Peraturan Baru Shopee Sangat Merugikan Penjual dan Rawan Disalahgunakan untuk Penipuan

Saya adalah penjual Star Seller Plus di Shopee dan sudah berjualan selama 4 tahun. Mulai Januari 2024 ini, Shopee memberlakukan peraturan baru tentang pengembalian barang dan dana oleh pembeli, yang sangat merugikan penjual.

Saya mendapati satu kasus penipuan yang dilakukan oleh pembeli saya dengan nomor resi SiCepat: 004283522044 dan 004283514011. Kedua resi ini adalah pembeli yang sama dengan alamat yang sama dengan total kedua harga paket Rp 1,244,000.

Kronologinya, pembeli saya meminta kurir menitipkan paket di lobby hotel tempat dia menginap. H-1 sebelum dia check-out, paket tersebut sudah sampai dan diinformasikan oleh kurir, paket telah dimasukkan ke dalam pop box hotel tersebut. Pembeli saya ini marah-marah kepada kurir, karena tidak menuruti kemauannya untuk dititipkan di lobby hotel. Lalu dengan seenaknya dia membatalkan paket dan mengajukan refund kepada kami, pada saat dia masih berada di hotel itu.

Berikut chat antara pembeli dan kurir:

Sungguh sangat mengejutkan buat saya sebagai seller. Saat ini pembeli bisa mengajukan refund, tanpa perlu bukti foto atau video, dan akan langsung di-approved oleh sistem Shopee, padahal paket sudah sampai di alamat tujuan. Dalam peraturan baru ini, para seller tidak diberikan opsi untuk banding, bahwa memang betul telah mengirimkan paket tersebut dengan benar dan paket bisa dilacak di sistem tracking mereka.

Akhirnya setelah peninjauan Shopee, jasa kirim SiCepat tidak memberikan respons apa-apa. Lalu pada tanggal 6 Maret 2024, kedua pesanan dengan nomor resi tersebut di-refund secara total oleh Shopee kepada pembeli.

Saat kami telepon ke CS Shopee dan CS SiCepat, diberitahukan bahwa paket saya dinyatakan “hilang” dan hanya dapat penggantian dana sebesar 10 kali ongkir. Yang mana total kedua paket saya tersebut nilainya sangat jauh, yaitu Rp1.244.000.

Sesuai peraturan Shopee terdahulu, jika paket sudah terkirim ke alamat tujuan, harusnya pembeli sudah tidak bisa membatalkan pesanan. Kecuali barang tersebut berkendala rusak atau salah kirim, dengan bukti foto dan video unboxing. Namun saat ini paket saya dinyatakan “hilang”, padahal barangnya tidak hilang.

Kami pun melakukan pencarian paket kami secara pribadi dengan menelpon CS PopBox, dan saya diarahkan ke aplikasi PopBox. Setelah saya telusuri, kedua paket tersebut telah diambil oleh customer pada tanggal 1 Maret 2023. Menurut CS PopBox, karena kedua resi tersebut atas nama yang sama maka hanya dimasukkan satu resi saja di aplikasi oleh kurir yang mengantar, di dalam satu loker PopBox. Berikut bukti screenshot-nya.

Kami sebagai seller terus terang bingung, kenapa Shopee tidak melakukan peninjauan lebih lanjut dan langsung meng-approve permintaan refund terhadap barang yang sudah sampai ke tujuan? Kenapa pihak Shopee tidak membayar kami secara utuh atau mengirimkan kembali paket saya?

Ini benar-benar sudah dikategorikan sebagai penipuan dan akan semakin merajalela ke depannya. Para pembeli nakal akan seenaknya minta refund dan pengembalian dana, tanpa bukti apapun, karena penjual dipaksa untuk terima hasil yang diputuskan oleh Shopee. Opsi banding yang dulu sudah ada dan tim mediasi yang bisa bersikap netral dalam kolom diskusi, sekarang sudah dicabut. Apapun alasan refund pembeli, akan langsung disetujui oleh Shopee. Pembeli menjadi raja, sementara penjual hanya bisa gigit jari terima nasib, tanpa punya hak untuk bicara.

Saya melakukan komplain ke CS Shopee untuk meminta penjelasan. Namun dikatakan peraturan baru Shopee tentang pengembalian dana: Jika terjadi pengajuan refund, pembeli akan mengirimkan barang terlebih dahulu kepada penjual, baru bisa ajukan banding setelah barang diterima. Ini benar-benar peraturan aneh dan zolim! Penjual dipaksa terima barang tanpa bisa mengelak, meski kami sudah mengirimkan barang secara benar. Untuk kasus saya, ini lebih parah! Paket saya tidak dikembalikan, tapi kami harus terima penggantian 10 kali ongkir saja karena dinyatakan “hilang” secara sepihak, tanpa ada peninjuan lebih lanjut.

Bagaimana Shopee? Saya harap surat ini bisa viral dan akan sampai di manajemen atas Anda untuk meninjau kembali peraturan baru yang sangat merugikan seller. Saya tunggu kebijakan baru anda sebelum saya angkat kaki dari platform jualan Anda.

Terima kasih.

Shierly Maria
Jakarta Utara


Update (20 Maret 2024): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan klarifikasi dan apresiasi atas tanggapan dari pihak Shopee sebagai berikut:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

16 komentar untuk “Peraturan Baru Shopee Sangat Merugikan Penjual dan Rawan Disalahgunakan untuk Penipuan

  • 11 Maret 2024 - (16:06 WIB)
    Permalink

    inilah kenapa bebas pengembalian barang dan dana, rawan masalah baru… gilak aja penjual sudah kirim sesuai, dan sudah terkirim malah jadi rugi karena dinyatakan hilang… sistem gilak

    7
    9
    • 11 Maret 2024 - (21:30 WIB)
      Permalink

      Iya dan rawan munculin para oknum2 baru yg kerjaannya nilep barang orang terus bisa dapat duit. Ini udah byk kejadian, baik dr pembeli atau dr pihak kurir yg ga mau balikin barang2 cod atau returan, dianggap hilang, trus dia jualin lg dgn harga murah.

