejadian yang sama. 1 Login untuk Membalas
Raziq18 Februari 2026 - (08:01 WIB)Permalink Kalo harga jutaan mending beli di toko offline aja,kalo punya paylater bayar pakai itu bisa juga di toko offline..kalo beli baju2 aja sehaega seratus dua ratus gpp do shopee 1 Login untuk Membalas
Sandy18 Februari 2026 - (14:31 WIB)Permalink Nah, ini benar. Kalau 500k ke atas lebih baik belanja di toko saja. Kadang yang menjengkelkan itu bukan jumlah uangnya, tapi cara curang mereka. Saya juga ngalamin, beli kacamata merek Hamlin di Zalora, di atas 1jt tapi yang datang Hamlin bangke. Sejak saat itu sy berhenti belanja online untuk barang-barang mahal.. 1 Login untuk Membalas