      Sistem spt ini makin bikin jd tambah gampang buat malingin barang org seenaknya. Hebat emang shopee, sebegitunya mau menang dr raksasa ecommerce tp ga mentingin kesejahteraan para sellernya, admin seller skrg naik jd 11%, tp servicenya makin mihak ke pembeli. Knp ga naikin viaya admin buyer aja kl gitu?

      8
      10
      • 11 Maret 2024 - (21:43 WIB)
        Permalink

        Tiktok shop jg sama sis… Ini juga parah seller = jongos, pembeli = superior… Sistem tiktok jg parah peritungan akumulasi poin… Masih ok tokopedia sih dari semua marketplace. Cm trafik kita akuin shopee paling best trafik pengunjung dan orderan

        3
        4
  • 11 Maret 2024 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Update terbaru: saya mencoba menghubungi pembeli melalui kolom chat, dan didapati pembeli tidak mau respons thd kasus ini dan ketika sy mintakan no kurir yg mengantar pun juga tidak mau. Kalo dia mmg benar2 tdk salah dan barang ga dia ambil, ngapain takut sy hubungin kurirnya?

    Tolong ya shopee, pembeli ini sudah menipu saya 2x. Satu kali pernah di ijo, pake akun dgn nama lain, tujuan hotel juga, kasus sama. Beli barang senilai 3 juta rupiah, begitu sampai hotel minta cancel krn alasan sdh check out. Untungnya sistem disana masih adil, pembeli ga bs seenaknya batalin pesanan kl sudah sampai.

    Kira2 seller shopee ke depannya masihkah bertahan dgn sistem anda yg baru ini? Kl ga ada yg jualan, emang shopee mau dpt cuan dr mana?

    6
    8
  • 12 Maret 2024 - (05:21 WIB)
    Permalink

    Oh cara main seperti ini tidak bisa dibenarkan. Penjual sudah menjalankan tugasnya dengan baik.
    Seharusnya pihak Shope menganalisa lebih dalam lagi kasus semacam ini.
    Banyak belajar lagi ya. Jangan keseringan ganti orang, terutama outsourcing.

    Nasi sudah menjadi bubur, karena pihak shope sdh gegabah mengembalikan dana ke pembeli tanpa analisa, maka dana tambahan sesuai invoice harus ditunaikan ke penjual.

    3
    6
  • 12 Maret 2024 - (16:30 WIB)
    Permalink

    Bener2 makin parah ini shopee, dlm 1 minggu uda dpt 3 paket returan, semua barang custom. Katanya barang custom ga bs bebas pengembalian? Ini nyatanya bisa2 aja tuh.

    Malah ini nambah lg 1 kasus dia beli barang mahal yg harganya 1,5 juta, alesan retur bilang seller kirim ga sesuai motif. Dia chat sy maksa mau tukar motif lain. Lalu ajukan retur pake foto barang lain, langsung diterima shopee. Ini kl barangnya ditukar sama dia, sy otomatos rugi krn harga barang sy mahal, trus ga bakalan menang banding pula. Kita sama2 tau shopee skrg selalu mihak ke pembeli. Ga ngirim bukti video unboxing aja bs menang kok. Tinggal retur barang rusak punya dia trus balikin ke seller. Batang dr seller yg bagus diambil.

    CERDASSSSSS

    Apa perlu rame2 para seller laporin Shopee ke Kemendag?

    5
    4
  • 30 Maret 2024 - (16:17 WIB)
    Permalink

    anjir… shopee lsgn gercep gantiin ya tgl 20.03?
    dibalik ini ada ribuan seller dengan nilai 30-500rb yang di kerjai pembeli di shopee.
    saya salah satu nya. Jualan dishopee malah deg-degan dan was2.

    masih mending barang di baliki saja… ini saya kena harus bayar ongkir PP lagi. langsung di debit dari saldo. dari 10x retur pembeli.. peluang banding saya 0%.

    ada barang rusak dan patah. itu pun juga disuruh shopee nya bertengkar dengan kurir. shope angkat tangga. refund full ke pembeli.

    speechless dengan shopee

    • 30 Maret 2024 - (17:49 WIB)
      Permalink

      @seller online

      Itu ikut program shopee yg gratis atau yg iklan berbayar kak promosi nya di shopee??

    • 30 Maret 2024 - (23:45 WIB)
      Permalink

      Ga gercep dong, sy berantem maki2 shopee udah telp sampe 10x lebih, ga diganti itu, cuma 10x ongkir, barang ga balik. Sampe saya tulis di media konsumen baru ditanggapi serius.

      Kok bisa barang rusak dan patah malah kena ongkir lg? Udah coba telp pihak shopeenya penjelasannya apa? Itu harusnya bisa minimal ga usah byr ongkir. Skrg semua barang hrs diasuransiin katanya kl mau full refund.

      Pembeli sy ini lho dapet barang gratis harga 1,2 juta lbh, ga balikin barang lgs cair duitnya ga pake lama. Hebat emang shopee.

      Rasanya mmg hrs ada yg berani buka suara via jalur hukum br berubah ini peraturan aneh bin ajaib yg merugikan seller. Seller itu kan umkm juga.

 Apa Komentar Anda mengenai Jualan online di Shopee?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

Peraturan Baru Shopee Sangat Merugikan Penjual dan Rawan Disalahgunaka…

oleh Shierly dibaca dalam: 3 menit
16